Bab 11 : Perang Iblis

Aku terbangun dari tidur, disaat itu ada dua orang perempuan bertelinga panjang yang sedang menaruh buah-buahan di meja.

"Ugh... dimana ini?." tanyaku yang bingung terbangun di tempat yang asing.

"Kau sudah bangun. Syukurlah, kupikir aku tidak mempunyai kesempatan untuk berterimakasih lagi." ucap Lina cemas.

"Dump."

Iris memukul kepala Lina.

"Apa yang kau bicarakan sialan. Ahh... maafkan dia, dia orangnya memang agak tidak sopan." ucap Iris sambil menundukkan kepala.

"Hahah... tidak apa, tidak usah khawatir. Oh iya, ini dimana?." tanyaku.

"Ini adalah rumah sakit desa Eroge. Kau pingsan seharian penuh. Jadi kami membawamu kesini. Oh iya, luka yang kau terima dari Cyclop cukup parah. Kupikir kau tidak akan bangun lagi, tapi ternyata...aduh." ucap Lina.

"Dump."

Iris memukul kepala Lina karena menyerobotnya.

"Sudah kubilang jangan bicara yang tidak-tidak. Dasar, susah sekali diatur. Omong-omong, terimakasih sudah menyelamatkan kami berdua." ucap Iris.

"Tidak masalah, Bisakah ceritakan bagaimana aku bisa pingsan?." ucapku.

Kami saling memperkenalkan diri dan Iris pun menjelaskan apa yang terjadi terakhir kali menurut yang ia lihat.

Dan seorang bernama Shiron yang mereka bawa sebagai bantuanlah yang telah menyelamatkan Reynal.

"Begitu ya, jadi aku kalah. Yah... mau bagaimanapun, aku tidak mungkin bisa mengalahkan cyclop dengan kemampuanku saat ini." ucapku sambil merenung.

"Tidak perlu menyesal seperti itu. Tidak banyak orang yang bisa melawan Cyclop. Kau yang bisa meninggalkan luka kepada cyclop itu sudah sangat hebat." ucap Iris menenangkanku.

Aku menyadari satu hal dari pertarungan melawan Cyclop. Meskipun skill peningkatan stats seperti Magic Martial Art mampu meningkatkan statsku, tapi tidak dengan kecepatan penglihatan ku.

Aku tetap tidak bisa melihat kecepatan musuh yang memiliki kecepatan tinggi.

"Meskipun kau hanyalah seorang petualang rank E, tapi kau berpartisipasi dengan sangat baik di misi sebelumnya. Jadi aku yakin rankmu akan langsung melonjak. Jika seorang petualang kuat sepertimu berada di rank rendah, itu akan menjadi sebuah kerugian besar bagi umat manusia." ucap Iris.

"Kakak. Shiron bilang untuk membawa Reynal jika dia sudah siuman. Bagaimana kalau kita berangkat sekarang." ucap Lina.

"Dump."

Iris memukul kepala Lina karena tidak bisa membaca situasi.

"Diamlah. Apa kau tidak tahu kalau Reynal baru saja siuman?. Setidaknya dia butuh istirahat dulu, besok kita bisa kesini lagi." ucap Iris.

"Tidak usah. Aku bisa langsung kesana sekarang. Tapi aku sama sekali tidak punya uang. Apakah aku bisa meminjam uang dulu?, nanti aku akan ganti jika sudah punya." ucapku dengan nada serius.

"Ahaha... tidak usah khawatirkan itu. Aku sudah melunasi biaya rumah sakit mu.Itu karena sebelumnya kau sudah menyelamatkan kami." ucap Iris sambil ketawa.

"Tentu saja itu karena kakakku orang yang baik. Jika tidak... Aduh." ucap Lina dengan bangga.

"Dump."

Iris memukul kepala Lina lagi.

"Baiklah jika kau mau, kita bisa berangkat sekarang." ucap Iris.

Kami pergi ke guild karena Shiron ingin bertemu denganku.

"Ceklek."

Di guild ramai seperti biasanya. Banyak yang makan disana karena mereka ingin makan ditempat yang dekat dengan tempat mereka bekerja.

"Hey Shiron!. Mari kita bertarung lagi, siapa yang kalah akan membayar makanan hari ini." ucap Lina.

"Hahaha... baiklah kalau begitu. Jangan kau pikir aku akan mengalah hanya karena melawan perempuan." ucap Shiron.

Kupikir mereka akan bertarung diluar, tetapi ternyata mereka hanya memainkan gunting batu kertas.

"Hahaha... aku menang lagi. Shiron, kali ini kau lagi yang akan membayar." ucap Lina.

Shiron mengajakku ke luar guild dan menyuruh Iris dan Lina makan terlebih dahulu.

"Huff... kau tau, mereka berdua adalah elf yang riang. Tapi meskipun terlihat begitu, mereka memiliki ingatan yang sangat menyakitkan di hati mereka." ucap Shiron yang terlihat sedikit sedih.

"Memangnya apa yang membuat mereka tersakiti?." tanyaku yang penasaran.

Shiron menarik beberapa nafas sebelum memulai berbicara lagi. Shiron menceritakan apa yang terjadi di masa lalunya.

Saat itu Iris dan Lina masihlah anak-anak saat perang iblis terjadi. Umat manusia bertarung sekuat tenaga melawan para iblis dengan bantuan pahlawan.

Sampai suatu ketika sang pahlawan terbunuh di tangan raja iblis, umat manusia pun sudah kehilangan harapan.

Hal yang baik adalah raja iblis terluka parah akibat pertarungan melawan sang pahlawan.

Tetapi meskipun begitu, para ajudan raja iblis yaitu ketiga greater demon mampu memporak porandakan umat manusia.

Sampai akhirnya sang Valkyrie pertama Kairy muncul dan melawan mereka bertiga.

Valkyrie adalah seorang utusan Dewi cahaya yang mendapatkan perlindungannya. Ia dapat menyatukan diri dengan cahaya dari Dewi.

Kairy tidak mampu melawan ketiga greater demon sekaligus dan akhirnya ia terluka parah.

Disaat kritisnya ia memutuskan untuk meledakkan dirinya untuk memberikan waktu pada umat manusia untuk bersiap.

Dengan ledakan sekuat itu ketiga greater demon terluka sangat parah sehingga mereka tidak dapat meneruskan perang iblis itu.

Meskipun begitu para iblis lain masih menyerang. Meskipun umat manusia dapat menangani situasi itu, tetapi terlalu banyak korban yang berjatuhan.

Orang tua Iris dan Lina adalah salah satu korbannya. Sebelum kematiannya, orang tua Iris dan Lina menyerahkan mereka berdua kepada Shiron untuk menjaganya.

"Jadi begitu. Itu kenapa Iris rela mengorbankan nyawanya demi melindungi adiknya. Aku mengerti, aku turut berduka untuk mereka berdua. Tapi kenapa kau menceritakan itu kepadaku?." ucapku.

"Duang."

Shiron menghela nafas dan memukul kepalaku.

"Huff... apa kau ini bodoh atau benar-benar tidak mengerti. Aku ingin kau untuk melindungi mereka. Kau memiliki kekuatan yang cukup kuat dan hati yang baik, jadi aku hanya bisa mempercayakan mereka padamu." ucap Shiron.

"Kenapa harus aku?, bukankah kau bisa melakukannya sendiri?." tanyaku.

"Aku juga ingin melakukannya, terlebih mereka sudah aku anggap seperti anakku sendiri. Tapi sepertinya itu tidak bisa. Melly Valkyrie saat ini sudah memperingatkan bahwa salah satu greater demon akan menyerang kota ini tidak lama lagi. Jika itu terjadi, manusia harus pergi dan mencari tempat lain untuk ditinggali. Aku dan Valkyrie dan kedua temanku yang akan menghentikan greater demon itu. Dalam hal ini, bahkan jika kami tidak mati kami pasti terluka parah. Disaat itu greater demon lain pasti akan muncul. Aku ingin kau membawa mereka pergi disaat itu. Aku mohon padamu." ucap Shiron sambil membungkukkan badannya.

"Begitu ya. Baiklah jika begitu. Aku pasti akan melindungi mereka berdua. Kau bisa percayakan mereka padaku." ucapku.

"Terima kasih Reynal. Aku akan percayakan mereka padamu. Jaga mereka baik-baik." ucap Shiron dengan terlihat sangat senang.

Aku dan Shiron kembali ke guild dan melanjutkan makan.

Sarah mendekat kearah kami yang sedang makan.

"Shiron, ini hadiahmu dari misi sebelumnya. Dikurangi dengan harga tes, totalnya 1 koin emas." ucap Sarah.

"Koin emas?. Apakah kau bisa menjelaskan padaku mata uang disini?." tanyaku.

"Yah, 1 koin emas sama dengan 10.000 koin perak, 1 koin perak sama dengan 1.000 koin tembaga. Kau bisa membeli makanan dengan beberapa koin tembaga." ucap Sarah.

"I-itu berarti uang yang kudapatkan sangat besar!." ucapku kaget.

"Itu karena kau membunuh semua monster rank B, ditambah dengan hadiah dari Iris dan Lina karena telah menyelamatkan mereka. Oh iya, untuk lisensi barumu masih belum jadi. Kau bisa mengambilnya besok." ucap Sarah sambil tersenyum.

Sarah kemudian kembali ke meja resepsionis.

"Kalian berdua menambah hadiahku?." tanyaku.

"Terima saja. Itu ucapan terimakasih kami karena telah menyelamatkan nyawa kami. Terlebih kau juga orang baru, jadi kau pasti membutuhkan uang." ucap Iris dengan tersenyum.

"Terimakasih banyak, kalian berdua." ucapku dengan berlinang air mata.

Selesai makan kami berpisah. Karena sudah sore mereka kembali ke rumah. Aku untuk malam ini tidur diatas genteng guild karena tidak ada yang memarahi.

Diatas sana juga cukup nyaman.

Episodes
Episodes

Updated 42 Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!