"Sebelumnya ketiga iblis bodoh yang kubunuh mengatakan kalau ada orang yang sekuat Valkyrie, sepertinya mereka tidak berbohong hahaha. Bagaimana bisa manusia menjadikan Skull knight tingkat lord menjadi bawahannya?." ucap Catalysm dengan heran.
Suasana jadi tegang karena Izanagi dan Catalysm membawa banyak sekali pasukan untuk menyerang. Wajah keputusasaan mulai terpampang kepada mereka berlima.
"Bagaimana ini, Valkyrie-sama?." ucap Leon.
Reynal terus berpikir dan akhirnya mengecek status monster dungeon miliknya.
Sekeleton swordman
Level : C
Str :90 Int :30
Agl:40 Vit :40
Skill : Sword master rank C
Sekeleton mage
Level : C
Str :30 Int :90
Agl:40 Vit :40
Skill : Lightning Bold rank C, Fire Ball rank C
"Ini tidak akan cukup. Oh iya, aku tadi mendapatkan dua item rank unique dari menjarah dua iblis yang berhasil dibunuh. Seharusnya itu dapat digunakan untuk mensummon beberapa Skull knight biasa dan lich biasa." pikir Reynal.
Unique nether chain dan unique nether boots, Reynal menjualnya dengan harga masing-masing 20.000 poin dungeon.
Untuk mensummon lich biasa dan Skull knight biasa membutuhkan 5.000 poin setiap satuannya.
"Cih, mahal sekali. Kalau begitu aku hanya bisa mensummon 4 lich biasa dan 4 Skull knight biasa. Baiklah, lakukan saja itu." pikir Reynal.
Reynal menghubungi Elen dengan telepati "Elen, siapkan semua pasukan ke portal, termasuk pasukan yang baru saja disummons." ucap Reynal.
"Baiklah tuan, tapi 2 sekeleton swordman yang bertugas di vassal tidak bisa ditarik. Yang lain akan bersiap diportal." ucap Elen.
Merasa diabaikan, Catalysm menjadi sangat kesal. "Beraninya kau mengabaikan ku, manusia. yah, mau kau jawab atau tidak, aku tetap akan membunuhmu. Jadi nggak masalah."
Semua iblis menyerang secara bersamaan kecuali Izanagi dan Catalysm yang hanya melihat dari atas.
"Rey, larilah. Kami akan menahan mereka semua disini. Setidaknya harus ada yang selamat diantara kita!." ucap Shiron sambil mengayun-ayunkan pedangnya untuk menebas iblis.
semuanya mulai kelelahan karena iblis terus berdatangan seperti kecoak.
"Huff huff... Pergilah, Rey. Bahkan jika kita semua tetap disini, kita akan tetap mati, bahkan tanpa bisa melawan kedua greater demon." ucap Leon dengan putus asa.
Reynal membuka portal dan semua pasukan sekeleton bermunculan, dan yang terakhir adalah 4 Skull knight biasa dan lich biasa.
Semua terkejut melihatnya, sebuah harapan yang hilang kembali lagi. Rekan Reynal kembali dari keputusasaan.
"Menarik, sepertinya kita harus turun tangan, Izanagi. Kalau saja bawahan kita yang memiliki rank S masih hidup, ini akan menyenangkan untuk ditonton. Hanya mengandalkan rank A dan rank B tidak akan bisa mengalahkan mereka." ucap Catalysm dengan bahagia.
"Baiklah, mari kita habisi mereka dengan satu serangan." ucap Izanagi.
Sekeleton swordman dan sekeleton mage milik Reynal kesulitan menghadapi para iblis karena bahkan paling rendah ada di rank B.
Terlebih jumlahnya sekitar ribuan. Meskipun begitu, lich biasa mampu mengimbangi membantai iblis dengan sihir area luas yang kuat. Skull knight biasa juga seperti tembok yang kokoh untuk melindungi lich biasa yang butuh waktu untuk merapal.
"Jangan gentar!. Gunakan sekeletonku jika situasi mendesak!." teriak Reynal.
Catalysm menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan nafas dengan kuat, keluarlah darkness breath dari mulutnya, sebuah kegelapan yang menerjang dengan kecepatan cahaya dengan area yang luas.
Izanagi juga menebaskan death scythe miliknya dengan kuat dan angin yang kencang yang mampu membelah apapun yang dilaluinya. Serangan itu juga serangan area luas.
Semua yang ada di sana sangat panik, termasuk juga para iblis.
Keputusasaan muncul di wajah semua orang termasuk Reynal. Semua sudah berjuang keras untuk melawan dan sudah mencapai batasnya.
"Huff huff, sepertinya sudah saatnya kita mati, kawan-kawan. Setidaknya kita tetap bersama." ucap Haruka terengah-engah.
"Huff huff, bahkan jika mereka tidak ikut menyerang, aku tidak yakin bisa kembali hidup-hidup. Terakhir kali kita sampai seperti ini adalah saat perang besar. Sekarang giliran kita sudah selesai." ucap Leon terengah-engah.
"Haha, huff huff, aku jadi mengingat masa lalu. Maafkan aku karena tidak bisa menyelamatkanmu, Reynal. Padahal lukaku belum sembuh dari pertarungan melawan Izanagi sebelumnya, sekarang aku masih di ambang kematian lagi haha." ucap Shiron terengah-engah.
"Huff huff tidak apa, lagipula ini memang sudah takdirku." ucap Reynal terengah-engah.
Ditengah keputusasaan, Melly terbang keatas dan menahan serangan gabungan itu menggunakan cahaya dewi, holy light. Meskipun tidak berhasil menahannya, itu cukup untuk melemahkan serangan gabungan mereka.
"Jika aku tidak bisa menahan ini, semuanya akan mati. Aku harus bisa menahannya apapun yang terjadi." pikir Melly.
Memaksakan kekuatannya, Melly akhirnya tidak kuat lagi dan hancurlah pertahanannya. Ia terkena langsung serangan gabungan kedua greater demon meskipun sudah dilemahkan.
Melly terpental dan menciptakan lubang di tanah, ia pun tidak sadarkan diri. Semua iblis yang ada di area serangan juga langsung terbunuh. Shiron, Haruka, Leon, dan Reynal mencoba menahan serangan itu tapi tidak mampu dan akhirnya tulang-tulang mereka remuk dan tidak sadarkan diri. Arena Colloseum juga rata oleh tanah.
Di area pengungsian bawah tanah istana kerajaan, semua berdoa untuk keselamatan manusia.
"Apakah mereka akan baik-baik saja?. Aku merasakan sihir yang sangat besar bahkan dari kejauhan ini." ucap Lina khawatir.
"Aku takut bencana kali ini tidak bisa dianggap enteng. Terakhir kali aku melihat ekspresi bibi Melly seperti itu adalah saat penyerangan Ifrit. Saat itu kita mengandalkan bibi Melly untuk melawannya dan sisa anak buahnya menjatuhkan korban yang sangat banyak. Bibi Melly juga terluka parah bahkan tidak bisa bergerak sampai sebulan waktu itu. Sekarang ada Reynal yang tidak lebih lemah dari bibi Melly, tapi ekspresi itu mengatakan bahwa ada musuh yang lebih kuat daripada waktu itu." ucap Teresa dengan gugup.
Suasana menjadi hening dan tidak ada yang bicara.
"Tenang saja, Reynal pasti bisa membawa yang lainnya kembali dengan selamat. Bukankah dia selalu diberkahi dengan keberuntungan yang sangat besar. Kali ini dia pasti bisa membuat keberuntungan itu lagi, jadi kita tidak perlu khawatir dan berdoa saja." ucap Iris menenangkan mereka, meskipun dia juga sangat khawatir.
"Itu benar, mereka pasti akan kembali dengan selamat. Mereka sudah berjanji padaku sebelumnya. Aku percaya pada mereka, kekuatan mereka yang bertarung semuanya berada setidaknya setingkat hunter rank S. Mereka pasti mampu bertahan, kalau bumi yang diserang sudah pasti akan jadi kehancuran bumi." ucap Rodney.
Mereka melanjutkan berdoa kepada Dewi Theia untuk kemenangan mereka. Tidak ada satupun yang berani berdiri dan terus bersujud didepan patung Theia. Patung itupun akhirnya bersinar terang.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 42 Episodes
Comments