Cemburu

Siang itu Kiara hampir selesai membersihkan daun-daun kering yang berjatuhan di area kolam renang. Kemudian bik Narti mendekatinya. Di tangan bik Narti terlihat sedang menenteng sesuatu.

"Kiara, nanti kalo sudah selesai, tolong kamu antar makanan ini ke tuan muda Andre ya! Kamu minta tolong sama supir Edwin untuk mengantar kamu kesana!" Ucap bik Narti sembari meletakan kotak makanan di atas meja tidak jauh dari Kiara berdiri.

"Baik bik." Jawab Kiara dengan senyum ramah, padahal sebenarnya Kiara merasa keberatan. Tapi mau bagaimana lagi?

"Aneh banget ya? Perasaan selama tuan Andre disini, belum pernah denger dia minta dibawain makanan. Kok sekarang tiba-tiba minta di bawain makanan. Apalagi mintanya di bawain sama pembantu baru itu, apa kalian tidak merasa curiga?."

Salah satu pembantu yang keberadaannya tidak jauh dari Kiara membisiki pekerja lain yang sedang bersamanya. Walaupun berbicara pelan, tetapi Kiara masih bisa mendengarnya.

"Iya aneh." Jawab pekerja lainnya, yang sedang bersamanya.

Kiara tidak mau ambil pusing, memikirkan ucapan mereka. Tujuan ia berada dirumah tersebut hanya satu, yaitu ingin mendapatkan uang untuk modal buka usaha.

Setelah dirasa kolam renang tersebut sudah bersih dari dedaunan kering, Kiara bersiap untuk pergi ke kantor tempat Andre bekerja. Kiara terpaksa mengantar makanan pesanan Andre. Ia juga tidak lupa untuk menyapa teman-teman kerjanya, yang tadi sempat bisik-bisik membicarakan dirinya. Kiara berusaha untuk tetap ramah, supaya tidak di anggap sombong oleh mereka.

Setelah menempuh perjalanan selama beberapa menit dengan diantar Pak Edwin, supir keluarga Pratama, kini Kiara sudah berada di lobi kantor perusahaan tujuannya.

Kiara menemui resepsionis untuk menanyakan lokasi ruang kerja Andre Wijaya sang manager perusahaan.

Setelah mendapat arahan dari resepsionis. Kiara melangkah menuju lokasi yang sudah ditunjukan. Tidak lupa ia menggunakan lift supaya lebih cepat sampai.

Saat Kiara sudah sampai di lantai yang ia tuju, Kiara melihat Tania yang lagi berjalan berdua bersama Yoga suaminya. Kiara langsung buru-buru bersembunyi, supaya mereka tidak melihat Kiara. Dalam hati, ia bertanya-tanya. Kenapa Tania bisa bersama yoga suaminya?

Mungkinkah Tania juga bekerja disini? Batin Kiara menebak-nebak.

Saat Kiara mau mengintip untuk melihat keberadaan mereka, tiba-tiba ada sepasang kaki berdiri tepat di depan wajahnya yang sedang dalam posisi berjongkok.

Saat Kiara mendongak untuk melihat siapa pemilik kaki tersebut. Kiara tersenyum nyengir mendapati suaminya berdiri dengan posisi tangan satunya bertolak pinggang dan satunya bertumpu pada tembok dan sedang menatap dirinya.

"Ngapain kamu disini?" Ucap yoga dingin tanpa ekspresi.

Kiara langsung berdiri tidak menjawab pertanyaan suaminya. Ia malah celingukan mencari keberadaan Tania yang ternyata sudah tidak terlihat lagi.

"Kenapa kamu diam? Kamu cari siapa?" Tanya Yoga merasa heran, ia ikut mengarahkan pandangannya ke arah pandang Kiara.

Kiara tertawa nyengir lagi sambil garuk-garuk kepala yang sebenarnya tidak gatal.

"Nggak mas, aku cuma dapet tugas aja dari Andre. Eum maksud aku tuan Andre. Dia suruh aku antar makanan ini." Jawab kiara kikuk dan kemudian memperlihatkan kotak makanan yang dibawanya.

Tanpa kiara tau, Yoga mengepalkan genggaman tangannya dan kemudian pergi begitu saja tanpa mengucap sepatah kata pun, membuat Kiara mengernyit heran.

Setelah menemukan ruang kerja Andre. Kiara mengetuk pintu, kemudian terdengar suara Andre yang menyuruhnya untuk masuk.

"Andre, kamu ngapain sih nyuruh-nyuruh aku bawain makanan? Aku jadi nggak enak sama yang lain. Mereka pikir aku ada apa-apanya sama kamu." Omel Kiara saat masuk dan langsung meletakkan kotak makanan yang dibawanya di atas meja kerja Andre.

"Duh tuan putri ampun deh. Masih bawel kayak dulu ya?" Balas Andre malah menggoda Kiara yang terlihat kesal.

"Tau ah" Balas Kiara merasa bodo amat dengan Andre yang menggodanya.

"Sorry Kiara, soalnya cuma dengan cara seperti ini aku bisa bebas ngobrol sama kamu." Ucap Andre menjelaskan maksudnya. Kemudian ia segera membuka kotak makanan yang dibawakan Kiara.

"Ooh ya, tadi aku lihat Tania. Apa dia juga bekerja disini?" Tanya Kiara memastikan

"Iya, dia diterima sebagai sekretaris direktur utama disini." Balas Andre sembari menyendok kan nasi ke mulutnya.

"Oh begitu, wajar sih. Tania kan lulusan luar ngeri." Ucap Kiara, jadi merasa tidak percaya diri. Sebab dirinya hanya menjadi pembantu dan tidak pernah mengenal yang namanya kuliah. Sangat berbeda jauh sama Tania.

Kemudian Andre mencoba menyuapi Kiara, Kiara berusaha menolak tetapi Andre memaksanya hingga akhirnya Kiara terpaksa menerima suapan dari Andre. Bersamaan dengan itu, Yoga masuk tanpa permisi untuk mengambil berkas penting yang tertinggal.

"Ada apa ga?" Tanya Andre merasa heran, melihat Yoga kembali lagi.

Tanpa menjawab pertanyaan Andre, Yoga langsung mengambil berkas yang berada di atas meja, tepat dihadapan Kiara. Yoga menatap Kiara tajam, hingga membuat Kiara merasa merinding.

Kemudian Yoga hendak keluar lagi. Baru dua langkah berjalan, Yoga menghentikan langkahnya dan berbalik menatap Andre dan Kiara secara bergantian.

"Jam istirahat sudah habis, jangan pacaran di kantor! Apa kamu lupa sama peraturan kantor? Dan kamu, tugas kamu di rumah bukan di kantor!" Ucap Yoga dengan nada bicara dan raut wajah emosi. kemudian pergi dan menutup pintu dengan kencang.

"Buset, napa tu orang? lagi PMS apa lagi ada masalah sama ceweknya?" Ucap Andre merasa heran dengan sikap Yoga yang terlihat tidak seperti biasanya.

"Apa dia punya pacar?" Kiara reflek bertanya.

Andre tertawa mendengar pertanyaan kiara yang menurutnya sangat lucu. Bagaimana mungkin, laki-laki setampan dan sekaya Yoga tidak mempunyai kekasih.

Jelas banyak wanita yang berebut ingin menjadi kekasih Yoga. Hanya saja setahu Andre cuma Sherly perempuan satu-satunya yang Andre cintai selama tiga tahun terakhir.

Entah kenapa Kiara merasa sedikit sesak mendengar ucapan Andre. Padahal ia merasa belum mencintai Yoga.

Saat Kiara berdiri didepan pintu lift, dan menunggu pintu lift terbuka untuk kembali turun ke lantai bawah dan pulang. Kiara merasa sial, sebab saat pintu lift terbuka ternyata di dalam lift tersebut terlihat Tania yang akan keluar melalui pintu lift tersebut.

"Lho Kiara, kamu ngapain disini? Sejak kapan kamu berada di jakarta." Sapa Tania merasa heran dan penasaran.

"Eum aku, aku eum." Kiara bingung harus menjawab apa. Ia khawatir Tania akan salah sangka dan mengira dirinya ada hubungan gelap dengan Andre.

"Dia baru dua hari bekerja dirumah saya, dia kesini atas perintah saya." Ucap Yoga yang tiba-tiba muncul dari belakang Kiara.

"Iya, benar kata mas yoga eh maksud aku tuan yoga." Ucap Kiara asal mengikuti ucapan yoga daripada nanti Tania salah sangka.

Tania hanya mengangguk dan mengatakan "Oh" Lalu pergi setelah mengucap permisi pada bos mudanya. Tapi sebenarnya hati Tania bertanya-tanya, kenapa Kiara bisa bekerja ditempat yang ditinggali Andre. Kiara jadi merasa curiga. Apa mungkin Andre yang sudah mengajak kiara? Begitu pikir Tania.

Setelah Tania pergi, Yoga menyuruh Kiara untuk mengikuti dirinya menuju ruang kerja.

Setelah keduanya masuk ke dalam ruang kerja, Yoga segera mengunci pintu dan langsung menciumi bibir dan leher Kiara dengan rakus.

"Mas udah lepas nanti kebablasan! Aku belum bisa melakukannya." Ucap Kiara berusaha memberontak dari suaminya yang sedang mencumbunya.

"Ada hubungan apa kamu sama Andre?" Tanya yoga ingin tau sembari melangkah menuju kursi kebesarannya dan mendudukkan bokongnya di kursi tersebut.

"Cuma temen biasa nggak lebih. Kita dulu pernah satu sekolah, sama Tania juga." Jawab Kiara mencoba menjelaskan.

"Yakin cuma itu?" Tanya yoga lagi merasa tidak percaya.

"Buat apa aku berbohong? Kenyataannya memang seperti itu." jawab Kiara kesal.

"Lalu kapan kamu selesai masa nifas?" Tanya Yoga tiba-tiba mengalihkan topik pertanyaannya. Hingga membuat Kiara melotot merasa tidak menyangka Yoga akan bertanya seperti itu.

"Memangnya kenapa? Bukannya mas yoga mau menceraikan aku? Masa nifasnya kelar nanti kalo akte cerai kita sudah keluar." Jawab Kiara kesal, sebab ia merasa hanya di jadikan budak nafsu saja oleh yoga.

Apalagi Kiara juga mengingat ucapan Andre tadi yang mengatakan bahwa Yoga sudah mempunyai kekasih bernama Sherly.

Kiara benar-benar menyesal menyetujui pernikahannya, Ia pikir Yoga akan berbuat hal yang sama seperti di cerita-cerita novel yang sering ia baca, yang tidak akan menyentuh istrinya selama belum ada rasa cinta dari keduanya tapi ternyata dugaannya salah.

Bersambung..

Episodes
1 Kiara Yang Malang
2 Kiara dan 3 pemuda yang tersesat
3 Rio Berulah Lagi
4 Menikah sama Gue!
5 Mahar Satu Milyar
6 Kiara Di Usir Dari Rumah
7 Terpaksa Menjadi Pembantu
8 Kiara Bertemu Yoga
9 Andre Menemui Kiara
10 Cemburu
11 Kiara Bertemu Sherly
12 Bunga Mawar Putih Dari Siapa?
13 Liburan Ke Villa
14 Menginap Di Villa
15 Harus Tertunda Lagi
16 Kembali Ke Rumah Keluarga Pratama
17 Salah Paham
18 Mengajak Tinggal Di Apartemen
19 Mencoba Bertahan
20 Memulai Merintis Usaha
21 Merasa Di Permainkan
22 Meminta Penjelasan
23 Kejadian Di Kamar Kontrakan
24 Belum Siap Hubungannya Terbongkar
25 Dion Dan Aldi Menjenguk Kiara
26 Di Apartemen untuk sementara
27 Yoga Mengajak Diandra Menginap
28 Memberi Dimas Kesempatan
29 Di masjid Apa Di Gereja?
30 Mulai Bekerja Lagi
31 Agama Yoga Dan Keluarganya
32 Tidak Sengaja Bertemu Di Kafe
33 Andre Memergoki Kiara Dan Yoga Menginap Di Hotel
34 Status Hubungan Kiara Dan Yoga
35 Eyang sepuh
36 Merasa Tak Berarti Lagi
37 Kiara Hamil
38 Ternyata Hanya Salah Sangka
39 Kepergok Saat Mencium Kiara
40 Kamera CCTV
41 Bertemu Tania
42 Kiara, Tania Dan Sherly
43 Jam Tangan Pembawa Masalah
44 Pengakuan Yoga Kepada Keluarganya
45 Kehamilan Sherly
46 Sus Eni Kabur
47 Kedatangan Sherly Dan Keluarganya
48 Sambutan Untuk Menantu
49 Terjadi Sesuatu Pada Andre Dan Fitri
50 Meminta Restu Tante Mentari
51 Menikahlah Denganku, Fit!
52 Obrolan Mentari Dan Tania
53 Amanda Fitriana
54 Rumah Pak RT & Bu RT
55 Nasi Jagung
56 Kota Salatiga
57 Acara Syukuran Tujuh Bulanan
58 Bertemu Seseorang
59 Alan Teman Masa SMA
60 Mentari Bertemu Tania
61 Toko Perlengkapan Bayi
62 Hinaan Dari Tania Untuk Kiara
63 Kedatangan Fitri Di Rumah Kiara
64 Fakta Tentang Yoga Dan Kiara
65 TAMAT
Episodes

Updated 65 Episodes

1
Kiara Yang Malang
2
Kiara dan 3 pemuda yang tersesat
3
Rio Berulah Lagi
4
Menikah sama Gue!
5
Mahar Satu Milyar
6
Kiara Di Usir Dari Rumah
7
Terpaksa Menjadi Pembantu
8
Kiara Bertemu Yoga
9
Andre Menemui Kiara
10
Cemburu
11
Kiara Bertemu Sherly
12
Bunga Mawar Putih Dari Siapa?
13
Liburan Ke Villa
14
Menginap Di Villa
15
Harus Tertunda Lagi
16
Kembali Ke Rumah Keluarga Pratama
17
Salah Paham
18
Mengajak Tinggal Di Apartemen
19
Mencoba Bertahan
20
Memulai Merintis Usaha
21
Merasa Di Permainkan
22
Meminta Penjelasan
23
Kejadian Di Kamar Kontrakan
24
Belum Siap Hubungannya Terbongkar
25
Dion Dan Aldi Menjenguk Kiara
26
Di Apartemen untuk sementara
27
Yoga Mengajak Diandra Menginap
28
Memberi Dimas Kesempatan
29
Di masjid Apa Di Gereja?
30
Mulai Bekerja Lagi
31
Agama Yoga Dan Keluarganya
32
Tidak Sengaja Bertemu Di Kafe
33
Andre Memergoki Kiara Dan Yoga Menginap Di Hotel
34
Status Hubungan Kiara Dan Yoga
35
Eyang sepuh
36
Merasa Tak Berarti Lagi
37
Kiara Hamil
38
Ternyata Hanya Salah Sangka
39
Kepergok Saat Mencium Kiara
40
Kamera CCTV
41
Bertemu Tania
42
Kiara, Tania Dan Sherly
43
Jam Tangan Pembawa Masalah
44
Pengakuan Yoga Kepada Keluarganya
45
Kehamilan Sherly
46
Sus Eni Kabur
47
Kedatangan Sherly Dan Keluarganya
48
Sambutan Untuk Menantu
49
Terjadi Sesuatu Pada Andre Dan Fitri
50
Meminta Restu Tante Mentari
51
Menikahlah Denganku, Fit!
52
Obrolan Mentari Dan Tania
53
Amanda Fitriana
54
Rumah Pak RT & Bu RT
55
Nasi Jagung
56
Kota Salatiga
57
Acara Syukuran Tujuh Bulanan
58
Bertemu Seseorang
59
Alan Teman Masa SMA
60
Mentari Bertemu Tania
61
Toko Perlengkapan Bayi
62
Hinaan Dari Tania Untuk Kiara
63
Kedatangan Fitri Di Rumah Kiara
64
Fakta Tentang Yoga Dan Kiara
65
TAMAT

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!