Sedikit cerita tentang hidup Azura / Adelia
Azura Evalina , gadis cantik yang tubuh di lingkungan ekonomi sederhana , dia kecil dan besar di panti asuhan.
Azura tak pernah tahu seperti apa keluarganya dan diapun tak pernah ingin mencari tahu , baginya jika dia di buang ke panti asuhan itu sama saja dia tidak pernah di inginkan oleh mereka.
Besar di panti asuhan membuat dia harus bisa hidup mandiri dan itulah yang dia lakukan sampai saat ini , semenjak masuk SMA.. Azura mencoba membuka usaha kecil kecilan sambil melanjutkan sekolahnya.
Meski selalu di katakan gadis ceroboh Azura adalah orang yang mementingkan pendidikan di atas segalanya , karena di berikan IQ di atas rata rata membuat dia menjadikan kelebihannya menjadi nilai yang bisa menghasilkan uang.
"Kenapa lo selalu sibuk terus dengan laptop lo ? masa muda itu di nikmati , enggak kayak lo yang asik dengan benda itu"ucap Audrey Darendra sahabat Azura.
"Gue enggak kayak lo yang tinggal minta uang ke orangtua lo , gue enggak mau ngerepotin ibu panti lagi , beliau sudah kerepotan dengan adik adik yang lain"ucap Azura.
"Ck....setidaknya lo harus perhatikan juga kesehatan lo , gue enggak mau lo mati ceroboh karena selalu asik dengan laptop lo itu ?"
Sedangkan Azura hanya terkekeh mendengar celotehan sahabat satu satunya itu , Azura bahkan tidak menyangka jika dia bisa bersahabat dengan putri pertama keluarga Darendra yang sukses di bidang industri tekstil itu.
Azura juga tidak pernah tahu jika apa yang dia lakukan membuahkan hasil yang baik , usaha kafe yang dia rintis sejak awal berjalan dengan baik , dia bahkan lulus lebih cepat dari remaja seangkatannya , meski begitu sifat ceroboh itu tak pernah hilang dari hidupnya.
"Lo itu ya... mentang mentang udah lulus dan kafe lo rame lo seenaknya enggak mau beresin apartemen lo yang kayak kapal pecah ini!!"teriak marah Audrey yang saat tiba di apartemen Azura , Azura malah enak tidur dengan kondisi apartemen yang berantakan seperti tak pernah di bersihkan.
"Drey gue masih ngantuk habis maraton drakor , nanti aja beresin nya gue mau lanjut tidur di kamar dulu"ucap Azura yang masih setengah sadar melangkahkan kakinya menuju kamar hingga...
Gubrak
"Aaaww....sakit"ucap Azura terpeleset dan jatuh menghantam lantai.
"Rasain..dasar cewek ceroboh"
Dan masih banyak lagi momen yang di alami Azura bersama sahabat nya karena bagi Azura , Audrey adalah lebih dari sahabat yang selalu menjaga dan mengingatkan dia jika salah , juga orang yang selalu di sisinya saat dia terpuruk dan putus asa.
Lalu bagaimana Audrey melalui hidupnya saat kecelakaan yang menimpa Azura? pasti terasa hampa bagi Audrey karena sahabat yang selalu bersamanya sudah tidak ada lagi.
Dan Azura berharap kehidupan Audrey selalu baik baik saja tanpa dirinya.
.........................
Adelia Embun Chalandra , gadis cantik pemilik manik mata biru safir itu adalah putri dari keluarga Chalandra yang di katakan orang keluarga berdarah bangsawan.
Namun yang sebenarnya terjadi adalah kakek buyutnya keluarga Chalandra dulunya pernah mengabdi di keluarga bangsawan dan mungkin karena hal itu mereka menganggap jika Chalandra bagian dari keluarga bangsawan.
Bagi orang yang tidak tahu , melihat kehidupan Adelia pasti akan merasa iri karena sejak kecil dia tak pernah ke kurangan , namun sebaliknya dia bahkan tidak pernah tahu bagaimana rasanya di cintai oleh keluarga.
Apa yang dia inginkan semua terpenuhi , tapi ada satu hal yang tidak bisa dia capai , yaitu perhatian dan kasih sayang orang tuanya.
"Mommy....Daddy....ayo pergi piknik?"Ucap Adelia tersenyum lebar.
"Pergi sendiri saja Del...kami sedang sibuk , lagipula kau sudah besar jangan ke kanak kanakan"ucap Arya , Daddy nya yang terlihat sibuk dengan ponselnya.
Sedangkan sang Mommy Helena tak pernah mau menatapnya.
Kadang Adelia pernah berpikir , apa dia telah melakukan kesalahan yang membuat dia di kucilkan di keluarganya sendiri?
Tapi dia tidak menemukan jawaban dari pertanyaan nya itu , malah kenyataan pahit yang dia dapatkan.
"Mau sampai kapan kita mengurus anak itu?"ucap Helena.
"Sabar sayang...saat usianya tujuh belas tahun mereka akan mengambil Adelia"jawab Arya.
"Tapi aku risih dengannya yang selalu mendekatiku karena ingin mendapatkan perhatian."
"Akupun sama , tapi kita harus bersabar sampai orang itu datang mengambilnya"
"Aku tidak bisa menganggap dia sebagai putriku karena dia bukanlah anakku"
Deg
Adelia merasakan sakit saat tahu jika dia bukanlah putri dari mereka dan pantas saja mereka tidak pernah menganggap nya ada.
Hidup Adelia hancur terlebih orang yang di katakan sahabat olehnya , tega memaafkan nya hanya demi ketenaran dan uang yang dia miliki.
Tak ada lagi yang Adelia banggakan di dalam hidupnya , keluarga yang di bilang orang merupakan keluarga impian , nyatanya malah seperti asing bagi Adelia.
Sahabat yang selalu ada untuknya , nyatanya hanya memanfaatkannya demi uang yang dia miliki.
Jadi karena alasan itulah Adelia memilih menyerah dengan hidupnya yang tak mampu dia rubah , meski sekuat apapun dia mencoba maka hasilnya akan tetap sama , jika dia adalah orang yang kalah di sini.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 86 Episodes
Comments
Ani Ani
hidup ini penuh dengan liku
2024-06-24
2
Leng Loy
Kasian sekali hidup Adelia,ntah alasannya apa Adelia ada dikeluarga Chalandra
2024-06-14
1
Selviana
kasian sekali kamu Adelia, orang tua yang kau anggap ternyata bukan orang tua kamu.Pantas saja mareka tidak memperhatikan kamu karena bukan anak kandungnya.Aku jadi ikut sedih 😭😭😭
2024-03-16
2