Bab 5 : Rencana Pengembangan Dungeon

Pagi hari sebelum aku bangun dari tidurku, Elen masuk keruang raja dan menggedor-gedor pintu kamarku.

"Brak-brak!."

"Tuan... waktunya bangun!." teriak Elen yang lagi semangat.

Aku langsung terbangun dan jatuh dari kasurku karena suaranya yang keras.

"Bruk.!."

"Aduh... nih anak gak tahu cara mengetuk pintu atau gimana?. Apa dia mau membuatku jantungan?." pikirku sedikit kesal.

"Bruk-bruk-bruk!."

"Tuan... waktunya bangun!." teriak Elen.

Aku membuka pintu yang digedor-gedor oleh Elen sambil menguap.

"Ceklek"

"Uahhg... Aku sudah bangun. Berhenti menggedor-gedor pintu." Ucapku.

Elen langsung mendekatiku dengan sangat bersemangat.

"Tuan... akhirnya anda bangun juga. Aku dan sekeleton sudah memanen buah polka... dan... Aduh." ucapnya.

Aku menggetok kepala Elen karena dia sangat berisik di pagi hari. Terlebih dia mengetuk pintu dengan sangat keras membuatku hampir jantungan.

Meskipun aku tahu kalau dia sangat bersemangat kalau untuk mengembangkan dungeon, tapi tetap saja aku sedikit kesal.

"Lain kali kalau mengetuk pintu kamar jangan keras-keras. Apa kau ingin membuatku jantungan?. Kau ketuk pelan juga aku pasti akan bangun." ucapku mengomeli Elen.

"Maaf tuan... aku tidak sengaja." ucap Elen sambil menunjukkan ekspresi memelas.

Dengan ekspresi yang ditunjukkannya aku jadi tidak tega memarahinya.

"Baiklah... yang penting kau paham dan tidak mengulanginya lagi. Kalau begitu lanjutkan apa yang ingin kau sampaikan tadi." ucapku sambil menghela nafas.

"Baik tuan... Itu buah polka yang aku dan sekeleton panen totalnya ada sembilan." ucap Elen menjelaskan.

"Huh...? Bukannya buahnya harusnya sepuluh?. Kok cuma sembilan?." tanyaku yang bingung.

"Itu benar tuan. Aku sudah memakan yang satunya karena lapar. Ehehe." balasnya sambil tersenyum.

Aku sedikit bingung dengan dunia ini. Di bumi biasanya bawahan akan makan setelah bosnya selesai makan atau jika diminta. Tapi ini, dia makan bahkan sebelum diminta.

Tapi aku tidak terlalu perduli. Lagi pula jika dia tidak makan aku nanti juga pasti memintanya untuk makan.

"Hah... Baiklah, kalau begitu apa ada lagi yang perlu kau sampaikan?." tanyaku sambil menghela nafas.

"Iya tuan. Tentang rencana pengembangan dungeon, sebaiknya kita membeli pasukan sekeleton untuk berjaga-jaga jika ada penyerangan dungeon. Karena jebakan tidak akan berpengaruh pada monster rank C keatas, cara yang anda gunakan sebelumnya tidak akan membuahkan hasil. Terlebih jika kita mempunyai pasukan yang banyak, kita akan bisa memiliki vassal. Dengan pajak dari vassal, dungeon bisa berkembang dengan lebih cepat." ucap Elen menjelaskan.

Aku mendengarkan Elen sambil memakan buah polka dan menyimpan sisa buah polka ke inventory.

"Hmm... kedengarannya menarik. Jelaskan padaku yang kau tahu tentang vassal." ucapku.

Elen menjelaskan apa yang diketahuinya tentang vassal.

Vassal adalah pengikut dari luar dungeon. Bisa didapatkan dengan membuat makhluk diluar dungeon menyerah.

Para vassal akan membayarkan pajak ke dungeon sebesar 10% dari hasil bertani, berburu ataupun dari hasil menambang mereka.

Dari itu, para vassal akan mendapatkan perlindungan dari dungeon dan jika ada makhluk yang menyerang vassal, dungeon yang akan bertindak menyelamatkan para vassal.

Aku dan Elen mulai memanggil pasukan sekeleton. Dengan harga 3 persatuannya, aku menghabiskan 597 koin untuk membuat 200 pasukan sekeleton.

"Huh... hanya 200?. Kenapa tidak bisa lebih?." tanyaku kepada Elen.

Elen menjelaskan dengan sangat percaya diri "Memang tuan. Batas untuk pasukan sekeleton swordman adalah 100 dan sekeleton mage adalah 100 jadi totalnya adalah 200. Jumlah itu tidak bisa bertambah. Tapi jika dungeon sudah mencapai level 40, anda akan bisa memanggil Skull knight dan juga Lich dengan total masing-masing 10. Dan seterusnya."

"Jadi begitu... aku akan bekerja keras untuk meningkatkan dungeon dan kembali ke bumi secepatnya." ucapku bersemangat.

"Maaf tuanku. Aku tidak tahu cara bagaimana untuk pergi ke bumi. Mungkin suatu saat nanti anda akan menemukan caranya." ucap Elen sedikit mengerutkan muka.

Aku tidak menyalahkan Elen karena sejak awal itu memang bukan salahnya.

"Itu pasti. Entah kapanpun itu, aku pasti akan menemukan caranya.' ucapku meyakinkan Elen.

Aku kemudian memutuskan untuk explore untuk mencari benda atau buah yang dapat dijual untuk mengembangkan dungeon.

"Elen... aku pergi dulu. Aku akan meningkatkan dungeon secepat mungkin." ucapku sambil berjalan keluar dari portal dungeon.

"Hati-hati di jalan tuan!." ucap Elen.

Meskipun Elen adalah monster rank SS, tetapi ia sama sekali tidak memiliki kemampuan bertarung. Tapi ia memiliki kecerdasan yang tinggi dan kecepatan yang luar biasa cepat yang membantunya dalam pekerjaan managernya.

Ketika aku sudah berada diluar portal, Beberapa goblin berkumpul mendiskusikan sesuatu dan terlihat panik.

Aku lalu tiarap dan menguping apa yang sedang mereka bicarakan.

"Huh...? Apa yang sedang mereka diskusikan?. Aku sama sekali tidak mengerti apa yang sedang mereka bicarakan." pikirku.

Lalu aku mengecek ponselku karena aku ingat ada skill common yang bernama Speech skill. Skill dimana aku bisa mengerti semua bahasa.

"Ini dia, harganya 100 koin. Itu tidak masalah skill ini pasti akan berguna untuk kedepannya. Dengan membeli ini aku masih punya 8288 koin." pikirku.

Aku pun membeli skill itu dan kembali menguping pembicaraan para goblin.

Para goblin membicarakan tentang org yang akan menyerang mereka besok. Meskipun mereka sama-sama monster rank E, tetapi org lebih kuat dari mereka.

Para goblin memutuskan untuk bertarung mati-matian besok karena itu tanah mereka. Tidak ada tanah lagi untuk mereka tinggali dan jika mereka pergi dari desa mereka, akan ada banyak monster yang lebih kuat dari org.

"Sepertinya hari sudah mulai sore. Besok akan ada sesuatu yang menarik, aku akan kembali dan mempersiapkan hari esok." pikirku.

Aku kembali ke dungeon untuk untuk bersiap mempersiapkan hari esok.

Terpopuler

Comments

Aditya Top Fanss

Aditya Top Fanss

ayok thor buat cerita lebih mendetail dikit😅

2023-09-22

0

Penjaga Gerbang

Penjaga Gerbang

aku menabung

2023-09-17

1

lihat semua
Episodes
Episodes

Updated 42 Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!