Perut Lapar

"Alhamdulilah masih ada makanan." Ucap Dirga tetap bersyukur walau makan seadanya.

Bu Yanah yang melihat Dirga sedang makan itupun langsung kesal.

"Makan terus, ngasih duit enggak tapi bisa nya makan aja." Sindir Bu Yanah, Dirga yang mendengar hanya mengelus dada dan bersabar saja.

"Padahal aku baru saja gak kerja 1 hari ini tapi kenapa semua nya sudah berubah seperti ini ya, padahal dulu Ibu Yanah selalu perhatian dan baik dengan ku, tapi kenapa sekarang malah bicara seperti itu. aku juga tidak mau jadi pengangguran, aku sangat ingin bekerja, tapi mau bagaimana lagi, kondisi kantor nya sudah bangkrut masa iya maksa terus bekerja disana." Gumam Dirga.

...****************...

Dirga dan Rihana di kamar saja malam ini, Dirga tidak keluar sedangkan Rihana tiduran sambil memainkan handphone nya.

Sedangkan Di depan, Diana dan suami nya baru pulang kerja.

"Bu hanya ada ini saja?" Tanya Diana saat melihat hanya ada 2 buah tempe dan 2 buah tahu di meja makan.

"Iya hanya sisa itu saja" Jawab Bu Yanah.

"Terus kami mau makan pake apa dong Bu, kalau semua nya habis? Kok Ibu tega sih tidak menyisakan makanan untuk kami?" Ucap Diana.

"Iya itu sudah Ibu sisakan tahu dan tempe, hari ini memang hanya masak itu saja tidak ada lauk lain, soalnya yang belanja juga adikmu dan dia hanya membeli itu saja.

"Pelit banget! Masa hanya masak ini saja!" Kesal Diana.

"Kamu beli makanan di luar saja sekalian beliin Ibu juga makanan yang enak, Ibu juga malas makan makanan seperti ini.

"Mas gimana? Kamu mau makan makanan ini?" Diana bertanya suami nya.

"Kamu saja yang makan, kalau aku sih malas, tidak selera aku makan makanan seperti itu" Jawab Bowo.

"Kita mesen makanan online saja ya Mas" kata Diana.

...****************...

Beberapa Saat kemudian pesanan nya datang, Diana langsung membuka makanan tersebut bersama suami nya.

"Nih untuk Ibu." Diana membagi makanannya untuk Ibunya.

"Kamu tidak mau menawarkan Rihana dan Dirga?" Tanya Bu Yanah.

"Malas banget Bu, biarin sajalah makanan itu, atau Suruh aja mereka makan tahu dan tempe nya itu, kalau aku sih gak mau, gak doyan!" Jawab Diana dengan sombong dan wajahnya menunjukan kejijian

Bowo bersama istrinya langsung masuk kedalam kamar mereka, mereka berdua lebih memilih makan didalam.

...****************...

Rihana yang ingin ke kamar mandi berjalan keluar dari kamar nya, saat melintas ternyata Rihana melihat Ibu dan Mba nya yang sedang makan makanan enak tapi dia tidak ada yang sekedar basa-basi menawarkan.

Merasa dicuekin Rihana pun berlalu ke kamar mandi melewati mereka, Rihana tak menyangka kalau keluarga nya seperti itu kepada nya.

"Ra sini!" Panggil Bu Yanah saat Rihana sudah keluar dari kamar mandi

"ibu mau nawarin Makanan yang lagi ibu makan sekarang?" Ucap Rihana kesal.

"Kamu tuh langsung sensi aja, sini mau gak makan barengan Ibu" Bu Yanah menawari Rihana.

"Giliran bekasan di kasih ke aku" gerutu Rihana.

"Kamu ini Hana, sama Ibu sendiri aja kamu bicara seperti itu, sudah makanlah sini bareng kami."

"Mas Dirga Bu?" Rihana masih teringat suami nya.

"Biarin aja, jangan pedulikan dia. Makan lah ini, kalau mau ngasih suamimu juga takkan cukup hanya sedikit" kata Bu Yanah.

Rihana makan bersama Ibunya, sedangkan Diana dan suami nya makan di kamar, Diana tak mau bila nanti Ibunya meminta makanan nya lagi.

"Suamimu pasti belum dapat pekerjaan kan, maka nya wajah kamu bete seperti itu."

"Iya Bu, tapi Mas Dirga udah masukin lamaran sih ke beberapa tempat katanya, ya semoga saja di salah satunya Mas Dirga dapat di panggil agar tidak jadi pengangguran, kalau Mas Dirga pengangguran gimana nasibku Bu, apalagi aku harus perawatan dan wajahku juga harus pakai skincare, aku tak mau lah kalau sampai wajahku menjadi kusam." Jawab Rihana.

"Iya benar kata kamu, pokoknya suami kamu harus bekerja, Ibu juga malu bila harus makan tahu tempe terus, nanti apa kata tetangga kalau tiap kewarung beli nya tahu tempe terus, Ibu kan biasa nya masak nya yang enak enak terus." ucap Bu Yanah dengan sombongnya

"Yasudah Bu, kalau gitu aku ke kamar ya" Ucap Rihana setelah makanan sudah habis.

...****************...

"Dek mending kita pindah saja dari sini, rugi dong kita kalau selalu beli makan seperti ini." Ucap Bowo yang sudah menghabiskan makanannya.

"Kenapa kamu yang jadi merasa rugi sih Mas, toh yang beli makanan juga aku. Bukan kamu" Jawab Diana.

"Iya aku tau, tapi kan tetap saja aturan uang nya bisa kita simpan tapi malah keluar untuk ngasih makan mereka" kata Bowo lagi.

"Ngasih makan siapa Mas, bukan nya yang makan cuman kita berdua aja."

"Itu Ibu kamu juga kan, malah ikut makan."

"Ibu aku makan kamu permasalahkan Mas?" Tanya Diana dengan nada meninggi

"Eh tidak Dek, bukan itu maksud aku" Bowo sadar kalau salah menjawab.

"Sudah deh Mas, kalau pindah pengeluaran malah lebih besar, sudah enak hidup di sini tidak beli apa apa. Tidak bayar token, tidak beli keperluan untuk mencuci, kita hanya santai saja beli makanan pun untuk kita makan sendiri." Ucap Diana menutup pembicaraan, karna sudah cukup tersinggung.

"Iya sih Dek, yasudah Mas ingin tidur duluan ahh capek banget" Jawab Bowo.

Diana yang sangat menyayangi suami nya, apa kata suami nya Diana selalu menurut saja, walau suami nya sangat jarang memberi nya uang, tapi Diana tak mempedulikan.

...****************...

Pagi-pagi buta Dirga sudah bangun dari tidur nya, tak lupa dia menjalani kewajibannya sebagai umat muslim.

setelah selesai sholat fardhu Dirga menyempatkan diri membaca Al'Quran.

Namun Rihana yang merasa terganggu tak berani menegur, dia hanya menutup telinganya menggunakan bantal

Dirga bingung ingin melakukan apa pagi ini, biasanya Dirga akan mandi dan bekerja tapi hari ini Dirga tak akan kemana mana, Dirga hanya tinggal menunggu panggilan saja dari perusahaan yang sudah dia masukan lamaran nya, tapi itupun kalau Dirga di telfon dan beruntung.

"sayang bikinin Mas kopi dong." Ucap Dirga manja kepada Istri nya.

"Apaan sih Mas, sudahlah Mas mulai detik ini jangan bikin kopi lagi, nanti Ibu marah kalau gula dan kopi nya habis." Jawab Rihana dengan ketus.

"Tapi kan sayang, biasanya Mas selalu minum kopi tiap pagi." Kata Dirga

"Itukan kalau mau berangkat kerja, kalau tidak berangkat kerja ya tidak ada kopi dong, lagian Mas kan tidak kemana mana, ngapain juga Mas mau minum kopi."

"Yasudah sarapannya mana sayang?" Tanya Dirga lagi penuh harap karna pagi ini perutnya terasa ringan tak berisi

"Tidak ada sarapan Mas, belum masak." Jawab Rihana sangat jutek.

"Memang nya uang yang mas kasih ke kamu habis Dek?, bukan kah baru berapa hari, masa sudah habis semua uangnya sampai sampai kamu tida membelikan Mas sarapan"

"Engga ada Mas uang nya udah habis, aku udah mesan skincare ditoko online, jadi semua uang untuk bayar skincareku kalau udah datang." Jawab Rihana.

Terpopuler

Comments

Cie Vhtree Ajah

Cie Vhtree Ajah

tega bngt istrinya

2024-01-24

0

si canum

si canum

sabar kak, emang gitu idup mah/Frown/

2024-01-19

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!