"Dengar kalian semua, anak ku Rapunzel menjadi utusan Suara Dunia! "
Semua orang di bawah terdiam memperhatikan kepala desa itu. Sekarang Rapunzel berdiri disamping Ayahnya, yang berada di rumah tertinggi. Yaitu Rumah kepala desa.
Seseorang warga bertanya kepada Ayah Rapunzel yang juga kepala desa nya.
"Apa dia punya kitab harapan? "
Ayahnya menatap Rapunzel dan Rapunzel mengangguk.
"Aku punya! " Ujarnya mengangkat kitab harapan.
Semua orang mulai bersujud.
"Pertolongan sudah datang, dan itu dari suku kita... " Ujar warga yang menangis terharu.
Semua orang bersujud di hadapan Rapunzel.
----
Sementara itu, aku yang melihat layar monitor menjadi masam lidah ku dan haus.
"Aku ingin merokok, sedari tadi lidah ku masam banget... "
Aku mengambil sebatang rokok di samping key board. Menyalakan nya, sambil terus menonton vidio.
"Fu-uh~` " Menghembus asap rokok.
" Game yang menarik, akan ku mainkan sebentar lagi kali ya... " Ujarku menskroll layar.
Aku melihat di Vidio itu, Rapunzel sedang membuka buku dan berkata dengan mata tertutup.
"Dewa, jika kau menyadari kami tolong katakan padaku siapa Nama Dewa kami ini? "
"Kami ingin menyembahMu, serta beritakan pada kami bagaimana agar kami bisa mendapatkan panen melimpah setiap tahunnya... "
*Berikan jawaban anda*?
Aku mengetik key board pada papan tulis yang muncul di layar.
"Panggilah, aku M! Tak ada keberadaan selain ku, M! Semua sesembahan kalian tentang pengorbanan itu hanyalah kebodohan, janganlah kalian menganiaya diri kalian dan saudara saudari kalian,
Siapa yang melakukan pertumbalan lagi, akan ku beri hukuman setimpal! "
Suara muncul di sertai kitab harapan yang menyala.
"*Panggilah, aku M! Tak ada keberadaan selain ku, M! Semua sesembahan kalian tentang pengorbanan itu hanyalah kebodohan, janganlah kalian menganiaya diri kalian dan saudara saudari kalian,*
Siapa yang melakukan pertumbalan lagi, akan ku beri hukuman setimpal! "
Semua orang mendengar itu termenung.
"Lalu, bagaimana cara kita menyembah nya? "
"Beri kami mukjizat! "
"Beri kami panen! "
Semua warga berteriak meminta hal yang aneh.
Rapunzel berteriak. "Kalian tak boleh berlaku tidak sopan, pada Dewa! "
Semua diam.
Ayah bertanya. "Tanya kan pada Dewa mu itu, bagaimana kami menyembahnya dan apa yang kami dapatkan dari sesembahan yang kami lakukan? "
Mendengar itu, aku yang menonton jadi kebingungan.
Sesaat setelah Rapunzel bertanya sesuai apa yang ayah nya suruh tiba-tiba muncul lagi...
Beri mukjizat pada suku yang mau menyembahMu...
1) Gift.
2) Malaikat.
3) Azab.
Harga nya 70-
Poin anda: 0
*Untuk mendapat Poin, anda harus disembah!
Aku memegang dagu. "Menarik, jadi aku harus membuat mereka menyembah ku dan mendapat kan poin... "
*Silahkan gunakan fiturenya, agar anda di sembah*!
1) Menara doa!
2) Pohon doa!
3) Patung doa!
Aku memperhatikan semua orang, yang harus kupilih sebagai media menyembahku.
"Apa yang harus kupilih? Apa pohon? Patung? Atau menara? "
Aku memikirkannya. "Yang cocok adalah Pohon doa, karna dekat dengan alam mereka... "
"Baiklah, aku mulai mengetik sekarang! " Ujarku meregangkan tangan dan mulai menulis.
Tiba-tiba kitab harapan menyala terang.
Rapunzel menyuruh semua nya diam dengan tangan mengarah.
"Diam, Dewa telah menurunkan firman nya! "
" *Wahai Suku yang ku berkati! Kalian terimalah anugrah ku pohon Doa Dewa! Setiap kalian berdoa, akan ku berikan berkah nya*! ... "
Seketika sebuah pohon besar di hutan itu menyala terang, dipenuhi dengan aliran seperti urat nadi. Menyala biru pada aliran itu, aliran yang terus memutari pohon terbesar di hutan itu. Dan di atas pohon ada sebuah mata dari kristal.
Semua orang berkumpul disekeliling pohon dan mereka melihat kristal mata itu. Lalu seketika semua nya bersujud dengan Rapunzel di depan.
"Dewa M, puja Dewa M! " Semua serentak memuja.
Aku yang melihat itu berkeringat dengan senyuman.
"Apa ini baik-baik saja ya? What the fuck, nih game! "
Anda mendapatkan poin 5+ dari satu penyembah 5+ dari penyembah lainnya 5+ lagi.... Terus sampai dikali 20 karna melakukan bersama 20 orang +
*Poin anda 2000*\+
Aku mengencangkan mata. "Jadi begitu ya, cara mendapat poin... "
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 64 Episodes
Comments