Episode 12

Alvaro melangkah kan kakinya dengan lesu, perlahan ia memasuki kamarnya. Ada rasa kesal dihatinya bila harus berhadapan dengan situasi seperti ini.

Desi adalah anak yang diadopsi oleh Tantenya Alvaro, karena sang Tante tidak bisa memiliki anak.

Sejak kecil Alvaro memang tidak menyukai Desi yang selalu ingin dekat-dekat dengannya. Tapi demi menjaga perasaan sang Mama dan Tantenya, Alvaro terpaksa dekat dengan Desi.

Ternyata semakin lama, Desi semakin ngelunjak. Bahkan tidak segan-segan mengutarakan keinginan nya untuk menikah dengan Alvaro.

Flashback...

"Tante, aku mau menikah dengan Al," ucap Desi. Saat itu mereka masih sekolah menengah.

Ardina tersenyum, sedangkan Arina terlihat senang. Ardina tidak ingin memaksa putranya. Mau menikah dengan siapapun, dari keluarga manapun, ia tidak keberatan.

Asalkan putranya bahagia, itu yang paling utama. Sementara Alvaro yang mendengar itu langsung menolak.

Wajah Arina langsung berubah masam saat mendengar penolakan dari Alvaro. Namun Desi masih bersikeras ingin menikah dengan Alvaro suatu saat nanti.

"Aku tidak pernah memaksa Alvaro, yang penting dia bisa hidup bahagia dengan pasangannya. Dan aku akan menolak sekiranya ada perjodohan," jawab Ardina.

"Kak, akankah lebih baik jika mereka menikah? Jadi harta keluarga kita tidak jatuh ke tangan orang lain," ucap Arina.

"Maaf dek, kakak tidak setuju dengan adanya perjodohan. Kakak tidak mau ada penyesalan dikemudian hari. Kakak tidak mau dibenci oleh anak sendiri," ucap Ardina.

Alvaro dan Desi sekolah ditempat yang sama, juga kuliah ditempat yang sama. Hingga suatu hari saat Desi kepergok menggunakan obat terlarang oleh Dary. Sejak saat itu Dary tidak suka bila Alvaro dekat dengan Desi.

Dary tidak mau Alvaro terjerumus ke hal-hal yang tidak baik.

Flashback end...

"Sepertinya aku tidak bisa jika terus menghindar, aku harus bersikap lebih tegas lagi," gumam Alvaro.

Keesokan harinya, Alvaro sudah siap berangkat ke perusahaan. Ternyata didepan pintu sudah ada Desi. Alvaro yang hendak keluar pun berpapasan dengan Desi yang ingin masuk.

"Al, mengapa sih kamu ninggalin aku semalam?" tanya Desi.

Alvaro tidak menjawab, ia langsung melewati Desi begitu saja. Desi mengejar Alvaro dan memegang lengan pria itu. Alvaro menepis dan sedikit mendorong.

Desi yang menggunakan heels dan posisi tubuhnya tidak seimbang pun terjatuh. Alvaro tanpa mempedulikan Desi pun segera masuk kedalam mobil.

Ardina yang melihat hal itupun segera berlari kecil menghampiri Desi. Bukannya menolong, Ardina malah menyuruh Desi untuk kembali.

Alvaro yang memang tidak ingin berurusan pun segera menjalankan mobilnya. Dan pergi ke perusahaan.

"Sebaiknya kamu jangan ganggu Alvaro, dari dulu dia tidak suka dengan kamu," kata Ardina.

"Tante, mengapa Tante tidak mendukungku? Harusnya Tante bujuk Al agar mau denganku."

Ardina tersenyum tipis, "Tante hanya akan mendukung pilihan Al. Siapapun itu, yang penting dia gadis baik-baik."

Ucapan itu harusnya membuat Desi tersinggung. Tapi dasar Desi nya saja yang tidak punya malu.

"Aku akan adukan ini ke Mama."

"Silahkan saja, seribu kali pun kamu mengadu, Tante tetap dengan pendirian Tante."

Desi yang merasa kesal pun segera masuk kedalam mobil, ia akan menemui Alvaro di perusahaan. Ardina mengirim pesan pada Alvaro, mengatakan jika Desi ingin ke perusahaan.

Alvaro tiba di perusahaan, ia memberikan foto Desi dan melarang satpam untuk mengizinkan nya masuk. Mendengar perintah dari atasan nya, tentu satpam tersebut tidak akan membantah.

Alvaro tiba di lantai 20, yang pertama ia lihat adalah meja kerja sekretarisnya. Alvaro mengernyitkan dahinya saat melihat meja itu kosong.

Alvaro pun masuk ke ruang kerjanya. Dan duduk dengan wajah lesu. Baru saja ia memegang kertas, ponsel Alvaro pun berdering.

"Halo, mengapa kamu tidak masuk kerja?" tanya Alvaro to the point.

"Halo tuan, ini saya mamanya Abbey. Tuan, Abbey ...."

"Ada apa Tante? Apa yang terjadi dengan Abbey?"

"Abbey masuk rumah sakit, tadi ia kecelakaan."

"Baik, aku akan segera kesana!"

Kemudian panggilan telepon pun terputus secara sepihak. Alvaro menepuk keningnya pelan, ia lupa menanyakan alamat rumah sakit tersebut.

Alvaro pun menelpon sekali lagi nomor tersebut, lalu menanyakan alamat rumah sakit tempat Abbey dirawat.

Alvaro terburu-buru keluar dari ruangannya. Dary yang hendak masuk pun hampir ia tabrak. Dary yang terkejut pun heran melihat sang bos.

"Urus pekerjaan, aku mau kerumah sakit. Abbey kecelakaan." tanpa menunggu jawaban dari Dary, Alvaro segera masuk kedalam lift.

Didepan gerbang perusahaan, tampak dua orang satpam sedang berdebat dengan Desi. Desi marah-marah karena tidak diizinkan untuk masuk. Satpam membuka pintu gerbang saat mobil tuannya hendak keluar.

"Al ... Alvaro!!!" teriak Desi. Namun Alvaro tidak menoleh sedikitpun. Ia terus melajukan mobilnya.

"Al, sebenci itukah kamu padaku?" gumam Desi.

Alvaro melajukan mobilnya, tanpa menghiraukan keselamatan dirinya. Tiba dirumah sakit, Alvaro memarkirkan mobilnya sembarangan. Dengan berlari kecil ia keruangan tempat Abbey dirawat.

"Tante, bagaimana keadaannya?" tanya Alvaro.

"Abbey tertidur, karena pengaruh obat. kata dokter ia hanya luka ringan, dan hanya mendapat 3 jahitan tangannya. Beruntung Abbey memakai helm," jawab Sunita.

Alvaro menghela nafas lega, entah mengapa dia begitu cemas saat mendengar Abbey kecelakaan. Alvaro mendekati ranjang rumah sakit.

Alvaro duduk dikursi yang ada didekat ranjang itu. Perlahan ia memegang tangan Abbey. Ada perban dilengan gadis itu.

"Bagaimana kejadiannya Tante?"

"Saya juga kurang tahu tuan. Saat saya mendapat kabar, Abbey sudah dibawa kerumah sakit."

"Kita tunggu dia bangun, baru kita tanyakan kronologinya."

Seorang pria masuk, pandangan Alvaro dan Sunita tertuju pada pria itu. Sunita tidak kenal pria itu, sedangkan Alvaro sangat mengenalnya. Dia adalah rekan bisnis Alvaro.

"Saya sudah membayar semua biaya rumah sakit, saya tidak sengaja menyenggol motor milik gadis itu. Dan saya juga yang membawa dia ke rumah sakit.

"Terima kasih," ucap Sunita.

"Bagaimana kejadiannya?" tanya Alvaro.

"Semua itu salahku, aku yang menyenggol motornya, karena aku buru-buru. Jadi tidak melihat jika ada motor disamping mobilku."

"Ya sudah, tidak apa-apa," kata Sunita.

"Tuan Jordy, sekarang pulanglah, bukankah tadi anda bilang terburu-buru? Pasti ada hal yang lebih penting daripada ini." usir Alvaro secara halus.

"Ah iya, saya memang ada urusan. Tuan Al, siapa dia bagi anda?" tanya Jordy.

"Sudahlah gak usah dibahas, nanti juga tau sendiri," jawab Alvaro.

"Baiklah, saya permisi." Jordy segera keluar dari ruangan itu. Alvaro menghela nafas, entah mengapa dia merasa kurang nyaman bila ada pria lain di ruangan ini.

"Uuh ...." suara lenguhan terdengar. Alvaro segera mendekati Abbey. Dan bertanya keadaan gadis itu.

"Bos, mengapa ada disini?"

"Aku dapat kabar dari Mamamu, jika kamu kecelakaan. Jadi aku kemari."

"Terima kasih. Maaf, aku tidak bisa masuk kerja."

Alvaro menggeleng pertanda tidak apa-apa. Alvaro kembali menggenggam tangan Abbey, Abbey seketika melepaskan genggaman tangan itu.

Terpopuler

Comments

anikbunda lala

anikbunda lala

goodjob Al

2024-11-20

1

anikbunda lala

anikbunda lala

huuuh

2024-11-20

1

💕Bernadet Wulandari💕

💕Bernadet Wulandari💕

sabar Alvaro jangan grasak grusuk.

2024-07-13

2

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 Episode 95
96 Episode 96
97 Episode 97
98 Part bonus 1
99 Part bonus 2
100 Promosi novel baru
Episodes

Updated 100 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
Episode 95
96
Episode 96
97
Episode 97
98
Part bonus 1
99
Part bonus 2
100
Promosi novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!