Resign

Saking lelapnya Dirga baru Terbangun dan Tak terasa hari sudah sore, Dia melihat jam sudah jam 4 sore.

Dirga bergegas bangun dari tempat tidur nya dan ke kamar mandi.

Setelah selesai mandi dan bersuci, dia langsung menunaikan sholat Ashar.

"Kok Rihana jam segini belum pulang juga ya?" gumam Dirga setelah selesai sholat.

Dirga melihat handphone nya dan mencoba menghubungi istri nya, Tapi tidak ada jawaban dari istrinya.

Dirga memilih keluar dari kamar nya dan duduk di teras depan sambil menunggu kepulangan istrinya.

"udah sore begini tapi kok Rihana dan Mba Diana belum juga pulang, Bu?" Tanya Dirga saat Bu Yanah sedang menyapu.

"Biar saja, emang kenapa sih, nama nya juga lagi kerja, nanti kalau kerja nya sudah selesai juga bakalan pulang." Jawab Bu Yanah.

"Tapi inikan sudah sore Bu, seharusnya sudah jam pulang." Kata Dirga lagi.

"Kerjaan orang gak semua sama, kamu tau sendiri Diana juga selalu pulang malam, Rihana kan satu kerjaan dengan Diana ya berarti pulang nya sama, malam juga!." Jawab Bu Yanah.

Bu Yanah masuk kedalam setelah selesai menyapu, Dirga diam saja dan memikirkan istrinya.

Dirga sangat khawatir dengan istrinya, tapi apa boleh buat, dia hanya bisa menunggu.

...****************...

"Asalamualaikum." Ucap Rihana dan Diana yang baru datang

"Walaikum salam." Jawab Bu Yanah dan Dirga.

"Gimana Na, kerja nya betah?" Tanya Bu Yanah.

"Ya begitulah Bu, nama nya kerja tidak ada yang namanya enak pastinya capek, betah gak betah harus dipaksain." Jawab Rihana.

"gara gara suami mu jadi pengangguran sekarang kamu malah kerja banting tulang," kata Bu Yanah menyindir Dirga.

"Kalau kamu capek mending berhenti kerja aja, aku sudah dapat kerjaan kok. Mulai besok kamu tidak usah kerja lagi saja." Ujar Dirga dengan raut bahagia

"wahh yang bener kamu mas? Kamu sudah dapat pekerjaan Mas?" Tanya Rihana dengan raut wajah yang senang, Bu Yanah juga kaget mendengar nya kalau sekarang Dirga sudah mendapat pekerjaan lagi.

"Iya aku sudah dapat pekerjaan, besok aku sudah mulai bekerja." Jawab Dirga tersenyum.

"syukur deh, kalau gitu besok aku resign saja, aku juga malas banget, udah kerjanya capek ditambah pulang malam juga" kata Rihana

"kamu jangan seenaknya Na, aku sudah mau bantu kamu biar dapat kerjaan, tapi baru dapat sehari masa sudah mau resign" ucap Diana kesal

"emang nya kamu gak capek apa Mba?, kalau aku sih mending dirumah dari pada kerja seperti ini, Kemarin aku nyari kerja karna terpaksa aja. Kalau Mas Dirga sudah dapat kerja mending aku nunggu dirumah" Jawab Rihana.

"terserah kamu aja lah Na, tapi kalau nanti kamu minta cari kerjaan lagi awas saja, tidak akan aku bantu lagi!." Kesal Diana.

"Sudah lah aku mau ke kamar dulu." Ucap Rihana "Ayuk Mas." Rihana mengajak Dirga masuk kedalam kamar nya.

"Gimana kerja nya tadi disana?" Tanya Dirga saat duduk di kamar bersama istrinya.

"begitulah Mas, aku kan masih baru, masih harus di ajarin kerja nya, mana capek banget" Jawab Rihana.

"Yasudah kamu istrahat aja, Mas juga udah ngantuk, mau tidur." Kata Dirga merebahkan badan nya di kasur.

...****************...

"Memang nya sih Dirga kerja apaan Bu?" Tanya Diana penasaran.

"Mana Ibu tau, dia tidak cerita apa apa." Jawab Bu Yanah.

"Baguslah kalau Dirga sudah bekerja lagi, jadi Ibu bisa minta uang dengan nya lagi, harusnya suamimu itu kaya sih Dirga masa iya suami kamu kerja di kantor istrinya masih kerja saja." Ucap Bu Yanah menyudutkan Diana.

"Giliran Dirga sudah punya kerjaan aja Ibu jelek jelekin suami aku, coba giliran Dirga lagi nganggur, Ibu jelek jelekin Dirga!"

"Ya kamu liat dong sih Dirga tidak memperbolehkan Rihana untuk bekerja, masa iya suami kamu membiarkan kamu cari uang, apa suami kamu tidak sayang dengan kamu?" Tanya Bu Yanah membuat Diana bingung ingin menjawab apa.

"Sudahlah Bu aku mau ke kamar juga." Diana masuk kedalam kamarnya, Diana malas berdebat dengan Ibunya.

"Iya juga ya, Rihana saja di ratukan dengan suami nya, Rihana duduk manis dirumah terus menikmati hasil kerja keras suaminya. Kok aku malah bekerja ya, padahal kan Mas Bowo kerja nya di atas Dirga, aku juga mau ngerasain gaji nya Mas Bowo. Selama ini Mas Bowo tidak pernah memberiku uang, bahkan aku beli apapun juga pakai uangku sendiri." Gumam Diana kepikiran apa kata Ibunya.

"Dek?" Sapa Bowo yang berada didalam kamar

"Mas, sudah pulang kamu? kok aku tidak tau sih?" Kata Diana

"Kamu melamun aja dari tadi maka nya kamu tidak tau, mikirin apasih?" Tanya Bowo.

"Rihana, dia mau resign kata nya." Jawab Diana.

"Loh kenapa memang nya, apa dia tidak suka dengan kerjaan nya?" Tanya Bowo.

"Sih Dirga sudah dapat kerjaan lagi Mas maka nya Rihana tidak dibolehin kerja sama Dirga, aku tidak enak sama bos ku kalau Rihana berhenti kerja, kan aku yang sudah bantu masukin dia ke tempat kerjaanku."

"Memang ya adik kamu ini di bantu tidak tau terimakasih, kalau dari awal tidak mau kerja seharus nya jangan kerja. Nyusahin orang saja." Bowo ikut kesal mendengar Diana cerita.

"Iya maka nya itu Mas,"

"Yasudah biarin saja lah kalau dia memang ingin berhenti kerja"

"Mas,?"

"Iya kenapa?" Tanya Bowo.

"Mas, aku juga capek loh kerja terus tiap hari, aku mau juga kaya Rihana duduk manis dirumah, terus nerima uang dari suami nya, masa iya aku sudah jadi istri tapi masih kerja?" Diana merasa iri dengan Rihana.

"Kamu mau kaya Rihana? Kamu mau tidak punya tabungan dan masa depan? Kita masih muda jadi tidak apa apa bekerja, kita nabung untuk hari tua kita, hidup kita sama hidup dia berbeda jangan di samakan." Bowo menasehati Diana.

"Iya sih Mas, tapi kan kamu tidak pernah ngasih aku uang, selama ini saja kalau mau beli apa apa selalu pakai uang aku, gimana kalau sekarang kebutuhan pakai uang kamu, uang kerjaku di tabung aja?"

"Jangan Dek, pakai uang kamu aja. Uangku kan lagi diinvestasikan, kamu harus tau, hasil investasi perusahaan nanti keuntungan nya bisa berlipat ganda loh."

"Mas tapi aku capek, aku mau santai dirumah seperti istri istri yang lain, suaminya yang bekerja istrinya yang dirumah. Masa iya aku kerja terus,"

"Banyak di luar sana perempuan yang sudah berstatus istri lebih milih bekerja, bukan kamu aja, semua ini kita yang jalanin, kamu jangan iri sama orang lain" bujuk Bowo agar istrinya mengerti.

Diana akhirnya hanya menurut saja apa kata suaminya itu.

Pagi hari ini saat semua selalu bangun jam 6 tapi hanya Dirga saja yang lebih dulu terjaga dari yang lain. Semua Dirga lakukan untuk menunaikan kewajibannya sebagai seorang hamba. Tapi yang berbeda adalah Rihana saat bangun pagi ini langsung menyiapkan suaminya sarapan, Rihana sudah mulai perhatian lagi pada Dirga, semua semata-mata karna sekarang Dirga sudah bekerja kembali.

Dirga dan Rihana sarapan di meja makan bersama dengan yang lain.

"Na kamu yakin mau resign?, kamu baru mulai loh" Tanya Diana.

Terpopuler

Comments

si canum

si canum

si bowo kek nya pengangguran juga

2024-01-19

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!