Bagi tiap mata yang menyaksikan kedahsyatan serangan yang di lancarkan Shan Tang,Wu Jian takan mungkin bisa selamat dari krisis itu.
Bahkan Ang Ling.sang tuan kota Darma hanya dapat ternganga melihat kekuatan dari patriak sekte Shan tersebut.
"Berkahir sudah_! "ucap salah satu prajurit kota menyesalkan.
"Apa kau tau identitas pemuda itu_? "
"tidak_! bahkan aku tak sempat melihat wajahnya dengan jelas. "
"Mungkin tuan Ang Ling tau siapa pemuda itu_? "
"E.. tapi,sepertinya tuan ang Ling juga tak mengenal pemuda itu.lihat saja reaksinya_! "
"kau benar_! tuan Ang Ling terlihat ragu seperti itu,artinya tuan kota pun jelas tak mengenalnya. "
Orang orang debat sahutan,mereka semua saling bertanya ttg identitas Wu Jian namun tiada satupun anggukan dari mereka, karena memang tak ada yang mengenali cicit dari Wu Zong tersbut.
"Hahahaaaa,,, mati kau sekarang_! Seorang Bintang Guru,bagaimanapun tidak akan layak bagi Bintang pertapa sepertiku_!? " Shan Tang mencibir usai berhasil melancarkan puluhan serangan pada Wu Jian.
Ia tertawa lantang,melangitkan diri dengan kekuatannya.sayangnya,Shan Tang harus terbungkam kala sebuah suara berseru dari dalam kepulan asap ledakan di bawah sana.
"Rupanya_?Ranah pertapa,tak serta merta membawamu kemanapun,pak Tua_? Sepertinya kau berkutat di bawah langit daratan tengah saja hingga kau menolak keluasan langit dengan segalanya yang dapat ia beriakan_!"
WHOOOOOSSSSSHHHHH.....
Wu Jian melesat kembali ke udara dan berdiri gagah di sana,ia kembali bersitatap dengan Shan Tang.
Di sisi lain,Shan Tang hanya dapat meneguk saliva nya dengan kasar.ia tak menayangka bahwa puluhan serangan berkekuatan ranah pertapanya sama sekali tak mampu menggores kulit sang lawan.
Wu Jian menyeringai,ia berpikir akan menunjukkan apa itu sebuah kekuatan untuk menghancurkan kesombongan orang yang memiliki ranah jauh di atasnya seperti Shan Tang.
Wu Jian menggerakkan tangan, membentuk pola rumit dengan sangat cepat sembari membaca mantra kuno.
"£¥¥ππ~¶~`•π÷¶∆€°€÷}∆∆£\¥\=^^£
¢°€÷ו¶|∆`\=°~^`°€÷\=¥¥{{^^}¶√√¶`÷√¶√×πππ•√~¥¥¥¢^^°\=€°€÷•¶√∆∆π÷~ππ`÷|÷ו¶~£¥€¢¶¶∆π√
®¢^£^°¢÷÷€∆×÷π°£¥€π£πππ"
"Naga Perak, es dan api kaisar....!"
"8 kehendak Sang Budha iblis...!!!
" Jurus puncak kitab kaisar,, Darah kaisar......!!!!! "
BLLAAAAAAAAAAAMMMMMM
BOOOMM.... BOOOMMM.. BOOOOOOM
GRROOOOAAAAAAAAHHHHHHH.....
Visual Naga perak, Naga es dan Naga api raksasa meraung raung di titik tertinggi angkasa biru, gema raungan dari tiga Naga itu menggelagar menyampaikan kengerian pada setiap orang yang mendengarnya.
π€¶∆¥°^¥£¥π¢÷√∆∆\
π€√£^£××`∆|•~\¢{€°£^
¥£€¢ππו∆√×÷°¶∆∆∆
Visual Sang Budha iblis raksasa tengah bersikap lotus dengan di selimuti aura gelap menggemakan mantra kunonya,menambah kesan mengerikan yang sangat luar bisa.
Sementara,visual terakhir adalah Satu sosok dari ras kaisar yang tampak sangat sangat gagah dengan atribut perangnya.Dua sayap lebar nya menambah kesan keperkasaan, juga pedang besar yang ada di genggamannya begitu mengintimidasi.
750 pasukan yang di bawa serta Shan Tang, ratusan kultivator dan prajurit kota Darma,juga Ang Ling dan Shan Tang sendiri tak terkecuali,di paksa menyeka keringat dingin yang sudah membasahi wajah mereka menyaksikan kengerian yang di tunjukan seorang Wu Jian.
"Shan Tang_? ingat namaku baik baik sebelum kau mati bersama semua orang orang mu_! aku adalah Qian Shan_! " ucap Wu Jian,seraya mengendalikan Tiga Naga, Budha iblis dan Ras Kaisar secara bersamaan.
Naga perak, es dan api meliuk dari angkasa. ketiga nya menukik dengan kecepatan yang tak dapat di hindari.Sang Budha memunculkan telapak tangan dari langit dan mengarah ke titik yang sama. sementara ras kaisar melesat ke arah Shan Tang yang kini sama sekali tak dapat menggerakkan tubuhnya.
Shan Tang mencoba bertahan dengan semua kemampuannya yang berada di ranah Bintang Pertapa.namun ternyata, akhirnya ia menyadari bahwa kekuatannya tak berarti apapun di hadapan ras kaisar.
GRROOAAAAAAAHHHHHHH.....
WHOOOOOOOOSSSSSSSSSSSSHHH
Ang Ling merasakan tekanan yang sangat luar biasa,ia gegas memerintahkan semua orang untuk segera menjauh, meski jarak pasukannya dengan pasukan Shan Tang tidaklah dekat. namun tekanan dari semua kekuatan raksasa yang di kendalikan Wu Jian memiliki daya rusak yang sangat luar biasa.
Beruntung.di saat yang sama muncul empat orang.tiga pria paruh baya dan satu wanita paruh baya.
"Ang Ling_! hentikan mereka semua dan perintahkan mereka untuk bekerja sama membentuk formasi pertahanan_! kecuali jika kau ingin kota mu ini hancur_! " seru salah satu dari empat orang paruh baya pada Ang Ling.
Dalam ke adaan panik, Ang Ling benar benar kebingungan, namun ia memaksakan pikirannya untuk kembali tenang yang kemudian, ia pun memerintahkan semua orang untuk melakukan apa yng di serukan salah satu orang tadi.
BLAAAAAAAAAAAARRRRRRRRR...
Empat orang paruh baya menciptakan titik Sentral formasi pertahanan di atas udara kota Darma.di susul dengan Ang Ling dan seluruh kultivator serta ratusan prajurit kota. mereka bekerja sama untuk menahan dampak dari serangan yang di lancarkan oleh seorang pemuda yang tidak mereka kenal..
"Saudari_? apa semua ini cukup untuk menahan gelombang perusak dari serangan pemuda itu_?"
"Aku tidak yakin_! tapi setidaknya,kota Darma tidak langsung hancur karena nya_! " timpalnya.
"Bersiap untuk benturaaaaaaannn!!!!!! "
Ang Ling berteriak panik,kala serangan Wu Jian telah sampai pada titik serang. Pasukan sekte Shan bukan tanpa perlawanan,mereka pun telah siap dengan formasi perlindungan.
750 orang di ranah berbeda,menyatukan kekuatan untuk menahan gempuran dari tiga Naga dan telapak Budha raksasa.
" kita harus mampu bertahan dari serangan ini jika tak ingin mati sia sia_! "Seru salah satu tetua sekte Shan, dan........
BLAAAAAAAAAMMMMMMMMM
DEEEEEMMMMMMMMMMMMM
BOOOOOOOOOOOOOMMMMMMM
Tiga Naga,telapak Budha dan ras kaisar menghantam pasukan sekte Shan dan Shan Tang bersamaan.
Penyatuan kekuatan yang di lakukan oleh 750 pasukan sekte Shan dalam bentuk formasi perlindungan, nyatanya tak cukup mampu menahan daya tekanan dari Tiga Naga dan telapak Budha raksasa.
Pun dengan Shan Tang.ia hanya hanya berdiri pasrah dengan senyum terakhir yang terulas sembari menatap Wu Jian.
"Aku Mengakui mu, Qian Shan_! " ucap Shan Tang lirih,sebelum tubuhnya berubah menjadi butiran debu dan terurai bersama angin akibat serangan ras kaisar.
"m_! " sebagai petarung,Wu Jian memberikan penghormatan nya dengan anggukan pada Shan Tang.
Di lain sisi,serangan tiga Naga dan telapak Budha menewaskan lebih dari separuh pasukan.dan menyisakan mereka yang berada di ranah Bintang Guru tahap menengah ke atas dengan luka dalam yang sangat parah.
Tiga Naga,Budha iblis dan ras kaisar kembali lenyap. menyisakan Wu Jian yang masih berdiri gagah menatap sisa pasukan yang terluka.
Tak lama,pandangannya di arahkan pada kota Darma,yang ternyata dalam ke adaan baik baik saja.ia pun memutuskan melesat mendekati sisa pasukan sekte Shan yang terluka.
"Pergilah_! aku takan menghitung kalian semua_! " ucap Wu Jian pada 120 sisa pasukan. mereka semua masih dalam keadaan tak berdaya dan kesulitan untuk menggerakkan tubuhnya.
"Siapa nama tuan muda_? " tanya salah satu tetua yang memberanikan diri.
Wu Jian melirik ke arahnya dan langsung mendekat.. "Aku Qian Shan_! dan aku hanya kebetulan lewat saja.pergilah, sebelum aku ragu memberikan ampunan pada kalian_! "
Whoooosssshhhhhh........
Wu Jian kembali ke kota Darma yang masih dalam perlindungan formasi.cicit dari Wu Zong itu mendapati wajah wajah yang di penuhi rasa takut kala dirinya berdiri di udara kota Darma.
Ia tak membiarkan formasi penghalang dan tetap berdiri diluar batasnya,, "Apa ada dari kalian yang terluka_? "
"m_! " semua orang menggelengkan kepala dengan ragu menimpali Wu Jian.
"Baguslah_! kalau begitu aku bisa melanjutkan perjalanan dengan tenang_! "tandas Wu Jian.
"Tunggu____!!!!!! "
____________________________
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 96 Episodes
Comments
lontong
^-^
2025-03-30
0
Atuk
🌟🌟🌟🌟🌟
2024-10-03
0
Entis Sutisna
Wow...Kereeeen Jian'er...lanjjuuutkan Thor...💪💪😠😠🔥🔥😍😍
2024-09-12
1