Episode 6

Kelima orang tersebut begitu gigih menyelesaikan tantangan mereka. Abbey yang paling pertama selesai, kemudian iapun diminta untuk mempresentasikan hasil kerjanya.

Alvaro tersenyum melihat Abbey mempresentasikan hasil kerjanya itu. Dan itu terlihat oleh Dary.

Setelah selesai Abbey pun duduk, kemudian giliran yang lainnya, satu persatu mempresentasikan hasil kerjanya dengan cara mereka sendiri.

"Baiklah, semua hasil kerja kalian bagus, tapi saya hanya memilih satu orang untuk menjadi sekretaris," ucap Alvaro.

Abbey dan yang lainnya sudah deg-degan, Alvaro sengaja menunda untuk mengumumkan siapa yang layak dan tidak untuk diterima.

"Tuan, bukankah kita juga memerlukan pengganti manager umum dan HRD?" tanya Dary.

"Manager umum aku mau laki-laki," jawab Alvaro.

"Tuan, mengapa tidak sekalian saja? Agar kedepannya tidak perlu membuka lowongan pekerjaan lagi?" saran Dary.

"Hmmm, kamu benar," jawab Alvaro.

"Menurutmu siapa yang layak menjadi manager umum dan HRD?" tanya Alvaro.

Dary melihat kembali CV mereka semua. Dari kelima pelamar mereka semua hebat. Tapi yang diperlukan hanya 3 orang. Tadinya mereka akan memilih satu saja. Namun setelah dipikir-pikir, Alvaro memilih 3 dari 5 orang tersebut.

"Saya sudah memutuskan, disini yang terpilih hanya 3 orang saja. Untuk jabatan manager, HRD dan sekretaris," kata Alvaro.

Abbey tertunduk lesu, ia berpikir dirinya tidak akan diterima. Karena mengingat waktu wawancara pertama dia dihina karena kurang menarik.

"Abbey, kamu jadi sekretaris. Dan Tania juga Dea kalian ikut asisten saya untuk posisi manager dan HRD," kata Alvaro.

Ketiga orang itu melonjak senang, mereka lupa jika berhadapan dengan bos mereka. Saking senangnya merekapun berpelukan bersama.

"Kalian berdua, silakan keluar. Kalian belum terpilih," kata Dary.

"Ehhem" suara deheman menghentikan mereka dan segera meminta maaf. Kemudian Alvaro memerintahkan Dary untuk membawa mereka ke lantai tempat mereka bekerja.

Tania sebagai manager umum dibawa ke lantai 19. Sementara Dea masih dilantai 10, karena ia memang bekerja di lantai 10.

Dea pun dibawa terlebih oleh Dary untuk melihat ruang kerjanya. Ada beberapa orang diruangan itu menunduk hormat kepada sang asisten.

"Ini tempat kerjamu, dan mereka adalah rekanmu," kata Dary, kemudian Dary pun mengajak Tania ke lantai 19. Dan melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan pada Dea. Dan Dary juga mengatakan bahwa mereka bisa langsung bekerja.

"Kamu ikut saya!" pinta Alvaro pada Abbey.

"Baik bos," sahut Abbey.

Abbey pun mengikuti Alvaro ke lantai 20 karena tempat sekretaris adalah didepan ruangan CEO. Dengan patuh Abbey mengikuti bosnya itu.

"Ini meja kerjamu, aku harap kamu bisa membedakan antara urusan pekerjaan dan urusan pribadi," kata Alvaro.

"Baik tuan, saya mengerti!" ucap Abbey.

Alvaro kemudian masuk kedalam ruangannya, beberapa saat kemudian ia kembali dengan membawa berkas ditangannya.

"Kerjakan ini, kalau tidak selesai sampai jam 3 sore maka kamu akan segera pergi dari sini," kata Alvaro.

"Baik bos," jawab Abbey.

Tanpa membuang waktu, Abbey segera mengerjakan dokumen tersebut. Meskipun ia belum ada pengalaman kerja, tapi ia tidak kesulitan untuk mengerjakan dokumen tersebut.

Dary baru keluar dari lift, ia melihat Abbey yang begitu tekun dalam bekerja pun tersenyum.

"Kalau dilihat seperti ini, siapa yang tahu jika dia bisa membanting orang dengan mudah," gumam Dary.

Karena fokus pada dokumen yang ia kerjakan, Abbey tidak menyadari jika Dary melewatinya. Dary pun langsung masuk kedalam ruangan CEO setelah mengetuk pintu tentunya.

Tanpa menyapa, Dary langsung duduk di sofa ruangan itu. Dary menyandarkan tubuhnya di sofa tersebut.

"Ada apa, apa kamu tidak ada pekerjaan?" tanya Alvaro.

"Tuan, ini sekretaris yang ke berapa?" tanya Dary balik.

"Kita lihat dulu apa pekerjaannya bagus. Kalau sesuai kriteria, maka aku akan merekrut dia menjadi sekretaris tetap. Dan setelah ini panggil dia ke ruanganku."

"Baik tuan!"

Dary keluar dari ruangan itu. Ia mengetuk meja, seketika Abbey mendongak. Abbey tersenyum kikuk karena ia sudah pasti mengenali pria didepannya. Pria yang ia banting beberapa hari yang lalu.

"Tu-tuan, maafkan saya," ucap Abbey gugup.

"Takut kan sekarang? Hari itu kamu begitu berani membanting saya. Hingga tulang belakang saya retak."

"Haah, sekuat itukah? Perasaan tidak kuat deh," batin Abbey.

"Kamu harus tanggung jawab, bayar kompensasi untukku."

"Kompensasi apa?" tanya Alvaro yang tiba-tiba dibelakang Dary.

"Ehh tuan, tidak apa-apa tuan," jawab Dary gugup. Meskipun mereka sahabat, tapi di kantor Dary tetaplah bawahan.

"Bos, itu maaf katanya tulang belakang tuan ini retak dan meminta kompensasi sebagai tanggung jawab," jawab Abbey.

"Sejak kapan kamu pandai memeras orang? Apa gaji yang aku berikan masih kurang?" tanya Alvaro.

"Tidak tuan, ehh bos saya cuma bercanda," jawab Dary.

"Sana kerja, disini bukan tempat pacaran," ucap Alvaro.

"Siapa juga yang pacaran, dih gak banget aku hanya ingin kerja agar dapat uang," gumam Abbey.

"Kamu bicara apa?" tanya Alvaro.

"Tidak tuan ehh bos, saya tidak ngomong apa-apa," jawab Abbey

"Kalau sudah selesai masuk ke ruanganku!" perintah Alvaro.

"Baik bos," jawab Abbey.

Dary yang berada di ruangannya menggerutu kesal, niatnya ingin mengerjai Abbey tidak jadi. Tapi ia akan balas dengan cara lain nantinya.

Bantingan keras dari Abbey cukup menjatuhkan harga diri seorang Dary. Sebenarnya ia juga bisa beladiri, namun entah mengapa ia begitu mudah dibanting oleh Abbey yang notabene seorang gadis.

Dary menyandarkan tubuhnya disandaran kursi, ia memikirkan cara untuk membalas pada Abbey. Seketika ia tersenyum karena sudah mendapatkan ide.

Pintu ruangan CEO diketuk. Abbey masuk dengan membawa berkas ditangannya. Dan segera menyerahkan berkas tersebut kepada sang bos.

Alvaro menatap Abbey sebentar lalu mengambil berkas dan memeriksanya. Alvaro tersenyum tipis, tapi tidak disadari oleh Abbey.

Alvaro mengangguk puas dengan hasil kerja Abbey. Baru pertama kali sudah bisa membuat laporan dengan rapi dan detail.

"Bagus, pekerjaan mu bagus, kita akan bicarakan soal gaji. Berapa yang kamu inginkan untuk gaji seorang sekretaris?"

"Hah, ak-aku baru masuk kerja rasanya tidak layak untuk berbicara soal gaji. Apalagi jika aku yang menetapkannya."

"Kamu mau minta berapa? 20 juta, 30 juta? Sebutkan!"

"30 juta?"

"Baik deal ya 30 juta."

"Tidak, tidak bukan itu maksudku. Apa gaji sekretaris sebesar itu?"

"Hmmm. Karena kamu baru pertama kali sudah membuatku puas dengan pekerjaan mu, aku tidak segan-segan memberimu gaji tinggi."

"Hah, 30 juta!!" Abbey langsung berdiri dan melompat senang. Alvaro yang melihat itu hanya geleng-geleng kepala.

Saking senangnya Abbey hingga ia tergelincir di dan terjatuh. Beruntung Alvaro dengan cepat menangkap tubuh Abbey. Karena kurang keseimbangan keduanya pun terjatuh kelantai.

Saat keduanya saling tindih, pintu ruangan terbuka dan Dary yang melihat pemandangan tersebut pun membelalakkan matanya.

Terpopuler

Comments

Deasy Dahlan

Deasy Dahlan

Dasar pasangan yg aneh...

2024-11-27

1

Sulaiman Efendy

Sulaiman Efendy

BEGINI X KONDISI MATA DARY😱😱😱😱😱,,😂😂😂😂😂

2024-08-14

1

Sulaiman Efendy

Sulaiman Efendy

APA ABBEY SEORANG PEJUDO, KYK BELADIRI KDUA YG KUPELAJARI STELAH PENCAK SILAT BELADIRI PRTAMA YG KUPELAJARI SDRI KECIL.. YG KTIGA KARATE KYUSHIN RYU, KNP AKU GK BLAJAR TAE KWONDO, KRN DI PENCAK SILAT & KARATE KYUSHIN RYU TENDANGANNYA SDH LENGKAP, SKRG AKU MLH LBH SUKA BOXING, DN SSKALI KRAV MARGA..

2024-08-14

3

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 Episode 95
96 Episode 96
97 Episode 97
98 Part bonus 1
99 Part bonus 2
100 Promosi novel baru
Episodes

Updated 100 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
Episode 95
96
Episode 96
97
Episode 97
98
Part bonus 1
99
Part bonus 2
100
Promosi novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!