EPISODE 7

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Setelah pak Santo suami dari ibu Salamah pulang ke rumah dan bertemu kembali dengan keluarga nya mereka pun mulai makan bersama, karena ada Fajar maka dengan baik hati pak Santo pun menyuruh Fajar untuk bergabung juga.

Di meja makan pun mulai terdengar suara piring dan alat alat makan lainnya, mereka juga sesekali mengobrol supaya suasana tidak terlalu canggung.

Karena pak Santo sudah pulang, maka ibu Salamah pun mulai menceritakan kejadian tadi sore waktu ia hendak di jambret, dan juga Aisyah juga bercerita tentang Fitri yang hendak ditabrak oleh mobil.

Suasana yang santai itupun mulai sedikit mulai menegang karena pak Santo juga mulai merasa marah, bagaimana bisa keluarga nya mengalami kejadian buruk dihari yang sama, Fajar tidak menjelaskan tentang kecurigaan nya kepada pak Santo, ia tahu kapan harus berbicara dan kapan harus diam.

Pak Santo pun berusaha untuk menenangkan diri nya dan kembali mengunyah makanan nya, sesekali Fitri mengajak sang kakek bercanda dan itu membuat pak Santo sedikit lebih tenang.

"Terima nak Fajar,,, kamu telah menolong cucu dan istri saya di hari yang sama,,, terima kasih banyak", ucap pak Santo mengucapkan rasa terima kasih nya kepada Fajar karena telah menolong keluarga nya.

" Bukan apa apa kok pak,,, kebetulan waktu saya menolong Fitri dan ibu Salamah,,, saya ada di tempat kejadian,,, nggak mungkin saya yang melihat kejadian itu hanya diam dan melihat,,, saya pasti akan bergerak untuk menolong,,, tak hanya kepada Fitri dan ibu Salamah tapi juga kepada orang lain", ucap Fajar merendah.

"Jarang banget ada pemuda seperti kamu,,, berani menolong orang tanpa pandang status,,, saya salut sama kamu", ucap pak Santo dan Fajar hanya tersenyum.

...****************...

...****************...

Mereka pun telah selesai makan bersama, Aisyah dan ibu Salamah pun mulai mencuci alat alat makan, sedangkan pak Santo mengajak Fajar untuk mengobrol sebentar setelah berganti pakaian.

"Saya dengar dari ibu Salamah,,, pak Santo mau pensiun ya dari militer?", Fajar pun iseng iseng bertanya saat mereka sedang bersantai diteras rumah.

" Iya nak,,, umur bapak sudah 59 tahun,,, sudah waktunya pensiun", ucap pak Santo.

"Iya pak,,, sudah waktu nya untuk bapak untuk beristirahat,,, dan biarkan para anak muda yang meneruskan perjuangan para seniornya", ucap Fajar.

" Bagaimana dengan nak Fajar sendiri,,, nggak mau masuk militer?... Bapak lihat kamu punya kemampuan,,, ", ucap pak Santo.

" Hufff,,, lihat nanti pak,, ",ucap Fajar tertawa kecil.

...****************...

...****************...

...****************...

Karena hari mulai petang Fajar pun berpamitan kepada keluarga pak Santo, dan terlihat Fitri nampak sedih karena 'kakak baik' nya mau pulang, sepertinya gadis kecil bercadar itu sudah merasa nyaman dengan Fajar.

Fajar pun berjalan pergi tanpa menoleh ke belakang lagi,,,

"Anak muda yang baik,,, tidak seperti seseorang yang tiba tiba menghilang dan tidak mengurus istri dan anak nya dengan benar,,, entah sudah mati dimana bajing*n itu", ujar pak Santo masuk kedalam.

Sejenak Aisyah tertegun, ia tahu bahwa ayahnya sedang menyinggung suaminya yang telah lama pergi dan tidak ada kabar setelah bertahun tahun. Suami dari Aisyah juga merupakan tentara, tapi karena suatu alasan yang jelas tiba tiba ia menghilang tanpa jejak dan itu membuat pak Santo merasa marah.

...----------------...

...----------------...

...----------------...

Belum jauh Fajar pergi dari rumah pak Santo, dari suatu tempat di pojokan bangunan Fajar melihat ada beberapa orang yang sedang mengawasi rumah pak Santo.

Dan hal itu membuat Fajar hanya tersenyum dan mencibir orang orang itu,,,

"Cepat juga pergerakan nya", ucap Fajar langsung melangkah pergi.

...****************...

...****************...

...****************...

Malam pun mulai larut, seperti kebiasaan Fajar akan memantau sistem keamanan militer di tengah malam yang sunyi sambil meminum secangkir susu hangat.

"Toloong!!! "

Saat Fajar sedang fokus mengamati sistem keamanan militer, ia mendengar suara minta tolong ditengah malam yang hening. Padahal jam sudah menunjukkan pukul 23.45 WIB, siapa yang masih berkeliaran diluar dan meminta tolong?.

Fajar pun berjalan naik ke lantai 2, ia mendekati jendela dan membukanya untuk melihat situasi diluar yang gelap.

Fajar pun dengan santai duduk di bibir jendela, ia melihat ada seorang perempuan yang sedang berlari di dalam gang yang sepi dan hanya ada lampu jalan yang menerangi, terlihat perempuan itu sedang dikejar oleh sekelompok orang berpakaian serba hitam, dan Fajar melihat hal itu dengan tatapan tajam. Ia tersenyum dan kembali menutup jendela...

...****************...

...****************...

Terlihat sosok perempuan yang sangat panik diujung gang yang gelap karena gang tersebut sudah buntu dan tidak ada jalan lagi, ia melihat kearah belakang dan sekelompok orang orang itu mulai mendekat dengan langkah yang berat.

"Tolong,,, hah hah,,, tolong lepaskan saya,,, saya akan berikan uang saya,,, tolong lepaskan saya,,, saya mohon", perempuan itu pun mulai menangis dan memohon kepada orang orang tersebut.

Perempuan itu juga melihat berita di TV tentang kasus penculikan, pemerkosaan, dan pembunuhan terhadap perempuan muda. Perempuan sangat ketakutan, ia berharap ada orang yang lewat dan menolong nya tapi harapan nya hilang karena ia baru ingat bahwa lorong itu sangat dalam hingga ke ujung, jarak ke arah jalan di depan sana sangat lah jauh, ia tidak bisa berfikir ia hanya bisa menangis dan memohon.

"Hahahaha"

"Malam ini kita dapat mangsa lagi"

"Iya,,, putih mulus,,, cantik hahaha"

"Tentunya kita harus kasih dia kepada bos dulu,,, baru setelah itu giliran kita,,, haha".

" Tentu saja".

Orang orang itu pun mulai tertawa karena mereka menemukan korban yang masih berjalan jalan malam dan tidak takut dengan kejadian yang sedang tersebar. Mereka mulai berjalan mendekat untuk menangkap dan membawa perempuan itu ke markas mereka.

...****************...

...****************...

...****************...

"Ehem ehem"

Tiba tiba langkah mereka terhenti karena mendengar orang yang berdehem, mereka pun langsung melihat kebelakang untuk melihat siapa orang yang berani ikut campur urusan mereka.

"Biarkan perempuan pergi", seseorang dengan pakaian hitam, jaket hitam, dan penutup wajah hitam, hanya menunjukkan mata tajam nya saja, ia sedang berdiri tegak dihadapan para orang orang jahat itu.

" Siapa kamu,,, berani berani nya ikut campur masalah kami?"

"Kalau tidak mau nyawamu melayang sebaiknya kau cepat enyah dari sini"

Orang orang itu pun mulai marah dengan sosok tersebut yang berlagak seperti seorang pahlawan, mereka pun mulai mengeluarkan belati dari jaket masing masing.

Tapi sosok misterius itu sama sekali tidak takut dan mulai berjalan mendekat ke arah para orang orang itu, dan setiap langkahnya mengeluarkan aura dingin yang besar, membuat beberapa orang itu mulai merinding. Tapi mereka segera menghilang rasa itu dan mulai menerjang kearah orang misterius itu.

...****************...

...****************...

Seperti angin yang berhembus dengan kencang, sosok misterius itu sudah melewati para orang orang tersebut, ia menghentikan langkah nya dan tubuh para orang orang menjadi kaku, lalu beberapa saat kemudian keluarlah darah segar dari leher mereka, dan langsung tergeletak ditanah.

Sejenak sosok misterius itu menatap perempuan yang sedari tadi melihat kejadian itu, perempuan itu tertegun tidak percaya dengan apa yang ia lihat barusan.

Orang misterius itu hanya melewati sekelompok orang orang tersebut dengan kecepatan yang tidak bisa dijelaskan, bahkan ia tidak tahu kapan orang misterius itu sudah melewati sekelompok orang tersebut.

"Pulanglah", hanya satu kalimat itu yang orang misterius itu ucapkan lalu ia berjalan pergi.

" Tunggu ", saat perempuan itu hendak mengejar, sosok tersebut sudah menghilang di kegelapan, karena beberapa jalan lampu di gang itu mati maka mengurangi penglihatan, si perempuan itu pun terpaksa menghidupkan senter HP untuk menerangi jalan tersebut. Ia langsung bergegas pergi dari tempat itu tanpa melihat kebelakang.

Terpopuler

Comments

Nur Tini

Nur Tini

dingin, cooling

2023-11-26

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!