Kecelakaan

Beralih ke pov author

"Raya.. awaaas... !" teriak Maira yang masih ada di pinggir jalan.

 hari ini di jam istirahat Raya cs ingin makan di luar kantin perusahaan. hanya berlima saja Ada Raya, Maira, Windy, Edwin , dan Firman. minus mas Bejo yang sedang di panggil oleh wakil direktur. Ada kafe baru di seberang jalan, depan perusahaan tempatnya bekerja.

Raya yang sudah tidak kuat menahan lapar karena tadi pagi tidak sarapan, bergegas hendak menyeberang. tanpa dia sadar jika dari ujung jalan ada sepeda motor hitam yang sudah mengintainya bahkan sejak beberapa hari yang lalu, dan sedang menunggu waktu yang tepat.

Mendengar teriakan Maira, Raya sontak menoleh , dan cemas begitu melihat ada sepeda motor melaju kencang ke arahnya, sedangkan untuk mundur juga sudah tidak bisa.

"Aaaaaaaaaaa..... " Raya berteriak sambil refleks mengarahkan telapak tangannya ke arah sepeda motor berasal. berharap motor itu berhenti sebelum mengenai tubuhnya.

Braaak..

braaak ..

sepeda motor nyaris saja menabrak Raya,

akan tetapi keanehan terjadi, tiba tiba saja motor itu justru terpelanting sejauh dua meter dan membentur aspal sebanyak dua kali berjumpalitan sehingga menimbulkan suara yang sangat keras.

"Raya... !"

"Raya...!"

"Raya...!"

"Raya...!"

ke empat teman Raya berteriak dan segera berlari mendekat.

"Raya .. kamu gak papa..?!" nafas Maira tersengal sambil membolak-balik tubuh Raya memastikan sahabatnya itu tidak lecet sedikitpun.

Sedangkan Raya , Jangan ditanya lagi, Dia terlihat sangat syok tubuhnya lemas , luruh di atas jalan ber aspal yang dipijaknya. Dia bahkan sampai tidak bisa berbicara apapun. Juga pandangan nya mendadak kosong.

" Ya ampun Raya ... Alhamdulillah... Kamu tidak apa-apa !" Maira dan Windy langsung saja memeluk tubuh Raya, yang posisinya masih duduk selonjor di atas aspal.

" aku masih hidup kan ?! ... aku masih hidup kan..?!" ucap Raya linglung dia tidak percaya dengan apa yang baru saja terjadi nyari saja dia menjadi korban tabrakan itu.

 Seseorang yang berada di kerumunan yang tiba-tiba saja terjadi , mendekat dengan mengulurkan sebotol air mineral ke arah Raya. Bejo menerima botol itu dan langsung membukanya serta meminumkannya kepada Raya . dan Raya pun hanya menurut saja.

" Terima kasih Bu ..." ucap Bejo kepada wanita yang mengulurkan air minum tersebut

" Ayo kita bawa Raya kembali ke kantor saja..!" ucap Bejo yang sudah menggendong tubuh Raya.

 Sedangkan Raya sendiri masih tidak bisa menanggapi , tubuhnya masih terasa lemas , dia juga belum bisa berfikir apapun.

 kejadian di depan perusahaan tersebut, langsung saja menjadi kehebohan di antara para karyawan, karena banyak para karyawan yang juga melihat kejadian tersebut, karena banyak juga tadi karyawan yang juga sedang keluar mungkin hendak mencari sesuatu, karena itu memang jam istirahat.

Bejo mendudukkan Raya di sofa yang ada di loby perusahaan. lalu mengambil ponsel di saku celananya.

"Ada yang mencoba bermain main, urus dia .!" pesan nya pada seseorang, lalu mematikan ponsel dan mengembalikan nya ke saku.

"Bisa kah kalian minggir, Raya butuh udara untuk bernafas..!" ucap Bejo sambil menatap para karyawan yang sudah mengelilingi mereka.

"Raya.. Lihat aku ..! kamu tidak apa-apa, kamu baik-baik saja. " ucap Maira, sambil meraih tangan Raya. dan Raya pun menoleh.

"Aku tahu, aku sudah sadar. Tadi itu aku hanya shock, sekaligus Sebenarnya aku heran . Aku tidak tahu apa yang baru saja aku alami ? Apakah ini beneran ataukah itu hanya mimpi. ?" ucap Raya.

" itu hanya kecelakaan Raya, dan Alhamdulillah kamu selamat.!" jawab Windy. Raya mengangguk, tapi kemudian menatap ke arah Mas Bejo . Dan Bejo yang merasa ditatap hanya menganggukkan kepalanya. pertanda dia paham apa yang dimaksud dan dirasakan oleh Raya.

" Ayo kembali ke ruang, !" ajak Raya sambil dia berdiri terlebih dahulu lalu berjalan mendahului temannya.

" tapi Ray.. kamu, .. kamu ..!"

" aku sudah tidak apa-apa lagi pula sebentar lagi waktu istirahat habis." ucapan Edwin terputus, karena Raya sudah melangkah lebih dahulu.

 Sesampai di ruangannya Raya segera duduk di kursinya di pijitnya pelipisnya menggunakan jari-jarinya kepalanya terasa pusing akan tetapi bukan pusing seperti yang orang pikirkan , bahwa mungkin karena dia habis kecelakaan, tetapi pusing yang , ah lebih tepatnya bingung karena dia merasa, ada sesuatu yang aneh, dari yang baru saja terjadi.

" Mas.. !" maira memanggil Bejo.

" tadi Sebelumnya Mas Bejo sedang dipanggil oleh wakil direktur kan..?!" tanya Maira

" tapi kok tiba-tiba saja Mas bisa menyusul kita ke sana, ?!" tambahnya.

 Raya menoleh mendengar pertanyaan Maira kepada Bejo. Karena sebenarnya itu juga yang dia rasakan tadi . terlebih sesaat sebelum sepeda motor itu semakin dekat melaju ke arahnya, Dan Hampir saja menabraknya, Raya merasa melihat , Ada sosok bayangan putih berkelebat menghempas sepeda motor itu, lalu memeluknya.

" Ah.. iya.. itu tadi Sebenarnya ai sudah selesai dengan Pak direktur. dan ai memang sedang menyusul yu yu semua, ai pingin ikut yu.!" ucap Mas Bejo memberikan alasan

 Raya tahu alasan itu hanya Alibi. perjalanan dari gedung teratas sampai ke lantai bawah , paling tidak memakan waktu seperempat jam, itupun jika di lift tidak antri, apalagi jika betul Bejo masih menyelesaikan lebih dahulu urusannya dengan wakil direktur. Seharusnya pada saat kecelakaan terjadi , mas Bejo belum sampai di tempat itu.

" Hai lihat... !" tiba-tiba saja Edwin berteriak sambil memperlihatkan hpnya.

" apaan sih Ed...!" seru firman.

" video tentang kecelakaan barusan tersebar luas, mendadak saja jadi viral . ini lihat sepeda motor ini seolah terbang.!" seru Edwin masih sambil memperhatikan ponselnya. Mendengar hal tersebut , tentu saja Maira Windy dan firman, bergegas mendekat ke arah Edwin . tapi tidak dengan Raya . dia malah lebih memilih memperhatikan Mas Bejo.

Bejo yang merasa diperhatikan menghembuskan nafasnya kasar ..dia tahu setelah ini dia pasti akan mendapatkan pertanyaan bertubi-tubi dari Raya. Tapi kemudian dia menggedikkan bahunya seolah dia tidak paham akan Apa arti tatapan Raya

" iya bener... Bagaimana mungkin sepeda motor yang hampir saja menabrak Raya, tiba-tiba saja melenting terlempar ke arah yang sebaliknya . dan jatuh seperti terhempas. !" Firman dengan pandangan takjubnya ke arah ponsel Edwin

" ini sudah seperti sulap atau sihir .!" ucap Maira.

Mereka sebenarnya masih penasaran dengan apa yang mereka lihat di video itu, akan tetapi jam istirahat telah habis, sudah waktunya, bagi mereka untuk kembali bekerja. .

****************

"Apa tidak ada yang ingin mas Bejo katakan padaku..?!" tanya Raya ketika mereka berada dalam perjalanan pulang, Raya memang mengatakan pada teman teman nya , bahwa ingin di antar pulang oleh mas Bejo, dengan alasan dia masih syok pasca kejadian tadi siang, dan teman-temannya pun memaklumi nya.

"Belum waktunya untuk kau mengetahui nya sekarang !" jawab mas Bejo

"Apa yang tidak boleh aku ketahui..?" tukas Raya.

"Suatu saat kau akan tahu , yang terpenting bagimu sekarang adalah jaga dirimu baik-baik, jangan percaya apapun selain pada dirimu sendiri. !"

"Apa maksudnya.. kenapa tidak di jelaskan saja, agar aku bisa lebih waspada..!" kejar Raya lagi.

"Satu hal yang harus kau tahu adalah,

ADA YANG MENGINGINKAN NYAWAMU. tapi kau jangan terlalu khawatir, aku akan selalu berusaha melindungi mu.!"

"Siapa..?!"

"Gunakan kepekaan mu secara perlahan, gali apa yang tersembunyi Dalam dirimu, kau pasti bisa , tapi ingat, jangan sampai ada yang tahu, atau menyadari nya, karena jika yang tahu adalah orang jahat, maka NYAWAMU, semakin dalam bahaya.!"

"Aku semakin tidak mengerti mas..!"

"Sudah peraturan nya seperti itu MAHARAYA , cobalah untuk memahami apa yang aku katakan, suatu saat Dady yang akan menjelaskan nya, jangan khawatir waktunya sudah tidak lama lagi ,!"

_Dady...?_ _apa maksudnya dengan kata Dady?_

Terpopuler

Comments

Misaza Sumiati

Misaza Sumiati

kayanya raya bukan kakak kandung mira

2025-03-04

1

Bang arif

Bang arif

berarti mas bejo adalah ben kakaknya maharaya, betulkah...

2025-01-07

1

thirta frs

thirta frs

itu tadi , berarti mas bejo punya kekuatan super pasti yas

2023-11-17

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!