"Namanya Arga.. cari tahu segala informasi tentang dia.!" Perintah Bejo pada seseorang di seberang telepon yang baru saja di.kiriminya gambar . Entah kenapa dia merasa curiga, bahwa Arga bukan lah sopir ojol biasa. memang dia tidak menemukan sesuatu yang buruk atas diri Arga sepanjang penglihatan nya. tapi dia juga tidak bisa membiarkan begitu saja orang yang hendak mendekati Maharaya . apa lagi dia merasa Arga bukanlah sembarang orang.
***
" ingat Bu ... selama ini kita hidup atas belas kasihan dari orang tuanya. Jangan sampai Ibu berbuat sesuatu yang membuatnya menyesal telah membantu kehidupan kita . Jangan sampai Ibu membuatnya murka , atau kita semua akan terkena akibatnya." suara bapak tiba-tiba saja masuk ke dalam pendengaran Raya . membuat Raya terjaga dari lelapnya. Raya melihat sampai mengecek matanya, jam berapa sekarang ? di toleh nya jam beker yang berada di atas nakas. padahal waktu baru saja menunjukkan jam 02.00 pagi. Masih terlalu pagi untuk bangun. Tapi kenapa di jam segini bapak sudah tercepat dengan ibu, dan Apa hal yang begitu penting untuk mereka perdebatkan, Apakah tidak bisa menunggu hingga waktu terlihat terang
" itu adalah bayaran karena kita sudah merawat anaknya.!" terdengar pula oleh Raya Ibu membantah ucapan bapak.
" itu lebih dari sekedar bayaran bu.. Apa ada orang yang membayarkan orang untuk merawat anaknya dengan cara mencukupi semua fasilitas yang dibutuhkan, bahkan lebih dari apa yang kita butuhkan, Apa ibu tidak ingat , Bagaimana kehidupan kita dulu sebelum ini . bahkan untuk makan saja kita sulit.?!" Bapak menegaskan sesuatu lagi terhadap ibu
Raja menjadi semakin bingung dengan apa yang didengarnya . dia mencoba lebih menajamkan lagi pendengarannya . anak ? anak siapa yang mereka maksud ? anak siapa yang mereka besarkan ? dan upah apa yang mereka dapatkan ? semua yang didengarnya membuat dia merasa bingung.
" dan ibu juga sudah membesarkan anaknya dengan baik , ibu juga tidak melakukan hal yang buruk pada anaknya . Memangnya apa yang telah ibu lakukan ? sehingga bapak marah pada ibu.?!" Ibu merasa tidak terima dengan tuduhan bapak
" Iya bapak tahu , tapi itu sebelum kita sendiri memiliki anak . sebelum anak kita lahir . sebelum kita tahu bahwa akhirnya kita juga akan memiliki anak . Ibu memang sangat baik padanya bahwa kan itu sangat menyayanginya . tapi Kenapa semenjak anak kita sendiri lahir , Ibu jadi merubah sikap . ibu Kenapa Ibu tidak lagi menyayanginya , bahkan itu cenderung membedakannya , apa salah dia.?" suara Bapak terdengar geram
Deg ...
ada yang menyentil dia dalam hati Raya. ingatan nya lari ke arah , dimana perbedaan antara kasih sayang ibu terhadap dirinya , dan juga terhadap Mira adiknya . apakah benar yang sedang dibicarakan oleh kedua orang tuanya itu, adalah antara dia dan Mira ?
apakah itu artinya bahwa dia bukanlah anak dari ibu dan ayahnya yang sekarang ini , yang selama ini dia tahu bahwa mereka berdua adalah kedua orang tuanya ? apakah benar bahwa dia hanyalah anak yang dititipkan ? dan jika itu benar ? ah.. lalu siapakah kedua orang tuanya yang sebenarnya ?
apa alasan dari kedua orang tuanya untuk menitipkankan dia kepada orang lain ? kenapa tidak dibesarkan sendiri ? apakah dia dahulu sewaktu masih bayi begitu merepotkan ? sehingga kedua orang tuanya enggan untuk merawatnya sendiri ? dan malah menitipkan nya kepada orang lain, walaupun harus mengeluarkan banyak biaya untuk memberikan upah kepada orang tersebut ? jadi apakah benar selama ini kecurigaan nya adalah benar.?
dia memang terkadang berpikir, aneh saja dengan bapak dan ibu nya itu yang pekerjaannya hanya sebagai seorang tukang tambal ban , tetapi kehidupannya lebih mewah dibandingkan dengan tetangga lainnya dengan mata pencaharian yang lebih bergengsi dari bapaknya.
Akan tetapi raja tidak pernah berfikir sampai sejauh itu. yang dia pikirkankan justru , seperti novel novel yang pernah dia baca, bahwa barangkali saja bapaknya itu memiliki identitas tersembunyi , orang yang kaya raya yang menyembunyikan harta kekayaannya mungkin , atau orang kaya yang berpura-pura hidup miskin . sungguh dia tidak pernah berfikir bahwa dia bukanlah anak dari ibu dan bapaknya yang saat ini.
" dia memang tidak bersalah , tapi bapak yang salah , kenapa bapak lebih menyayangi dia daripada anak kita sendiri , bapak selalu saja mengutamakan dia daripada anak kita. ?!" ucap ibu lagi lagi membantah tuduhan bapak.
" itu tidak benar . bapak selalu berbuat adil kepada mereka berdua . Bapak memberikan dengan apa yang sama . bapak melimpahkan kasih sayang yang sama . dan selalu menasehatkan hal yang sama .!"
" akan tetapi anak kita yang memang tidak bisa seperti dia. . Apa ibu lupa ? Bapak selalu membiarkan saja , ibu memberikan apa yang lebih baik pada anak kita , Bapak tidak pernah protes dengan apa yang ibu lakukan . tapi itu semata , karena memang keinginan orang tuanya , yang adalah membiarkan anaknya hidup secara sederhana . sebelum akhirnya kembali untuk menjadi pewaris Tahta.!" ucap bapak berapi-api
Deg... duar...
apa tadi..??!! apa yang dia dengar barusan..??! pewaris Tahta..??!! apa maksudnya..?! Raya semakin mendengarnya semakin pusing . akan tetapi dia tak hendak menyerah untuk tetap melanjutkan untuk mendengarkan , dia harus tahu semuanya . dia harus tahu misteri apa yang ada di balik semuanya.
Jadi itu semua benar tentang semua kecurigaan yang selama ini Awalnya dia hanya merasa curiga . bukan merasa Curiga , Tapi lebih tepatnya dia merasa aneh , kenapa dia tampak berbeda dari Ayah Ibu dan adiknya. bahkan adiknya itu sering mengoloknya dan mengatakan bahwa dia adalah bule nyasar.
Mira yang selalu merasa iri dan dengki kepadanya karena hal yang melekat dalam dirinya , kulit putihnya , mata indahnya , rambut pirangnya , tinggi posturnya , membuat dia enggan untuk berdandan
Sebenarnya dia bukan tidak bisa berdandan, tapi dia melakukannya untuk menjaga perasaan adiknya , yang selalu saja merasa iri Jika dia tampil dengan lebih cantik. dan juga Bukannya dia tidak bisa memakai high heels
Bukan dia merasa takut jatuh , akan tetapi Mira yang selalu iri dengan tinggi tubuhnya, membuat dia memilih memakai sandal selop tipis untuk kemana-mana. dan jika terpaksa keadaan memaksanya untuk memakai sepatu maka dia akan memilih sepatu yang tipis tanpa memiliki hak tinggi. dan itu semua dia lakukan untuk menjaga perasaan adiknya yang sangat dia sayangi itu .
" dan jangan pernah Ibu berpikir , bahwa Bapak tidak tahu dengan apa yang ibu lakukan dengan Mira kemarin. ibu mendukung mira yang ingin merebut pacar nya kan ? " Raya menutup mulutnya , tentang apa yang baru saja didengarnya . jadi bapak juga tahu dengan apa yang dilakukan oleh ibu dan Mira tapi kenapa Bapak diam saja . Apakah itu artinya Bapak mendukung tindakan ibu dan Mira.
" Bapak tahu semuanya Bu . tapi Ibu yang lupa . ibu yang lupa bahwa sekarang ini umur dia sudah di atas 20 tahun . Apa Ibu lupa dengan apa yang dikatakan oleh ayahnya, ketika usianya sudah mencapai 20 tahun . Maka segala apa kelebihan yang tersembunyi di dalam dirinya akan mulai muncul.!"
" dan sekarang semuanya benar-benar terlihat. Apa ibu tidak merasa bahwa mungkin saja Raya sudah mengetahui semua yang telah ibu dan Mira rencanakan . dan Itulah kenapa Raya bisa membalikkan keadaan . Raya membuat ibu dan Mira merasa malu. Apa Ibu sudah puas sekarang? Apa Mira juga sudah merasa puas ?"
" mungkin Ibu dan merah merasa puas tapi tidak dengan bapak. Apa ibu tahu , harga diri Bapak terasa hancur ?! hancur karena putri Bapak sudah dipermalukan ?! akan tetapi Bapak tidak bisa berbuat apapun . karena Bapak menyadari . memang anak bapak sendiri yang salah dia Mungkin memang harus menerima hukuman."
Deg...
lagi-lagi hati Raya terasa teriris. Rupanya dia tidak hanya menyakiti hati Mira dan ibu . tapi dia juga menyakiti bapak . walaupun itu bukanlah keinginannya . akan tetapi dia juga merasa bahwa Mira Memang Pantas mendapatkan hal itu . Mira harus mendapatkan efek Jera agar tidak lagi mengulangi perbuatannya . walaupun dia tidak tahu apakah Mira akan jera ataukah akan mengulanginya lagi di kemudian hari
" lalu di mana lelaki yang dia perebutkan itu , kenapa sekarang tidak pernah nampak batang hidungnya. Apa sekarang dia sudah bosan dengan laki-laki itu , dan kemudian mulai meninggalkannya juga . seperti yang sejak dulu selalu dia lakukan terhadap Raya.?"
lagi dan lagi hati Raya seperti dicubit. Jadi Bapak tahu tentang semuanya ini sejak awal?
" Kapan Mira akan mulai sadar ?! bahwa Sekuat apapun dia mencoba untuk menjatuhkan Raya , dia tidak akan pernah bisa . Raya bukanlah tandingannya dalam hal apapun. .
Jika dia ingin bersaing dengan Raya, Kenapa dia tidak belajar mencoba memantaskan diri agar dia pantas bersanding dengan Raya . setidaknya dia bisa berjalan sejajar dengan Raya . mungkin saja dengan begitu dia bisa mendapatkan sesuatu yang lebih bermanfaat . daripada memendam iri dengki dan kebencian yang tidak berujung dan sekarang malah Merugikan dirinya sendiri ."
" Kenapa anakmu itu tidak bisa berubah, Kenapa dia sulit sekali untuk dinasehati , padahal Maha Raya sangat menyayanginya , Kenapa dia tidak bisa melakukan hal yang sama seperti Maha Raya. Lalu nanti jika ayahnya datang , Apa yang bisa aku katakan padanya untuk membela diri !!?
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 47 Episodes
Comments
Bang arif
seperti yang saya duga...
2025-01-07
0
✍️⃞⃟𝑹𝑨Sari Ayu
ya ampun.. ternyata dia bukan anak kandung ya. pantesan aja ibunya lebih sayang
2023-10-28
5