Keadaan tegang terjadi diantara Shiron dan Reynal. Mereka sangat ketakutan tapi tetap siaga.
"Bagaimana ini, Shiron. Dalam kasus ini, kita semua akan mati." ucap Reynal.
Shiron terus mengeluarkan keringat dingin. Ia berfikir terlalu keras hingga kepalanya mengeluarkan asap.
"Diamlah, aku sedang memikirkan caranya. Sekarang kita lakukan sebisa mungkin. Jangan sampai lengah." ucap Shiron.
Izanagi tertawa terbahak-bahak. Ia terlihat menikmati ketakutan dari lawannya.
Izanagi meluncur dengan sangat cepat kearah Shiron dan menebaskan Deadth scythe miliknya kearah leher Shiron.
Melihat itu Reynal hanya bisa meneriakan nama Shiron. Shiron sangat terkejut dengan kecepatan Izanagi, ia tidak sempat bereaksi dan hanya bisa menepisnya dengan mengumpulkan sedikit mana untuk menahannya.
Shiron terlempar keras dan menghancurkan pohon-pohon yang dilewatinya. Dengan serangan itu, Shiron mulai kesulitan untuk berdiri.
Reynal menjadi semakin panik. Ia berfikir untuk menyelamatkan Shiron tetapi dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari Izanagi. Sekali dia teralihkan, nyawanya mungkin akan langsung melayang.
Izanagi tersenyum melihatku, seakan melihat aku seperti mangsa yang sudah siap untuk dibunuh.
"Hahaha... Tidak banyak orang yang tidak lari setelah melihatku. Akan ku berikan kau penghargaan dengan membunuhmu dengan cepat." ucap Izanagi.
Semakin panik karena sebelumnya Reynal kesulitan melihat gerakan Izanagi. Akhirnya dia mulai bertaruh bahwa Izanagi akan menyerang jantungnya.
Izanagi dengan cepat kearah Reynal tapi dia sudah menyiapkan pelindung dari mana dan qi. Meskipun begitu dia juga terlempar sama jauhnya dengan Shiron.
Shiron yang baru saja berusaha untuk berdiri malah tertimpa Reynal yang terlempar.
"Uagh... Sialan, menyingkir dari atasku. Kau sangat berat.!" ucap Shiron.
"Ma-maafkan aku. Monster itu sangat kuat. Aku tidak tahu bagaimana cara kita untuk melarikan diri." ucap Reynal.
Setelah Reynal menyingkir dari atas Shiron, mereka duduk-duduk karena sudah tidak bisa banyak bergerak. Mereka duduk sambil berpikir untuk kabur.
Reynal menghubungi Elen dengan telepati untuk meminta saran untuk melarikan diri.
"Elen, bantu aku bagaimana caraku bisa melarikan diri dari Izanagi dalam kondisiku seperti ini." ucap Reynal.
Elen yang bingung lalu melihat melalui mata Reynal.
"Oh... Jadi begitu. Sepertinya hanya ada satu cara. Anda perlu meningkatkan dungeon ke level 50. Dengan begitu anda akan bisa mensummon pengawal dungeon tingkat SS. Tapi itu membutuhkan 517.166 poin dan 10.000 untuk summon. Lebih tepatnya anda membutuhkan 500.000 poin lagi." jawab Elen.
"Sialan, bagaimana caraku mendapatkan poin dalam situasi seperti ini." ucap Reynal dengan putus asa.
"Tenang saja tuan. Teman anda yang ada disebelah sepertinya membawa lima diamon coin, itu bisa ditukar dengan 500.000 poin. Seharusnya dengan begitu anda bisa selamat." ucap Elen memberikan pendapat.
"Apa, benarkah itu. Terimakasih banyak Elen." ucap Reynal dengan antusias.
Izanagi muncul kembali dihadapan mereka berdua, dengan wajahnya yang sedikit kesal.
"Hoh... jadi kalian masih hidup. Sungguh tidak diduga ada yang bisa selamat dari seranganku. Kalian berdua cukup menarik, tapi kali ini akan menjadi akhir dari kalian." ucap Izanagi dengan nada sombong.
Shiron langsung bersiap dan maju untuk melindungi Reynal. Shiron menyebarkan petir di seluruh tubuhnya untuk mempercepat reflek dan kecepatan gerak tubuhnya.
"Reynal, larilah. Aku akan menahannya selama mungkin. Setidaknya salah satu dari kita harus ada yang selamat, setelah itu langsung laporkan kepada Valkyrie." ucap Shiron.
Reynal menatap Shiron dengan tajam. Dia merasakan ikatan yang erat dari kata-kata Shiron.
"Tenang saja, kita akan kabur dari sini bersama. Aku tidak akan membiarkannya membunuh lagi. Tapi karena ini tidak ada dalam misi, kau harus membayar ku dengan lima diamon coin, setuju?." ucap Reynal menawarkan.
Mendengar Reynal yang masih sempat memikirkan uang disituasi seperti ini, Shiron malah menjadi semakin pusing.
"Terserah kau sajalah. Kalau kita berhasil melarikan diri dari sini, aku akan memberimu lima diamon coin." ucap Shiron.
Izanagi menjadi semakin kesal karena merasa diabaikan. Dengan emosi yang memuncak dia langsung menuju Shiron dan menyerangnya bertubi-tubi.
"Sialan kalian manusia rendahan!. Beraninya kalian mengabaikanku. Matilah sekarang juga." ucap Izanagi.
"Ting-ting-ting."
Shiron mampu menahan semua serangan Izanagi meskipun ia kesulitan karena gerakannya tidak mampu mengimbangi Izanagi.
"Hora-hora-hora. Rasakan ini manusia!." Ucap Izanagi dengan sangat senang.
Izanagi berhasil menendang Shiron dan membuatnya terlempar beberapa ratus meter. Karena tendangan yang kuat itu, Shiron menjatuhkan lima diamon coin yang dia bawa.
Melihat Shiron menjatuhkan diamond coin miliknya, Reynal berfikir itu adalah kesempatannya untuk membalikkan keadaan.
"Ini kesempatanku, akan aku ambil itu dan membalikkan keadaan." pikir Reynal.
Shiron kembali secepatnya setelah terlempar dan berusaha melawan Izanagi lagi. Disaat itu Reynal mengendap-endap untuk mengambil diamond coin itu.
Shiron terus-menerus menyerang Izanagi meskipun dia tidak bisa menyakitinya sedikitpun. Karena Izanagi mulai serius, Shiron tidak bisa menahan sebagian besar serangannya.
Meskipun begitu, Shiron hanya menahan dan menghindari serangan yang menuju titik vitalnya.
Semua tubuh Shiron sudah tercabik-cabik oleh serangan Izanagi dan ia juga sudah mulai mencapai batasnya.
Tendangan terakhir Izanagi membuat Shiron jatuh bergelimpangan dan tidak bisa berdiri lagi.
"Aku tidak tahu kenapa kau sangat keras kepala sekali, manusia. Tapi cukup sampai disini saja, aku sudah tidak mau bermain-main denganmu lagi. Tenang saja, setelah kau mati aku akan menjadikanmu death knight. Kau pasti akan sangat membantuku melihat dari kekuatanmu." ucap Izanagi sambil tersenyum.
Izanagi menebaskan Deadth scythe miliknya ke leher Shiron. Seorang pendekar pedang tengkorak yang membawa kuda tengkorak menghentikan serangan Izanagi tepat waktu dan menyelamatkan Shiron.
Izanagi terkejut melihatnya, ia berfikir bagaimana bisa ada Skull knight di wilayahku tanpa aku ketahui.
"Bagaimana monster sepertimu bisa ada disini?. Seharusnya aku akan langsung menyadari jika ada monster sekuat Skull knight di daerah milikku. Terlebih, melihat dari auramu, sepertinya kau bukan Skull knight biasa. Apa mungkin kau Skull knight tingkat Lord?." Tanya Izanagi dengan sedikit bingung.
Skull knight itu tidak menjawab dan hanya diam saja.
Skull knight itu langsung menyerang Izanagi dengan serius. Serangan demi serangan diluncurkan olehnya, namun Izanagi bisa menahan semuanya dengan sangat mudah.
Di saat itu Reynal membawa Shiron menjauh dari tempat pertarungan. Reynal sangat khawatir melihat kondisi Shiron yang kritis.
"Shiron!. Bertahanlah, aku akan membawamu kembali secepatnya!." ucap Reynal dengan sangat khawatir.
Reynal terus berkeringat memikirkan kondisi Shiron. Dia harus cepat mendapatkan perawatan medis. Tapi dengan kecepatannya, mungkin itu akan terlambat.
Akhirnya dia memutuskan untuk menaiki Skull knight agar bisa sampai lebih cepat.
"Skull knight!. Serang dia dengan seluruh kekuatanmu dan lemparkan dia lalu cepatlah kembali kesini!." teriak Reynal.
Skull knight itu memfokuskan kekuatannya pada satu serangan dan menyerang Izanagi dengan kuat. Izanagi juga menyerang Skull knight dengan kuat sehingga keduanya sama-sama terpental.
Disaat itu Skull knight langsung berlari kearah Reynal dan membawa mereka berdua lari secepat mungkin.
Izanagi sangat kesal karena targetnya kabur. Baru kali ini ada target yang bisa lolos dari tangannya.
"Cih... Jika aku mengejarnya, mungkin aku yang akan mati jika Valkyrie sialan itu menyadari. Mungkin tidak masalah kalau hanya Valkyrie, tetapi Skull knight tadi sepertinya berpihak pada manusia. Kali ini akan kubiarkan kalian lolos. Aku menantikan pertemuan kita berikutnya." ucap Izanagi dengan kesal.
Izanagi lalu kembali ke tempat istirahat miliknya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 42 Episodes
Comments