Episode 3

Hari ini juga Dary mencari tahu tentang sekretaris yang terpilih untuk tuannya. Dary yang mendapat laporan dari pihak HRD bahwa Mustika yang menjadi sekretaris nya merasa senang.

Dan segera melaporkan nya kepada tuannya. Anehnya Alvaro tidak merespon sedikitpun tentang sekretaris yang direkrut bernama Mustika itu.

"Tuan, pihak HRD sudah memilih sekretaris untuk anda. Dan manager umum mengatakan jika gadis itu sangat cocok untuk menjadi sekretaris anda," kata Dary.

"Hmmm, siapa namanya?" tanya Alvaro.

"Mustika tuan, dan besok gadis itu sudah mulai bekerja," jawab Dary.

"Dary Melvin, kau tau peraturan perusahaan ini, kan?" tanya Alvaro.

"Tahu tuan, tapi apa hubungannya?" tanya Dary balik.

"Gak ada!" jawab Alvaro tanpa beban. "Hanya sekedar mengingatkan," katanya lagi.

"Saya faham tuan," jawab Dary.

Jam 5 sore Alvaro dan Dary pun bersiap-siap untuk pulang. Karena peraturan kerja jam 5 sore sudah pulang. Masuk kerja pagi jam 8 pagi.

Keduanya pun keluar dari ruangan kerjanya, tidak lupa ia mengunci pintu ruangan itu agar tidak di bobol pencuri. Meskipun ruangan nya dilengkapi cctv dan kamera tersembunyi lainnya.

Namun Alvaro akan selalu berhati-hati dalam hal seperti ini. Keduanya pun masuk ke dalam lift, tiba dilantai bawah ternyata para karyawannya sudah pulang.

Mereka masuk kedalam kendaraan masing-masing. Alvaro tidak lupa memberikan tips untuk satpam yang berjaga malam. Sekedar untuk uang kopi dan rokok.

"Terima kasih tuan," ucap salah satu satpam.

"Hmmm," jawab Alvaro datar. Satpam sudah tidak heran lagi dengan sikap tuannya yang seperti itu.

Dary dan Alvaro pulang dengan tujuan masing-masing. Alvaro pulang ke mansion, adakalanya ia pulang ke apartemen miliknya. Dary dan Alvaro tinggal dalam satu gedung bangunan, hanya beda apartemen saja.

Alvaro tiba di mansion, sang mama yang melihat putranya pulang ke mansion pun langsung menyambutnya dan memeluknya. Ardina sangat senang jika anaknya pulang ke mansion.

Alvaro pulang dalam sebulan hanya bisa dihitung dengan jari saking jarangnya. bukan tidak ingin pulang, hanya saja ia lebih senang tinggal di apartemen nya sendiri.

"Sayang kamu pulang?" tanya Ardina lalu meleraikan pelukannya.

"Iya ma, untuk beberapa hari kedepan aku akan tinggal di mansion," jawab Alvaro kemudian mencium kening sang mama. Setelah itu ia mencium tangan mamanya.

"Pulang juga kamu? Papa pikir lupa jalan pulang," tanya sang Papa yang juga baru keluar.

Alvaro langsung memeluk Papanya, ia tahu papanya begitu menyayangi nya. Hanya saja cara papanya menunjukkan kasih sayangnya sedikit berbeda.

Terkesan jutek dan berkata pedas serta ego nya yang tinggi. Tapi sebenarnya ia sangat menyayangi anak semata wayangnya itu.

"Sudah masuk, sudah sore. Mandi dulu sana!" pinta Ardina.

Alvaro masuk langsung menuju kamarnya. Karena ia ingin langsung mandi. Badannya sudah terasa lengket meskipun tidak berkeringat.

Setelah selesai mandi dan makan malam, Alvaro memutuskan untuk langsung kembali kekamarnya. Alvaro ingin beristirahat dengan cepat. Karena besok harus ia akan melakukan aktivitas seperti biasa.

"Sayang, ada apa denganmu?" tanya Ardina mendekati putranya yang sedang berbaring diatas tempat tidur.

"Tidak ada apa-apa ma, aku hanya ingin segera istirahat saja. Tadi di kantor banyak pekerjaan jadi aku ingin istirahat lebih cepat," jawab Alvaro.

"Kalau begitu istirahat lah, mama juga ingin istirahat." Alvaro mengangguk. Ardina pun segera keluar dari kamar putranya.

...****************...

Alvaro tiba di perusahaan, saat keluar dari mobil Alvaro selalu menjadi pusat perhatian para karyawan wanita. Tapi mereka tidak ada yang berani untuk mendekati bos mereka itu.

Dary juga baru datang, ia berlari kecil menghampiri tuannya, saat hendak masuk kedalam lift, mereka sama-sama menghentikan langkahnya.

"Tunggu!!" Mustika berlari kecil hendak masuk kedalam lift khusus CEO.

"Siapa wanita itu?" tanya Alvaro yang menatap tajam kearah Dary. Dary menggeleng, dia sendiri juga tidak mengenali gadis itu.

"Tuan, saya sekretaris anda yang baru," ucap Mustika dengan gaya genitnya.

"Hmmm. Lewat lift sebelah, jangan lewat lift ini!" titah Alvaro.

Mustika mematung ditempatnya, niatnya ingin satu lift dengan CEO ternyata gagal. Alvaro dan Dary pun masuk kedalam lift. Sementara Mustika dengan langkah gontai menuju lift sebelah.

Lift khusus karyawan selalu saja ngantri, karena kapasitas beban Lift tersebut terbatas. jadi jika melebihi kapasitas muatan maka lift tidak akan bisa naik.

"Saya duluan!" Mustika masuk menerobos antrian.

Teet ... Tet ... Tet ... Bunyi alarm lift karena kelebihan muatan. Mereka semua yang ada didalam saling pandang. Lalu tatapan mereka tertuju pada Mustika yang terakhir kali masuk.

"Apa? Saya sekretaris baru disini, dan paman saya manager umum, kalian yang keluar!" ucap Mustika. Tentu saja ia tidak ingin mengalah.

"Baru jadi sekretaris aja belagu. Kita juga mau cepat kali," ejek karyawan 1.

"Iya nih, gara-gara satu orang kita semua telat," ucap karyawan 2.

Salah satu dari mereka, tanpa berbicara sepatah katapun langsung merampas tas Mustika dan melemparnya keluar lift. Mustika pun segera berlari keluar mengambil tas tersebut.

Kemudian pintu lift langsung tertutup, sebelum pintu lift tertutup sempurna. Karyawan yang melempar tas tersebut sempat mengejek.

"Makanya jangan belagu," ucap nya sambil memelet kan lidahnya. Kemudian mereka semuanya tertawa, termasuk karyawan yang di luar lift yang masih menunggu antrian.

"Aaaah!!!" jeritan Mustika menggema di ruangan itu.

Mustika mengepalkan tangannya, "awas saja kalian semua akan aku balas."

Alvaro masuk kedalam ruang kerjanya. Sekilas ia melirik ke meja sekretaris, tapi belum ada siapa-siapa disana.

"Keruangan ku sekarang!" perintah Alvaro pada Dary.

"Baik tuan," jawab Dary. Dary pun mengikuti Alvaro masuk kedalam ruang kerjanya. Dary duduk berhadapan dengan Alvaro dan hanya dibatasi meja.

"Apa itu sekretaris baru yang direkrut oleh HRD?" tanya Alvaro.

"Saya juga tidak kenal tuan, saya hanya mendapat kabar kalau sekretaris baru itu bernama Mustika," jawab Dary.

"Hmmm. Kalau dia datang, suruh dia mengerjakan berkas untuk rapat nanti jam 10 pagi!" titah Alvaro.

"Baik tuan!" Kemudian Dary pun keluar dari ruangan itu. Ia menyadari jika Alvaro tidak senang dengan sekretaris baru itu.

"Haah, ini sudah yang kesekian kalinya merekrut sekretaris. Berapa lama yang ini bisa bertahan aku pun tidak tahu," gumam Dary saat keluar dari ruangan itu.

Dary masuk keruang kerjanya dan setelah itu ia kembali keluar untuk menyerahkan berkas yang akan disiapkan untuk rapat nanti.

"Kerjakan ini, dan harus siap sebelum jam 10 pagi ini!" kata Dary dengan tegas.

"Saya?" tanya Mustika menunjuk dirinya sendiri.

"Kalau bukan kamu siapa lagi? Kamu sekretaris dan itu sudah menjadi bagian pekerjaan mu," jawab Dary.

"Ingat! Harus siap sebelum jam 10!" Dary menekan kan kalimatnya pada Mustika.

Mustika pikir menjadi sekretaris itu bisa santai dan bisa mendekati sang CEO. Namun dugaan nya salah. Ternyata CEO tersebut sangat sulit untuk didekati.

Terpopuler

Comments

LENY

LENY

MUSTIKA BELAGU KAMU ANGKUH TAPI GAL BISA KERJA KAYAKNYA MASUK JG LRN PAMAN MANAGER GENIT LG TUJUAN CUMA MAU GAET CEO JIJAY.
BEDA SAMA ABBEY PINTER MAU KERJA SERIUS KR DIA BUTUH KERJA.

2025-01-15

1

Yus Nita

Yus Nita

dasar bibit jalang...

2024-12-16

2

Goresan Receh

Goresan Receh

dr awal dah kelihatan bkn mau krja, tp mau deket sm CEO

2024-09-04

2

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 Episode 95
96 Episode 96
97 Episode 97
98 Part bonus 1
99 Part bonus 2
100 Promosi novel baru
Episodes

Updated 100 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
Episode 95
96
Episode 96
97
Episode 97
98
Part bonus 1
99
Part bonus 2
100
Promosi novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!