Di pagi hari yang indah aku terbangun dari kasurku.
Tempat ini masih sangat mengerikan karena tidak ada penghuninya selain sekeleton yang aku beli sebelumnya.
"Uaahh... Pagi hari yang sejuk. Aku akan jalan-jalan sebentar." ucapku.
Aku keluar dari ruang raja dan melihat-lihat, sekeleton yang aku beli sebelumnya memanen buah polka yang sudah matang dan memberikannya padaku.
Sekeleton ini mendatangiku dan berlutut sambil memberikan buah itu.
"Yang mulia... Ini sarapannya."
"Ohh, terimakasih banyak."
Aku menerima buahnya dan memakannya karena aku cukup lapar.
Sekeleton itu lalu pergi menuju ke barak. Aku sedikit kebingungan karena hanya ada satu pohon polka, bagaimana caraku mengembangkan dungeon ini?.
"Aku takut ponselku akan kehabisan baterai. Apakah ada cara untuk mengisi dayanya?." pikirku sedikit khawatir.
Aku membuka ponselku dan mencobanya, ternyata baterai ponselku tidak bisa habis. Ini adalah berita yang bagus untukku.
"Wahh... Baterai ponselku tidak bisa habis?. Syukurlah kalau begitu, aku tidak perlu khawatir lagi soal itu." Aku kegirangan dan mengepalkan tangan.
Ponselku memberikan peringatan bahwa akan ada sebuah serangan ke dungeon. Seekor monster bernama goblin akan menyerang dungeon ini dalam 15 menit.
Portal yang ada dipojok Utara yang biasanya berwarna biru tiba-tiba berubah menjadi merah.
Aku sedikit takut karena aku hanyalah anak yang baru saja lulus sekolah. Sedangkan sekeleton yang baru saja ku beli, aku tidak tahu apakah dia lebih kuat dari goblin atau malah sebaliknya.
Aku membaca panduan serangan dungeon yang ada di tips. Disitu disebutkan bahwa jebakan akan berpengaruh kepada monster rank D atau dibawahnya.
Aku lalu memeriksa panduan monster dan ternyata goblin hanyalah monster rank E setara dengan sekeleton.
Tapi aku tidak ingin mengambil resiko sekeleton dikalahkan dan membuat rencana.
Aku memerintahkan sekeleton untuk mengacungkan pedangnya ke portal itu.
Menurutku dengan goblin itu masuk melalui portal, maka kepalanya akan langsung tertancap ke pedang sekeleton itu. Terlebih hanya satu monster yang akan muncul, jadi aku tidak perlu repot untuk mempersiapkan jebakan yang merepotkan.
Waktu di ponsel terus mundur dan sudah dekat untuk monster itu muncul.
Monster goblin itu muncul dari portal, ia seukuran manusia dewasa dan berwarna hijau.
Goblin itu berlari didalam portal dan ketika dia keluar kepalanya malah tertusuk pedang milik sekeleton dan mati begitu saja.
Aku sama sekali tidak menyangka trik seperti ini ternyata bisa berhasil.
"Huh...?. Apakah monster ini bodoh?. Yah...ini sangat bagus jika strategi seperti ini bisa berhasil." pikirku.
Entah kenapa aku sama sekali tidak merasa takut setelah membunuh, bahkan jika itu adalah monster. Mungkin karena aku sudah terbiasa membaca komik yang seperti dungeon dan monster saat di bumi. Aku malah merasa senang.
Aku lalu menggeledah mayat goblin itu untuk mencari barang-barang yang dimilikinya. Seperti di game, jika kau membunuh monster, biasanya mereka akan mendrop suatu item.
Goblin itu hanya mempunyai sebuah kalung dan kapak yang terbuat dari batu.
Menurut ponselku, kalung itu adalah vit neklace yang berguna untuk meningkatkan Vit sebanyak 1. Sedangkan kapak itu adalah goblin Axe meningkatkan Str sebanyak 5.
Aku memerintahkan sekeleton untuk membuang mayat goblin itu ke sungai.
Aku sedang berfikir apa yang akan kulakukan dengan kedua benda ini.
"Sepertinya aku bisa menjual benda-benda ini. Untuk kalung ini seperti tidak berguna, aku akan menjualnya saja. Harganya 10 koin, tidak terlalu buruk. Untuk kapak ini, aku akan menyimpannya untuk sementara. Sewaktu-waktu ada yang menyerang dungeon, aku sama sekali tidak memiliki senjata." ucapku.
Aku membeli 9 biji buah polka dimana setiap biji harganya 1 koin dungeon dan meningkatkan level dungeon menjadi 2 karena harga awal cukup murah, yaitu 1 koin dungeon.
"Cek status player."
Nama :Reynal
Status : Dungeon master
Title :None
Skill : None
Level :2
Atribut : Str :5 Int : 2
...Agl:4 Vit :4...
Free stat : 2
"Ohh, ada 2 stat tambahan. Aku akan menambahkan keduanya ke Int agar aku bisa lebih cepat untuk mengambil tindakan saat dalam kondisi kritis."
Aku menambahkan keduanya ke Int dan kepalaku tiba-tiba terasa sangat sakit seperti mau pecah.
"Aghh... Sial!, kepalaku sakit sekali. Inikah efek dari meningkatkan kecerdasan seketika? rasanya seperti banyak informasi yang dimasukkan ke dalam kepalaku!. Sekeleton!, tolong bantu aku ke ruang raja. Aku mau istirahat." ucapku yang duduk kesakitan sambil memegangi kepalaku.
"Baik yang mulia."
Sekeleton itupun membantuku ke kasur di ruang raja.
Rasa sakit di kepalaku benar-benar sangat sakit hingga membuatku pingsan.
Aku tidak sadarkan diri seharian penuh karenanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 42 Episodes
Comments
Aditya Top Fanss
ayok gass terus Thor
w dukung lu
2023-09-22
0
Aimé Lihuen Moreno
Memikat perhatian
2023-09-13
0