bab 19

" kita akan menyingkir setelah membuat Lo babak belur, dan bermain main dengan cewek cantik Lo" ucap Aldi sambil menatap wajah Cantik Anaira dengan tatapan mesumnya

Dan hal tersebut berhasil meledakkan amarah yang ada di dalam tubuh Raffa

" Bajingan, aku tidak akan melepaskan kalian semua" ucap Raffa yang sudah terpancing emosinya sambil menatap tajam wajah Aldi dan juga para anggota gengnya

Kemudian mereka semua pun mengepung Raffa, satu lawan sepuluh

Raffa sempat menatap dan Anaira dan berkata

" Lari lah untuk mencari tempat yang aman, dan juga kamu harus menelpon Arkana atau pun yang lainnya" ucap Raffa, setelahnya Raffa pun bertarung dengan di keroyok oleh gengnya Aldi.

Raffa bukannya takut tidak sanggup mengalahkan geng Aldi, dia cuma hanya mengkhawatirkan keadaan Anaira

Bukannya pergi dan menelpon teman teman nya Raffa, Anaira justru mendekati suaminya tersebut untuk membantunya tanpa rasa takut sedikit pun.

"Ck, banci, beraninya keroyokan" kesal Anaira saat melihat Raffa bertarung sengit melawan Aldi dan para gengnya.

Kemudian Anaira pun langsung mendekati Raffa, dan menendang salah satu anggota gengnya Aldi.

" Bugh

Salah satu anggota gengnya Aldi terjatuh ke tanah saat kaki mulusnya Anaira mengenai tubuhnya

" Sialan" ucap laki laki tersebut sambil menatap tajam wajah Anaira, kemudian laki laki tersebut menyeringai sambil bangun berdiri dan mendekati Anaira dengan seringai di wajahnya.

" Ternyata Lo ga tahan juga ya, ingin segera di

Bugh

Sebelum laki-laki tersebut selesai berkata, tinju Anaira lebih dulu mengenai wajahnya, karena dia mengetahui kemana arah tujuan perkataan laki laki tersebut

" Bajingan, gue tidak akan melepaskan Lo cewek sialan, akan gue buat Lo mendesah penuh kenikmatan di bawah gue" ucap laki laki tersebut sambil bangun dari terjatuhnya

Anaira yang mendengar perkataan laki laki tersebut pun sangat marah bahkan wajahnya sudah memerah menahan amarahnya.

Dan dengan segera Anaira kembali melayangkan tinjunya ke arah laki laki tersebut, laki laki tersebut yang belum siap pun kembali jatuh ke tanah setelah menerima tinju nya Anaira , tanpa menunggu laki laki itu bangkit, Anaira pun menginjak dada laki laki tersebut dengan sekuat tenaganya, sehingga laki laki tersebut mengeluarkan seteguk darah dari mulutnya.

Tak berhenti sampai di situ, Anaira kembali menginjak lagi dada dada laki laki tersebut, sehingga laki laki tersebut kembali mengeluarkan darahnya, Anaira tidak melepas kan laki laki tersebut, hingga laki laki tersebut pingsan.

Para anggota geng Aldi yang melihat kalau salah satu teman nya telah pingsan akibat perbuatan Anaira pun langsung mendekati perempuan tersebut.

Empat orang teman Aldi kini menyerang Anaira, sedang kan Raffa melawan Aldi dan empat anggotanya.

Melihat kedatangan anggota geng Aldi, membuat Anaira menyeringai

" Udah lama juga gue tidak bertarung, saatnya untuk bersenang senang" ucap Anaira di dalam hatinya sambil tersenyum Devil kepada para laki laki di hadapannya

Melihat senyuman Anaira, membuat para laki laki tersebut merasa ngeri.

Anaira kembali menyeringai saat melihat laki laki di hadapannya merasa ngeri

Dengan cepat Anaira pun melayangkan tinju kepada salah satu laki laki tersebut, dan serangan tersebut di sambut oleh laki laki tersebut, akan tetapi walau pun tinjunya berhasil di sambut oleh laki laki tersebut, namun tetap saja laki laki tersebut merasa oleng dan dengan segara berdiri dengan tegak.

Anaira terus menerus menyerang mereka semua Tanpa ampun, dan tidak butuh waktu lama, ke empat laki laki tersebut telah di buat pingsan oleh Anaira

" Cih lemah" cibir Anaira saat ke empat laki laki tersebut telah pingsan

Kinza Anaira Pratama, sebagai putri satu satunya keluarga Pratama, dari kecil Anaira sudah berlatih berbagai macam jenis bela diri, tidak ada jenis bela diri yang tidak di kuasainya.

Bahkan dia lebih kuat dari pada ke dua Abangnya

Jadi untuk menghadapi ke empat laki laki tersebut adalah hal yang mudah baginya, jangan kan empat orang seratus laki laki yang seperti itu pun dengan mudah dapat di kalahkan nya.

Setelah mengalahkan ke empat laki laki tersebut, Anaira pun mendekati Raffa yang saat ini sedang melawan tiga orang laki laki,dua di antaranya telah tumbang.

Dengan cepat Anaira pun membantu Raffa, Anaira meninju wajah Aldi, sehingga membuat laki laki tersebut agak sedikit oleng

Aldi yang melihat kalau ternyata Anaira lah yang telah meninjunya sangat kesal,

" Bajingan, jangan berpikir karena Lo telah mengalahkan anak buah gue, maka Lo juga bisa mengalahkan gue dengan mudah " ucap Aldi dengan seringainya.

Akan tetapi Anaira sama sekali tidak menghiraukan ucapan Aldi, malahan Anaira menendang tubuh nya Aldi, hingga Aldi terjatuh ke tanah, kemudian ketika Aldi ingin kembali bangkit, lagi lagi Anaira menendangnya, hingga Aldi tidak bisa bangkit, kemudian Anaira pun meninju Aldi hingga Aldi pingsan.

Setelahnya Anaira menatap wajah Raffa yang telah selesai mengalah kan para lawannya dan kini sedang menatap kagum wajah cantik Anaira.

Kemudian Raffa pun mendekati Anaira yang sedang tersenyum ke arahnya

" Aku tidak menyangka kalau ternyata kamu bisa bela diri, bahkan kamu juga dengan mudah dapat mengalahkan mereka" ucap Raffa sambil memperhatikan wajah cantik Anaira untuk melihat apakah wanitanya tersebut mendapatkan luka atau tidak

Dan ternyata gadis cantik nya itu tidak terluka sama sekali, berbeda dengan dirinya yang mengalami beberapa lebam di mukanya

" Muka Kamu terluka, kita harus secepatnya kembali ke rumah dan mengobati luka mu" ujar Anaira dengan nada khawatir nya saat melihat ada beberapa lebam di wajah tampannya Raffa dan juga ada sedikit bekas darah di sudut bibirnya

Raffa hanya terkekeh malu dengan Anaira, dirinya mendapat kan beberapa lebam di wajahnya, akan tetapi Anaira tidak ada satu pun lebam di wajah cantiknya.

" Seharusnya aku yang melindungi mu, tapi bahkan aku tak sanggup untuk melawan mereka tanpa terluka sedikit pun seperti Kamu"

Raffa merasa bersalah karena dia tidak bisa melindungi istrinya, bahkan istrinya lah yang membantu nya untuk menghadapi para musuhnya

Anaira tersenyum mendengarkan perkataan Dari Raffa

" Itu adalah keuntungan mu karena menikah dengan ku" jawab Anaira dengan Pd nya.

" Bukan kah sebagai sepasang suami istri kita harus saling melindungi?" tanya Anaira

" Jadi jangan merasa bersalah kalau kamu tidak bisa melindungiku, karena aku juga harus melindungi suamiku" lanjutnya setelah mendapat kan anggukan kepala dari Raffa

" Ya udah kita pulang sekarang, luka di wajah mu harus segera di obati" ucap Anaira sambil terus berjalan mendekati motor sport milik Raffa dengan di ikuti oleh Raffa di belakangnya

...****************...

" Aww" Raffa meringis saat Anaira tanpa sengaja menekan lebam di wajahnya ketika sedang mengobatinya

" Maaf Fa, tapi di tahan ya, ini cuma dikit lagi selesai kok" ucap Anaira sambil meniup wajah Raffa yang sedang di obatinya dan membuat Raffa sedikit terangsang dengan tiupan tersebut

" Sudah selesai" ucap Anaira dengan tersenyum ketika telah selesai mengobati luka di wajah Raffa

Cup

Raffa mencium bibir Anaira saat Anaira sudah selesai mengobatinya

Raffa terus menyesap dan melumat bibir manis Anaira, dan Anaira pun membalas ciuman Raffa, dan saling bertukar Saliva mereka,

(maaf baru up lagi, dan masih sering bolong, soalnya lagi banyak kerjaan)

Terpopuler

Comments

Sandisalbiah

Sandisalbiah

wah.. lengkap sudah... para pencinta wanita tangguh mari merapat..

2024-06-27

0

Puput Regina Putri

Puput Regina Putri

suka wanita tangguh 👍

2024-06-04

1

retiijmg retiijmg

retiijmg retiijmg

gpp kak.
utamakan tugas di kehidupan nyata..
semangat 💪😊

2024-05-17

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!