Episode 20# Kediaman Utama

Hari ini semua keluarga berkumpul di kediaman utama Leon Wijaya. tempat tinggal utamanya bersama Bella. Rumah mewah ini sangat besar dan mewah. Bangunannya bergaya Eropa , mempunyai tiga lantai dan dilengkapi dengan fasilitas lift, juga terdapat kolam renang indah besar di halaman belakang. Awalnya rumah ini dibangun atas hadiah pernikahan Leon untuk istrinya Bella bahkan sudah di atas namakan menjadi rumah Irish Bella sendiri.

Di dalam sudah ada Wijaya beserta calon istri barunya dan juga keluarga besar mertuanya sendiri, Fredy dan juga Hilda.

Leon masuk bersama AK, tidak merasa takut ataupun segan dengan Wijaya bahkan Fredy sekalipun. Sikap Leon yang angkuh justru menjadikan keadaan menjadi terbalik. Fredy dan Hilda merasa segan pada menantunya itu.

"Temui dulu mertuamu di dalam Leon!" perintah Wijaya tegas.

"Apa merrtuaku itu memang sakit? Katanya mendapat serangan jantung tapi baru satu hari sudah sembuh sangat hebat sekali, woow." ejek Leon dengan gayanya yang khas.

"Nak, jangan bersikap seperti itu pada orang tua, bagaimanapun beliau adalah mertuamu. Jadi hormatlah sedikit," ucap wanita yang berada di samping ayahnya.

"Tolong jangan ikut campur masalah keluargaku, anda tidak diperkenankan berbicara sedikitpun Nyonya," kesalnya.

"Jaga ucapanmu Leon, sebentar lagi dia akan menjadi ibumu," teriak Wijaya.

"Ibu? Tidak ada seorangpun yang pantas menggantikan posisi ibuku,"

"Kau.." Wijaya menahan tangannya untuk tidak memukul Leon, begitupun dengan AK tidak tinggal diam melihat amarah Wijaya.

"Tuan, tolong anda jangan berperilaku seperti ini tidak baik untuk kesehatan anda." tatapan Wijaya beralih pada AK, amarah Wijaya selalu reda apabila AK menghentikannya.

Sementara Leon naik ke lantai atas dimana Bella berada.

Braaakkk

Pintu kamar terbuka secara kasar. Bella sedang duduk santai memegang segelas wine sambil memandangi ke luar kamar.

Bella menoleh sekilas seakan tidak peduli dengan kedatangan Leon kali ini.

"Bella, apa yang sudah kamu lakukan?"

Bella meminum habis wine di gelasnya, ia tertawa sarkas menertawakan tingkah suaminya yang menurutnya lucu.

"Aku melakukan apa yang seharusnya aku lakukan sejak dulu sayang, mari kita bercerai saja," ucapnya datar.

"Kenapa kamu tiba-tiba ingin bercerai denganku? Bukankah kamu takut kehilanganku dan akan melakukan apa saja demi mendapatkanku lagi." Leon mengapit wajah Bella.

"Kamu salah Leon, hatiku sudah terlalu banyak terluka. Wanita mana yang rela suaminya berbagi dengan wanita lain diluaran sana. Suami yang tidak pernah meniduri istrinya setelah beberapa lama," isaknya kemudian, tangisnya berderai membasahi wajah cantiknya.

"Dan seandainya kamu tidak berselingkuh dariku mungkin sampai saat ini kamu adalah ratu dihatiku Bella." Leon melonggarkan dasinya, membuka jasnya dan duduk santai di tepian ranjang.

Bella sesungguhnya menyesali perbuatannya dulu yang telah berselingkuh dengan lawan mainnya di sebuah film, hingga membuat rumah tangganya berada di ujung tanduk.

"Leon, aku menyesal maafkan aku." kini Leon yang berbalik menertawai Bella.

"Kamu akhirnya mengakuinya telah berselingkuh? Dasar jalang." Leon menghempas tangan Bella yang berada di pundaknya.

"Mari kita lupakan apa yang telah terjadi di antara kita berdua, lupakan juga tentang perceraian kita. Aku yakin kamu masih mencintaiku, kalau tidak sudah lama kamu sudah menceraikanku kan sayang?"

Kini mereka sudah tidak berjarak, Bella mendaratkan ciumannya di bibir Leon, nafas Bella terdengar memburu. Keduanya saling berpagut, Bella dapat tersenyum senang akhirnya hati Leon sudah mulai mencair.

Dengan cekatan Bella membuka satu persatu kancing kemeja Leon juga celananya dan meninggalkannya begitu saja di lantai. Suasana membuat mereka menyatukan diri dalam kehangatan, Bella memainkan perannya dengan lincah tapi apa yang terjadi saat ini membuat Leon tidak habis pikir, otaknya dipenuhi dengan wajah Alina. Hingga Leon mendorong begitu saja tubuh Bella menjauh darinya.

Leon melengos pergi ke kamar mandi membersihkan dirinya merasa jijik hampir saja melakukannya kembali dengan Bella.

Perlakuan Leon padanya membuat hati Bella mencelos.

"Kurang ajar kamu Leon." Bella mengumpat sendiri, tatapannya nanar. Ingin rasanya membunuh Leon saat ini juga.

Kurang dari 10 menit Leon keluar, memungut kembali pakaiannya yang teronggok begitu saja di lantai. Setelah dirasa rapi, Leon lantas keluar meninggalkan Bella, langkahnya terhenti saat istrinya meneriakinya.

"Karena sikapmu masih seperti itu, oke ayo kita bercerai saja!" teriak Bella.

"Baiklah aku akan menurutimu, pengacaraku akan mengurus segala sesuatunya," ucap Leon tanpa menoleh sedikitpun.

Ucapan Leon barusan membuat Bella semakin meradang, awalnya hanya menggertak saja tapi malah berakibat fatal seperti ini.

Mendengar suara teriakan dari kamar putrinya, Hilda segera naik ke lantai atas takut terjadi sesuatu, Hilda berpapasan dengan mmeenantunya itu.

"Leon, kamu apakan Bella?" icap Hilda sinis.

"Putrimu ingin bercerai denganku dan aku akan mengabulkannya,"

"Apa? Tidak mungkin." Hilda berlari mendatangi Bella.

Hilda mendapati Bella sedang menangis histeris sejadi-jadinya.

***

Sekembalinya Leon ke Blue House dari kediaman utama, ia langsung berdiam diri di ruang kerjanya tanpa ingin diganggu sedikitpun.

Leon membuka pintu kaca untuk melihat pemandangan yang mengarah ke kolam renang. Tanpa disadari oleh dirinya sendiri Leon tersenyum melihat Alina sedang belajar berenang ditemani Lusy.

Leon malah tertawa melihat Alina hampir saja tenggelam tapi tertawa itu berubah menjadi sebuah kekhawatiran saat tangan Alina meronta-ronta meminta tolong, Begitupun dengan Lusy berteriak-teriak meminta bantuan agar menolong Alina secepatnya.

Leon refleks segera berlari masih dengan pakaiannya yang utuh, tanpa pikir panjang menyebur ke kolam. Ternyata pintu kaca itu berfungsi sebagai penghubung menuju kolam.

Alina segera diangkatnya dan dibawa ke tepian kolam. Leon melakukan pertolongan dengan teknik CPR, Menekan dada Alina sebanyak kurang lebih 30 kali. Untunglah dengan cepat Alina bisa bernafas kembali, memuntahkan air yang tersedak.

"Untunglah Nona anda bisa selamat, Tuan Muda sudah menolong anda." Lusy tak kalah panik melihat Alina meronta tenggelam di kolam yang cukup dalam.

"Siapa yang mengajarimu? Apa kamu ingin cepat mati?"

"Maaf Tuan, ini salah saya seharusnya memang Nona Alina diajarkan oleh pelatih khusus,"

"Sudahlah, aku tidak menyalahkan siapa-siapa. Panggil AK dan suruh dia menelepon Andrian secepatnya." Leon lalu membopong tubuh Alina ke dalam kamar dan Lusy membantu Alina berpakaian.

"Kenapa dia tiba-tiba ingin belajar berenang?" tanya Leon setelah Lusy selesai membantu Alina.

"Setibanya dari Villa, Nona bilang ingin belajar berenang. Lalu tanpa pikir panjang saya mengiyakan untuk menemani Nona. Maafkan saya Tuan,"

"Tidak apa-apa tapi lain kali bicarakan dulu denganku atau dengan EK, Aku akan menyewa pelatih untuk mengajarinya kalau memang dia ingin sekali belajar, " ucapan Leon terdengar cukup bijak saat ini.

Andrian, dokter keluarga sekaligus kepercayaan Leon datang dan memeriksa Alina. Andrian tidak menemukan masalah serius pada Alina dan hanya menyuruh Alina untuk beristirahat saja karena shock yang ia alami saat tenggelam tadi.

"Biarkan saja istirahat nanti juga kondisinya pulih seperti sedia kala, jangan khawatir," ucap Andrian.

***

Tbc...

Terpopuler

Comments

Meili Mekel

Meili Mekel

leon mulai jatuh cinta

2022-12-15

0

Made Elviani

Made Elviani

Thor nikahkan Alina dgn Leon.....

2021-02-18

0

🌼 Pisces Boy's 🦋

🌼 Pisces Boy's 🦋

calon istri ayah Leon mungkin ibu nya Alina

2021-02-09

2

lihat semua
Episodes
1 Episode 1# Di Tinggal Ayahanda
2 Episode 2# Alexus
3 Episode 3# Leon Hansen Wijaya
4 Episode 4# Pengalaman Pertama
5 Episode 5# Hanya Untukku
6 Episode 6# Blue House
7 Episode 7# Beradaptasi
8 Episode 8# Menjalani Hari Yang Keras
9 Episode 9# Siasat
10 Episode 10# Rasa Aneh
11 Episode 11# Menghukumnya
12 Episode 12# Kenyataannya
13 Episode 13# Menjenguk Doni
14 Episode 14 # Seperti Mainan Baru
15 Episode 15# Wijaya Grup
16 Episode 16# Bersandiwara
17 Episode 17# Membuatkan Makanan
18 Episode 18# Jagung Manis Pedas
19 Episode 19# Jangan Melewati Batasan!
20 Episode 20# Kediaman Utama
21 Episode 21# Aku Jatuh Cinta Padamu
22 Episode 22# Informan
23 Episode 23# Kejutan Pagi
24 Episode 24# Galau
25 Episode 25# Menjauh
26 Episode 26# Konferensi Pers
27 Episode 27# Kelanjutan dari Kemarahan Leon
28 PENGUMUMAN
29 Episode 28# Pesanan Mie Ayam
30 Episode 29# Masa Lalu
31 Episode 30# Kemarahan Wijaya
32 Episode 31# Kematian Doni
33 Episode 32# Memberi Status
34 Episode 33# Akad Nikah
35 Episode 34# Perayaan Pernikahan
36 Episode 35# Merebut Kembali
37 Episode 36# Aku Mencintainya
38 Episode 37# Makan Siang Bersamaku!
39 Episode 38# Kamu Penghianat!
40 Episode 39# Calon Ibu Tiri
41 Episode 40# Kita Sedang Berkencan!
42 Episode 41# Elegi Dua Hati
43 Episode 42# Ini Bukan Mimpi
44 Episode 43# Rencana Menginap di Rumah Besar
45 Episode 44# Rencana Tasya
46 Episide 45# Kecemburuan Tasya
47 Episode 46# Leon Sakit
48 Episode 47# Keberanian Alina
49 Episode 48# Panggil Aku Sayang!
50 Episode 49# Berbelanja
51 Episode 50#Menyambut Kepulangan Wijaya
52 Episode 51# Kesedihan di Pesta Pernikahan
53 Episode 52# Kekecewaan
54 Episode 53# Mengungkap
55 Episode 54# Penjelasan
56 Episode 55# Ibu
57 Episode 56# Dugaan
58 Episode 57# Biji Kacang Hijau
59 Episode 58# Temani Aku Nonton!
60 Episode 59# Aku Terima Tawaranmu
61 Episode 60# Dia Sahabatku Semasa Kuliah
62 Episode 61# Dimsum Untuk Alina
63 Episode 62# Seperti Macan Betina
64 Episode 63# Kejutan Untuk Alina
65 Episode 64# Jangan Membuatku Takut
66 Episode 65# Kenyataan Yang Tak diinginkan
67 Episode 66# Kehancuran Hatiku
68 Episode 67# Apakah Aku Harus Memaafkan Semuanya?
69 PENGUMUMAN
70 Episode 68# Dia Tak Pantas Untuk Putraku
71 Episode 69# Memberi Hadiah Untuk Menantu
72 Episode 70# Pendarahan Kecil
73 Episode 71# Memaafkan
74 Episode 72# Hari Bahagia
75 TMWS# Kaisar Wijaya
76 TMWS# Siapa Zia?
77 TMWS# Aku Kira Itu Kamu
78 TMWS# Aku Menemukanmu
79 TMWS# Kai Jelek
80 TMWS# Cepol Rambut
81 TMWS# He Looks So Cute
82 TMWS# Karena Saya Tidak Cinta
83 TMWS# Untuk Zia
84 TMWS# Langit Sore Di Rooftop
85 TMWS# Hadiah Zia
86 TMWS# Butuh Penjelasan
87 TMWS# Maafkan Aku
88 TMWS# Jadi Kekasihku Saja
89 TMWS# Hadirnya Sarah
90 TMWS# Aku Tidak Nyaman Berada Di Dekatmu
91 TMWS# Teruntuk Kaisar
92 TMWS# Aku Tak Akan Melepaskanmu
93 TMWS# Gosip Baru
94 TMWS# Kemesraan
95 TMWS# Hadiah Dari Orang Yang Patah Hati
96 TMWS# Bucin Parah
97 TMWS# Kejutan Gagal
98 TMWS# Salah Arah
99 TMWS# Kenalkan, Namaku Jovina
100 TMWS# Kai Marah
101 TMWS# Jovina hilang
102 TMWS# Masa Lalu
103 TMWS# Lebih Dekat Denganmu
104 TMWS# Mengungkap Tanya
105 TMWS# Kejadian Horor
106 TMWS# Kejadian Tak Terduga
107 TMWS# Mendapatkan Jawabannya
108 TMWS# Bukti Kuat
109 TMWS# Kekhilafan
110 TMWS# Pengacara
111 TMWS# Memastikan Rasa
112 TMWS# Aku Akan Melamarmu
113 TMWS# H-7
114 TMWS# Dua Garis Merah
115 TMWS# Menuju Halal
116 TMWS# Malam Pertama
117 TMWS# Sisi Lain Denish
118 TMWS# Menyentuh Hati
119 TMWS# Ikatan Cinta
120 TMWS# Keributan Di Pagi Hari
121 TMWS# Babak Belur
122 TMWS# Adu Pendapat
123 TMWS# Kamu Cemburu?
124 TMWS# Seumur Hidup
125 TMWS# Kai Cemburu
126 TMWS# Lega
127 TMWS# Hadiah Untuk Istri Tercantik
128 TMWS# Menghabiskan Waktu Bersama
129 TMWS# Memaafkan
130 TMWS# Hatiku Untuk Zia
131 TMWS# Keadilan
132 TMWS# Rencana Lamaran
133 TMWS# Liburan
134 TMWS# Maaf Untuk Viona
135 TMWS# Setimpal
136 TMWS# Cerita Untuk Masa Depan
137 TMWS# Permintaan Ayah
138 TMWS# Rumah Sakit
139 TMWS# Kai Malu
140 TMWS# You're The Only One
141 TMWS# Jangan Mudah Jatuh Cinta
142 TMWS# Zia Ngambek
143 TMWS# Sarah Hamil
144 TMWS# Kamu Begitu Berharga
145 TMWS# Gawat Darurat
146 TMWS# Makan Siang
147 TMWS# Alex Punya Rencana
148 TAMAT # TERIMA KASIH
Episodes

Updated 148 Episodes

1
Episode 1# Di Tinggal Ayahanda
2
Episode 2# Alexus
3
Episode 3# Leon Hansen Wijaya
4
Episode 4# Pengalaman Pertama
5
Episode 5# Hanya Untukku
6
Episode 6# Blue House
7
Episode 7# Beradaptasi
8
Episode 8# Menjalani Hari Yang Keras
9
Episode 9# Siasat
10
Episode 10# Rasa Aneh
11
Episode 11# Menghukumnya
12
Episode 12# Kenyataannya
13
Episode 13# Menjenguk Doni
14
Episode 14 # Seperti Mainan Baru
15
Episode 15# Wijaya Grup
16
Episode 16# Bersandiwara
17
Episode 17# Membuatkan Makanan
18
Episode 18# Jagung Manis Pedas
19
Episode 19# Jangan Melewati Batasan!
20
Episode 20# Kediaman Utama
21
Episode 21# Aku Jatuh Cinta Padamu
22
Episode 22# Informan
23
Episode 23# Kejutan Pagi
24
Episode 24# Galau
25
Episode 25# Menjauh
26
Episode 26# Konferensi Pers
27
Episode 27# Kelanjutan dari Kemarahan Leon
28
PENGUMUMAN
29
Episode 28# Pesanan Mie Ayam
30
Episode 29# Masa Lalu
31
Episode 30# Kemarahan Wijaya
32
Episode 31# Kematian Doni
33
Episode 32# Memberi Status
34
Episode 33# Akad Nikah
35
Episode 34# Perayaan Pernikahan
36
Episode 35# Merebut Kembali
37
Episode 36# Aku Mencintainya
38
Episode 37# Makan Siang Bersamaku!
39
Episode 38# Kamu Penghianat!
40
Episode 39# Calon Ibu Tiri
41
Episode 40# Kita Sedang Berkencan!
42
Episode 41# Elegi Dua Hati
43
Episode 42# Ini Bukan Mimpi
44
Episode 43# Rencana Menginap di Rumah Besar
45
Episode 44# Rencana Tasya
46
Episide 45# Kecemburuan Tasya
47
Episode 46# Leon Sakit
48
Episode 47# Keberanian Alina
49
Episode 48# Panggil Aku Sayang!
50
Episode 49# Berbelanja
51
Episode 50#Menyambut Kepulangan Wijaya
52
Episode 51# Kesedihan di Pesta Pernikahan
53
Episode 52# Kekecewaan
54
Episode 53# Mengungkap
55
Episode 54# Penjelasan
56
Episode 55# Ibu
57
Episode 56# Dugaan
58
Episode 57# Biji Kacang Hijau
59
Episode 58# Temani Aku Nonton!
60
Episode 59# Aku Terima Tawaranmu
61
Episode 60# Dia Sahabatku Semasa Kuliah
62
Episode 61# Dimsum Untuk Alina
63
Episode 62# Seperti Macan Betina
64
Episode 63# Kejutan Untuk Alina
65
Episode 64# Jangan Membuatku Takut
66
Episode 65# Kenyataan Yang Tak diinginkan
67
Episode 66# Kehancuran Hatiku
68
Episode 67# Apakah Aku Harus Memaafkan Semuanya?
69
PENGUMUMAN
70
Episode 68# Dia Tak Pantas Untuk Putraku
71
Episode 69# Memberi Hadiah Untuk Menantu
72
Episode 70# Pendarahan Kecil
73
Episode 71# Memaafkan
74
Episode 72# Hari Bahagia
75
TMWS# Kaisar Wijaya
76
TMWS# Siapa Zia?
77
TMWS# Aku Kira Itu Kamu
78
TMWS# Aku Menemukanmu
79
TMWS# Kai Jelek
80
TMWS# Cepol Rambut
81
TMWS# He Looks So Cute
82
TMWS# Karena Saya Tidak Cinta
83
TMWS# Untuk Zia
84
TMWS# Langit Sore Di Rooftop
85
TMWS# Hadiah Zia
86
TMWS# Butuh Penjelasan
87
TMWS# Maafkan Aku
88
TMWS# Jadi Kekasihku Saja
89
TMWS# Hadirnya Sarah
90
TMWS# Aku Tidak Nyaman Berada Di Dekatmu
91
TMWS# Teruntuk Kaisar
92
TMWS# Aku Tak Akan Melepaskanmu
93
TMWS# Gosip Baru
94
TMWS# Kemesraan
95
TMWS# Hadiah Dari Orang Yang Patah Hati
96
TMWS# Bucin Parah
97
TMWS# Kejutan Gagal
98
TMWS# Salah Arah
99
TMWS# Kenalkan, Namaku Jovina
100
TMWS# Kai Marah
101
TMWS# Jovina hilang
102
TMWS# Masa Lalu
103
TMWS# Lebih Dekat Denganmu
104
TMWS# Mengungkap Tanya
105
TMWS# Kejadian Horor
106
TMWS# Kejadian Tak Terduga
107
TMWS# Mendapatkan Jawabannya
108
TMWS# Bukti Kuat
109
TMWS# Kekhilafan
110
TMWS# Pengacara
111
TMWS# Memastikan Rasa
112
TMWS# Aku Akan Melamarmu
113
TMWS# H-7
114
TMWS# Dua Garis Merah
115
TMWS# Menuju Halal
116
TMWS# Malam Pertama
117
TMWS# Sisi Lain Denish
118
TMWS# Menyentuh Hati
119
TMWS# Ikatan Cinta
120
TMWS# Keributan Di Pagi Hari
121
TMWS# Babak Belur
122
TMWS# Adu Pendapat
123
TMWS# Kamu Cemburu?
124
TMWS# Seumur Hidup
125
TMWS# Kai Cemburu
126
TMWS# Lega
127
TMWS# Hadiah Untuk Istri Tercantik
128
TMWS# Menghabiskan Waktu Bersama
129
TMWS# Memaafkan
130
TMWS# Hatiku Untuk Zia
131
TMWS# Keadilan
132
TMWS# Rencana Lamaran
133
TMWS# Liburan
134
TMWS# Maaf Untuk Viona
135
TMWS# Setimpal
136
TMWS# Cerita Untuk Masa Depan
137
TMWS# Permintaan Ayah
138
TMWS# Rumah Sakit
139
TMWS# Kai Malu
140
TMWS# You're The Only One
141
TMWS# Jangan Mudah Jatuh Cinta
142
TMWS# Zia Ngambek
143
TMWS# Sarah Hamil
144
TMWS# Kamu Begitu Berharga
145
TMWS# Gawat Darurat
146
TMWS# Makan Siang
147
TMWS# Alex Punya Rencana
148
TAMAT # TERIMA KASIH

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!