Tingkat kepercayaan dapat menurun hanya karna 1 orang genius.

Aku mendapatkan tekanan dari sistem, yang mana sebuah doa hanya bisa dikabulkan satu kali. Tapi, bagaimana dengan nasib para pendoa yang lainnya? Aku jadi merasa khawatir dengan nasib kepercayaan para penyembah ku. Peringatan tentang hilang nya kepercayaan akan berakibat pada kematian ku juga. Mengingat ancaman dewi sialan itu, yah aku masih ingat kata-katanya.

"Kau tau jika game over? Yah, pastinya kau juga akan mati ... Itu yang dia katakan ..." Ujarku memainkan pulpen di tangan sambil menatap layar monitor.

Aku berpikir sejenak, yang mana aku harus menemukan alasan yang meyakinkan agar para pemuja ku tidak kehilangan kepercayaan nya dan berhenti berdoa padaku.

*Duzzz ...

Aku menggerakan mouse berulang kali, sambil terus berpikir alasan apa yang pas untuk menjadi sandaran terhadap doa yang terkabul.

Lalu, pandangan ku tertuju pada notif pemberitahuan yang tak pernah kusentuh sekalipun sedari tadi.

"Ada notif pemberitahuan, apa lagi yang mau di beritahukan sistem padaku?" Ujarku menggerakan mouse dan membuka notif pemberitahuan itu dengan muka lesu.

Tampak tampilan muncul, menutupi layar monitor. Sebuah pernyataan datang dari sistem.

Pemberitahuan,

Pengabulan doa akan meningkat sejalan dengan level sebagai Dewa di tingkatkan.

Persenan. 50℅ peningkatan.

---

Aku melihat itu memegang dagu seketika dan berasumsi bahwa peningkatan 50℅ terjadi karna menerima salah satu doa dan persembahan.

"Hm, jadi begitu ... Ternyata ada sebuah peningkatan ..."

Aku melihat daftar penyelesaian jika sudah berhasil mencapai 100℅ .

Yang mana aku dapat meningkat ke level 6 secara instan dan bisa mengabulkan 10 doa dalam satu kali pemujaan.

"Luar biasa, jadi begitu cara kerja nya dengan level ..." Ujarku menggerakan mouse.

Aku lalu menutup tab notif dan mulai mengklik play.

Yang mana, permainan berlanjut.

"Pertama alasannya aku memilih harus di isi di kolom tulis ini ..."

Aku mulai mengetik beberapa firman.

Setelah itu ...

Rapunzel mendapati kitab yang di pegang nya bersinar.

"Diam semua, ada firman!" Ujarnya mengarahkan tangan ke semua orang yang memasang muka harapan doa n terkabul.

Terdengar suara kemudian.

"Aku memilih doa salah satu dari kalian, namun bukan berati menolak yang lainnya. Taukah kalian, jika doa kalian ku dengar namun belum saatnya ku kabulkan... Aku tahu apa yang kalian harapkan, dan aku memilih siapa yang ku berkati... Jika kalian tidak berkecil hati, maka kalian akan selalu dalam lindungan ku dan barang siapa yang berpaling maka akan mendapatkan azabku ..."

Seketika semua orang terdiam lalu terdengar suara kegaduhan keharuan masa orang-orang yang berkumpul.

"Apa artinya hanya doa itu yang dikabulkan? " Ujar seorang pemuda dengan wajah kesal.

Dia adalah salah seorang yang memiliki pengetahuan luas dalam memperbanyak kekayaan. Merupakan satu-satunya pemuda yang melakukan kontak ke dunia luar. Jadi semua yang dia miliki bisa di bilang terpenuhi karna dia adalah pedagang satu-satunya di desa ini.

Aku memperhatikan nya dari sudut pandang layar, selain dia aku juga memperhatikan beberapa orang yang mulai menurun tingkat kepercayaannya.

Persenan di hadapan layar menurun.

Kepercayaan terhadap dewa di game ini sama dengan jumlah HP.

Tampak, 80℅ sisa dari HP ku. Yang berati, aku kehilangan 20℅ tingkat populasi desa yang percaya padaku.

"Ini meresahkan ..."

Dalam hati, aku menjadi risau akan nasib lain dari desa ini.

----

Tampak hampir seluruh warga mulai menerima akan wahyu ku. Yang berati, hampir semua orang percaya padaku. Inti dari pemujaan ini bukanah terkabulnya doa, melainkan didengarkan atau tidaknya doa mereka.

Aku yang sangat peka terhadap hal yang begini, tentu saja memilih untuk menyampaikan alasan seperti tadi. Kata-kata ku tadi cukup untuk memuaskan mereka sambil menunggu akan keajaiban 10 doa yang terkabul. Hal ini nantinya akan membuat banyak orang di desa semakin menambah keyakinan mereka dan level pemujaan meningkat terus menerus.

Jendela level 2 tak lama lagi akan terlihat!

----

Malam datang, aku masih di depan layar Pc memperhatikan game yang ku awasi. Aku takut jika lau sesuatu menimpa desa dan akan berakibat game over dan yah aku akan mati. Semua itu membuatku tetap terjaga, memperhatikan area peta yang di khususkan di sekitar desa dan area hutan.

Ngomong-ngomong, sudut yang bisa ku lihat hanya sedikit sekali. Yang berati hanya sekitaran hutan dan desa ini. Aku tak bisa melihat keseluruhan dunia. Bahkan aku sendiri tak tahu, bagaimana bentuk benua dan dunia ini.

"Pohon doa tampak sepi, desa juga tampak sepi, meski ada beberapa orang yang tengah mengobrol ... Apa mungkin mereka orang yang melakukan ronda malam?" Tanyaku sambil memperhatikan.

Aku membesarkan sudut pandang ku pada mereka dan mendengar percakapan.

---

Tempat ini, berada di sebuah pondok yang terbuka. Seperti pos penjagaan malam desa, biasa terlihat seperti pos ronda. Tapi digunakan sebagai tempat para pemuda dan gadis remaja saling mencibir.

"Aku merasa Dewa M sangat egois, dia menolak doa kita?" Ujar seorang pemuda yang mengangkat minuman di gelas kayunya.

Gadis cantik yang disisinya berkata dengan wajah kesal.

"Kau benar, apa Dewa M sungguh Dewa? Kalo iya, kenapa dia tidak mengabulkan doa kita?" Mengatakan itu sambil mengunyah paha ayam yang di panggang.

Pemuda kaya panggil saja pedagangan itu berkata dengan wajah sombong.

"Aku merasa aneh, mungkin Dewa M hanya bisa mengabulkan satu Doa saja karna kekuatan yang di dapatkan dari pemujaan nya hanya dari Desa ini ..."

Semua memandangi pemuda tersebut bahkan aku yang berada di balik layar.

Aku berkeringat seketika, mendengar ucapan pemuda itu di dalam layar monitor ini.

"Intuisi nya sangat bagus, dan ini sungguh berbahaya!" Ujarku berkeringat dan tersenyum tak enak secara bersamaan.

*Tenet!

Suara pemberitahuan terdengar lalu tiba-tiba layar tertutup dengan tabel besar bertuliskan.

Peringatan\=

Keraguan terhadap Dewa, memakan 20℅ keyakinan...

Sisa keyakinan 60℅ ...

---

Seketika aku mengerutkan kening dengan wajah pucat.

"Berbahaya! Aku bisa game over bahkan sebelum aku bisa tidur malam ini ..." Ujarku menjadi khawatir dan dag dig dug semalaman suntuk.

----

Episodes
1 Awalan
2 Pemujaan.
3 Pesembahan
4 Menerima persembahan.
5 Tingkat kepercayaan dapat menurun hanya karna 1 orang genius.
6 Berkah Suara yang di tarik oleh Dewa mereka!
7 Dewa ini hanya anak SMA yang akan mengikuti Ujian Pratekum di tengah pandemi C19
8 Moncus
9 Ngecash!
10 Menara Cash!
11 Sihir?
12 Penolong?
13 Rahasia dari sinar bulan?
14 Persembahan yang diluar nalar?
15 Pacar bohongan?
16 Kedatangan 2 perempuan asing.
17 alasan!
18 Menjual barang di situs Ilegal
19 Gelobang monster 1
20 Angel Azila
21 Azila sang Malaikat!
22 Fiture baru
23 Desa seusai Gelombang Monster.
24 Kenaikan level dan masalah yang dihadapi.
25 Masa lalu kelam dan cara baru kelam.
26 Shiki!
27 Ungkapan Author, lol
28 Paradise
29 Battle
30 Paket dan Fetish!
31 Keseharian.
32 Dangeon Clound Dukhan.
33 Equador,Kota yang menuju Keyakinan Atheis!
34 Benua hilang?
35 Festival Kecantikan!
36 Serangan Assasint bernama Galiant
37 Gadis bernama Feria.
38 Ketahuan Asli!
39 Cuplik tambahan
40 Penenang!
41 Belanja dan Keinginan Rapunzel.
42 Sesuatu yang merubah semua.
43 Rencana licik.
44 Kasih ibu mengalahkan Trauma.
45 Masa lalu.
46 Menjiwai tujuan ku!
47 Pengiriman Lutia
48 Lutia dan Tiamo Fallen Angel!
49 Serangan Goblin
50 Desa baru di dapatkan!
51 Ujian nasional.
52 Dewa mana yang sepeduli aku lo?!
53 Rencana uang untukku.
54 Artefak Lingkaran dengan huruf M.
55 Evolusi Tempat berdoa.
56 Utusan baru.
57 Hari Raya Agama Dewa M, Adalah Fight Battle!
58 Penjaga Dangeon, Lilica.
59 Lapor dan SKHU.
60 Bidadari.
61 Mimic.
62 Desa Tersenyum.
63 Seorang Admistrasi Perusahaan daru Elit Global.
64 Keseharian 2
Episodes

Updated 64 Episodes

1
Awalan
2
Pemujaan.
3
Pesembahan
4
Menerima persembahan.
5
Tingkat kepercayaan dapat menurun hanya karna 1 orang genius.
6
Berkah Suara yang di tarik oleh Dewa mereka!
7
Dewa ini hanya anak SMA yang akan mengikuti Ujian Pratekum di tengah pandemi C19
8
Moncus
9
Ngecash!
10
Menara Cash!
11
Sihir?
12
Penolong?
13
Rahasia dari sinar bulan?
14
Persembahan yang diluar nalar?
15
Pacar bohongan?
16
Kedatangan 2 perempuan asing.
17
alasan!
18
Menjual barang di situs Ilegal
19
Gelobang monster 1
20
Angel Azila
21
Azila sang Malaikat!
22
Fiture baru
23
Desa seusai Gelombang Monster.
24
Kenaikan level dan masalah yang dihadapi.
25
Masa lalu kelam dan cara baru kelam.
26
Shiki!
27
Ungkapan Author, lol
28
Paradise
29
Battle
30
Paket dan Fetish!
31
Keseharian.
32
Dangeon Clound Dukhan.
33
Equador,Kota yang menuju Keyakinan Atheis!
34
Benua hilang?
35
Festival Kecantikan!
36
Serangan Assasint bernama Galiant
37
Gadis bernama Feria.
38
Ketahuan Asli!
39
Cuplik tambahan
40
Penenang!
41
Belanja dan Keinginan Rapunzel.
42
Sesuatu yang merubah semua.
43
Rencana licik.
44
Kasih ibu mengalahkan Trauma.
45
Masa lalu.
46
Menjiwai tujuan ku!
47
Pengiriman Lutia
48
Lutia dan Tiamo Fallen Angel!
49
Serangan Goblin
50
Desa baru di dapatkan!
51
Ujian nasional.
52
Dewa mana yang sepeduli aku lo?!
53
Rencana uang untukku.
54
Artefak Lingkaran dengan huruf M.
55
Evolusi Tempat berdoa.
56
Utusan baru.
57
Hari Raya Agama Dewa M, Adalah Fight Battle!
58
Penjaga Dangeon, Lilica.
59
Lapor dan SKHU.
60
Bidadari.
61
Mimic.
62
Desa Tersenyum.
63
Seorang Admistrasi Perusahaan daru Elit Global.
64
Keseharian 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!