Episode 20

Abbey kali ini tidak lagi memasang kuda-kuda, tapi ia hanya berdiri tegak. Dengan begitu lawan akan sulit memprediksi nya.

Lawan akan mengira kita lengah, padahal sebenarnya hanya menunggu serangan dari lawan itu sendiri.

Si bos mendorong kedua bawahan untuk melawan Abbey. Abbey tidak bereaksi apa-apa sebelum mendapatkan serangan dari lawan.

Dua orang menyerang bersamaan, Abbey memutar tubuhnya dan melakukan tendangan. Satu orang terkena tendangan tersebut di kepalanya.

Orang itu tumbang dan jatuh ketanah. Kemudian Abbey menendang satunya, tapi orang itu menghindar sehingga tendangan Abbey hanya mengenai angin.

Abbey melakukan tendangan tipuan, orang itu kembali mengelak. Namun saat Abbey melakukan tendangan susulan, orang itu tidak sempat mengelak sehingga kepalanya menjadi sasaran tendangan Abbey.

Si bos yang melihat ketiga bawahan sudah terkapar, ia berniat untuk melarikan diri. Saat ia sedang menaiki motor, Abbey segera berlari kecil dan bersalto lalu menendang dada si bos hingga terjatuh dari motor.

"Sekali lagi kalian berurusan denganku, maka kalian akan tamat," ancam Abbey.

Kemudian tanpa hati ia menginjak perut si bos sehingga ia menjerit kesakitan.

Abbey pun segera pergi dari situ. Ia sudah terlambat pergi bekerja. Sebelumnya ia tidak pernah terlambat, dan selalu datang lebih awal.

Di perusahaan...

Alvaro yang melihat meja sekretaris nya kosong pun merasa khawatir. Karena tidak biasanya sekretaris nya terlambat. Tiba-tiba Alvaro teringat sesuatu, jika akhir-akhir ini Abbey selalu diikuti.

Alvaro segera menelepon Abbey, deringan pertama tidak dijawab, kemudian Alvaro menelepon kembali hingga beberapa kali. Namun tidak ada jawaban.

Alvaro seketika panik, saat hendak masuk kedalam lift, Alvaro berpapasan dengan Dary yang juga baru datang. Alvaro yang terburu-buru pun tidak menghiraukan Dary.

"Tuan, ada apa?" tanya Dary. Tapi yang ditanya malah nyelonong masuk kedalam lift. Berkali-kali Dary memanggil nya, hingga pintu lift tertutup. Tiba-tiba ponsel Alvaro berdering, Alvaro segera menjawabnya.

"Apa yang terjadi? Kamu dimana sekarang?" tanya Alvaro menjawab panggilan telepon tanpa embel-embel halo atau salam.

"Bos, aku dalam perjalanan ke perusahaan, sekarang aku berhenti untuk menelpon bos, nanti aku ceritakan!" Abbey langsung mematikan sambungan teleponnya dan melanjutkan perjalanan.

Alvaro bernafas lega, ternyata apa yang di khawatirkan nya tidak terjadi. Alvaro yang sudah terlanjur turun kebawah pun membiarkan lift hingga ke lantai bawah.

Alvaro kembali keatas, ia akan menunggu Abbey di ruang kerjanya. Sementara Abbey yang baru datang, langsung memarkirkan motornya dan lupa melepas helmnya. Saat di lobby, Abbey melihat ke dinding kaca dan ternyata masih mengenakan helm pun kembali berlari keparkiran.

Abbey kembali berlari memasuki lift. Ia benar-benar terlambat kali ini. Tiba di lantai 20 Abbey segera ke meja kerjanya. Belum sempat ia duduk, ia sudah dipanggil oleh Alvaro untuk ke ruangannya.

Abbey pun menurut saja, "maaf bos saya terlambat, ada sesuatu terjadi dijalan."

"Aku khawatir tahu gak? Takut terjadi apa-apa denganmu!"

"Alhamdulillah bos, saya baik-baik saja. Tapi saya terlambat, bos mau potong gaji saya juga tidak apa-apa."

Alvaro langsung memeluk Abbey, tapi baru saja ia memeluk Abbey. Pegangan pintu ruangan itu bergerak. Keduanya saling menjauh menjaga jarak.

"Tuan, tuan tidak apa-apa?" tanya Dary.

"Hmmm," jawab Alvaro menahan amarahnya. Karena momen nya terganggu.

Abbey segera keluar, ia ingin melanjutkan pekerjaannya. Yang kemarin belum selesai. Sementara diruangan itu, suasana yang dirasakan Dary merasa berbeda. Apalagi sorot mata tajam Alvaro serasa menusuk hingga ke jantung Dary.

"Ada apa ini? Mengapa suasananya terasa menyeramkan," batin Dary.

"Bos saya lanjut kerja," ucap Dary berpamitan.

"Hmmm." Hanya itu jawab dari sang bos sejak tadi.

Dary buru-buru keluar, jujur bulu kuduknya terasa merinding. Ia merasa berada di kuburan saat malam hari. Tiba diruang kerjanya Dary menghela nafas.

"Apa yang terjadi dengan bos?" batinnya. Karena sejak tadi keduanya bertemu didepan lift, bos nya sudah terlihat tidak baik-baik saja.

Sementara Alvaro hanya merasa kesal, karena merasa terganggu. Mungkin jika asistennya tahu penyebab galaunya, sudah pasti akan jadi bahan ledekan sepanjang masa.

"Senjata makan tuan, aku yang membuat aturan, aku juga yang melanggarnya. Akhirnya cinta sembunyi-sembunyi," gumam Alvaro.

...

Para karyawan semuanya merasa sangat senang hari ini, karena yang mereka tunggu-tunggu yaitu gaji, sudah masuk ke rekening mereka masing-masing.

Termasuk cleaning service dan satpam, semuanya menerima gaji melalui transfer. Hanya bonus kerja yang mereka terima dengan uang cash.

Saat ini Alvaro sedang bersama manager keuangan juga asisten nya membagikan amplop berisi bonus kerja bulan ini.

"Bulan ini, keuntungan perusahaan meningkat, jadi saya akan berikan bonus untuk hasil kerja keras kalian semua," ucap Alvaro.

Mereka semua bersorak senang. Begitulah Alvaro jika perusahaan nya aset nya meningkat. Maka ia tidak segan-segan memberikan bonus kepada karyawan nya.

Para petinggi perusahaan menerima bonus melalui transfer, hanya untuk karyawan biasa yang menerima bonus menggunakan uang tunai.

Dan bonus tersebut Alvaro sendiri yang memberikannya. Sebagai menghargai hasil kerja keras mereka selama ini.

"Semua akan mendapatkan bonus sama rata, agar tidak ada yang saling dengki," kata Alvaro.

Kemudian mereka satu persatu menerima uang tersebut. Dan khusus hari ini mereka hanya bekerja setengah hari. Kecuali penjaga keamanan yang harus berjaga sepanjang hari dan malam.

Setelah menerima gaji dan bonus, mereka pun diperbolehkan untuk pulang. Sedangkan Abbey juga sudah bersiap-siap untuk pulang. Dia terkejut saat menerima notifikasi dari m-banking mendapat 40 juta, gaji plus bonus dari sang bos.

Belum hilang keterkejutan nya, ponselnya berbunyi lagi pertanda pesan masuk. Abbey segera membukanya dan membacanya.

'Nanti malam aku jemput, aku ingin mengajakmu makan diluar'

Abbey cuma membaca pesan tersebut dan tidak berniat membalasnya. Alvaro yang sudah kembali ke ruangan sejak tadi, menunggu balasan pesan tersebut. Namun yang ditunggu malah tidak muncul.

Alvaro membuka pintu ruangannya, dilihat nya meja Abbey sudah kosong, yang artinya sudah pulang. Akhirnya Alvaro juga ikut pulang, dengan ditemani asisten pribadi setianya keduanya pun pulang.

"Kenapa tuan? Sejak tadi tuan terlihat gelisah?" tanya Dary.

"Tidak ada, jangan mengada-ada kamu," jawab Alvaro.

Dary tidak mengerti, karena sejak pagi tadi sepertinya mood bos nya itu sedang tidak baik-baik saja.

Tiba dilantai bawah, Alvaro dan Dary menuju mobil masing-masing. Saat hendak masuk ke mobil ada seseorang memanggilnya.

"Bos, nanti malam ada waktu gak?" tanyanya.

"Tidak, maaf aku sibuk," jawab Alvaro.

Ya, yang menegurnya adalah Tania, sejak pertama kali Tania sudah menyukai Alvaro. Namun karena peraturan perusahaan, Tania tidak berani melanggarnya. Jadi dia menahan diri mencari peluang yang tepat untuk mengajak Alvaro jalan atau sekedar makan di luar.

Terpopuler

Comments

LENY

LENY

PEGAWAI WANITA KOK GAK ADA MALU DAN GAK PUNYA HARGA DIRI YA ULAT BULU SEMUA

2025-01-16

1

anikbunda lala

anikbunda lala

aneh ...pegawai baru kok berani2nya

2024-11-21

1

Naji Ihsan Ahmad

Naji Ihsan Ahmad

kasian deh lho ditolak

2024-04-27

3

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 Episode 95
96 Episode 96
97 Episode 97
98 Part bonus 1
99 Part bonus 2
100 Promosi novel baru
Episodes

Updated 100 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
Episode 95
96
Episode 96
97
Episode 97
98
Part bonus 1
99
Part bonus 2
100
Promosi novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!