Bertemu

"Enggak nyangka gue si Chelsea kayak gitu"

"Gue pikir dia orangnya polos...enggak tahunya suhu bos..."

"Ha..ha..ha..ha..."

"Berapa semalam cantik?"

"Mana mau dia sama lo yang burik"

"Gue juga ogah...pasti sudah melar karena banyak di pakai sana sini"

"Ha..ha..ha..ha..bener juga lo"

Begitulah banyaknya ocehan semua siswa GHS mengenai video yang viral kemarin , Chelsea yang tahu jika dia menjadi bahan hujatan anak anak GHS memilih untuk pulang karena merasa malu dan marah mengenai orang yang sudah berani menyebarkan video mesumnya ke media sosial sekolah.

Adelia yang baru saja tiba di kelas pun masih mendengar mereka yang menghujat Chelsea dengan kelakuannya yang melewati batas tersebut.

Adelia tak banyak komentar mengenai video yang sedang viral di forum sekolah tersebut , yang dia lakukan sekarang hanya mengambil earphone dan menyalakan aplikasi musik agar tidak lagi mendengar ocehan teman sekelasnya.

Tak lama setelah itu guru yang mengajar masuk ke kelas , Adelia menyimpan kembali earphone dan ponselnya di tas lalu mengeluarkan buku pelajarannya.

"Adelia di mana almamater mu?"ucap guru tersebut melihat Adelia yang tak mengenakan almamater nya padahal semua siswa di haruskan memakainya.

"Maaf pak saya lupa memakainya"ucap Adelia sambil memakai almamater yang dia letakkan di atas meja tadi.

Adelia belum sempat memakainya saat dari parkiran tadi , itu karena dia sedikit terburu buru takut jika akan terlambat.

Cerobohnya Adelia kemarin lupa memasang alaram , Mattew juga tidak membangunkannya hari ini jadi itulah sebabnya dia jadi bangun kesiangan dan buru buru berangkat tanpa sarapan.

Adelia mengeryit bingung dengan tatapan teman sekelasnya termasuk Pak Iwan guru mata pelajaran hari ini.

"Kenapa mereka ngelihat gue kayak gitu , gue enggak mungkin salah pakai seragam kan?kayaknya enggak deh...seragamnya sama terus kenapa mereka melihat gue kayak gitu?" batin binggung Adelia.

"Ada apa? kenapa kalian melihat gue sampe segitunya?"tanya datar Adelia karena malas menerka nerka.

"Darimana kamu mendapatkan almamater itu Adelia?"ucap Pak Iwan yang sepertinya mewakili siswa lain yang juga penasaran.

"Ada yang memberikannya kepada saya kemarin"jawab jujur Adelia.

"Kalau boleh tahu siapa?"

"Eldrik"

Seakan paham dengan situasinya Pak Iwan hanya tersenyum sambil menyuruh para siswa yang lain untuk menyiapkan buku pelajaran mereka.

"Baiklah keluarkan buku kalian , kita akan mulai materi hari ini"ucap Pak Iwan lalu memulai sesi belajar mengajarnya.

"Gue enggak salah ngucapin nama kan...? tapi pendengaran gue masih berfungsi dengan baik saat junior yang kemarin menyebutkan nama Eldrik saat keluar dari toilet , kenapa perasaan gue jadi tidak enak gini?" batin Adelia mulai merasa was was

...................

Kantin GHS

Suasana kantin terlihat cukup ramai seperti kemarin , setelah mengambil makan siangnya Adelia menuju tempat paling ujung dekat jendela.

Adelia tidak begitu memperdulikan tatapan siswa lain yang menatapnya begitu aneh di mata Adelia , ada yang memandang takjub karena dulunya Adelia adalah primadona GHS , ada juga yang menatapnya mencemooh seperti tiga orang perempuan yang duduk tak jauh dari tempatnya , memandang Adelia dengan tatapan sinis.

Adelia masih menikmati makanannya , tanpa memperdulikan tatapan mereka.

"Eh...habis nyuri dari mana lo , almamater itu enggak sembarang orang bisa memakainya?"ucap seorang gadis dengan dandanannya tak jauh beda dari Chelsea menatap sinis Adelia dari tempat duduknya.

Adelia menghentikan makannya lalu menatap dingin ke arah gadis tersebut.

"Lo bicara sama gue?"ucap Adelia yang duduk bersandar di kursinya sambil menyilangkan kedua tangannya di dada dan tak lupa menatap tajam gadis itu.

"Emang ada orang lain lagi yang gue ajak bicara selain lo?"

"Bukankah di sini banyak orang? dan jika lo ngomong sama gue seharusnya lo kesini bukan malah berjauhan kayak gini"ucap Adelia sambil melihat sekeliling.

Meskipun jarak meja gadis itu dan mejanya hanya di batasi dengan satu meja lagi , tapi bukankah tidak sopan jika kita ingin mengajak bicara orang tapi jaraknya berjauhan seperti itu? dan Adelia merasa jika gadis tersebut seakan takut untuk menghampirinya.

"Enggak sudi gue deket sama lo?"

"Menurut lo gue seneng dekat sama lo? gue mungkin malah mau muntah mencium parfum lo yang kayak Ibu ibu komplek"

Dan terdengarlah suara tawa dan cekikikan para siswa yang ada di kantin tersebut setelah Adelia mengatakan itu.

"Hei Sonya...enggak usah cari gara gara sama kesayangan Eldrik , kalo lo masih pengen hidup tenang mending lo enggak usah cari gara gara , ini peringatan pertama dan terakhir untuk lo"ucap sebuah suara yang tak jauh dari orang yang di panggil Sonya itu duduk.

"Hai Adel..."sapa seorang pemuda yang sudah duduk di depannya diikuti cowok tadi yang bicara pada Sonya duduk di samping cowok yang ada di hadapan Adelia.

"Kalian siapa?"ucap Adelia yang tidak mengenal dua orang cowok yang ada di hadapannya ini , di ingatan jiwa Adelia pun tidak ada ingatan mengenai mereka.

"Gue Ravindra dan yang di sebelah gue ini Vano"ucap Ravindra tersenyum melihat Adelia yang terlihat biasa biasa saja.

"Wah....mereka berdua ganteng banget...kayak Idol KPOP masa kini , tapi tetep harus staycool enggak boleh murahan lo Del.." batin Adelia bicara pada diri sendiri.

"Terus..?"

"Ha..maksudnya?"bingung Ravindra akan pertanyaan Adelia yang singkat itu.

"Ck...kalian berdua ngapain di sini? ada perlu sama gue?"

"Buset ....ni cewek sebelas dua belas sama Eldrik , bener bener cocok sama sama datar dan dingin kalau ngomong" gerutu Ravindra dalam hati.

"Eldrik yang minta kita duluan kesini , soalnya dia lagi ada urusan dengan para guru"jelas Vano yang melihat Ravindra hanya diam dengan pertanyaan Adelia.

"Eldrik?"ucap Adelia yang seakan ingat dengan nama itu.

"Iya...terus kenapa lo sendirian , dan di mana sahabat lo?"ucap Vano yang heran kenapa Adelia sendirian di kantin.

Adelia mengangkat bahunya acuh dengan pertanyaan Vano barusan dan memilih menyelesaikan makannya yang tinggal sedikit , kebiasaan Adelia yang tak pernah membuang makanan sepertinya terbawa sampai sekarang.

"Bilang aja lo penasaran kemana perginya Fely kan?"ucap Ravindra yang tahu akan kemana jalan pikiran sahabat nya itu.

"Gue cuman tanya , jadi dimana salahnya?"ketus Vano.

"Biasa aja lagi Van,kenapa lo jadi sensi sih jika bahas soal Fely?"

"Gue enggak kayak gitu gue cuman...."

"Mending buang jauh jauh perasaan lo sama Fely"ucap Adelia menyela perkataan Vano dan menatap datar vano.

"Jika lo punya rasa sama dia mending enggak usah di terusin , dia sudah terpengaruh hasutan Chelsea sehingga membuat dia jatuh didalam lubang yang sudah di siapkan oleh Chelsea dan jika lo mau menyelamatkan nya sekarangpun kayaknya udah terlambat"

"Tau apa lo soal Fely Ha..!!"ucap Vano meninggikan suaranya.

Adelia diam menatap Vano yang terselimuti amarah , sedangkan Ravindra hanya menyimak dan memperhatikan karena dia tidak ingin gegabah dalam mengambil sikap , kemudian Adelia merogoh saku blazernya , mengambil ponsel dan mengetikkan sesuatu di sana hingga muncul video beberapa jam yang lalu.

Lalu setelahnya memberikan kepada Vano mengenai isi di dalamnya , karena penasaran Vano mengambil ponsel Adelia dan Ravindra juga ikut melihat isinya.

Dan betapa terkejutnya mereka berdua jika isi dari video yang di dapat Adelia adalah mengenai Fely yang bersama Chelsea dengan pakaian ketatnya terlihat berada di sebuah Club bersama para lelaki yang mengrayangi tubuh mereka dan melakukan tindakan erotis lainnya.

Tak sanggup melihat lebih lama Vano berdiri dan membanting ponsel itu hingga menimbulkan bunyi yang nyaring dan membuat atensi siswa di sana melihat ke meja mereka.

"Lo berani ngancurin barang milik cewek gue"ucap sebuah suara berat yang berdiri tak jauh dari mereka dan menatap tajam Vano dengan aura penuh permusuhan.

Terpopuler

Comments

Ani Ani

Ani Ani

ada tukang sokong

2024-06-24

1

Leng Loy

Leng Loy

Eldrik udah ngakuin klo Adelia pacarnya

2024-06-14

1

Kim Jinny

Kim Jinny

typo kah kak? gie? mungkin gue kali maksud nya😅

2024-03-03

1

lihat semua
Episodes
1 Transmigrasi
2 Menjadi Adelia
3 Sekolah lagi.
4 Dia Siapa ?
5 Bertemu
6 Ini Bukan Kencan Kan ?
7 Kenapa Menyakitkan
8 Mencoba Move On
9 Sekelumit Cerita
10 Semakin Pusing
11 Rasa Sakit Yang Terasa Jelas
12 Tinggal Di Apartemen
13 Awal Masalah
14 Kecurigaan
15 Eldrik Marah ?
16 Di Cuekin Eldrik
17 Ada Apa Dengan Eldrik ?
18 Menata Kembali
19 Balasan untuk mantan sahabat
20 Rival
21 Galau
22 Keluarga Grisham
23 Kepergok
24 Penyesalan Fely
25 Niat Buruk Jessica
26 Balasan Untuk Jessica
27 Siapa ?
28 Kembali Masuk Rumah Sakit
29 Adel sakit,Eldrik frustasi
30 Audrey Dalam Bahaya
31 Rencana Eldrik
32 Bertemu Delano
33 Terjadi Sesuatu
34 Musuh Lama
35 Helena Masuk Rumah Sakit
36 Saling Berkaitan
37 Terjebak Di Antara Para Tetua
38 Sebuah Rencana
39 Kemunculan Alpa
40 Ravindra
41 Bertemu Reon
42 Awal Badai
43 Mimpi Buruk
44 Audrey Terluka
45 Kehilangan Calon Baby
46 Hukuman Buat Oliver
47 Dalam Masalah
48 TASGC
49 TASGC
50 TASGC
51 TASGC
52 TASGC ( 52 )
53 TASGC ( 53 )
54 TASGC ( 54 )
55 TASGC ( 55 )
56 TASGC (56 )
57 TASGC ( 57 )
58 TASGC ( 58 )
59 TASGC ( 59 )
60 TASGC ( 60 )
61 TASGC ( 61 )
62 TASGC ( 62 )
63 TASGC ( 63 )
64 TASGC ( 64 )
65 TASGC ( 65 )
66 TASGC ( 66 )
67 TASGC ( 67 )
68 TASGC ( 68 )
69 TASGC ( 69 )
70 TASGC ( 70 )
71 TASGC ( 71 )
72 TASGC ( 72 )
73 TASGC ( 73 )
74 TASGC ( 74 )
75 TASGC ( 75 )
76 TASGC ( 76 )
77 TASGC ( 77 )
78 TASGC ( 78 )
79 TASGC ( 79 )
80 TASGC ( 80 )
81 TASGC ( 81 )
82 TASGC ( 82 )
83 TASGC ( 83 )
84 TASGC ( 84 )
85 TASGC ( 85 )
86 Extra Part
Episodes

Updated 86 Episodes

1
Transmigrasi
2
Menjadi Adelia
3
Sekolah lagi.
4
Dia Siapa ?
5
Bertemu
6
Ini Bukan Kencan Kan ?
7
Kenapa Menyakitkan
8
Mencoba Move On
9
Sekelumit Cerita
10
Semakin Pusing
11
Rasa Sakit Yang Terasa Jelas
12
Tinggal Di Apartemen
13
Awal Masalah
14
Kecurigaan
15
Eldrik Marah ?
16
Di Cuekin Eldrik
17
Ada Apa Dengan Eldrik ?
18
Menata Kembali
19
Balasan untuk mantan sahabat
20
Rival
21
Galau
22
Keluarga Grisham
23
Kepergok
24
Penyesalan Fely
25
Niat Buruk Jessica
26
Balasan Untuk Jessica
27
Siapa ?
28
Kembali Masuk Rumah Sakit
29
Adel sakit,Eldrik frustasi
30
Audrey Dalam Bahaya
31
Rencana Eldrik
32
Bertemu Delano
33
Terjadi Sesuatu
34
Musuh Lama
35
Helena Masuk Rumah Sakit
36
Saling Berkaitan
37
Terjebak Di Antara Para Tetua
38
Sebuah Rencana
39
Kemunculan Alpa
40
Ravindra
41
Bertemu Reon
42
Awal Badai
43
Mimpi Buruk
44
Audrey Terluka
45
Kehilangan Calon Baby
46
Hukuman Buat Oliver
47
Dalam Masalah
48
TASGC
49
TASGC
50
TASGC
51
TASGC
52
TASGC ( 52 )
53
TASGC ( 53 )
54
TASGC ( 54 )
55
TASGC ( 55 )
56
TASGC (56 )
57
TASGC ( 57 )
58
TASGC ( 58 )
59
TASGC ( 59 )
60
TASGC ( 60 )
61
TASGC ( 61 )
62
TASGC ( 62 )
63
TASGC ( 63 )
64
TASGC ( 64 )
65
TASGC ( 65 )
66
TASGC ( 66 )
67
TASGC ( 67 )
68
TASGC ( 68 )
69
TASGC ( 69 )
70
TASGC ( 70 )
71
TASGC ( 71 )
72
TASGC ( 72 )
73
TASGC ( 73 )
74
TASGC ( 74 )
75
TASGC ( 75 )
76
TASGC ( 76 )
77
TASGC ( 77 )
78
TASGC ( 78 )
79
TASGC ( 79 )
80
TASGC ( 80 )
81
TASGC ( 81 )
82
TASGC ( 82 )
83
TASGC ( 83 )
84
TASGC ( 84 )
85
TASGC ( 85 )
86
Extra Part

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!