" Kok banyak sekali masaknya mom?" tanya Anaira saat melihat mommy memasak sangat banyak
" Malam ini kita kedatangan tamu sayang" jawab sang mommy yang masih sibuk memasak
" Memang siapa tamu yang akan datang mom, tumben mommy sendiri yang harus masak?" tanya Anaira lagi, biasanya kalau kedatangan tamu, mommynya akan menyuruh para pelayan untuk memasak, tapi kali ini justru mommy sendiri yang memasak.
" Oh mommy lupa bilang sama kamu tadi, kalau nanti malam kita kedatangan tamu, sahabat lama mommy dan Daddy, dan mereka sangat suka sama masakan mommy, makanya mommy sendiri yang masak" jawab sang mommy yang masih sibuk dengan memasaknya.
Anaira yang mendengarnya tersenyum, dia penasaran dengan tamu orang tuanya, tapi Anaira memilih untuk tidak bertanya
" Hmm, Nai bisa bantu apa mom?" tanyanya lagi saat melihat mommynya yang sangat sibuk
" Kamu bantu mommy kupas bawang aja bisa" tanya balik sang mommy
" Bisa mom, kan aku juga sering bantu mommy masak, bahkan aku juga sering masak sendiri" jawab Anaira, kemudian Anaira langsung mengupas bawang
" Ah iya, mommy lupa sayang, kalau putri kesayangan mommy rajin memasak dan membantu mommy di dapur " ucap sang mommy
Setelah selesai mengupas bawang, Anaira juga membantu pekerjaan yang lain hingga semua masakan masak semua.
Setelah selesai semuanya, Anaira pun naik lagi ke kamar ya, setelah meminta izin sama Mommynya
" Semuanya sudah selesai mom, kalau begitu nai naik ke atas lagi ya mom" Anaira meminta izin sama mommynya
" Iya sayang, terima kasih banyak udah mau membantu mommy " sang mommy berterima kasih kepada putrinya dengan tulusnya
" Tidak dak perlu berterima kasih mom, sudah tugas ku untuk membantu mommy" jawab Anaira dengan senyuman manisnya, dan di balas anggukan kepala oleh mommynya.
Anaira dan kedua abangnya, selalu membantu Mommynya mengerjakan apapun, mereka semua tidak terlalu bergantung sama pembantu di rumah mereka.
...*********...
" Bang cepat, kita udah telat ni" mama Ratih memanggil Raffa
" Iya ma, sekarang Abang turun " jawab Raffa sambil turun ke bawah yang sudah rapi dengan pakaiannya.
" Semua ini salah kamu bang, udah mama bilang pulang sekolah langsung ke rumah, bukannya keluyuran, kan jadinya kita telat." omel Mama Ratih
" Maaf ma, Abang lupa tadi, jadi Abang kumpul bentar bareng sama temen temen Abang " jawab Raffa sambil meminta maaf sama Mamanya
" Makanya kamu jangan suka banget kumpul, kumpul bentar, tapi pulang nya, kalau tidak di suruh pulang, tidak pulang pulang juga" mama Ratih masih saja mengomeli putranya
"Ya maaf ma" Raffa kembali meminta maaf, saat melihat mama nya masih kesal terhadap nya
Lebih baik meminta maaf, dari pada Mama ga berhenti mengomel " pikirnya.
Sedang kan sang mama hanya menatap nya sinis
" Ayo pa kita berangkat " ajak sang mama setelah anak kedua anaknya menghampirinya
" Iya ma, Ayo " mereka semua pun langsung naik mobil pergi ke rumah sahabat nya, dengan Raffa yang menjadi sopir, karena mamanya masih kesal terhadapnya.
" Fa, kamu yang nyetir!" perintah sang Mama yang masih kesal terhadap Raffa
" Aku yang nyetir ma?, kenapa tidak mang Kardi aja yang nyetir, aku malas ma" Raffa memang tidak terlalu suka menyetir mobil, dia lebih suka kemana mana dengan membawa motor.
" Mama ga suka di bantah ya" ucap Mama Ratih dengan sinis nya
Heh
Raffa yang mendengarnya hanya mendengus, sedangkan Cintya dan papa hanya tersenyum melihat istrinya yang masih kesal terhadap putra sulung mereka,
Kalau istrinya sudah mulai kesal terhadap putranya, maka akan bertahan agak lama.
Karena tidak bisa membantah pun, akhirnya Raffa terpaksa harus menyetir mobil hingga sampai ke tempat tujuan mereka.
...****************...
" Mereka belum sampai mom?" Tanya Daddy Alvaro yang sedari tadi menunggu kedatangan tamu mereka
" Belum Dad, mereka ga kasih kabar ke Daddy?" mommy Alana menjawab dan bertanya lagi kepada suaminya
" Tidak mom, mungkin macet" jawab Daddy Alvaro,
Daddy Alvaro sangat yakin, kalau sahabat nya pasti akan datang, dan mungkin saja saat ini mereka sedang terjebak macet, ataupun kendala lainnya.
Kring kring
Tak lama setelah nya terdengar suara bel,
" Mungkin itu mereka dad" ujar mommy Alana, dan kedua langsung melangkah ke pintu untuk membukanya.
" Maaf Alana kami telat, gara gara tadi nungguin di Raffa yang tidak pulang pulang, entah ke mana saja dia berkeliaran, padahal udah di peringati tadi " mama Ratih meminta maaf sambil mengomeli putranya, yang seketika membuat anaknya, Raffa malu, tapi Raffa menutupi nya dengan wajah datarnya, entah kenapa Mamanya suka banget mengomel.
" Tak papa Rat, wajar saja kalau anak muda kumpul kumpul , ya jadinya lupa waktu" jawab mommy Alana dengan senyumnya memaklumi keadaan anak muda yang suka lupa waktu kalau sudah bertemu dengan teman temannya
" Ayo silahkan masuk " ajak Daddy Alvaro , dan mereka semua pun langsung masuk ke dalam, dan duduk di ruang tamu
" Perkenalkan ini anak pertama ku, namanya Raffa dan ini anak bungsuku namanya Cintya" ucap mama Ratih memperkenalkan kedua anaknya
" Sudah lama tidak bertemu, keduanya tumbuh menjadi anak yang tampan dan juga cantik" Mommy Alana memuji kedua anak dari sahabatnya.
"Oh ya anak mu mana?" tanya mama Ratih, karena tidak melihat adanya anak anaknya Alana.
" Ah iya, aku lupa memanggil anak anak ku," jawab mommy Alana, kemudian menyuruh salah satu pelayannya untuk memanggil putra putrinya
" Ratna, tolong panggilkan Alvin dan juga Anaira bentar ya" Mommy Alana meminta bantu sama pembantunya
" Baik nyonya" jawab Ratna dengan sopannya.
kemudian Ratna pun langsung naik ke lantai dua untuk memanggil tuan muda dan nona mudanya.
Tak lama kemudian, Anaira dan Alvin menuruni tangga menuju ruang tamu
" Malam om, Tante" sapa Anaira dan Alvin sopan kepada sahabat orang tua nya sambil menyalami keduanya.
" Ini anak anakmu Na, bukannya kamu mempunyai dua orang putra ya?" tanya Mama Ratih
Seingat dirinya, Alana dan Alvaro mempunyai dua putra, namun saat yang Salim dengan mereka hanya satu orang saja.
" Iya aku mempunyai dua orang putra , tapi yang satunya tidak pulang, lagi di tempat temannya ada keperluan, gak bisa pulang katanya" jawab mommy Alana.
" Oh iya ini anak pertama ku nama nya Alvin, dan ini anak bungsu ku, nama nya Anaira " Mommy Alana memperkenalkan ke dua anaknya kepada sahabatnya.
"Anak kamu cantik dan ganteng, sama seperti mu dan Alvaro" ucap Mama Ratih memuji kedua anak sahabatnya.
Anaira dan Alvin, keduanya cantik dan ganteng, bahkan Raffa terpesona dengan Anaira pada pandangan pertamanya.
" Kedua anak mu juga cantik dan ganteng" mommy Alena balas memuji anaknya Mama Ratih, walau pun tadi dia juga sudah memujinya.
" Sekarang mari kita makan malam dulu, nanti baru kita bicara kan tujuan kita " ucap Daddy Alvaro, dan mereka semua langsung menuju ke dapur.
Mendengar ucapan sang Daddy, entah kenapa Anaira merasakan perasaan tidak enak, tapi dia tidak tau apa yang di pikirkannya.
Mohon dukungan dan bantuan nya ya
( tolong like, komen dan subscribe ya)
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 44 Episodes
Comments
Sandisalbiah
ngomong² ank mereka ini punya genk sendiri² pd musuhan gak tuh genk nya??
2024-06-27
0
Nino
Jujur aja, ini cerita paling asyik yang pernah aku baca.👍
2024-02-14
4