Pagi ini di kediaman keluarga Menddison , semua
penghuni rumah di buat terkejut dengan video yang baru saja mereka lihat dan beredar di media sosial.
Prang
Pyar
Suara lemparan benda yang ada di ruang tamu membuat beberapa penghuni yang lain terlihat terkejut.
"Sayang...tenangkan dirimu , kau membuat putri kita ketakutan"ucap lembut sang nyonya rumah Amanda Menddison.
"Lihatlah kelakuan anak yang selalu kau manjakan , berani beraninya dia membuat nama baik keluarga ini rusak!!"marah sang kepala keluarga Mario Menddison.
"Kau bisa lihat kelakuan putri yang selalu kau manjakan , kau bahkan tidak menyayangi putri kita yang lain karena anak itu , padahal Natasya juga putri kita tetapi kau selalu membeda bedakan mereka"ucap Mario lagi sehingga membuat Amanda menunduk sedih karena menyadari kesalahan nya.
"Maafkan aku , aku bukanlah Ibu yang baik"ucap Amanda yang sudah menangis.
Natasya mendekati Ibunya yang duduk di sofa lalu kemudian ikut duduk di sisinya dan memeluk Amanda yang menangis tersedu sedu tersebut.
"Jangan marah pada Ibu Ayah..Ibu tidak salah., lagipula Ibu juga menyayangiku sama seperti menyayangi kak Fely jadi jangan marah pada Ibu"ucap Natasya menatap lembut ke arah Mario.
Mario meraup wajahnya frustasi lalu menatap sang istri yang berada di pelukan putrinya.
"Mulai hari ini anak itu bukan lagi bagian dari keluarga Menddison , jika dia pulang langsung usir dia dan singkirkan semua barang barang milik anak itu ke gudang"ucap tegas Mario dan setelahnya pergi dari sana meninggalkan Amanda yang semakin menangis di pelukan Natasya.
"Ibu..bukanlah Ibu yang baik"ucap Amanda di sela tangisannya.
"Ibu tenang , Ayah sedang emosi .. nanti kita bicarakan lagi dengan Ayah"ucap Natasya menenangkan Ibunya.
Masalah ini bukanlah masalah yang sepele bagi keluarga mereka dan sepertinya kakaknya tak akan lolos lagi dari murka sang Ayah.
Sedangkan si anak yang menjadi biang masalah masih terkapar di kamar VIP bersama sahabat nya dengan kondisi tubuh polos dengan banyaknya cairan lengket di sekitar mereka dan jejak pertempuran yang semalam terlihat jelas di tubuh mereka.
Tanpa mereka sadari akhir hidup mereka sudah ada di depan mata dan bersiap menghancurkan mereka kapanpun tanpa sisa.
...................
Di sekolah GHS terlihat semua siswa sedang bergosip mengenai video yang sedang viral di forum sekolah juga media sosial mereka.
Bahkan pihak sekolah lagi lagi di buat malu karena kasus ini , lagi lagi anak didik mereka melakukan tindakan tak senonoh dan membuat nama baik sekolah di pertaruhkan di hadapan para wali siswa yang bersekolah di GHS.
"Gila makin liar mainnya cuy..."
"Ngeri gue ngelihatnya"
"Astaga...otak polos gue ternodai..."
"Kayaknya kali ini bakal di keluarin dari sekolah si Fely "
"Kalau kagak di keluarin kita yang protes , sekolah ini enggak pantes untuk cewek macam dia"
"Untung yayang Adel enggak sahabatan lagi sama dia"
"Ngarep lo Adel mau sama lo , emang berani lo saingan ama Eldrik ?"
"Kalu itu sih...gue mundur alon alon kawan.."
"Ha..ha..ha..ha..ha.."
Dan Adelia yang sedang mereka bicarakan masih asik bersandar di mobil Eldrik sambil melihat kumpulan siswa yang membicarakan berita hangat pagi ini , dan selingannya mereka juga terlihat membicarakan mengenai Adelia dan Eldrik.
"Masih marah baby"ucap Eldrik yang ada di sebelah Adelia.
"Hem..."
"Sayang aku harus berapa kali jelasin sama kamu kalau...."
"Eldrik...."sahut seorang wanita yang terlihat berlari menghampiri Eldrik yang sedang membujuk Adelia.
"Mampus bakal ada perang dunia ketiga inimah.."sahut Vano yang masih bisa di dengar Adelia.
"Gila tu cewek enggak ada kapoknya ngejar Eldrik "keluh Ravindra.
Secara perlahan Adelia menjauhi Eldrik yang terlihat bersama dengan seorang wanita yang sudah nemplok kayak cicak di lengan Eldrik.
"Alpa mode suara , cari tahu siapa cewek itu" bisik Adelia pada Alpa yang sudah di riset sehingga Adelia dapat menggunakan nya di manapun Adelia berada.
Adelia meriset Alpa memasukan sebagian inti dari program Alpa ke ponsel yang pernah di belikan Eldrik waktu itu dan sebagian inti Alpa yang lain dia sudah pindahkan ketempat yang aman tanpa satu orang pun yang tahu.
"Jessica Latasha Mauren , anak ke dua dari keluarga Mauren , tunangan sejak kecil Eldrik Emilio Grisham , mempunyai sifat sombong dan angkuh , sering terlihat keluar masuk hotel dan club dan selalu menindas yang lemah" jelas Alpa yang hanya bisa di dengar oleh Adelia yang menggunakan earphone.
"Bitch..."ucap Adelia menatap datar Jessica.
Jessica yang merasa ada orang lain di sana menoleh ke arah Adelia yang berdiri tak jauh dari mereka.
"Lo siapa? apa tadi lo ngatain gue?"ucap Jessica yang masih bergelayut manja pada Eldrik.
"Wanita sialan....lepasin tangan lo?"kesal Eldrik yang mencoba melepaskan tangan Jessica pada dirinya.
"Kenapa baru minta di lepasin sekarang? tadi aja lo diam enggak protes saat dia nemplok sama lo"ucap Adelia yang sudah terlihat marah bahkan Ravindra dan Vano pun merasakan aura yang tidak biasa dari Adelia.
"Bahasanya baby.."koreksi Eldrik.
"Apa...lo mau marah sama gue? sedangkan gue enggak boleh marah sama lo , lo egois tahu enggak!!" marah Adelia yang lalu meninggalkan mereka.
"Sialan...lepasin brengsek"marah Eldrik yang sekali sentak bisa melepaskan tangannya yang di pegang Jessica.
"Kenapa lo muncul di depan gue Ha....udah enggak perduli lagi dengan nyawa lo!!"ucap kembali Eldrik dengan aura intimidasi yang sangat kuat bahkan kedua sahabatnya sampai merinding melihatnya.
"Eldrik...gue ..minta maaf soal yang waktu itu dan lo enggak bener bener batalin pertunangan kita kan ..?"ucap Jessica yang masih tak tahu malu membahas pertunangan mereka yang sudah di batalkan beberap tahun lalu.
Eldrik tidak menjawab yang dia lakukan sekarang adalah pergi dari sana menyusul gadisnya yang benar benar marah padanya.
"Eldrik...."
"Mau kemana lo?"sahut Ravindra menghalangi Jessica yang mau mengejar Eldrik.
"Menyingkir lo dari hadapan gue!!"marah Jessica karena tak bisa menyusul Eldrik.
"Kayaknya lo udah enggak sayang sama nyawa lo deh...buktinya lo nyusulin Eldrik sampai ke sini"sahut Vano.
"Lo lupa dengan omongan Eldrik empat tahun lalu saat lo melakukan tindakan tak senonoh itu?"sahut Ravindra.
"Jangan harap Eldrik mau sama barang bekas kayak lo..dan kalau lo masih mau tetap ingin hidup pergi dari sini sekarang juga , jangan sampai Eldrik melanggar janji yang udah dia buat sama orangtua lo dan seharusnya lo sadar diri , karena lo orangtua lo ngorbanin segalanya demi menebus nyawa lo"ucap Ravindra dingin ke arah Jessica.
Jessica mulai ingat janji yang di buat orangtua nya dengan Eldrik , Eldrik janji tidak akan membunuhnya jika Jessica tidak akan muncul lagi di hadapannya dan jika bersikeras menemui Eldrik lagi maka jangan salahkan Eldrik karena melanggar janji itu.
Karena bagi Eldrik kesalahan Jessica bukanlah kesalahan yang ringan , di saat Eldrik ingin mencoba menerima keberadaan Jessica tetapi di saat yang hampir bersamaan Eldrik melihat kelakuan Jessica yang sedang asik bercumbu dengan beberapa pria di apartemen pribadinya.
Dan karena kejadian itulah , Eldrik langsung membatalkan pertunangan mereka tentunya dengan bukti rekaman perbuatan Jessica tadi.
Keluarga Grisham marah besar mengetahui akan hal itu mereka bahkan datang ke keluarga Mauren untuk membunuh gadis yang sudah menyakiti perasaan Eldrik.
Dan karena tak tega melihat putri yang akan di bunuh , akhirnya mereka melakukan kesepakatan , mereka akan membawa pergi Jessica jauh dan tak akan lagi menganggu Eldrik dan saat Jessica masih keras kepala untuk mencari Eldrik maka saat itu Eldrik boleh membunuh Jessica.
Bagi keluarga Grisham , seorang penghianat itu harus di basmi , jika tidak mereka akan melakukan kesalahan yang sama dan jangan harap kau mendapatkan ampun jika sudah melakukan kesalahan dan menyinggung si anak emas di keluarga Grisham , karena di saat kau melakukan kesalahan sama halnya kau memberikan nyawa kau sendiri sebagai imbalannya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 86 Episodes
Comments
hahahaha...cicak nemplok
2024-08-16
1
Ani Ani
Cari masalah
2024-06-24
1
Elok Oren 🤎
ngeri juga keluarga Eldrick 😬
2024-02-29
2