Ibu ku memeluk Moncus di gendongan nya setelah ia berhasil menjinakan nya. Menjinakan nya Moncus ini terbilang mudah karna setelah dikasih makan dia menjadi seperti kucing tingkahnya mengguliat di tangan minta di elus.
Tapi yah, terkadang sayap nya menepuk wajah.
"Apa kau akan memberi nama mahluk ini?" Ujar Ibuku mengelus kepalanya saat di gendong olehnya.
Aku berkata padanya. "Hmmm, aku ingin sih Bu memberinya Nama tapi aku tak ahli memberi nama ..."
Ibuku tersenyum, lalu berkata. "Kenapa tidak Ibu saja yang memberinya nama? Lalu, kau kan mau lanjut kerja jadi apa boleh Ibu saja yang menjaganya?"
Akh, aku melihat wajah Ibu ku yang tersenyum dengan harapan aku mengangguk.
"Astaga, aku tidak bisa menolak meski pun aku juga ingin bermain dengan Moncus Pet baruku?"
Aku melihat tatapan Ibuku yang bahagia ke Moncusku.
"Lembut banget!" Ujarnya menaruh pipinya di tubuh Moncus yang terlihat juga senang.
Aku mengela nafas dengan wajah iri. "Iya, aku juga sibuk jadi tak masalah ..." Ujarku merasa tak bisa menolaknya.
Ibuku memberi jempol padaku dengan senyuman.
"Oke! Mari kita biarkan Tuan mu berkerja, Piona chan!"
Aku mendengar nama Pet ku disebutkan, langsung diputuskan begitu saja.
"Ibu, apa pet ku perempuan?" Tanyaku saat Ia sudah keluar kamar.
Dia menggelengkan kepalanya. "Entahlah, Ibu tak tahu cara membedakan pria dan wanita kalo hewan?"
*Duk!
Dia menutup pintu sesaat aku melihat dua buah kelereng di sekitar pantat Moncus.
"Bukannya itu berati si Pet ku pria ? Kenapa namanya Viona?"
Aku mengela nafas. "Ah sudahlah ..."
Menggerakan mouse dan menatap layar monitor.
"Sekarang pokus berkerja ..."
Tah, entah kenapa aku mulai percaya bahwa saat ini aku kerja. Kebohongan yang kubuat malah memberikan motivasi dihatiku.
"Pertama, untuk menggerakan kembali game ini akan ku tekan Mulai pada Event pemberian azab tapi aku perlu hati-hati ..."
Menolaknya juga tak bisa. Tutor yang akan membuat bencana di desa, namun tak bisa sama sekali ku bayangkan menghancurkan meski hanya beberapa orang mati. Keluarga yang hancur karna sebuah tutor di game? Jangan bercanda, harus kehilangan salah satu orang berharga karna sebuah tutor game? Aku tak bisa bayangkan, seandainya Ibu ku yang jadi korbannya seperti yang akan terjadi di game ini.
Untuk itulah, aku sudah mempersiapkan semua nya.
"Yah, Tap pembelian dengan Cash! Aku sudah mengorek tabungan ku dan mentrasfernya ke akun dana! Aku akan melakukan top up di Top up game ini dan membeli beberapa hal yang dapat membantu Desa!"
Aku meregangkan tangan ku dan menarik nafas perlahan lahan menenangkan lalu tersenyum memandang di layar pada bagian Top up Game.
"Saat nya kita untuk Ngecheat!" Ujarku mengepalkan tangan.
*Tet!
.Aku menekan Top up dan melakukan pembayaran dengan Dana. Semua berakhir sukses dan mendapatkan sekitar 7000 diamont.
"Lumayan banyak juga ..." Ujarku mendatar melihat jumlah diamont.
Uang tabunganku senilai 25 juta rupiah, setelah di ubah jadi diamont semua berjumlah 7000 diamont dan menyisakan sekitar 100 ribu rupiah.
"Aku perlu satu Pc lagi untuk tranding ..."
Yah, selama ini aku cukup sering melakukan Investasi kecil kecilan pada beberapa situs trending terkenal.
Dan karna itu penghasilan ku juga cukup terjaga di tambah dengan live streamingku yang sering ku lakukan dikamar. Aku dapat cukup penghasilan dari semua itu tapi yah karna hobby nge cash ku uang nya jadi tidak nampak ...
Aku mengela nafas agak kecewa dengan diri sendiri dan menekan tabel shop di game.
"Baiklah, kita akan beli apa ?" Ujarku memandang layar monitor menampilkan banyak sekali barang yang terjual di Shop Piture.
---
Aku memegang dagu dan mengangguk. "Aku butuh Arteleri tapi tak dapat membeli yang masih gelap dan tak berwarna ..."
Menunjukan level yang berbeda dengan level ku saat ini ...
Aku level 6 dan barang-barang yang berwarna hitam putih berlevel 13 - 17 .
Aku bisa beli beberapa barang yang berwarna dan itu agak sedikit tinggi dari levelku sendiri.
"Azab serangan monster, untuk melawan nya aku butuhkan banyak sekali Pertahanan desa ..."
"Aku akan membeli beberapa Alteleri pertahan berlevel 12 ..."
"Dan juga pelengkap pelengkap nya ..."
Aku menekan salah satu menara dengan seorang pengintai di atasnya.
"Aku akan membeli ini, harga nya 10 diamont ..."
Aku menekan beli dan itu langsung di tandai di wilayah X di desa.
[ Beli 5 buah, untuk Lima Area yang strategis! ]
Aku mengangkat alis. "Ternyata pemasangan nya akan otomatis memilih wilayah?"
"Tapi, apa-apaan dengan tanda silang dan jumlah waktu diatas nya?" Ujarku melihat dilayar.
Waktu sekitar 2 jam , sampai saat pemasangan selesai.
Dan layar kembali menampilkan Scan kisah.
-
-
-
-
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 64 Episodes
Comments