1.8 : Adrenaline

Di ketinggian gedung yang bersinar di bawah cahaya rembulan, pertarungan sengit antara Agent Spectra, Agent Dark Slayer, dan Shadow Seraph melanjutkan aksinya di tengah malam yang terang bulan. Pedang-pedang bersinar dalam kegelapan, menciptakan kilauan misterius di udara. Spectra, dengan senjata futuristik yang melekat padanya, melepaskan serangkaian proyektil energi yang melintas melalui langit malam. Dark Slayer dan Shadow Seraph, seolah menjadi satu kesatuan, merespon dengan serangan pedang yang terampil dan berbahaya.

Pertempuran ini memancarkan keganasan dan ketegangan di setiap gerakan, menciptakan bayangan-bayangan yang melayang-layang di antara atap gedung.

Cahaya redup yang menyinari setiap tindakan memberikan tontonan visual yang menakjubkan. Angin malam membawa sorak-sorai deru pertarungan yang berlangsung di puncak gedung, memecah keheningan dini hari dengan ketegangan yang tak terbantahkan. Keputusan di tiap serangan dan perlindungan menjadi penentu nasib di dalam pertarungan bayangan yang terus berkembang ini.

Di tengah malam yang redup, ketiganya saling berhadapan, napas mereka berdesir setelah pertempuran yang panjang. Spectra, Dark Slayer, dan Shadow Seraph, meskipun masih bersiap siap, mulai melonggarkan ketegangan. Mereka saling berpandangan, menemukan penghargaan di antara lawan-lawan yang tangguh. Cahaya bulan memantulkan kelelahan di mata mereka, dan perlahan-lahan percakapan ringan mengalir di antara bayangan-bayangan yang lelah.

"Kau memang memiliki trik yang menarik, Spectra. Senjata futuristik itu cukup menghibur." Puji Dark Slayer.

"Tidak lebih menghibur daripada pertahananmu dengan pedang, Dark Slayer. Namun, Shadow Seraph, kau punya cerita menarik di balik gelar 'Nomor 10' itu, bukan?" Spectra juga memuji mereka berdua.

"Mungkin suatu hari nanti aku akan menceritakannya, namun tidak malam ini. Kita masih punya bisnis yang belum selesai."

Meskipun mereka lelah, rasa saling menghormati mulai tumbuh di antara ketiganya, menciptakan sebuah kesepakatan tak tertulis bahwa pertempuran malam ini belum mencapai akhirnya.

...[CEKREEKKKKK]...

Tiba-tiba sebuah suara klik terdengar. Sorotan kilat membelah kegelapan saat seseorang tiba-tiba memotret adegan yang sedang berlangsung. Jepretan kamera memantul di atap-atap gedung dan menciptakan bayangan yang terpantul di wajah ketiganya. Spectra, Dark Slayer, dan Shadow Seraph, yang sebelumnya tenggelam dalam pertempuran malam, secara bersamaan mengarahkan perhatian mereka ke sumber suara itu.

Dalam kilat cahaya kamera, wajah mereka tercermin dalam bidikan fotografer tak dikenal yang merayap dalam bayangan. Kejutan melintas di mata mereka, tetapi segera digantikan oleh kewaspadaan yang mendalam.

"Ada apa? Lanjutkan saja pertarungan kalian." Suara tegas tersebut muncul dari sosok yang sebelumnya hanya merupakan bayangan di kegelapan.

Fredrinn, si fotografer tak dikenal oleh mereka bertiga, sekarang berdiri di hadapan mereka dengan kamera yang masih tergenggam erat. Separuh wajahnya tertutup oleh jaket itu, menyiratkan misteri yang belum terpecahkan.

Ketiganya saling pandang, keheranan masih mencuat di mata mereka. Fredrinn tampaknya tahu lebih banyak dari yang terlihat, dan suasana malam semakin terasa sarat dengan rahasia. Meskipun demikian, panggilan untuk melanjutkan pertarungan seakan-akan mengundang mereka untuk kembali ke dalam bayangan dan melanjutkan tarian gelap yang belum berakhir.

"Siapa kau? Mengapa kau memotret kami?" Spectra menodongkan senjatanya kepada Fredrinn.

"Nama ku tidak terlalu penting, lebih baik panggil saja saya Fredrinn. Saya seorang penikmat seni, dan kalian bertiga telah menyajikan pertunjukan malam yang luar biasa."

"Seni? Apa maksudmu? Kami bukanlah objek seni yang bisa kau nikmati begitu saja." Dark Slayer dibuat heran olehnya.

"Dan mengapa kau memilih malam ini untuk melakukan ini? Apakah ini bagian dari rencanamu?" Shadow Seraph ikut bertanya.

"Ah, bayangan-bayangan di malam ini adalah karya seni yang hidup. Momen keindahan yang sulit ditemui. Aku hanya ingin menangkapnya dalam bingkai fotografi."

Tatapan Fredrinn tidak menunjukkan ketakutan, malah seolah-olah ia adalah pengamat yang terbiasa dengan kegelapan dan rahasia. Pertanyaan mereka hanya dihadapi dengan senyuman misterius darinya.

"Fredrinn, apakah kau benar-benar hanya menikmati seni, ataukah ini semua hanya untuk popularitas di dunia maya? Aku merasa seperti fotomu akan viral dalam hitungan detik." Spectra mencurigai sesuatu.

"Mungkin. Tetapi popularitas hanya efek samping dari keindahan. Dunia dapat melihat karya seni ini, dan aku dapat menikmati reaksi mereka." Jawab Fredrinn.

Dalam kegelapan, pertanyaan Agent Spectra membuat Fredrinn tersenyum misterius, seolah-olah ia memahami lebih banyak dari yang terlihat. Rasa curiga semakin menggelayut di antara bayangan malam yang semakin dalam.

Ketika Agent Spectra dan Agent Dark Slayer saling bertatapan, mereka sadar bahwa Shadow Seraph telah menghilang tanpa jejak. Langkah-langkahnya yang cepat seperti menyatu dengan kegelapan, meninggalkan mereka dalam kebingungan.

Pandangan mereka menyusuri sekeliling, tetapi bayangan yang tadi hadir, kini lenyap, seolah-olah menjadi satu dengan malam yang gelap. Mereka menyadari bahwa Shadow Seraph, sang nomor 10, telah menguasai seni melarikan diri dari pandangan, meninggalkan misteri yang semakin mendalam di balik pertarungan malam itu.

"Dimana dia pergi? Shadow Seraph tiba-tiba menghilang." Agent Spectra terkejut.

"Aku tidak tahu. Dia sudah terbiasa membuat dirinya tak terlihat."

"Dia pasti memiliki rencana. Kita harus hati-hati. Mungkin dia masih mengawasi dari bayangan."

Dalam sesaat, Agent Spectra dan Agent Dark Slayer melihat ke arah tempat Fredrinn tadi berdiri, hanya untuk menemukan bahwa fotografer itu juga telah menghilang.

Bayangan gelap menelan identitasnya, seolah-olah malam itu memang diciptakan untuk menyembunyikan misteri. Tidak ada jejak atau suara, hanya keheningan malam yang semakin terasa mencekam. Pertanyaan di benak mereka semakin berkembang, dan ketidakpastian melingkupi malam yang semakin pekat.

"Tadi kehilangan Shadow Seraph, dan sekarang bahkan Fredrinn juga menghilang."

"Ini semakin aneh. Apa mereka bekerja sama ataukah ini hanya kebetulan?"

Dalam kegelapan yang semakin menggelayut, Agent Dark Slayer dan Agent Spectra menyadari bahwa selain Shadow Seraph, Fredrinn, si fotografer misterius, juga telah menghilang tanpa jejak.

"Aku tiba di sini bukan untuk menyulut pertengkaran. Kita memiliki musuh bersama, dan melibatkan diri dalam perdebatan tak akan membantu."

"Musuh kita adalah buronan. Aku tidak yakin apa maksudmu tiba-tiba ikut campur dalam urusan ini."

"Aku datang juga untuk menangkap Shadow Seraph. Jika kita terus berselisih, kita akan semakin lemah dalam menghadapi musuh. Kita butuh kerjasama."

"Kerjasama? Kau datang terlambat, dan sekarang semua menjadi kacau."

Dalam ketegangan malam yang semakin dalam, Agent Spectra dan Agent Dark Slayer saling bersengatan kata. Pertempuran bukan hanya melibatkan senjata, tetapi juga egonya masing-masing.

Pertemuan antara Agent Dark Slayer dan Agent Spectra berakhir tanpa kata perpisahan. Agent Dark Slayer, dengan langkah-langkah tegar, meninggalkan tempat tersebut menuju markasnya, Blackjack. Ekspresi wajahnya mencerminkan rasa frustrasi dan ketidaksetujuan terhadap situasi yang semakin rumit.

Sebaliknya, Agent Spectra yang tertinggal, melihat langit malam sejenak sebelum kembali ke markas faksinya, Whitejack. Meskipun malam itu penuh dengan misteri, keduanya menyadari bahwa tantangan mereka belum berakhir, dan pertarungan melawan musuh bersama harus terus dilanjutkan, meski jalannya penuh dengan konflik dan ketidaksepakatan.

...----------------...

Episodes
1 Prolog
2 1.1 : kebetulan
3 1.2 : night
4 1.3 : Shattered
5 1.4 : reconnect
6 1.5 : Hardpoint
7 1.6 : Upgrade
8 1.7 : Claimer
9 1.8 : Adrenaline
10 1.9 : Endangered
11 1.10 : Daylight
12 1.12 : Mastermind
13 2.1 : Endo
14 2.2 : Blackjack
15 2.3 : Controlled
16 2.4 : Saber
17 2.5 : Broken
18 2.6 : Owe
19 2.7 : Nightmare
20 2.8 : Countdown
21 2.9 : Red and Yellow
22 2.10 : Breaker
23 2.11 : Slayer
24 2.12 : Knight
25 2.13 : Present
26 2.14 : Endless
27 2.15 : Hunter
28 2.16 : Enemy
29 2.17 : Or Lovers?
30 2.18 : Ride
31 3.1 : Assassin's
32 3.2 : Chrono Relic
33 3.3 : Blade and Snipe
34 3.4 : KRIEXUS
35 3.5 : The Ghost
36 3.6 : Company and Fugitive
37 3.7 : Level up
38 3.8 : Intellect
39 3.9 : Fallen Knight
40 3.10 : Rising Knight
41 3.11 : Outlaw
42 3.12 : Union
43 4.1 : Parade Arc
44 4.2 : Confront
45 4.3 : Call
46 4.4 : All in
47 4.5 : Acquitance
48 4.6 : Favor
49 4.7 : Let the hunt begin
50 4.8 : The Hunt already started
51 4.9 : League
52 4.10 : Hunting fugitive
53 4.11 : Sane
54 4.12 : Is romance still there?
55 4.13 : Go
56 4.14 : Borderline
57 4.15 : Attention
58 4.16 : Saga
59 4.17 : Roulette
60 4.18 : Happening
61 4.19 : Find
62 4.20 : Among us
63 4.21 : Hyper
64 4.22 : Bounty
65 4.23 : Beating
66 4.24 : Come & Go
67 5.1 : One time
68 5.1.2 : Snapped
69 5.1.3 : Special
70 5.2 : War on us
71 5.3 : Requiem
72 5.4 : Quarter
73 5.5 : Blue
74 5.6 : Ratio
75 5.7 : Syndicate
76 5.8 : Tempered
77 5.8.1 : Yagami
78 5.8.2 : Spectra & Deathstep
79 5.8.3 : Stranded
80 5.9 : Often
81 5.10 : Tales
82 5.11 : Block
83 5.12 : Vision
84 5.13 : Determined
85 5.14 : Gleam
86 5.15 : Gathered
87 5.16 : Melted
88 5.17 : The King
89 5.18 : And i
90 5.19 : See ya
Episodes

Updated 90 Episodes

1
Prolog
2
1.1 : kebetulan
3
1.2 : night
4
1.3 : Shattered
5
1.4 : reconnect
6
1.5 : Hardpoint
7
1.6 : Upgrade
8
1.7 : Claimer
9
1.8 : Adrenaline
10
1.9 : Endangered
11
1.10 : Daylight
12
1.12 : Mastermind
13
2.1 : Endo
14
2.2 : Blackjack
15
2.3 : Controlled
16
2.4 : Saber
17
2.5 : Broken
18
2.6 : Owe
19
2.7 : Nightmare
20
2.8 : Countdown
21
2.9 : Red and Yellow
22
2.10 : Breaker
23
2.11 : Slayer
24
2.12 : Knight
25
2.13 : Present
26
2.14 : Endless
27
2.15 : Hunter
28
2.16 : Enemy
29
2.17 : Or Lovers?
30
2.18 : Ride
31
3.1 : Assassin's
32
3.2 : Chrono Relic
33
3.3 : Blade and Snipe
34
3.4 : KRIEXUS
35
3.5 : The Ghost
36
3.6 : Company and Fugitive
37
3.7 : Level up
38
3.8 : Intellect
39
3.9 : Fallen Knight
40
3.10 : Rising Knight
41
3.11 : Outlaw
42
3.12 : Union
43
4.1 : Parade Arc
44
4.2 : Confront
45
4.3 : Call
46
4.4 : All in
47
4.5 : Acquitance
48
4.6 : Favor
49
4.7 : Let the hunt begin
50
4.8 : The Hunt already started
51
4.9 : League
52
4.10 : Hunting fugitive
53
4.11 : Sane
54
4.12 : Is romance still there?
55
4.13 : Go
56
4.14 : Borderline
57
4.15 : Attention
58
4.16 : Saga
59
4.17 : Roulette
60
4.18 : Happening
61
4.19 : Find
62
4.20 : Among us
63
4.21 : Hyper
64
4.22 : Bounty
65
4.23 : Beating
66
4.24 : Come & Go
67
5.1 : One time
68
5.1.2 : Snapped
69
5.1.3 : Special
70
5.2 : War on us
71
5.3 : Requiem
72
5.4 : Quarter
73
5.5 : Blue
74
5.6 : Ratio
75
5.7 : Syndicate
76
5.8 : Tempered
77
5.8.1 : Yagami
78
5.8.2 : Spectra & Deathstep
79
5.8.3 : Stranded
80
5.9 : Often
81
5.10 : Tales
82
5.11 : Block
83
5.12 : Vision
84
5.13 : Determined
85
5.14 : Gleam
86
5.15 : Gathered
87
5.16 : Melted
88
5.17 : The King
89
5.18 : And i
90
5.19 : See ya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!