Eldrik Marah ?

Audrey dan Freya terlihat duduk di kursi tunggu tepat di depan ruang rawat Adelia , sedangkan Vano masuk terlebih dulu untuk meminta izin Eldrik.

"Kalian bisa masuk"ucap Vano berdiri di depan pintu ruang rawat Adelia.

"Ayo kak.."ajak Freya yang kemudian berdiri dari duduknya berjalan ke dalam ruangan beriringan dengan Audrey mengngikuti Vano yang berjalan di depan mereka.

Saat sampai di dalam ruangan itu , mereka bisa melihat jika Adelia yang terbaring di ranjang pesakitannya tersenyum kearah Audrey dan Freya yang memasuki ruangannya.

Mereka berdua berdiri tak jauh dari ranjang Adelia sedangkan Eldrik duduk di kursi samping ranjang Adel , dan Vano dia memilih duduk di sofa yang kebetulan juga ada Ravindra dan satu lagi sahabat mereka Alvin Evano.

"Adel baik baik aja...?"tanya Freya yang melihat wajah pucat Adelia.

"Iya..."ucap Adelia lemah karena tenggorokan nya yang sakit dia jadi harus hati hati saat bicara.

"Ini kakak Freya..Audrey , tadi waktu Freya sampein pesan Adel kak Audrey minta di antar ke sini"jelas Freya.

"Lo terlihat kurus Drey , apa sesakit itu kehilangan gue? padahal gue selalu ngerepotin lo" batin sedih Adelia melihat sahabatnya sekarang terlihat kurus.

"Siapa gadis di depan gue ini? kenapa gue merasa tak asing melihatnya..." batin Audrey yang melihat Adelia seperti teman lama yang baru bertemu.

"Hai...Drey , lama tidak bertemu"ucap Adelia tersenyum dan masih dengan suara lemahnya.

"Darimana kamu tahu nama panggilan itu?"penasaran Audrey dengan Adelia , karena hanya Azura saja yang memanggil Audrey dengan panggilan itu.

"Hah ...apa harus sekarang gue ngomong ke mereka siapa sebenarnya gue? tapi kalau gue enggak ngomong gue akan kesulitan menjelaskan ke mereka mengenai insiden ledakan di sekolah tadi " batin ragu Adelia.

Adelia melihat ke arah Eldrik di sampingnya , mungkin sekarang dia harus siap jika Eldrik akan membencinya , tetapi jika dia tidak mengatakan siapa dirinya sekarang mungkin akan ada nyawa yang tidak bersalah hilang karena kecerobohan nya di masa lalu.

Adelia membuang nafas , mencoba menghilangkan rasa gugup dirinya , dia akan menerima semua konsekuensi yang akan dia terima setelah dia memberi tahu mereka.

"Alpa ada sama lo?"ucap Adelia sambil menunjuk tas di tangan Audrey.

"Dari mana kau tahu isinya Alpa?" tanya balik Audrey yang masih penasaran dengan Adelia.

"lo akan tahu setelah lo balikin Alpa ke gue"

Audrey terlihat masih ragu , sedangkan Eldrik terlihat hanya menyimak perbincangan Adelia dengan Audrey.

"Siapa sebenarnya Adelia ini? dia tidak akan mengambil Alpa dari gue kan? karena ini barang satu satunya yang bisa gue selamatin saat orang tak di kenal itu mengeledah apartemen Zura" batin Audrey.

Mencoba untuk berpikir positif Audrey berjalan mendekat menyerahkan tas jinjing yang ada di tangannya pada Adelia , tapi sebelum tas itu dia serahkan dia bicara pada Adelia yang membuat Adelia jadi tersenyum.

"Awas saja kalau sampai rusak , gue akan tuntut lo"ucap Audrey sambil menyerahkan tas di tangannya.

Adelia terkekeh sambil menerima tas tersebut lalu mengeluarkan isi dari tas tersebut.

"Akhirnya cara bicara lo berubah Drey , Audrey yang cerewet tapi selalu peduli sama gue" batin Adelia terkekeh.

"Jadi yang di maksud Alpa itu laptop"ucap Freya yang tadinya berpikir kalau Alpa itu adalah nama orang.

"Bisa tolong tutup gordenya sebentar"ucap Adelia melihat ke arah Eldrik.

Meski penasaran dengan apa yang akan di lakukan Adelia Eldrik hanya bisa menuruti perkataan Adelia untuk saat ini , mungkin jika semua ini sudah selesai dia akan bertanya pada Adelia nanti.

Dan di saat kamar menjadi gelap karena gorden yang tertutup sempurna , Adel mulai menyalakan laptopnya dan munculah sebuah hologram yang berbentuk hewan fantasi yang tak akan pernah di jumpai di dunia nyata.

Eldrik yang duduk di samping Adelia bisa melihat dengan jelas bentuk hewan yang menyerupai singa tapi memiliki bulu seputih salju juga sayap yang terlihat seperti sayap malaikat pada Anime atau kartun yang di sukai anak anak.

"Selamat datang nona Azura" sapa hologram itu.

"Hai..Alpa , lakukan mode proyektor"

Dan setelahnya munculah sebuah layar besar di tengah tengah ruangan , sehingga sahabat Eldrik pun juga bisa melihat teknologi canggih di hadapannya ini.

"Informasi data diri"ucap Adelia lalu setelahnya di layar tersebut muncul semua data diri mengenai Azura yang tentunya dapat di lihat oleh semua orang di ruangan itu.

"Siapa lo sebenarnya?"ucap Audrey yang semakin penasaran dengan sosok Adelia di hadapannya ini.

"Siapa sebenarnya dia dan kenapa dia bisa mengoperasikan Alpa? jangan jangan....." curiga Audrey dalam hati.

"Azura"ucap Adelia menatap mereka semua.

Audrey terkejut tetapi dia memilih diam karena ingin mendengar penjelasan Adelia.

"Kalian pernah dengar yang namanya transmigrasi jiwa? nama gue sebenarnya Azura Evalina gue mengalami kecelakaan waktu gue pergi ke minimarket"

Dan di layar besar itu munculah video mengenai kecelakaan yang di alami Azura hari itu.

"Gue enggak pernah kepikiran jika gue akan terbangun di tubuh Adelia ini , gue pikir gue benar benar mati hari itu"

Dan di layar , video kecelakaan Azura berganti dengan video Adelia yang ada di ruang kesehatan sewaktu Azura sadar pertama kali.

"Bukankah kalian menyadari jiwa Adelia yang dulu dan sekarang berbeda? tapi gue enggak tahu di mana jiwa Adelia berada sekarang , jadi untuk sementara mungkin gue akan mengatikan peran Adelia"ucap Adelia sambil menahan sakit di tenggorokan nya.

"Dan insiden yang terjadi hari ini ada hubungannya dengan hasil penemuan gue sewaktu menjadi Azura"

Dan lagi lagi videonya berganti kesebuah alat yang menyerupai ponsel dengan kecanggihan di atas ponsel pada umumnya.

"Logo itu ada si ponsel yang meledak tadi"ucap Ravindra yang menyadari akan logo yang sama seperti gambar bunga mawar yang ada pada ponsel yang meledak tadi.

"Logo itu gue yang bikin , karena itu adalah projek gue makanya gue sendiri yang mendesain logonya dan mereka yang hanya sebagai pihak sponsor dan penyalur enggak ikut andil dalam pembuatan benda itu" jelas Adelia yang masih memperhatikan mereka yang terlihat masih dalam posisi menyimak perkataan Adelia.

"Kalian pasti tahu nama perusahaan ini , karena mereka hanya terkenal di dunia bawah , perusahaan itu adalah Vipers atau lebih tepatnya itu sebuah nama organisasi"

Ravindra melotot saat mendengar nama organisasi yang kerap mencari masalah dengan mereka , Ravindra melihat ke arah Alvin dan Alvin mengangguk membenarkan apa yang di katakan Adelia.

"Seharusnya cetak biru mengenai projek itu sudah gue musnahkan , saat gue tahu siapa mereka sebenarnya , gue bahkan membuat sistem keamanan mereka melemah hingga gue bisa pergi tanpa sepengetahuan mereka , tapi sepertinya mereka memiliki salinannya dan menyempurnakan benda itu sesuai fersi mereka"

Ravindra dan yang lainnya mengangguk karena hal ini tak asing lagi bagi mereka , tapi yang membuat mereka bingung sekarang adalah mengenai transmigrasi jiwa yang di bicarakan Adelia tadi.

Ingin mengelak , tapi memang benar jika Adelia di hadapan mereka sekarang berbeda dengan Adelia dulu yang mereka kenal , meski tidak begitu akrab mereka tahu seperti apa kehidupan Adelia yang dulu yang hanya di manfaatkan oleh sahabatnya sendiri.

Adelia mematikan Alpa lalu kemudian gorden terbuka dan disaat yang sama Eldrik beranjak dari duduknya lalu pergi meninggalkan ruang rawat Adelia.

"Dia marah..? wajar sih kalau dia marah karena orang yang dia sukai jiwanya entah ada di mana sekarang tapi malah jiwa gue yang nyasar di tubuh Adelia " batin Adelia menghela nafas lelah.

"Beri dia waktu"ucap Ravindra yang tahu jika Adelia memperhatikan Eldrik yang langsung keluar tadi.

Setelah mengatakan itu Ravindra , Vano dan Alvin juga meninggalkan ruang rawat Adelia dan hanya menyisakan Audrey dan Freya di ruangan itu.

"Jadi lo bebar benar...."ucap Audrey yang mulai terisak.

Adelia hanya tersenyum dan merentangkan tangannya dan dengan cepat Audrey memeluk Adelia sahabat nya yang dia anggap sudah tiada.

Terpopuler

Comments

sahabat pena

sahabat pena

jgn kebanyakan nabur bawang nya thor 😭😭😭😭 jd mellow nih

2024-08-08

2

Ani Ani

Ani Ani

hati nya seronok sahabat nya kembali

2024-06-24

1

Leng Loy

Leng Loy

Kasian Eldrik jadi kecewa, tapi seneng juga Audrey bisa ketemu Azzura tapi didalam tubuh Adelia

2024-06-15

2

lihat semua
Episodes
1 Transmigrasi
2 Menjadi Adelia
3 Sekolah lagi.
4 Dia Siapa ?
5 Bertemu
6 Ini Bukan Kencan Kan ?
7 Kenapa Menyakitkan
8 Mencoba Move On
9 Sekelumit Cerita
10 Semakin Pusing
11 Rasa Sakit Yang Terasa Jelas
12 Tinggal Di Apartemen
13 Awal Masalah
14 Kecurigaan
15 Eldrik Marah ?
16 Di Cuekin Eldrik
17 Ada Apa Dengan Eldrik ?
18 Menata Kembali
19 Balasan untuk mantan sahabat
20 Rival
21 Galau
22 Keluarga Grisham
23 Kepergok
24 Penyesalan Fely
25 Niat Buruk Jessica
26 Balasan Untuk Jessica
27 Siapa ?
28 Kembali Masuk Rumah Sakit
29 Adel sakit,Eldrik frustasi
30 Audrey Dalam Bahaya
31 Rencana Eldrik
32 Bertemu Delano
33 Terjadi Sesuatu
34 Musuh Lama
35 Helena Masuk Rumah Sakit
36 Saling Berkaitan
37 Terjebak Di Antara Para Tetua
38 Sebuah Rencana
39 Kemunculan Alpa
40 Ravindra
41 Bertemu Reon
42 Awal Badai
43 Mimpi Buruk
44 Audrey Terluka
45 Kehilangan Calon Baby
46 Hukuman Buat Oliver
47 Dalam Masalah
48 TASGC
49 TASGC
50 TASGC
51 TASGC
52 TASGC ( 52 )
53 TASGC ( 53 )
54 TASGC ( 54 )
55 TASGC ( 55 )
56 TASGC (56 )
57 TASGC ( 57 )
58 TASGC ( 58 )
59 TASGC ( 59 )
60 TASGC ( 60 )
61 TASGC ( 61 )
62 TASGC ( 62 )
63 TASGC ( 63 )
64 TASGC ( 64 )
65 TASGC ( 65 )
66 TASGC ( 66 )
67 TASGC ( 67 )
68 TASGC ( 68 )
69 TASGC ( 69 )
70 TASGC ( 70 )
71 TASGC ( 71 )
72 TASGC ( 72 )
73 TASGC ( 73 )
74 TASGC ( 74 )
75 TASGC ( 75 )
76 TASGC ( 76 )
77 TASGC ( 77 )
78 TASGC ( 78 )
79 TASGC ( 79 )
80 TASGC ( 80 )
81 TASGC ( 81 )
82 TASGC ( 82 )
83 TASGC ( 83 )
84 TASGC ( 84 )
85 TASGC ( 85 )
86 Extra Part
Episodes

Updated 86 Episodes

1
Transmigrasi
2
Menjadi Adelia
3
Sekolah lagi.
4
Dia Siapa ?
5
Bertemu
6
Ini Bukan Kencan Kan ?
7
Kenapa Menyakitkan
8
Mencoba Move On
9
Sekelumit Cerita
10
Semakin Pusing
11
Rasa Sakit Yang Terasa Jelas
12
Tinggal Di Apartemen
13
Awal Masalah
14
Kecurigaan
15
Eldrik Marah ?
16
Di Cuekin Eldrik
17
Ada Apa Dengan Eldrik ?
18
Menata Kembali
19
Balasan untuk mantan sahabat
20
Rival
21
Galau
22
Keluarga Grisham
23
Kepergok
24
Penyesalan Fely
25
Niat Buruk Jessica
26
Balasan Untuk Jessica
27
Siapa ?
28
Kembali Masuk Rumah Sakit
29
Adel sakit,Eldrik frustasi
30
Audrey Dalam Bahaya
31
Rencana Eldrik
32
Bertemu Delano
33
Terjadi Sesuatu
34
Musuh Lama
35
Helena Masuk Rumah Sakit
36
Saling Berkaitan
37
Terjebak Di Antara Para Tetua
38
Sebuah Rencana
39
Kemunculan Alpa
40
Ravindra
41
Bertemu Reon
42
Awal Badai
43
Mimpi Buruk
44
Audrey Terluka
45
Kehilangan Calon Baby
46
Hukuman Buat Oliver
47
Dalam Masalah
48
TASGC
49
TASGC
50
TASGC
51
TASGC
52
TASGC ( 52 )
53
TASGC ( 53 )
54
TASGC ( 54 )
55
TASGC ( 55 )
56
TASGC (56 )
57
TASGC ( 57 )
58
TASGC ( 58 )
59
TASGC ( 59 )
60
TASGC ( 60 )
61
TASGC ( 61 )
62
TASGC ( 62 )
63
TASGC ( 63 )
64
TASGC ( 64 )
65
TASGC ( 65 )
66
TASGC ( 66 )
67
TASGC ( 67 )
68
TASGC ( 68 )
69
TASGC ( 69 )
70
TASGC ( 70 )
71
TASGC ( 71 )
72
TASGC ( 72 )
73
TASGC ( 73 )
74
TASGC ( 74 )
75
TASGC ( 75 )
76
TASGC ( 76 )
77
TASGC ( 77 )
78
TASGC ( 78 )
79
TASGC ( 79 )
80
TASGC ( 80 )
81
TASGC ( 81 )
82
TASGC ( 82 )
83
TASGC ( 83 )
84
TASGC ( 84 )
85
TASGC ( 85 )
86
Extra Part

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!