...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Tak butuh waktu lama, esok harinya seluruh militer gempar karena mendengar para pasukan yang disekap oleh para musuh telah pulang dengan selamat walau beberapa ada yang terluka parah.
Mereka bisa memaklumi jika yang menyelamatkan para pasukan itu adalah pasukan elite yang lain, tapi mereka dibuat tak percaya karena mereka mendengar bahwa yang menyelamatkan mereka adalah seorang pemuda, hanya satu orang bisa mengalahkan musuh yang jumlahnya lebih dari 20 orang, ini tidak bisa dipercaya kalau tidak melihat sendiri.
"Syukurlah 02 bisa menyelamatkan mereka semua,,, bahkan ada pasukan dari camp 02 juga yang dibebaskan nya". Di dalam ruangannya sang Jendral bisa bernafas lega karena para pasukan nya telah kembali.
" Aku tidak bisa seperti ini terus,,, aku akan mulai membersihkan para sampah yang ada didalam pasukan yang sedang bersembunyi ", ucap sang Jendral.
Jendral tidak bisa main main dan tidak bisa menganggap remeh ucapan dari dewa perang, sebelum Fajar pensiun ia sudah berpesan bahwa Jendral harus membersihkan sampah sampah yang tersisa. Semua pasukan harus dalam pengawasan mata tajam dari Jendral, termasuk pasukan bernomor.
Tanpa menunda waktu lagi Jendral pun langsung memanggik para petinggi di militer dan mengadakan rapat besar besaran untuk kasus tersebut.
...****************...
...****************...
...****************...
"Apaan sih,,, cuma masalah sepele aja langsung dianggap berita besar yang menggemparkan,,, konyol".
Kini terlihat Fajar sedang berbaring dengan malas di ruang tengah, ia tiduran di lantai beralaskan tikar, ia terlihat sangat malas sambil melihat berita di handphone nya.
Dan Fajar telah bermalas malasan selama 1 setengah jam, lalu ia pun mulai bangun dan duduk sambil menguap. Fajar perlahan berdiri lalu membunyikan persendian nya, dan entah apa yang terjadi ia kembali bersemangat dan mulai membereskan ruang tengah tersebut yang terlihat berantakan.
Mulai dari membereskan meja, mengambil bekas makanan ringan di lantai, membawa piring dan gelas kotor ke tempat cucian piring. Fajar mulai beraktivitas pagi itu, lalu setelah nya ia langsung mandi dan membersihkan badannya.
......................
......................
......................
Setelah membersihkan diri dan kembali segar, kini Fajar sedang berada di dapur dan memilih bahan bahan masakan dengan teliti. Karena setelah mandi merasa lapar ia pun segera membuka kulkas dan membawa keluar bahan bahan masakan yang ada.
Dan mulai lah Fajar dengan membersihkan sayur sayuran, memotong motong cabai, memotong bawang, menghaluskan bumbu, dan mulai memasukkan bumbu halus kedalam wajan yang telah panas dengan minyak.
Saat sedang mengaduk aduk bumbu handphone nya berdering, Fajar segera menekan tombol handphone yang ada di dekatnya tanpa menoleh dan melihat siapa yang menelpon dirinya, seperti sudah mengetahui siapa yang menelpon nya.
"Keluarga dari Mayor Santo itu sudah aman,,, dan sudah ada petugas dari kepolisian yang sedang memeriksa sekelompok orang orang itu", dari seberang telpon terdengar suara pemuda yang tegas, jelas orang tersebut sedang memberikan sebuah laporan kepada Fajar.
"Bagus", jawab singkat Fajar dan tidak begitu peduli dengan laporan tersebut, ia masih fokus dengan bumbu nya lalu mencicipi nya sedikit.
*Seng seng seng*
" Hmmm,,, mas Fajar lagi masak?", orang diseberang telpon juga mendengar suara wajan dan spatula yang sedang beradu, ia tidak bisa tidak bertanya kepada Fajar karena penasaran.
"Menurut mu?... kalau sudah tidak ada laporan lagi jangan ganggu,,,, ", ucap Fajar acuh tak acuh dan langsung memutuskan panggilan tersebut.
" Ganggu aja", gerutu Fajar sedikit kesal.
...****************...
...****************...
...****************...
"Gimana,,, mas Fajar mau minum dengan kita berdua?".
" Huff,,, apanya yang mau,,, aku bahkan belum menawarkan ajakan ku tapi panggilan telpon nya sudah diputus ".
" Seharusnya kamu tahu bahwa mas Fajar tidak suka basa basi kan,,, kenapa kamu sok sok an tanya 'mas Fajar lagi masak?'".
"Hehe".
Terlihat ada 2 sosok pemuda tampan dengan setelan kaos hitam dan celana tentara sedang duduk bersantai di sebuah cafe. Pemuda itu adalah 02 dan 06...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 33 Episodes
Comments
Nur Tini
tentara bernomor ya iyalah semua tentara punya nrp
2023-11-26
1