Ini Bukan Kencan Kan ?

Eldrik , pria yang sedang menatap nyalang kepada sahabatnya karena berani merusak barang milik kesayangannya itu sekarang terlihat melangkah dengan penuh ketegasan menghampiri meja Adelia dan membuat semua siswa yang ada di kantin menahan nafas karena takut dengan Eldrik yang sedang marah.

"Auranya enggak main main ...merinding gue , kabur aja kali ya...?"batin Adelia.

Adelia beranjak dari duduknya dan mengambil ponsel yang di banting tadi oleh Vano.

"Rusak parah...kayaknya udah enggak bisa di pake deh..."batin Adelia sambil membolak balik ponselnya.

"Di buang aja , nanti ganti yang baru"ucap Eldrik mengambil ponsel Adelia dari tangannya.

"Eh...enggak perlu , gue bisa urus sendiri nanti"ucap Adelia yang terkejut karena tiba tiba tangannya dipegang Eldrik.

"Tidak terima bantahan baby"ucap Eldrik yang lalu menarik Adelia pergi dari kantin , tetapi sebelum beranjak pergi , Eldrik menatap tajam Vano yang masih di tempatnya.

"Ini peringatan terakhir buat lo dan gue enggak mau kejadian begini terulang lagi"ucap Eldrik yang kemudian berjalan sambil mengandeng tangan Adelia pergi dari kantin tersebut.

...................

Grisham Mall

Eldrik terlihat menyeret Adelia menuju salah satu toko ponsel di Mall tersebut , Adelia ingin menolak tetapi sejak tadi Eldrik selalu memaksanya , bahkan Eldrik juga membelikan baju ganti agar mereka tidak mengenakan seragam saat akan ke Mall.

"Lo mau bawa gue kemana sih..dari tadi nyeret gue kesana kemari , capek tau...!!"kesal Adelia yang terus saja di seret enggak tahu kemana.

"Tokonya di depan baby , ayo.."yang kemudian kembali menyeret Adelia yang terlihat pasrah diseret oleh Eldrik.

Hingga beberapa menit kemudian mereka sampai di toko ponsel yang terlihat luas , melihat ada sebuah sofa kecil di sana , Adelia langsung menuju tempat itu tanpa menghiraukan Eldrik , sedangkan Eldrik yang melihat Adelia seperti itu hanya bisa menggelengkan kepalanya lalu kemudian menuju konter tempat di mana dia akan membelikan ponsel untuk Adelia.

"Gila...capek banget gue , ini entah tubuh Adelia yang tak pernah olahraga atau stamina gue yang berkurang , kayaknya besok gue harus olahraga deh..."batin Adelia sambil memijit kakinya yang terasa kaku.

"Lagian ini Mall besar banget sih , bisa butuh waktu seharian buat keliling Mall ini"gerutu Adelia sambil melihat lihat sekitar.

"Capek ?"ucap Eldrik menghampiri Adelia yang duduk di sofa dan kemudian dia berjongkok untuk menyamakan tinggi mereka.

"Enggak !! udah tahu capek malah tanya"sewot Adelia menatap tajam Eldrik.

Sedangkan Eldrik yang di tatap hanya terkekeh sambil mengusap lembut pipi Adelia yang seperti Squishy itu.

"Maaf ya..."sesal Eldrik menatap lembut Adelia.

"Lo tu aneh , emang lo selalu bersikap kayak gini sama perempuan lain?"penasaran Adelia.

"Enggak , cuman kamu"

"Kita kan baru aja kenal , masa orang yang baru kenal udah kayak sepasang kekasih , kan enggak mungkin?"ucap Adelia mengeryit bingung akan sikap Eldrik.

"Siapa bilang kita baru aja kenal? aku selalu memperhatikanmu , kamunya aja yang enggak pernah anggap aku ada , bahkan selalu menghindar saat aku deketin"jelas Eldrik sambil mencubit hidung Adelia.

"Wah...gila si Adel , cowok ganteng kayak gini kok di anggurin sih....kalo gue sih...."batin Adelia yang tak begitu paham cara pikir jiwa Adelia dulu.

"Gue capek dan gue mau pulang"ucap Adelia mengalihkan pembicaraan.

"Kita cari makan dulu , habis itu aku antar pulang"

"Dan pakai ini , aku udah masukan no ku di situ"ucap Eldrik lagi sambil memberikan sebuah paper bag kepada Adelia lalu setelahnya Eldrik kembali berdiri.

Sedangkan Adelia yang sudah penasaran melihat apa isi paper bag yang di berikan Eldrik tadi , dia mengeluarkan isinya dan di buat melongo akan benda yang ada di tangannya.

"Buat gue?"ucap Adelia tak percaya.

"Iya..ayo cari makan"ucap Eldrik mengulurkan tanganya.

"Kayaknya ponsel gue yang jatuh enggak semahal ponsel ini deh?"

"Mulai sekarang kesayangannya Eldrik harus mendapatkan yang terbaik"sambil menoel hidung Adelia.

"Jangan dipikirkan berapa harganya , itu milikmu jadi lebih baik simpan ponselnya di tas dan ayo cari makan , katanya mau cepat pulang?"ucap Eldrik lagi sambil mengambil paper bag di pangkuan Adelia dan meraih tangan Adelia hingga membuatnya berdiri.

Setelah melihat Adelia menyimpan ponselnya di tas , mereka akhirnya berjalan meninggalkan tempat itu menuju restoran yang ada di Mall itu.

Dan tak berselang lama mereka berjalan , di depan sana mereka melihat restoran Jepang yang terlihat padat pengunjung , tapi ada satu hal yang menarik perhatian Adelia.

Disana , tepatnya di dalam restoran tersebut terlihat keluarga yang tidak dia lihat sedari pagi sekarang sedang menghabiskan waktu mereka bersenda gurau dengan seorang wanita yang sangat dia kenal.

Adelia yang menghentikan jalannya membuat Eldrik mengeryit heran lalu melihat ke arah Adelia yang seperti sedang menahan tangis.

"Hei...baby kau Ok "ucap Eldrik cemas sambil mengusap pipi Adelia yang sudah basah dengan air mata.

"Kenapa sayang...aku salah ya?"ucap Eldrik lagi dan menangkup wajah Adelia agar melihatnya.

"Katakan apa yang membuatmu menangis?"

Dan hanya gelengan kepala yang di dapat Eldrik , dia tidak begitu tahu kenapa kesayangannya tiba tiba menangis , mungkin penyebabnya ada di sekitar mereka sekarang dan Eldrik akan mencari tahu hal itu nanti.

"Mau pulang..."ucap Adelia yang tak henti menitikkan air mata.

"Ok kita pulang , kita cari makan di tempat lain aja ya..."ucap Eldrik sambil mengusap air mata Adelia yang sepertinya tak ingin berhenti.

"Enggak mau pulang kerumah"rengek Adelia.

"Iya..."yang kemudian tiba tiba mengendong Adelia ala koala lalu berjalan meninggalkan Mall tersebut.

Sedangkan Adelia yang di perlakukan seperti itu tak banyak protes , dia hanya mengalungkan tangannya di leher Eldrik dan menyembunyikan wajahnya di ceruk lehernya Eldrik , menghirup aroma alami tubuh Eldrik yang bercampur dengan wangi parfum yang membuat Adelia merasa nyaman di gendong dengan Eldrik.

Untung saja tadi Adelia tidak jadi memakai dress , dia hanya memilih celana jeans dengan kaos putih juga sepatu sneakers warna putih.

Eldrik masih mengendong Adelia menuju lobi depan karena sudah ada yang membawa mobilnya sampai ke depan jadi tak perlu repot repot menuju beasment.

Eldrik tidak perduli jika dia menjadi pusat perhatian bahkan ada di antara mereka yang mengabadikan momen dia dan Adelia , tapi selagi itu tidak melanggar privasinya dan kesayangannya , maka Eldrik akan biarkan hal itu karena yang ada di pikirannya sekarang adalah kondisi Adelia yang terlihat tidak baik baik saja.

"Kenapa gue jadi nangis gini sih.. dan kenapa gue rasanya sakit ngeliat mereka , apa ini perasaan jiwa asli Adelia , teryata hidup lo bener bener menyedihkan Del..." batin Adelia.

Terpopuler

Comments

Syifa Nurbaety

Syifa Nurbaety

semangat kak , maaf baru sempat mpir nieh , jangan lupa mampir juga ya kak 🙏🏼😊

2024-12-21

1

Gerombolan tikus yg lagi bercanda,yg dilihat adel.

2024-08-16

1

Ani Ani

Ani Ani

APA yang dilihat nya ya

2024-06-24

2

lihat semua
Episodes
1 Transmigrasi
2 Menjadi Adelia
3 Sekolah lagi.
4 Dia Siapa ?
5 Bertemu
6 Ini Bukan Kencan Kan ?
7 Kenapa Menyakitkan
8 Mencoba Move On
9 Sekelumit Cerita
10 Semakin Pusing
11 Rasa Sakit Yang Terasa Jelas
12 Tinggal Di Apartemen
13 Awal Masalah
14 Kecurigaan
15 Eldrik Marah ?
16 Di Cuekin Eldrik
17 Ada Apa Dengan Eldrik ?
18 Menata Kembali
19 Balasan untuk mantan sahabat
20 Rival
21 Galau
22 Keluarga Grisham
23 Kepergok
24 Penyesalan Fely
25 Niat Buruk Jessica
26 Balasan Untuk Jessica
27 Siapa ?
28 Kembali Masuk Rumah Sakit
29 Adel sakit,Eldrik frustasi
30 Audrey Dalam Bahaya
31 Rencana Eldrik
32 Bertemu Delano
33 Terjadi Sesuatu
34 Musuh Lama
35 Helena Masuk Rumah Sakit
36 Saling Berkaitan
37 Terjebak Di Antara Para Tetua
38 Sebuah Rencana
39 Kemunculan Alpa
40 Ravindra
41 Bertemu Reon
42 Awal Badai
43 Mimpi Buruk
44 Audrey Terluka
45 Kehilangan Calon Baby
46 Hukuman Buat Oliver
47 Dalam Masalah
48 TASGC
49 TASGC
50 TASGC
51 TASGC
52 TASGC ( 52 )
53 TASGC ( 53 )
54 TASGC ( 54 )
55 TASGC ( 55 )
56 TASGC (56 )
57 TASGC ( 57 )
58 TASGC ( 58 )
59 TASGC ( 59 )
60 TASGC ( 60 )
61 TASGC ( 61 )
62 TASGC ( 62 )
63 TASGC ( 63 )
64 TASGC ( 64 )
65 TASGC ( 65 )
66 TASGC ( 66 )
67 TASGC ( 67 )
68 TASGC ( 68 )
69 TASGC ( 69 )
70 TASGC ( 70 )
71 TASGC ( 71 )
72 TASGC ( 72 )
73 TASGC ( 73 )
74 TASGC ( 74 )
75 TASGC ( 75 )
76 TASGC ( 76 )
77 TASGC ( 77 )
78 TASGC ( 78 )
79 TASGC ( 79 )
80 TASGC ( 80 )
81 TASGC ( 81 )
82 TASGC ( 82 )
83 TASGC ( 83 )
84 TASGC ( 84 )
85 TASGC ( 85 )
86 Extra Part
Episodes

Updated 86 Episodes

1
Transmigrasi
2
Menjadi Adelia
3
Sekolah lagi.
4
Dia Siapa ?
5
Bertemu
6
Ini Bukan Kencan Kan ?
7
Kenapa Menyakitkan
8
Mencoba Move On
9
Sekelumit Cerita
10
Semakin Pusing
11
Rasa Sakit Yang Terasa Jelas
12
Tinggal Di Apartemen
13
Awal Masalah
14
Kecurigaan
15
Eldrik Marah ?
16
Di Cuekin Eldrik
17
Ada Apa Dengan Eldrik ?
18
Menata Kembali
19
Balasan untuk mantan sahabat
20
Rival
21
Galau
22
Keluarga Grisham
23
Kepergok
24
Penyesalan Fely
25
Niat Buruk Jessica
26
Balasan Untuk Jessica
27
Siapa ?
28
Kembali Masuk Rumah Sakit
29
Adel sakit,Eldrik frustasi
30
Audrey Dalam Bahaya
31
Rencana Eldrik
32
Bertemu Delano
33
Terjadi Sesuatu
34
Musuh Lama
35
Helena Masuk Rumah Sakit
36
Saling Berkaitan
37
Terjebak Di Antara Para Tetua
38
Sebuah Rencana
39
Kemunculan Alpa
40
Ravindra
41
Bertemu Reon
42
Awal Badai
43
Mimpi Buruk
44
Audrey Terluka
45
Kehilangan Calon Baby
46
Hukuman Buat Oliver
47
Dalam Masalah
48
TASGC
49
TASGC
50
TASGC
51
TASGC
52
TASGC ( 52 )
53
TASGC ( 53 )
54
TASGC ( 54 )
55
TASGC ( 55 )
56
TASGC (56 )
57
TASGC ( 57 )
58
TASGC ( 58 )
59
TASGC ( 59 )
60
TASGC ( 60 )
61
TASGC ( 61 )
62
TASGC ( 62 )
63
TASGC ( 63 )
64
TASGC ( 64 )
65
TASGC ( 65 )
66
TASGC ( 66 )
67
TASGC ( 67 )
68
TASGC ( 68 )
69
TASGC ( 69 )
70
TASGC ( 70 )
71
TASGC ( 71 )
72
TASGC ( 72 )
73
TASGC ( 73 )
74
TASGC ( 74 )
75
TASGC ( 75 )
76
TASGC ( 76 )
77
TASGC ( 77 )
78
TASGC ( 78 )
79
TASGC ( 79 )
80
TASGC ( 80 )
81
TASGC ( 81 )
82
TASGC ( 82 )
83
TASGC ( 83 )
84
TASGC ( 84 )
85
TASGC ( 85 )
86
Extra Part

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!