Usai mendapat petunjuk tentang Klan Shu.tiga hari berikutnya,Wu Jian mengutarakan ke inginannya yang hendak bertualang ke daratan utara pada Bibi,kakek,nenek,leluhur dan lainnya.
Mereka berbincang di taman yang tak jauh dari pintu gerbang kediaman Klan Wu,kesan terbuka sangat terasa dengan mereka yang mengadakan pertemuan keluarga di sana.
"Jian'er_? sepertinya,kau memiliki rahasia yang tak ingin kami ketahui? "
"Benar leluhur.aku memang memilikinya,tapi pada saatnya kelak_? aku pastikan bukan hanya leluhur saja melainkan seluruh daratan selatan inipun akan mengetahui nantinya_! "ucap Wu Jian Jujur tanpa ingin menutupi.
"Yah,, baiklah! lagipula,daratan selatan ini terlalu nyaman untuk petarung sepertimu. mungkin dgn kau pergi ke utara,kau dapat memuaskan diri mu.tapi sebagai leluhur aku hanya ingin berpesan.Kelak,saat kau berada di sana,cobalah untuk tidak bersinggungan dengan Sekte Semesta iblis di daratan itu_! "ujar Wu Zong mengingatkan.
Namun tepat di saat Wu Jian hendak menanggapi petuah leluhurnya,Kepala Keluarga Bangsawan Ning,datang berkunjung dan langsung bergabung dengan mereka.
Ning Rhat datang bersama putrinya Ning Erhu dengan dua pengawal.keduanya menyapa Wu Zong dan lainnya,sementara dua pengawalnya memisahkan diri menjauh dari tempat perbincangan.
"Tumben sekali seorang Ning Rhat datang berkunjung setelah sekian lama_? aku menebak,sepertinya ada hal penting dari kedatangan mu ini_? " tutur Wu Zong berbasa basi.
Ning Rhat menyeringai ringan menanggapi basa basi Wu Zong.karena bagaimanapun,keduanya memiliki kedekatan selayaknya paman dan keponakan.
"Dan kau_? tentunya si putri cantik yang terkenal sangat sulit di taklukan oleh para tuan muda.kali ini,kau membuat kakekmu ini terkejut. biasanya kau tak pernah mau jika Ning Rhat mengajakmu dan memilih untuk datang sendiri menemui kakek ? " Wu Zong sedikit menggoda Ning Erhu,yang juga sudah ia anggap sebagai cucunya seperti Wu Lan.
Mendapati Wu Zong menggodanya, Ning Erhu lekas mendekat dan bergelayut di lengan Wu Zong.hal itu sudah menjadi kebiasaan Ning Erhu sejak kecil dan anggota keluarga Wu seluruh nya tidak merasa keberatan, karena semuanya memang berkerabat dengan keluarga Bangsawan Ning.
"Haizzz... putriku memang tak pernah sungkan jika dengan mu, paman Zong_!" ujar Ning Rhat,yang di tanggapi dengan tawa oleh semua anggota keluarga Wu yang ada di sana, kecuali Wu Jian.
Patriak Sekte Banteng Api itu justru bersikap malas,bahkan ia hendak beranjak bangkit dari duduknya namun urung, saat Ning Erhu berkata...
"Kakek Zong_? aku memiliki ketertarikan pada Wu Jian"
Deg.....
Bukan senyum,apalagi tawa.Wu Jian yang tersentak justru menatap tajam sosok Ning Erhu dengan senyuman yang terbit mencerahkan wajah memandangnya.
Udara seperti kian menipis,bahkan semua orang sangat sulit untuk menarik nafas dan menghembuskannya,tak terkecuali Wu Zong.
Sang Leluhur Klan Wu itu tertegun.ia di buat mematung oleh keterusterangan Ning Erhu yang mengutarakan minatnya pada Wu Jian.
Di tempat itu,seakan hanya ada Wu Jian dan Ning Erhu yang saling tatap dengan emosi yang berbeda.
"Fyuuuhhh..... " akhirnya Wu Jian menghela nafas dan memilih untuk tidak menanggapi.
"Bibi Lan, kakek, nenek,leluhur dan lainnya_? aku permisi_?! " tandas Wu Jian yang tak menghiraukan ucapan Ning Erhu.
Suami dari Nuwa dan Bing RouYu itu beranjak pergi meninggalkan suasana yang membuatnya gerah dan tidak nyaman.ia memilih berkunjung ke kediaman Klan Duan untuk menepati ucapannya.
Di Klan Duan,Wu Jian merasa lebih bersemangat.ia bisa bercanda dan tertawa bersama Duan Dung dan Dang, Ding, Dong.
"Saudara Jian_? lantas, kapan saudara akan pergi ke daratan utara_? "
"Besok! " sahut Wu Jian singkat.
"Haihh,,, jika saja aku sekuat dirimu,mungkin aku akan memintamu mengikutsertakan aku,saudara" keluh Duan Ding.
"Maka jadilah kuat saudara Ding_! kau takan berkembang jika hanya mengandalkan statusmu yang seorang tuan muda.bertualanglah!karena dengan begitu,kapanpun kau akan di hadapkan dengan krisis hidup mati yang akhirnya membuatmu mengerti, bahwa sebuah status takan di anggap oleh orang orang kuat_! " ujar Wu Jian, seakan memberi sebuah nasehat pada Duan Ding.
"Ya kau benar_! contoh dari orang kuat itu adalah saudara Jian sendiri bukan_?" timpal Duan Ding.sementara Wu Jian hanya tersenyum sembari menggelengkan kepala.
Tak lama,mereka melanjutkan acara dengan makan makan.dan seperti yang di pesan Wu Jian,Klan Duan menyiapkan banyak menu makan hanya untuk menghormati Wu Jian dan mengganti waktunya.
Wu Jian tak merasa sungkan ia benar benar makan dengan sangat lahap,yang membuat keluarga Duan merasa senang.
Usai acara makan,mereka meneruskan percakapan untuk beberapa waktu, sebelum akhirnya Wu Jian pamit kembali pulang ke Klan.
"Saudara_! itu adalah lencana sekte Banteng api.jika saudara memiliki minat,maka carilah cara untuk pergi ke alam menengah dan berkunjunglah ke sekte itu.katakan pada siapapun di sana bahwa kau adalah saudaraku! " ya, Wu Jian memberikan lencana sekte Banteng api pada Duan Dong sebagai rasa terimakasih dan bentuk terjalinnya kekerabatan.namun ia membiarkan Duan Dong mencari cara sendiri jika berminat pergi ke alam menengah.
Tak lagi menunggu,Wu Jian pamit dari kediaman Klan Duan untuk bersiap pergi ke daratan utara.namun ia tak kembali ke kediaman Klan Wu, melainkan pergi ke rumah kakek neneknya di lembah obat.
"Aku rasa waktu ku akan terbuang jika tetap berada di Klan Wu_! apalagi sosok wanita yang entah dari mana_? haizzz.... membuatku kesal saja! " dengusnya sembari merebahkan tubuh nya di atas rumput yang menghampat pada lembah obat.
"Shu Qi_? aku yakin kau yang merencanakan semua ini, tapi untuk tujuan apa? " pikir Wu Jian melamun hingga tanpa sadar,ia pun terlelap tidur.
Di kediaman Klan Wu. Ning Rhat akhirnya menyampaikan tujuan dari kunjungannya yang tak lain, ingin meminta Wu Jian menjadi pasangan Ning Erhu.
Seperti yang sudah di ketahui,gadis cantik itu sudah menolak ratusan lamaran yang datang pada ayahnya. sementara, baru kali ini lah justru Ning Erhu lah yang mendesak agar ia di jodohkan menjadi pasangan hidup Seorang Wu Jian, cicit dari Wu Zong.
Wu Zong memijit keningnya.ia merasa rumit di hadapkan dengan pinangan Ning Rhat untuk cicitnya.
Tak sekali tokoh terkuat se daratan selatan itu menghela nafas,namun enggan memberikan jawaban pada Ning Rhat karena ia tak ingin memaksakan kehendaknya pada Wu Jian.
"Ru'er_? di alam menengah, Wu Jian telah memiliki dua istri.takutnya hal itu akan menjadi masalah di kemudian hari! " bujuk Wu Zong, agar Ning Erhu mau memikirkan minatnya kembali.
Namun Ning Erhu yang masih duduk dengan sikap anggunya hanya tersenyum lalu berucap.. "itu bukanlah masalah untuk Ru'er kek_! aku sudah memikirkannya matang matang dan akan pergi ke alam menengah bersama Saudari Wu Lan_! " ujar nya.
Sementara Wu Lan yang mendengar namanya di kaitkan langsung berdiri... "tidak_! aku menolak mengantarmu ke sana_! kau pikir ke alam itu semudah kata kata_? " seru Wu Lan, menyalak tegas.
"Saudari Ning_? jika saja untuk pergi ke alam menengah adalah hal yang mudah.sudah dari jauh jauh hari,aku mengajak ayah dan ibuku pergi ke sana untuk menemui kakak Feng? "
"Sementara kau_? tujuanmu hanya untuk meminang keponakan sialan yang sudah memikat hatimu itu,, ck... tidak, aku menolak dengan tegas dan setegas tegasnya_! " seru Wu Lan mendengus dengan lantang sambil membusungkan dadanya.
"Satu lagi_! aku tak mau di benci oleh Bing RouYu dan Nuwa,juga kakak Feng dan Kakak ipar dengan membawa mu kesana yang meminta restu untuk jadi madu ke dua Bing RouYu,,hmpt_! " Wu Lan melipat kedua tangan,untuk menunjukkan ketegasannya.
Namun Ning Erhu tak menganggap.ia tentu sudah sangat mengenal karakter dari Wu Lan dan tau kelemahan dari saudari angkat nya itu.
"Padahal.aku ingin memberikan saudari Lan kalung Giok Bintang, tapi_? "
"Tunggu_! " Sambar Wu Lan,yang tiba tiba langsung menubruk tubuh Ning Erhu.
"Apa kau serius ingin memberikan Kalung Giok Bintang itu padaku_? "
"m_! " angguk Ning Erhu,dan sebuah senyum yang sangat cerah pun akhirnya terbit di wajah Wu Lan.
Ning Erhu,menyerang kelemahan Wu Lan dengan sangat telak,yang tentu saja membuat Wu Lan seketika di buat luluh.
Sementara yang lain hanya bisa menggelengkan kepala,melihat sikap Wu Lan yang begitu mudahnya di rayu.
"Haizzzz.......!"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 96 Episodes
Comments
Indah Hidayat
nah bener kan si thor memang anggap wnt itu murahan ...mau dipoligami sungguh wanita bodoh bin murahan
2024-11-25
0
lontong
^_*
2025-03-30
0
Atuk
🌟🌟🌟🌟🌟
2024-10-03
0