"Mba mu juga ngasih Ibu uang kok tapi sudah Ibu pakai untuk arisan Ibu, Mbamu juga kerja, lah kamu dan suamimu masa mau nganggur semua disini, kan dulu Dirga itu kerjanya enak ngasih Ibu uang jadi Ibu mau nyuruh Dirga tinggal disini, kalau sekarang kere begini Ibu juga malas" ucap Bu Yanah terang-terangan sambil menunjukan wajah aslinya.
"Ya nanti Mas Dirga juga bakalan cari kerjaan kok Bu, aku tau Mas Dirga itu tipe suami pekerja keras dan bertanggung jawab" bela Rihana
"Yasudah baguslah kalau gitu" Jawab Bu Yanah.
Di dalam kamarnya Dirga sedang galau ingin bekerja dimana, karna sebenarnya Dirga sudah nyaman dengan pekerjaan nya yang selama ini dia geluti, tapi apa boleh buat, kantornya sudah bangkrut dan Dirga memang sudah di berhentikan.
Dirga membuka ponsel nya untuk mencari info loker di sosial media, Dirga berharap diri nya segera mendapatkan pekerjaan yang baru.
Setelah mencari info lowongan di ponselnya, Dirga meletakan ponsel nya di atas nakas, Dirga merebahkan badan nya di atas kasur, besok Dirga akan mulai mencari pekerjaan yang baru.
"Kok Rihana tidak masuk masuk kedalam kamar sih padahal kan ini sudah malam, sedang apa ya dia di depan." Gumam Dirga, karna menunggu Rihana tidak kunjung masuk kedalam kamar, karna terlalu lama menunggu Rihana akhirnya Dirga tertidur duluan karna sudah mengantuk.
Rihana masuk kedalam kamar nya dan melihat suami nya yang sudah tertidur pulas, Rihana bergegas tidur di sebelah suami nya, dia tidur dengan cara hanya memunggungi suami nya.
...****************...
"Belum tidur Bu?" Tanya Diana yang baru saja pulang kerja dengan suami nya.
"Belum, kamu pulang tidak bawa oleh oleh?" Tanya Bu Yanah sambil matanya memindai sekitar tubuh Diana.
Sedangkan suaminya Diana langsung masuk kedalam.
"Aduh maaf ya Bu aku lupa" Jawab Diana beralasan, padahal Diana memang tak mau dan tak berniat membawa makanan.
"Diana, mulai besok Ibu minta uang dengan kamu ya" Ucap Bu Yanah penuh harap.
"Apa? minta uang? Sama aku bu!" Tanya Diana kaget.
"Iya soalnya sih Dirga sudah di pecat dari kantor nya, jadi dia tidak bisa memberi Ibu uang lagi mulai hari ini, jangankan memberi uang untuk Ibu, si Rihana saja sekarang tak dikasih lagi mungkin"
"Terus sih Dirga dan Rihana yang pengangguran mau numpang hidup gitu di sini, enak banget sihhh dia tidak kerja mau tinggal di sini" kesal Diana.
"hus.... Kamu itu! Jangan keras-keras bicara nya tidak enak di dengar si Dirga nanti" kata Bu Yanah. "Kan masih ada suamimu, kan suamimu kata nya manager di kantornya, jadi untuk sementara ini kamu mintain uang ke suamimu untuk Ibu" sambung Bu Yanah.
"Kan tiap bulan Ibu aku kasih uang Lima ratus ribu masa Ibu mau minta kesuamiku lagi sih" Jawab Diana ketus.
"Uang dari kamu itu untuk bayar arisan, kalau Ibu gak bayar arisan gimana coba? apa kata tetangga sini nanti, sudah poko nya nanti kamu minta dengan suami kamu ya untuk Ibu" tutup Bu Yanah yang tak mau tau
"Liat nanti deh Bu" karna menahan kesal Diana langsung masuk kedalam kamarnya.
...****************...
"Mas tadi Ibu bilang mulai sekarang kamu kasih uang ke Ibu tiap bulan nya untuk belanja dan keperluan lain-lain" Ucap Diana kepada suami nya.
"Kok minta sama aku sih, kan Ibumu udah dikasih jatah tiap bulan nya sama si Dirga, masa minta lagi ke aku, rakus banget Ibu kamu itu" ketus Bowo.
"Sih Dirga sekarang jadi pengangguran Mas, maka nya Ibu sekarang minta uang sama kamu, sebab si Dirga udah engga bisa kasih Ibu uang lagi tiap bulan nya.
"Gak bisa! Mas banyak keperluan!" Bowo menolak memberi uang untuk mertua nya tersebut.
"Kalau Ibu marah gimana Mas?" Tanya Diana.
"Terserah, yang pasti Mas tidak akan memberikan uang kepada Ibumu titik"
"Mas kan ini rumah Ibu, kita kan numpang di sini dengan Ibu, jadi wajarlah Mas kita membantu keuangan untuk Ibu belanja, lagian selama ini kita udah numpang hidup juag ke si Dirga sama Rihana, masa Mas engga mau gantian?"
"Mas mau tinggal disini karna kehidupan kita enak di sini, kalau mau ngeluarin uang, lebih baik Mas pergi saja dari rumah ini dari pada harus ngehidupin adik kamu dan suaminya."
"Terus gimana? Kalau Ibu minta uang Mas?"
"Ya kamu jawab saja kita banyak keperluan, kaya gitu saja kok dibuat bingung"
"Memang nya kamu engga punya uang Mas? Kan kamu seorang manager, masa iya sih tidak punya uang sama sekali"
Raut wajah Bowo menjadi suram mendengar kalimat Istrinya "Mas punya uang kok, hanya saja Mas gak mau kalau harus memberikan uang Mas untuk keluarga ini."kemudian dia beralasan
"Tapi selama kita menikah kamu jarang ngasih aku uang loh Mas, kalau ada apa apa kamu selalu pakai uangku, kalau jalan keluar aja selalu pakai uangku" tukas Diana membuat Bowo gelagapan
"Uang Mas kan lagi investasi ke teman Mas sayang, nanti kalau udah ada hasilnya uang nya juga semuanya untuk kamu kok, kamu harusnya sabar sama dukung Mas " alasan Bowo.
"Bener ya Mas uang nya nanti untuk aku semua"
"Iya sayang, nanti akan Mas berikan semua uang nya ke kamu, sudah ah Mas ngantuk mau tidur" Ucap Bowo lalu langsung merebahkan badan nya dan memejamkan mata nya karna malas berdebat lebih jauh dengan Istrinya.
...****************...
Tengah malam Dirga terbangun, Dirga yang tiba-tiba saja mengalami kenaikan hormon mengajak Rihana untuk melakukan hubungan suami istri.
"sayang?" Dirga mengelus kepala Istrinya.
"Apasih Mas, aku ngantuk tau!" jawab Rihana dengan malas.
"Ayuk!" Ajak Dirga.
"Sudah Mas tidur, besok kamu harus bangun pagi, besok kamu harus cari kerjaan lagi biar engga jadi pengangguran!" Jawab Rihana malas yang matanya masih terpejam.
"Mas engga bisa tidur, sebentar aja sayang biar Mas besok cari kerja nya semangat 45" Ucap Dirga terus merayu istri nya.
Dengan terpaksa Rihana melayani suami nya, padahal Rihana sedang malas karna suami nya sudah tidak menghasilkan uang lagi, dulu saat Dirga masih berpenghasilan Rihana sangat perhatian dan melayani suami nya selalu setiap saat, tapi sekarang Rihana sangat malas melayani suami nya yang sudah tak memiliki pekerjaan.
Setelah melayani suami nya Rihana kembali tertidur, sedangkan Dirga mandi agar subuh dia tak perlu mandi lagi.
Dirga kembali tertidur di samping istri nya, Dirga merasa sifat nya Rihana berubah, tapi Dirga mengerti kenapa istrinya sekarang cuek dan dingin dengan nya.
"Besok aku harus mencari pekerjaan agar Rihana tidak marah lagi denganku, kasian juga kalau sampai aku nganggur pasti nanti Rihana pusing memikirkan uang belanja." Gumam Dirga sesaat sebelum terlelap
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 47 Episodes
Comments
Fitray Uni
mampir nih Kaka, semangat nulisnya Kaka 🥰👍
2024-02-09
0
♀️Mari_Mar🍀
ingat lah bowo, manusia pelit kuburannya sempit/Skull/
2024-01-26
1
Alizeee
kak aku mampir, jangan lupa feedback ya
2024-01-25
0