" Sabar dek, yakinlah ini adalah yang terbaik untuk mu" ucap Alvian yang tidak tega melihat wajah sedih adiknya.
" Iya kak" jawab Anaira mencoba untuk tersenyum
" Eh tunggu dulu, tadi Lo bilang Minggu depan ko nikah?" tanya Sakha memastikan
" Iya kha, Minggu depan gue bakal nikah, kalian semua jangan lupa datang ya" jawab Anaira sambil mengundang mereka semua.
" Pastilah kita datang, masak gak datang ke pernikahan adik kesayangan kita " jawab Arslan.
Ya mereka pasti tidak akan melewati kan hari bersejarah sahabat tersayang mereka semua.
" Eh bukannya Minggu depan kita ada tandingan basket keluar kota selama tiga hari kan" tanya Kenan yang baru ingat kalau mereka ada pertandingan yang mesti mereka datangi,
" Ah iya, jadi gimana dong, maafin kita Nai, kami gak bisa hadir di hari pernikahan Lo" sesal kenan karena mereka semua tidak bisa menghadiri pesta pernikahan Anaira.
" Ga papa Ken, pertandingan kalian lebih penting, jadi kalian harus tetap pergi ke sana dan jangan lupa bawa pulang juara ya " jawab Anaira dengan senyum yang di paksa kan.
Dia tidak mungkin tetap menyuruh mereka untuk datang ke acara pernikahannya, dan meninggalkan pertandingan mereka.
" Lo tenang saja Nai, gue sama Lexa pasti akan datang kok" kata Alexi yang tidak tega melihat wajah sedih sahabat kesayangannya
" Hmmmm" jawab Anaira
Dia mencoba untuk tersenyum walaupun agar para sahabatnya tidak merasa bersalah.
...----------------...
" Gue mau cerita" ucap Raffa saat mereka semua berada di markas sehabis pulang sekolah.
" Hah?" tanya para sahabatnya yang sangat terkejut dengan ucapan Raffa, Karena sangat jarang Raffa bercerita kepada para sahabatnya.
" Mau cerita apa?," tanya Ziyad, karena tidak biasanya Raffa mau bercerita kepada mereka.
" Minggu depan gue bakal nikah" jawab Raffa dengan wajah datarnya.
Tidak ada rasa bahagia dan juga sedih di wajahnya, sehingga para sahabatnya tidak mengetahui bagaimana perasaannya.
" Lo serius?" tanya Ziyad lagi, walau pun Raffa bukan orang yang suka becanda, tapi dia tidak terlalu yakin dengan ucapan Raffa
" Hmmm, gua dijodohin sama anaknya sahabat bonyok gue, dari semenjak kami bayi pula" jawab Raffa
" Wah seru dong, gue dari dulu pengen banget nikah muda, tapi ga tau mau nikah sama siapa, andaikan bonyok gue juga menjodohkan gue dengan anak sahabatnya yang cantik, pasti gue bakalan mau banget " ucap Zidan, yang sangat ingin menikah muda, tapi orang tuanya tidak menginginkan nya.
" Ya udah Lo gantiin Raffa aja" dengan wajah tanpa dosanya
" Lah, seburuk buruknya gue, gue juga gak akan menikung sahabat gue sendiri ya" ucap Zidan ketus, enak aja suruh dia buat gantiin Raffa untuk nikah, emangnya dia yang dijodohin apa, siapa tau Raffa juga menyukai gadis tersebut, walaupun dia dijodohin.
" Emang Lo setuju Raffa?" tanya Ziyad
" Gue gak tega buat kecewain orang tua gue, walau pun gue pengen ngerasain masa masa remaja gue dengan bebas tanpa harus bertanggung jawab terhadap anak orang, tapi ya demi mereka, gue setuju" jawab Raffa masih dengan wajah datarnya,
Walaupun dia tertarik dengan Anaira paa pandangan pertamanya, namun dia tetap tidak ingin menikah di saat usianya masih sangat muda.
" Lo kenal sama cewek tersebut? Tanya Zidan,
mewakili para sahabatnya yang merasa penasaran.
" Semalam kami ke rumahnya" jawab Raffa
" Acaranya kapan?" tanya Raka
"Minggu depan, gue harap Lo semua datang waktu pernikahan gue " ucap Raffa, dia ingin di hari bersejarahnya di dampingi oleh semua para sahabatnya.
Walaupun ini pernikahan karena di jodohkan, namun dia ingin menikah sekali seumur hidupnya. Dan dia berharap kalau gadis tersebut adalah yang terbaik untuknya.
" Kami semua pasti datang kok, terlebih lagi bisa makan gratis" jawab Zidan, si pencinta gratis, padahal anak orang kaya.
" CK, makanan aja yang ada di otak Lo" ucap Raka yang geram dengan kelakuan kawannya yang satu ini.
" Kan emang di sediain makanan di sana kan?" tanya Zidan dengan wajah polo nya yang membuat mereka semua ingin menaboknya.
...*******...
Pulang sekolah Anaira langsung ke kamarnya, dia sangat sedih Karena di hari pernikahannya Abang kandungnya sendiri tidak bisa hadir, dia tidak keluar dari kamar, bahkan sampai melewati waktu makan malam.
" Anaira belum turun bang?' tanya mommy Alana kepada kedua putra nya
" Belum mom" jawab kedua nya kompak
" Dia seperti sangat sedih mom, terlebih lagi Vian ga bisa hadir di hari pernikahannya" sambung Alvian dengan wajah sedihnya. karena tidak bisa hadir di hari pernikahan adiknya.
" Kenapa kamu tidak bisa hadir?" tanya Daddy Alvaro
" Vian ada pertandingan basket ke luar kota selama tiga Dad, dan tepat di hari pernikahannya Anaira Dad" jawab Alvian
Dia merasa bersalah sama adiknya, Karena adiknya pasti sangat mengharapkan kehadirannya.
" Ya udah kita makan dulu aja, nanti kamu antar makanan ke kamar adik mu, sekaligus kamu hibur dia, dia pasti sangat sedih dengan pernikahannya ini, tapi ini adalah yang terbaik untuknya, mommy dan Daddy takut dengan keadaannya sebagai seorang keturunan dan pewaris keluarga Pratama bisa saja mencelakainya, tapi kalau dia menikah dan tinggal bersama dengan suaminya, akan lebih aman untuknya, Karena apa bila ada orang yang mengetahui tentang identitas aslinya yang merupa kan seorang putri sekaligus pewaris keluarga Pratama, hidupnya mungkin tidak akan aman, Karena di luaran sana banyak musuh musuh kita yang mungkin saja akan mencelakainya, atau menjadinya sebagai kelemahan kita " ucap mommy Alana
Sebenarnya dia tidak tega untuk menikahkan putri kesayangannya di usianya yang masih sekolah, terlebih lagi putri itu sangat manja dan sering ceroboh, akan tetapi untuk kebaikannya, dengan terpaksa Daddy Alvaro dan mommy Alana menikahkan Anaira di usinya yang masih sangat muda, Karena di luar sana sangat banyak orang orang yang iri dengan kesuksesan keluarga Pratama
" Iya mom, nanti Vian akan ke kamar adek untuk menghibur dan juga memberinya pengertian" jawab Alvian, Dia tidak ingin adiknya terus menerus merasa sedih.
Kemudian mereka semua pun makan dengan khidmat, dan selesai makan, Alvian membawa kan makanan untuk adik kesayangannya di lantai tiga
Tok tok
" Nai, buka pintunya sayang" ucap Alvian sambil mengetuk pintu kamar Anaira, namun tidak ada jawaban dari Anaira.
Tok tok
" Dek, buka pintunya dek" Alvian kembali mengetuk pintu dan meminta agar Anaira membuka pintu kamar nya, saat tidak mendapatkan jawaban dari adiknya.
" Masuk saja bang, ga di kunci pintunya" sahut Anaira dari dalam. Dan Alvian langsung membuka pintu dan masuk ke dalam kamar adiknya.
" Dek makan dulu ya, Abang bawain makanan untuk Lo, Abang suapi ya" ucap Alvian, kemudian Alvian mengambil piring makanan Anaira yang tadi di bawa nya, dan menyuapi Anaira, namun Anaira menolaknya.
" Nai gak lapar bang" jawab Anaira, dai tidak punya nafsu makan sama sekali.
" Sedikit saja ya, Abang suapi ya mau?" tanya Alvian yang berusaha agar adiknya mau makan.
" Hmmm" jawab Anaira yang berhasil membuat senyuman terbit di wajah Alvian. Kemudian Alvian menyendokkan nasi dan
" aaa buka mulut" perintah Alvian, dan Anaira langsung membuka mulutnya
Alvian terus menyendok kan nasi lagi dan menyuapi Anaira hingga nasinya habis, emang kebiasaan Anaira, kalau lagi tidak nafsu makan, maka orang tuanya atau Abangnya akan menyuapi Anaira, dan dia akan makan dengan lahapnya.
" Makasih bang" Anaira berterima kasih kepada Abangnya dengan tulus.
"Hmmm, Abang minta maaf dek Karena tidak bisa hadir di hari pernikahan kamu, tapi Abang janji nanti Abang akan sering sering main ke tempat tinggal kamu" ucap Alvian sambil memeluk Adiknya untuk memberinya kehangatan
"Walaupun Abang gak bisa hadir, tapi masih ada bang Alvin yang akan selalu ada di rumah, Bang Al akan selalu ada di rumah, bahkan di hari pernikahan mu" ucap Alvian lagi
"Iy bang, doakan agar aku bahagia dengan pernikahan ini bang"jawab Anaira yang masih berada di dalam dekapan Abangnya, dia masih enggan untuk melepaskan pelukan abangnya, dan Alvian juga tidak mempermasalahkan nya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 44 Episodes
Comments
Sandisalbiah
ini sepertinya ada sesuatu nih antara genk Raffa dan genk Alvina.. mengingat mereka seperti sengaja gak di pertemukan.. saat makan malam Alvina ada urusan dgn teman²nya, nanti pas acara nikahan Alvina dan genk nya tanding basket di luar kota... jd penasaran 🤔🤔🤔
2024-06-27
0
Qaisaa Nazarudin
Walaupun pernikahannya di Rahasia kan,Tapi Nai tdk nutupin dr geng nya👏👏👍👍👍
2024-06-19
2
Yoi Gaes
cerita nya mantap lali
2024-05-28
0