2.1 : Endo

...[Dini hari sebelum klimaks]...

Hatari, yang sebelumnya ditinggal sendirian dalam kegelapan dini hari, melihat kepergian Vixeon yang meninggalkan jejak lampu mobil yang semakin memudar. Dengan ekspresi datar, Hatari merenung sejenak, memproses informasi yang diterimanya dari pertemuan Vixeon dengan Agent Nova alias Valeria setelah diculik olehnya.

Dalam keheningan malam, Hatari melihat ke kejauhan, menemukan bahwa Vixeon telah meninggalkannya. Sebuah senyum muncul di wajah Hatari yang tenang. Ia merogoh saku jaketnya, mengambil sebatang rokok, dan menyulutnya. Dengan langkah santai, Hatari mulai berjalan melintasi jalanan yang sepi. Di tengah malam yang hening, ia merenung tentang arah baru yang mungkin diambilnya. Rokoknya menyala di kegelapan, mengawali perjalanan Hatari menuju ke takdir yang belum terpahami.

...[BRRRRRRTTTTTT]...

Hatari merasakan getaran dari handphone di saku jaketnya, memecah keheningan malam. Ia mengeluarkan ponselnya dengan cermat, melihat layar yang menerangi wajahnya dengan kebiruan cahaya. Suara mesin di ujung sana memberikan kehadiran yang tak terduga di kehidupan Hatari yang sepi. Dengan penasaran, Hatari menjawab panggilan, siap menghadapi arah baru yang mungkin tengah menantinya

"Hatari, apa ada Knightfall di sana?" ternyata orang yang meneleponnya adalah Zara, si pemilik toko pasar gelap sebelumnya.

"Tidak, ia baru saja menculik salah satu Agent dari Whitejack." Hatari kembali mengisap rokoknya.

"Ah, itu buruk. Sebenarnya ada yang ingin kubicarakan sebelumnya. Ini mengenai efek samping dari Knightfall ..." Zara berbicara dengan nada serius.

"Hah? Aku kurang mengerti."

"Hatari, apa kamu menyadari efek samping dari pembaruan yang dilakukan Vixeon pada tangan cyborg nya?"

"Efek samping? Aku tidak tahu ada efek samping apa."

"Setelah pembaruan terakhir, kemampuan Vixeon semakin meningkat pesat, tetapi ada risiko. Sifat impulsif dan kurangnya kendali dapat muncul secara tiba-tiba. Aku ingin kamu melihatnya sendiri."

"Bagaimana caranya?"

"Ayo datang ke tempatku. Kita akan melihat efek sampingnya secara langsung. Mungkin ini dapat membantu kita memahami situasinya dengan lebih baik."

"Baiklah, aku akan datang. Kita perlu mencari solusi sebelum situasinya semakin buruk."

"Terima kasih, Hatari. Kita harus bekerja sama untuk mengatasi masalah ini."

Hatari mematikan teleponnya dengan pandangan khawatir. Ketidakpastian tentang efek samping dari pembaruan tangan cyborg Vixeon membuatnya gelisah. Dia menyadari bahwa situasi semakin rumit, dan keputusannya untuk kembali ke kota harus diambil dengan hati-hati. Dengan langkah yang hati-hati, Hatari memikirkan langkah-langkah selanjutnya untuk membantu Vixeon mengatasi efek samping yang mungkin muncul.

...****************...

Di suatu sudut gelap dan terlupakan, di dalam sebuah bangunan terbengkalai yang sepi, terletak ruang rahasia milik Shadow Seraph. Sebuah tempat yang berfungsi sebagai tempat perlindungan dan persembunyian, dikelilingi oleh keheningan malam yang memerintahkan keberadaannya. Dengan sinar redup dari lampu neon yang lemah, Shadow Seraph, mengatasi luka-lukanya dengan penuh perhatian menggunakan laser presisi di ruangannya yang diatur dengan rapi.

Dengan ketelitian yang luar biasa, Shadow Seraph, atau yang lebih dikenal sebagai si nomor 10, menangani luka-lukanya setelah pertarungan sengit melawan Agent Spectra dan Agent Dark Slayer. Laser presisi di tangannya bergetar ringan saat menutupi luka-luka tersebut, dan keahlian medisnya membantu meredakan rasa sakit yang menyengat. Wajahnya yang tegar mencerminkan ketahanannya, sementara cahaya redup di ruangnya memperlihatkan keseriusannya untuk sembuh secepat mungkin.

Dengan laser yang matang dalam satu tangan dan pantulan sinar di cermin tua di depannya, Shadow Seraph memperhatikan wajahnya sendiri dengan tatapan penuh makna. Matanya mencerminkan kilasan masa lalu yang gelap, dan keheningan ruangan memperkuat suasana refleksi yang dalam. Seolah-olah melalui pantulan itu, ia menyusuri lorong kenangan yang membentuk jalan hidupnya, merenung dalam kesendirian, mungkin sedikit menyesali pilihan yang pernah diambil.

...[BRUGGGGGG]...

Dalam keheningan yang mendalam, Shadow Seraph merasa adanya kehadiran yang tak diinginkan meresap ke dalam ruangan tersembunyi nya. Dengan laser yang masih berkilau di tangannya, dia berbalik cepat, siap menghadapi ancaman yang tiba-tiba muncul di basement rahasianya. Kepekaannya yang tinggi memungkinkannya merasakan kehadiran orang lain, dan dia bersiap untuk menghadapi situasi yang mungkin membawa intrik baru ke dalam hidupnya yang suram.

...[WUUUUSSHSHHHH]...

Seraph merasakan ancaman dari belakang dan dengan refleks yang cepat, ia meluncur ke samping, menghindari serangan mendadak yang datang.

Tubuhnya yang terlatih merespons dengan lincah, dan dalam sekejap, ruang basement rahasia terisi dengan suara langkah-langkah cepat dan gerakan tangan yang mematikan. Seraph, dengan perasaan terlatih nya, mulai melibatkan diri dalam pertarungan tangan jarak dekat, menghadapi ancaman misterius yang menyelinap masuk ke dalam ruangannya.

"Siapa kau yang berani menyelinap ke tempat ini?"

"Ah, Nomor 10. Aku hanya seorang yang datang untuk menyelesaikan urusan tertentu." Ujar pria itu.

Seraph dengan nada tajam, "Jangan berpikir urusanmu akan selesai dengan cara ini.

"Kau memang punya hati yang kuat, tapi kali ini, urusan ini tidak bisa dihindari."

"Lalu apa tujuanmu sebenarnya?"

"Sebelum itu, apakah kita harus berbicara dalam posisi bertarung?" canda pria itu.

Seraph pun melepaskan tangan dari posisi bertarung nya itu. Lalu lelaki itu membuka tudung nya.

"Kau seharusnya mengenal ku. Bukan nama asli, tetapi biasa di--"

"Iya aku tahu, kau si nomor 5." Seraph langsung mengenali lelaki itu, karena dia juga seorang buronan kategori hijau.

"Kamu lebih cerdas dari yang kubayangkan, Nomor 10. Kita mungkin bisa bekerja sama untuk sementara waktu."

Seraph meringis, "Kita bekerja sama hanya jika kita punya kepentingan yang sama. Jangan berpikir kau bisa mengendalikan aku, Revenant."

Revenant tersenyum, "Kau memang tidak bisa diatur, Seraph. Tapi kita bisa saling menguntungkan. Ada urusan besar yang sedang bermain, dan keahlian kita mungkin berguna satu sama lain. Apakah kau tertarik?"

Beberapa saat kemudian, Seraph meraih sebotol minuman dari meja kecil di sampingnya, "Duduklah, Revenant. Tidak banyak orang yang berani masuk ke tempat ini tanpa undangan."

Dia mempersilahkan Revenant duduk di sofa kulit hitam yang nyaman di sudut ruangan basement yang tersembunyi. Suasana gelap dan rahasia membuat pertemuan mereka terasa semakin misterius.

Revenant menatap Seraph dengan mata tajam, "Kita harus bekerja sama, Seraph. Rencanaku untuk mengumpulkan semua buronan kategori hijau akan menjadi kenyataan, dan aku butuh keahlianmu."

Dia mulai membahas detail rencananya, menguraikan langkah-langkahnya dengan tegas. Seraph, meski skeptis, terlihat tertarik mendengarkan proposisi yang diajukan oleh Revenant.

Seraph menatap Revenant dengan skeptis, "Aku masih belum yakin bagaimana aku bisa mempercayaimu sepenuhnya."

Revenant tersenyum tipis, "Kamu tidak perlu mempercayai sepenuhnya. Yang penting, kita memiliki kepentingan yang sama. Kau ingin menjalani hidup bebas dari bayangan masa lalu, bukan?"

Seraph mengangguk, "Ya, tapi aku ingin memastikan bahwa kita tidak akan saling mengkhianati."

Revenant tertawa, "Saling mengkhianati hanya akan merugikan kita berdua. Kita butuh kekuatan dan keterampilan masing-masing untuk menjalankan rencana ini."

Percakapan di antara mereka berdua terus berlanjut, membentuk aliansi yang mungkin bisa mengubah takdir buronan kategori hijau mereka.

...----------------...

Terpopuler

Comments

🧭 Wong Deso

🧭 Wong Deso

semangat

2024-02-29

1

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 1.1 : kebetulan
3 1.2 : night
4 1.3 : Shattered
5 1.4 : reconnect
6 1.5 : Hardpoint
7 1.6 : Upgrade
8 1.7 : Claimer
9 1.8 : Adrenaline
10 1.9 : Endangered
11 1.10 : Daylight
12 1.12 : Mastermind
13 2.1 : Endo
14 2.2 : Blackjack
15 2.3 : Controlled
16 2.4 : Saber
17 2.5 : Broken
18 2.6 : Owe
19 2.7 : Nightmare
20 2.8 : Countdown
21 2.9 : Red and Yellow
22 2.10 : Breaker
23 2.11 : Slayer
24 2.12 : Knight
25 2.13 : Present
26 2.14 : Endless
27 2.15 : Hunter
28 2.16 : Enemy
29 2.17 : Or Lovers?
30 2.18 : Ride
31 3.1 : Assassin's
32 3.2 : Chrono Relic
33 3.3 : Blade and Snipe
34 3.4 : KRIEXUS
35 3.5 : The Ghost
36 3.6 : Company and Fugitive
37 3.7 : Level up
38 3.8 : Intellect
39 3.9 : Fallen Knight
40 3.10 : Rising Knight
41 3.11 : Outlaw
42 3.12 : Union
43 4.1 : Parade Arc
44 4.2 : Confront
45 4.3 : Call
46 4.4 : All in
47 4.5 : Acquitance
48 4.6 : Favor
49 4.7 : Let the hunt begin
50 4.8 : The Hunt already started
51 4.9 : League
52 4.10 : Hunting fugitive
53 4.11 : Sane
54 4.12 : Is romance still there?
55 4.13 : Go
56 4.14 : Borderline
57 4.15 : Attention
58 4.16 : Saga
59 4.17 : Roulette
60 4.18 : Happening
61 4.19 : Find
62 4.20 : Among us
63 4.21 : Hyper
64 4.22 : Bounty
65 4.23 : Beating
66 4.24 : Come & Go
67 5.1 : One time
68 5.1.2 : Snapped
69 5.1.3 : Special
70 5.2 : War on us
71 5.3 : Requiem
72 5.4 : Quarter
73 5.5 : Blue
74 5.6 : Ratio
75 5.7 : Syndicate
76 5.8 : Tempered
77 5.8.1 : Yagami
78 5.8.2 : Spectra & Deathstep
79 5.8.3 : Stranded
80 5.9 : Often
81 5.10 : Tales
82 5.11 : Block
83 5.12 : Vision
84 5.13 : Determined
85 5.14 : Gleam
86 5.15 : Gathered
87 5.16 : Melted
88 5.17 : The King
89 5.18 : And i
90 5.19 : See ya
Episodes

Updated 90 Episodes

1
Prolog
2
1.1 : kebetulan
3
1.2 : night
4
1.3 : Shattered
5
1.4 : reconnect
6
1.5 : Hardpoint
7
1.6 : Upgrade
8
1.7 : Claimer
9
1.8 : Adrenaline
10
1.9 : Endangered
11
1.10 : Daylight
12
1.12 : Mastermind
13
2.1 : Endo
14
2.2 : Blackjack
15
2.3 : Controlled
16
2.4 : Saber
17
2.5 : Broken
18
2.6 : Owe
19
2.7 : Nightmare
20
2.8 : Countdown
21
2.9 : Red and Yellow
22
2.10 : Breaker
23
2.11 : Slayer
24
2.12 : Knight
25
2.13 : Present
26
2.14 : Endless
27
2.15 : Hunter
28
2.16 : Enemy
29
2.17 : Or Lovers?
30
2.18 : Ride
31
3.1 : Assassin's
32
3.2 : Chrono Relic
33
3.3 : Blade and Snipe
34
3.4 : KRIEXUS
35
3.5 : The Ghost
36
3.6 : Company and Fugitive
37
3.7 : Level up
38
3.8 : Intellect
39
3.9 : Fallen Knight
40
3.10 : Rising Knight
41
3.11 : Outlaw
42
3.12 : Union
43
4.1 : Parade Arc
44
4.2 : Confront
45
4.3 : Call
46
4.4 : All in
47
4.5 : Acquitance
48
4.6 : Favor
49
4.7 : Let the hunt begin
50
4.8 : The Hunt already started
51
4.9 : League
52
4.10 : Hunting fugitive
53
4.11 : Sane
54
4.12 : Is romance still there?
55
4.13 : Go
56
4.14 : Borderline
57
4.15 : Attention
58
4.16 : Saga
59
4.17 : Roulette
60
4.18 : Happening
61
4.19 : Find
62
4.20 : Among us
63
4.21 : Hyper
64
4.22 : Bounty
65
4.23 : Beating
66
4.24 : Come & Go
67
5.1 : One time
68
5.1.2 : Snapped
69
5.1.3 : Special
70
5.2 : War on us
71
5.3 : Requiem
72
5.4 : Quarter
73
5.5 : Blue
74
5.6 : Ratio
75
5.7 : Syndicate
76
5.8 : Tempered
77
5.8.1 : Yagami
78
5.8.2 : Spectra & Deathstep
79
5.8.3 : Stranded
80
5.9 : Often
81
5.10 : Tales
82
5.11 : Block
83
5.12 : Vision
84
5.13 : Determined
85
5.14 : Gleam
86
5.15 : Gathered
87
5.16 : Melted
88
5.17 : The King
89
5.18 : And i
90
5.19 : See ya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!