1.3 : Shattered

Dengan rambutnya yang berkibar di udara malam, wanita itu melompat dari kaca gedung dengan keanggunan yang memukau. Pemandangan itu meraih perhatian Vixeon, wajahnya mencerminkan ketidakpercayaan yang dalam, seolah-olah dia baru saja menyaksikan keajaiban yang tak terduga di tengah malam yang gelap.

Wanita itu menarik kembali Vixeon yang terjatuh ke dalam ruangan gedung menggunakan tali yang ia ikat.

Vixeon pun terguling masuk ke dalam bangunan kembali setelah wanita itu menariknya.

"Arrghhh," Suaranya terdengar seperti seruan kekecewaan dan kejutan yang tersirat.

Dalam sekejap, Vixeon menyadari bahwa permainan ini telah beralih arah, dan wajahnya mencerminkan kebulatan tekad yang tak terkalahkan, siap menghadapi babak baru dalam pertarungan yang semakin rumit.

Sebelum Vixeon sempat berdiri, wanita itu sudah menduduki Vixeon tepat diatasnya ketika ia sedang tersungkur.

"H ... Hey!" Vixeon tak bisa gerak.

Senjata dipegang erat seolah menjadi ekstensi dari keberaniannya. Matanya berkilat, mencerminkan ketegasan di tengah kekacauan, seolah berbicara bahwa dalam posisi apapun, dia adalah sang penentu takdir.

"Tidak sesulit itu untuk ditangkap ternyata," ujarnya tanpa ekspresi wajah.

Kata-katanya keluar begitu saja, dingin dan tanpa keraguan, seolah meremehkan Vixeon dengan seriusitas yang tak terungkap di balik mata yang tajam.

"Blackjack?" Vixeon menebak.

"Bingo," jawabnya.

"Sejak kapan faksi sekarang sudah memperbolehkan wanita menjadi Bounty hunter?"

Sang wanita tanpa ekspresi menjawab, "Sejak faksi menyadari bahwa kemampuan tidak tergantung pada jenis kelamin."

Suaranya melukiskan ketegasan dan kebijaksanaan, seolah membalikkan stereotip yang tersemat di benak Vixeon.

Vixeon tersenyum. Dalam senyap yang mendalam, Vixeon melirik dengan mata yang penuh strategi. Seolah dia adalah komposer dalam simfoni kekacauan, rencananya merajut benang tak terlihat di antara keterbatasan yang ada, dan dalam setiap langkahnya, tersembunyi keyakinan bahwa keberanian adalah kuncinya.

"Siapa namamu?" tanya Vixeon.

"Kini kau akan mengenal Agent Blossom. Pemburu imbalan yang berhasil menangkap mu, Knightfall!"

Ucapannya disertai senyum yang tak terbaca, seolah menandai dimulainya babak baru dalam permainan keterampilan dan ketegangan.

Dengan gelombang kepercayaan diri, Agent Blossom menggenggam kendali situasi, siap mengungkapkan kekuatannya sebagai penentu takdir dalam pertarungan yang akan segera terbentang.

"Baiklah blossom, selamat sebagai orang pertama yang berhasil menangkap ku," puji Vixeon.

"Benarkah?" Blossom sedikit terkejut.

"Ya, suatu saat nanti!" Vixeon mengepalkan tangan kirinya.

"Eh?" Blossom pun melihat tangan cyborg kiri Vixeon.

...[BZZZZTTTTTTT]...

Dalam kilatan cahaya setrum, Blossom tersungkur ke tanah. Vixeon berdiri di atasnya dengan mata yang memancarkan kemenangan, seolah dia adalah penguasa atas kekacauan yang baru saja diciptakannya.

Keajaiban listrik tunduk pada kecerdasan Vixeon, menciptakan pemandangan yang menegaskan bahwa dalam pertarungan ini, sang Knightfall tidak bisa dianggap remeh.

Dengan anggun, Vixeon bangkit dari tanah, seolah-olah tak tersentuh oleh petir yang baru saja dilepaskan. Senyumnya, seperti matahari yang muncul setelah badai, mencerminkan keteguhan yang tak tergoyahkan.

Dalam kejatuhan dan kembali berdiri, Vixeon memperlihatkan kekuatannya yang mengalir dalam setiap denyut langkahnya.

Sembari berjalan ke arah jendela, Vixeon sedikit melirik ke arah Agent Blossom yang tersungkur, "Kau sangat hebat. Ku harap kau lebih berkembang lagi untuk kedepannya, cantik."

Dari kaca gedung yang retak, Vixeon melompat tanpa ragu, melayang di angkasa kota yang dipenuhi dengan cerita malam.

Tubuhnya turun dengan anggun, seperti bayangan yang menyusuri tepi mimpi, menuju mobil hitam yang berkilat di bawahnya.

Dalam setiap gerakannya, terpapar keberanian seorang penari di atas panggung kebebasan.

Tapi tanpa disadari, sedari tadi Blossom mendengarkan perkataan Vixeon barusan. Sehingga sebelum Blossom benar-benar tak sadarkan diri, ia merasa tersipu sendiri.

...****************...

Di sisi lain, Agent Zero yang sedikit melihat kejadian di bawah sana sempat terheboh.

Namun dari belakangnya, langkah kaki berjalan menuju ke arahnya.

"Sudah berapa kali kau melepaskannya?" ujar seorang wanita di belakangnya.

Zero yang melirik ke belakang melihat paras dari wanita itu.

"Jikalau saja aku yang menunggu disini, bisa jadi situasi berbeda," dengan sombongnya.

"Kau tidak tahu apa-apa tentang dia," Zero memalingkan wajahnya, "Pikiran mu hanya uang saja. Kau tidak akan tahu betapa menyenangkannya menangkap orang sepertinya."

Dengan dinginnya, dia tersenyum. "Mungkin, atau mungkin aku tahu lebih dari yang bisa kau bayangkan," jawabnya.

Tatapannya menyiratkan kebijaksanaan yang dalam, seolah memiliki lapisan misteri yang tak terungkap di balik setiap tindakan dan kata-katanya.

Zero menghiraukannya.

...****************...

Kembali ke Fredrinn yang kembali ke dalam kantor dimana Sir Carter berada. Sembari membawa dokumen yang kemungkinan berisi foto yang sudah dicetak.

"Aku kembali. Kali ini aku mendapatkan yang spesial!" semangat Fredrinn.

"Hmm?" Carter membalikkan kursinya dan menghadap ke Fredrinn.

Dengan gerakan halus, ia membuka berkas dokumen yang diisi oleh sepuluh foto yang menggambarkan cerita di balik kata-kata. Di mejanya, setiap gambar diatur dengan cermat, membuka pintu menuju misteri yang tersembunyi di balik kertas-kertas tersebut.

Carter melihat nya lebih dekat dengan diambil satu persatu.

"O ... Orang ini ..." kali ini Carter bereaksi berbeda.

"Tepat sekali sir," Fredrinn memetikkan jarinya.

"Nomor 10 kategori merah. Bagaimana kau bisa menemukan lokasinya?" ujar Carter yang masih mengalir dengan kebahagiaan.

"Aku memiliki sumber ku sendiri. Maka itu aku juga dapat menemukan dimana Knightfall berada," sembari menyodorkan foto yang ada di meja.

"Hmm, hebat sekali," puji Carter.

"Bayaran kalau bisa dilebihkan ya, hari ini aku sedang ada kencan dengan seseorang. Foto itu, 99% kau akan menerimanya," ujar Fredrinn sembari berjalan mundur ke belakang.

Lalu ia membuka pintu ruangan dan keluar dari ruangan itu.

Sir Carter yang masih terkagum-kagum melihat beberapa foto tersebut. Namun ia menemukan 1 foto yang janggal menurutnya

"Wanita ini ...," dalam tatapan tajamnya, ia fokus pada satu foto yang mencuri perhatiannya, seolah menemukan kunci untuk mengungkap misteri yang tersembunyi.

Wajahnya memancarkan rasa penasaran, seolah melihat lebih dari sekadar gambar, melainkan pintu gerbang ke kebenaran yang belum terkuak.

...****************...

Di dalam garasi yang redup, sinar senja melibas celah-celah, menerangi sosok yang tekun mengasah pedangnya. Seretan percikan api menyertai setiap gerakan, seolah merayakan ritual yang membuka jalan ke keanggunan di antara bilah yang tajam.

Suara gesekan logam menjadi nyanyian, menciptakan harmoni dari kesiapan dan ketajaman yang bersatu dalam ketenangan senja yang tenggelam.

Kemudian dari belakangnya, seorang lelaki memperhatikannya, "Apa yang membuatmu terus mengasahnya? Padahal sudah sangat mematikan."

"Ketajaman pedang bukan hanya tentang potensi bahaya, tetapi juga tentang kesiapan dan kehormatan. Di setiap gerakan pengasahan, terdapat koneksi antara diriku dan senjata ini, seolah menjadi satu dengan kehendak ku." Ujarnya

"Aku masih tidak mengerti obsesimu terhadap senjata ini." Heran si pengamat.

"Senjata bukan sekadar alat. Ia adalah perpanjangan dari jiwa. Dalam setiap serangan dan pertahanan, terdapat cerita yang harus dihormati. Pedang ini membawaku ke dunia yang tak terjangkau oleh mata manusia biasa."

Dengan gerakan penuh keanggunan, pedang itu meluncur masuk ke sarungnya seperti kembang api yang meredup. Suara ringan dari pertemuan logam dan kulit membentuk melodi perpisahan, seolah melambangkan bahwa dalam setiap kesiapan, ada kebijaksanaan yang terpendam di dalam rahasia sarung.

"Selama Knightfall masih menari di panggung negara ini, aku yang akan duluan mengontrol negara Mechroid ini." ujarnya dengan reaksi yang dingin.

Lelaki yang mengamati nya tersenyum, "Dasar gila."

...----------------...

Terpopuler

Comments

Ayanagi Souma

Ayanagi Souma

menjentikkan?

2024-02-13

1

🧭 Wong Deso

🧭 Wong Deso

setuju

2024-01-27

1

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 1.1 : kebetulan
3 1.2 : night
4 1.3 : Shattered
5 1.4 : reconnect
6 1.5 : Hardpoint
7 1.6 : Upgrade
8 1.7 : Claimer
9 1.8 : Adrenaline
10 1.9 : Endangered
11 1.10 : Daylight
12 1.12 : Mastermind
13 2.1 : Endo
14 2.2 : Blackjack
15 2.3 : Controlled
16 2.4 : Saber
17 2.5 : Broken
18 2.6 : Owe
19 2.7 : Nightmare
20 2.8 : Countdown
21 2.9 : Red and Yellow
22 2.10 : Breaker
23 2.11 : Slayer
24 2.12 : Knight
25 2.13 : Present
26 2.14 : Endless
27 2.15 : Hunter
28 2.16 : Enemy
29 2.17 : Or Lovers?
30 2.18 : Ride
31 3.1 : Assassin's
32 3.2 : Chrono Relic
33 3.3 : Blade and Snipe
34 3.4 : KRIEXUS
35 3.5 : The Ghost
36 3.6 : Company and Fugitive
37 3.7 : Level up
38 3.8 : Intellect
39 3.9 : Fallen Knight
40 3.10 : Rising Knight
41 3.11 : Outlaw
42 3.12 : Union
43 4.1 : Parade Arc
44 4.2 : Confront
45 4.3 : Call
46 4.4 : All in
47 4.5 : Acquitance
48 4.6 : Favor
49 4.7 : Let the hunt begin
50 4.8 : The Hunt already started
51 4.9 : League
52 4.10 : Hunting fugitive
53 4.11 : Sane
54 4.12 : Is romance still there?
55 4.13 : Go
56 4.14 : Borderline
57 4.15 : Attention
58 4.16 : Saga
59 4.17 : Roulette
60 4.18 : Happening
61 4.19 : Find
62 4.20 : Among us
63 4.21 : Hyper
64 4.22 : Bounty
65 4.23 : Beating
66 4.24 : Come & Go
67 5.1 : One time
68 5.1.2 : Snapped
69 5.1.3 : Special
70 5.2 : War on us
71 5.3 : Requiem
72 5.4 : Quarter
73 5.5 : Blue
74 5.6 : Ratio
75 5.7 : Syndicate
76 5.8 : Tempered
77 5.8.1 : Yagami
78 5.8.2 : Spectra & Deathstep
79 5.8.3 : Stranded
80 5.9 : Often
81 5.10 : Tales
82 5.11 : Block
83 5.12 : Vision
84 5.13 : Determined
85 5.14 : Gleam
86 5.15 : Gathered
87 5.16 : Melted
88 5.17 : The King
89 5.18 : And i
90 5.19 : See ya
Episodes

Updated 90 Episodes

1
Prolog
2
1.1 : kebetulan
3
1.2 : night
4
1.3 : Shattered
5
1.4 : reconnect
6
1.5 : Hardpoint
7
1.6 : Upgrade
8
1.7 : Claimer
9
1.8 : Adrenaline
10
1.9 : Endangered
11
1.10 : Daylight
12
1.12 : Mastermind
13
2.1 : Endo
14
2.2 : Blackjack
15
2.3 : Controlled
16
2.4 : Saber
17
2.5 : Broken
18
2.6 : Owe
19
2.7 : Nightmare
20
2.8 : Countdown
21
2.9 : Red and Yellow
22
2.10 : Breaker
23
2.11 : Slayer
24
2.12 : Knight
25
2.13 : Present
26
2.14 : Endless
27
2.15 : Hunter
28
2.16 : Enemy
29
2.17 : Or Lovers?
30
2.18 : Ride
31
3.1 : Assassin's
32
3.2 : Chrono Relic
33
3.3 : Blade and Snipe
34
3.4 : KRIEXUS
35
3.5 : The Ghost
36
3.6 : Company and Fugitive
37
3.7 : Level up
38
3.8 : Intellect
39
3.9 : Fallen Knight
40
3.10 : Rising Knight
41
3.11 : Outlaw
42
3.12 : Union
43
4.1 : Parade Arc
44
4.2 : Confront
45
4.3 : Call
46
4.4 : All in
47
4.5 : Acquitance
48
4.6 : Favor
49
4.7 : Let the hunt begin
50
4.8 : The Hunt already started
51
4.9 : League
52
4.10 : Hunting fugitive
53
4.11 : Sane
54
4.12 : Is romance still there?
55
4.13 : Go
56
4.14 : Borderline
57
4.15 : Attention
58
4.16 : Saga
59
4.17 : Roulette
60
4.18 : Happening
61
4.19 : Find
62
4.20 : Among us
63
4.21 : Hyper
64
4.22 : Bounty
65
4.23 : Beating
66
4.24 : Come & Go
67
5.1 : One time
68
5.1.2 : Snapped
69
5.1.3 : Special
70
5.2 : War on us
71
5.3 : Requiem
72
5.4 : Quarter
73
5.5 : Blue
74
5.6 : Ratio
75
5.7 : Syndicate
76
5.8 : Tempered
77
5.8.1 : Yagami
78
5.8.2 : Spectra & Deathstep
79
5.8.3 : Stranded
80
5.9 : Often
81
5.10 : Tales
82
5.11 : Block
83
5.12 : Vision
84
5.13 : Determined
85
5.14 : Gleam
86
5.15 : Gathered
87
5.16 : Melted
88
5.17 : The King
89
5.18 : And i
90
5.19 : See ya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!