Detik berganti detik, hari berganti hari, hingga tak terasa sudah memasuki, sepuluh hari, Dilla bersekolah dan belajar bersama teman-temannya. mereka adalah Rasti, Dilla, Findi, dan Nanda. mereka sudah menjalin hubungan erat pertemanan sejak dari pertama, mereka bertemu dalam satu ruangan kelas. suka cita mereka jalani, dengan menghadapi secara bersama-sama.
"Dil. Dilla. coba kamu eja lagi. huruf-huruf yang sudah dipelajari dengan benar." Rasti memberi arahan untuk mengenal huruf lebih baik.
"A, B, C, D, E, F, G, H, I, J, K, L, M, N, dan seterusnya."
"Bagus, kamu sudah lancar dan benar pengucapannya."
"Coba kamu baca, tulisan ini!"
Aba cari mangga dipasar.
"Aba, cari, mangga, di pasar."
"Alhamdulillah, kamu sudah bisa baca. meski hanya pisah-pisah. namun, ada kemajuan untuk bisa lancar nanti. saran aku, kamu pinjam buku baca, yang ada di perpustakaan sekolah. biar nanti kamu cepat membacanya."
"Iya Dil. kami bisa temani kamu, kepustakaan sekolah. dan kami juga, cari-cari buku dongen cerita disana." ucap Findi dengan senyum kecil dibibir.
"Benar itu kata findi, Dil. kamu juga barangkali suka cerita dongen. atau kamu ambil saja buku dongeng, sekalian belajar membaca dengan buku dongeng saja. aku jamin, kamu suka deh."
"Ceritanya kan sangat seru dan menyenangkan untuk dibaca. apalagi dibumbui, oleh cerita lucu-lucu. kayaknya cerita dongen adalah pilihan tepat untuk belajar membaca." Nanda berseru dengan bahagianya.
"Apa kalian percaya? aku bakal bisa membaca dengan benar dan lancar?"
"Tentu saja kami percaya. sekarang aja, kamu bisa baca meski pisah-pisah." Ucap mereka bersamaan dengan adanya ketegangan di wajah masing-masing.
"Kalian tahu? kepsek memberi waktu, tiga bulan untuk membaca. kalau misal, aku gagal membaca. maka, aku akan pisah dari kalian. apa kalian tidak cemas."
"Tentu kami cemas, berpisah darimu. kamu adalah besti kami. maka, kita sama-sama berjuang. jangan menyerah dengan keadaan. tuhan, bersama orang-orang yang berdoa dan berusaha menuju kebaikan. semua ada jalan keluarnya." Kata-kata mereka menyemangati.
"Kami yakin dengan mampu mu. tadi aja, kamu bisa baca meski pisah-pisah. apalagi sering diasah dengan membaca buku dongeng. kami jamin, kamu tidak akan bosan." kata-kata menyentuh dari mereka agar gairah membaca makin meningkat.
"Sabar ya Dil. tuhan, akan menunjukkan keajaiban yang tidak terduga bagi hidupmu."
"Terimakasih banyak, teman-teman. kalian selalu ada, saat hati dan pikiran, begitu malang. apa yang kalian sarankan, insyaallah aku bisa jalaninya dengan sangat baik dan bertanggung jawab." menepuk-nepuk bahu mereka, satu persatu. upaya mendapatkan energi positif mereka, berupa meninggalkan bayangan mereka dalam diri. seakan-akan mereka, ada di setiap langkah hidup.
"Iya, iya. makanya, jangan murung gitu dong."
"Jadi gak enak lihatnya. Seperti pantat ayam tahu!"
"Kalian ya? suka mengejek aku."
"Kamu juga sih! suka bermuka sedih gitu."
"Hidup adalah anugerah, jadi.. nikmatilah selagi hidup. jangan dibuat susah, sebab akan melemahkan semangatmu dalam berjuang dan meraih cita-cita kelak."
"Kita ngobrolnya udahan dulu. Lebih baik segera mencari buku yang diinginkan."
"Anak-anak, tolong letakkan bukunya, di rak lemari. Kalian bisa meminjam, setelah mendaftar anggota pengguna perpustakaan."
"Kok begitu pak."
"Aturan sekolah, emang begitu dik. kami selaku staff disini, tidak sembarang memberi izin, pinjam buku tanpa jadi anggota perpustakaan. mengerti dik?"
"Bapak ini, bisa saja. baiklah kalau memang aturannya begitu."
Staff yang sudah mengarahkan mereka, kemeja daftar anggota. satu-persatu mendata mereka, agar ditulis sebagai anggota perpustakaan sekolah. dengan cekatan semuanya sudah selesai dan mereka segera menuju lemari buku favorit mereka.
"Ini dia.. aku dapat." ucap Findi dengan senyum menawan, melihat buku favoritnya.
"Oh ini, PUTRI DUYUNG DILAUTAN LEPAS. ada-ada saja buku dongen seperti itu. judul buku, agak bikin tertawa ngakak. Hihihi."
"Kenapa?"
"Lucu abis bukumu, berarti putri duyung bebas entah kemana gitu."
"Kamu..!"
"Aku juga ada. Buku favorit. coba kalian lihat dan perhatikan."
"TERJEBAK OLEH KOLAM EMAS, ini parah lagi bukunya. apa iya! kolam emas bisa membuat terjebak. ilusi, nih."
"Dilla, kamu udah dapat buku. sesuai yang kamu inginkan dan menurutmu sangat bagus?"
"Ini.. aku ada. kalian bisa lihat sendiri."
"KHADIJAH ISTRI RASULULLAH YANG AMAT DIRINDUKAN DAN DICINTANYA, ini sih! bukan dongen. namun, sebuah novel kisah Baginda Rasulullah Saw. Isinya adalah kisah-kisah Baginda Rasulullah yang bertemu dengan istrinya Khadijah. seorang janda kaya raya yang berprofesi sebagai pedagang terkaya.
"Adik-adik, kalian sudah dapat bukunya masing-masing. Jika sudah, tolong bawa kesini, kakak bakal catat satu-satu, buku yang kalian pinjam."
"Baik kak." Jawab mereka berbarengan dengan ala gadis kecil imut dan manis.
"Buku dengan judul' TERJEBAK OLEH KOLAM EMAS, atas nama peminjam? siapa orangnya? maju ke depan. Kakak mau catat bukunya yang dipinjam."
"Saya kak, atas nama Nurul Ananda Sari."
"Baiklah dik, jangka waktu pinjam. seminggu ya. Setelahnya dikembalikan atau diperbarui untuk waktu pinjamnya lagi."
"Berikutnya' PUTRI DUYUNG DILAUTAN LEPAS? Silakan merapat kemeja kakak, agar buku segera dicatat guna membantu proses peminjaman buku dengan mudah."
"Hmm, saya Findi Arlinda, yang akan meminjam buku itu kak."
"Dan satu lagi' KHADIJAH ISTRI RASULULLAH YANG AMAT DIRINDUKAN DAN DICINTAINYA. Silakan merapat juga, kemeja kakak dan akan diproses bukunya."
"Saya kak, dengan nama Dilla Arelita."
"Baiklah, ini buku-buku kalian. tolong ambil, dan jaga dengan baik, selama masih digunakan dan kembalikan dengan sangat baik, tidak ada lecet, atau kerusakan lainnya. Jika seandainya ada. maka, kalian akan diberi sanksi berupa denda atau membeli buku yang rusak itu."
"Maaf kak, aku terlambat. aku ada buku juga. Tolong dicatat buku ini kak."
"BERTOBAT SEBELUM AJAL MENJEMPUT, wow kamu dapat buku, dimana dik? judulnya sangat menyentuh jiwa untuk membaca."
"Siapa tahu nanti, kita bisa memperbaiki diri dengan banyak membaca buku ini."
"Insyaallah kalian semua, dapat berkah dari membaca buku-buku ini."
"Amiin."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 171 Episodes
Comments