Episode 16

Abbey membawa Alvaro pergi dari situ. Saat dimobil, Abbey langsung menangis sejadi-jadinya. Alvaro tidak tahu jika klien nya itu adalah Papanya Abbey.

"Maaf, aku tidak tahu jika itu adalah Papamu," ucap Alvaro merasa bersalah.

Abbey menggeleng, "Kamu tidak salah, aku saja yang terlalu rapuh."

Ingin rasanya Alvaro memeluk Abbey, pasti saat ini Abbey butuh sandaran. Namun Alvaro ragu untuk memeluk nya.

"Kamu gadis yang hebat dan kuat juga dewasa, buktinya kamu bisa membanting Dary yang badannya lebih besar darimu."

Abbey seketika tertawa pelan, "jangan ingatkan itu, aku jadi terlihat bodoh didepan kalian."

"Aku ada satu tempat yang bisa membuatmu melupakan sedikit kesedihanmu."

"Lain kali saja, ini sudah malam. lagipula aku sudah tidak apa-apa kok."

"Baiklah, aku antar kamu pulang." Alvaro pun menjalankan mobilnya.

Sementara didalam restoran sedang heboh, karena Fatiya yang baru keluar dari toilet sedang menangis.

"Sayang, ada apa?" tanya Sinar. Terlihat penampilan Fatiya berantakan, tidak seperti tadi yang sangat rapi.

"Cewek itu ternyata gangster ma, dia menghajarku," adu Fatiya. Sudah jelas kalau itu hanya kebohongan.

Tapi Sinar tentu saja percaya, sedangkan Patrio sejak tadi tidak berbicara sama sekali. Kata-kata Abbey terngiang-ngiang ditelinga nya.

"Aku membencimu tuan Patrio" kata-kata itu seolah diputar berulang-ulang dipikiran. Patrio berteriak, seketika ia terduduk lemas.

"Mas?"

"Papa"

Dua kata berbeda tapi disebut secara bersamaan. Sinar dan Fatiya menghampiri Patrio.

"Mas, ada apa? Mengapa tiba-tiba berteriak?" tanya Sinar.

Patrio tidak menjawab, hingga pemilik restoran dan para pelayan menghampiri mereka.

"Tuan, apa yang terjadi?" tanya pemilik restoran. Patrio menggeleng.

"Pa, kita pulang saja, yuk ma bawa papa pulang," ajak Fatiya.

Sinar hendak membayar yang mereka makan, tapi manager restoran mengatakan sudah dibayar.

Ternyata Alvaro membayar makanan tersebut melalui transfer. Karena Alvaro sering memesan makanan disini dan membayarnya dengan transfer.

Jadi tidak heran bila Alvaro mengetahui nomor rekening pemilik restoran ini. Pemilik restoran juga mengatakan jika yang membayar nya adalah Alvaro.

Sementara Abbey sudah sampai dirumahnya, "Terima kasih," ucap Abbey pada Alvaro. Alvaro tersenyum dan mengangguk.

Abbey memperhatikan mobil Alvaro menjauh, hingga menghilang dari pandangannya. Barulah Abbey masuk kedalam rumah.

...****************...

Abbey berangkat bekerja seperti biasa, tapi baru saja ia keluar dari halaman rumahnya. Dua buah motor terparkir dan ada 4 orang berpura-pura nongkrong diatas motor tersebut.

"Nona, target sudah keluar dari rumahnya," ucap salah satu melalui telepon.

"Bagus, ikuti dia. Saat ditempat sepi buat dia seolah-olah kena begal atau kecelakaan," titah suara dari telepon pula.

"Baik Nona, kami akan melakukan nya senatural mungkin," jawab pria itu.

Kemudian sambungan telepon terputus secara sepihak. Keempat orang tersebut pun mengikuti motor Abbey.

Abbey yang merasa diikuti pun melajukan motornya. 2 buah motor dibelakang nya pun ikut melajukan motornya.

"Siapa mereka?" gumam Abbey. Saat tiba di rambu-rambu lalulintas, lampu berubah kuning.

Abbey semakin melajukan motornya sebelum lampu berubah merah. Abbey mengacungkan jari tengah saat lampu berubah merah. Kedua motor yang mengejar nya pun terjebak dilampu merah.

"Sial...!" umpat mereka serentak.

"Kita bakal tidak mendapatkan apa-apa jika gagal," kata rekannya.

"Iya, bayaran kita akan hilang," ucap yang satunya.

"Diam...!" hardik sang bos. mereka semua diam. Hingga lampu berubah dari merah ke hijau.

Abbey pun bernafas lega karena nasib baik masih menyebelahi nya. Sebenarnya bisa saja ia melawan penjahat itu, tapi pekerjaan nya lebih penting. Dan dia tidak ingin terlambat.

Abbey tiba di perusahaan dan langsung memarkirkan motornya di tempat khusus motor. Ada sepasang mata memperhatikan nya saat hendak masuk kedalam lift.

"Mengapa dia masih bisa masuk kerja? Jangan bilang orang bayaran ku gagal," batin Mustika.

Kemudian ia menelepon orang bayarannya. Dan menanyakan tentang Abbey mengapa bisa selamat?

"Maaf Nona, tadi pas di lampu merah kami tidak dapat mengejarnya. Kami malah terjebak dilampu merah," jawab si bos.

"Kalian tidak becus, jangan harap aku akan membayar kalian."

"Beri kami satu peluang lagi, nona. Kami akan melakukan nya dengan sangat baik."

"Baik, tapi jika gagal, aku tidak akan membayar kalian!"

Mustika pun mematikan sambungan teleponnya. Kebetulan hal itu didengar oleh karyawan yang kebetulan lewat disitu. Namun tidak disadari oleh Mustika.

Mustika melanjutkan pekerjaannya, "Sudah berhari-hari, aku belum juga bisa mendekati Alvaro," gumam Mustika.

"Tapi itu tidak penting, yang penting aku harus bisa mencelakai Abbey," gumam Mustika. Kemudian tertawa jahat.

Abbey tiba di meja kerjanya. Kali ini ia lebih awal tiba di perusahaan. Karena tadi ia ngebut saat berkendara. Abbey duduk sambil melanjutkan pekerjaannya yang tertunda kemarin.

"Selamat pagi bos!" sapa Abbey saat Alvaro dan Dary datang.

"Pagi," balas Alvaro dan Dary bersamaan.

Kemudian Abbey pun kembali bekerja, sementara Alvaro yang merasa diabaikan pun langsung masuk kedalam ruangannya.

Alvaro duduk, perlahan membuka laptopnya. Kemudian menutupnya kembali. Dan membukanya lagi. Alvaro menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan nya.

"Semalam dia begitu hangat padaku, tapi pagi ini tiba-tiba dingin," gumam Alvaro.

Dary tidak tahu jika tuannya mengajak Abbey untuk ketemu kliennya semalam. Karena Alvaro sengaja tidak memberitahu tentang itu.

Alvaro bangkit dari duduknya berjalan menuju pintu. Dibukanya sedikit. Dilihatnya Abbey begitu fokus pada pekerjaannya. Hingga tidak menyadari jika dia sedang diperhatikan.

Alvaro keluar dari ruangan nya dan berjalan menuju lift. Berharap Abbey menoleh kearah nya. Namun Abbey masih tetap fokus dengan pekerjaannya sehingga tidak menyadari jika bos nya sedang melewati nya.

Alvaro yang kesal pun langsung turun ke lantai bawah, ternyata dilantai bawah terjadi keributan. Alvaro yang melihat itupun langsung menghampirinya.

"Ada apa ini?" tanya Alvaro dengan nada dingin.

"Bos," ucap karyawan itu tertunduk. Sementara Mustika masih tetap dengan angkuhnya.

"Aku tanya, ada apa? Jawab...!" bentak Alvaro.

Karyawan yang bertugas sebagai cleaning service semakin gemetar. Apalagi aura Alvaro yang dingin semakin membuat mereka ketakutan.

"Tuan, dia tidak mau bekerja. Pecat saja tuan," kata Mustika.

"Atas dasar apa kamu berani memerintah ku?" tanya Alvaro.

"Tapi dia memang tidak berguna, untuk apa dipertahankan?" Mustika semakin mengompori Alvaro.

"Jangan bos, jangan pecat saya. Saya punya anak yang harus saya tanggung biaya sekolahnya. Sementara suami saya sudah tidak ada lagi," ucap wanita itu memohon hingga berlutut dilantai.

"Bangun, tidak perlu seperti itu. Aku akan cari tau kebenarannya," ucap Alvaro.

Kemudian Alvaro menelepon bagian keamanan yang berjaga di bagian cctv perusahaan. Tidak butuh waktu lama rekaman cctv sudah dikirim ke ponsel Alvaro.

"Gawat, jika ketahuan tamatlah riwayat ku," batin Mustika.

Mustika sudah terlihat gelisah, ia memikirkan cara agar bisa pergi dari situ. Tapi saat ia beralasan ingin pergi, ia ditahan oleh Alvaro.

Terpopuler

Comments

LENY

LENY

DASAR BIADAB KAMU MUSTIKA CARI GARA2 TERUS

2025-01-16

1

Sulaiman Efendy

Sulaiman Efendy

TRNYATA ORG BAYARAN MUSTIKA, MMG HRS DIHAJAR KERAS TU MUSTIKA..

2024-08-14

3

Sulaiman Efendy

Sulaiman Efendy

SURUHAN FATIYA KAYAKNYA.

2024-08-14

2

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 Episode 95
96 Episode 96
97 Episode 97
98 Part bonus 1
99 Part bonus 2
100 Promosi novel baru
Episodes

Updated 100 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
Episode 95
96
Episode 96
97
Episode 97
98
Part bonus 1
99
Part bonus 2
100
Promosi novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!