Aku mempercepat sihir terbangku. Berusaha memperlebar jarak dengan para penculik itu. Tapi aku benar-benar sudah kelelahan. Jadi aku langsung mendarat dan membatalkan siihirku.
"Hosh...hosh...hosh...ayo kita cari tempat sembunyi dulu" kataku sambil terengah-engah kelelahan.
"Kakak? benar...ti...tidak apa-apa?" tanya Reina khawatir.
"Tenang saja. Aku hanya kelelahan" kataku percaya diri.
Karena terburu buru melarikan diri, kami tidak merencanakan rute pelarian dan berakhir di tengah tengah hutan.
"Reina, kau bisa menggunakan sihir cahaya padaku?"
Seketika aku teringat sihir milik Reina. itu bisa menyembuhkan, memulihkan tenaga, mengusir kutukan dan mengembalikan anggota tubuh yang hilang. Reina sangat populer dalam novel karena berbagai keajaiban yang diciptakannya.
"Um...kakak, kau tau namaku?"
"ah!" aku tersentak kaget. Kami memang belum berkenalan sebelumnya.
"Tentu saja aku tahu. kau pernah menyebutnya sekali!" kataku mencoba berbohong.
"?" Reina benar benar tidak ingat.
"Sudahlah. Kau bisa memanggilku Ev oke?"
Reina menganggukan kepalanya. "Baik, Kak Ev"
"Jadi bisakah kau mulai menggunakan sihir untuk memulihkan stamina?"
Reina mengangguk. Mana mulai berkumpul di telapak tangannya dan dia mengarahkan mana itu padaku. Seketika aku mersasa lelah yang kualami hilang dalam sekejap.
Hm, sekarang aku mengerti rasanya menjadi sebuah karakter dalam game. mempunyai mana, stamina, HP dan MP. Kira kira di dunia ini ada mantra untuk membangkitkan orang mati tidak ya? Seperti saat kita hidup kembali saat mati dalam game?
Aku menggelengkan kepalaku untuk membuyarkan lamunanku. Sepertinya itu tidak mungkin. Walaupun ada beberapa elemen fantasi di dunia ini, itu masih wajar, tidak menyimpang seperti di dalam game, dimana kita bisa menjadi abadi. Buktinya Eva dalam novel ini juga mati kan?
"Oke, bagus. Terima kasih Reina" aku tersenyum manis pada Reina.
Wajah Reina memerah "iya, kak Ev"
"Ayo kita lanjut" aku mulai memanggil mana dari lingkungan dan mulai menggunakan sihir air.
Kali ini aku menggunakan mantra sihir yang baru saja kupelajari, Shadow. Mantra ini merupakan spesialis dalam kamuflase dan menyamarkan keberadaan kita. Ini bernar benar berguna disaat seperti ini. Biasanya mantra ini dipakai oleh para assasin untuk menjalankan tugas mereka.
Aku mulai menggunakan mantra ini untuk diriku dan Reina. Seketika hawa keberadaan kami memudar dan bayangan tubuh kami menyatu dengan semak semak di kegelapan malam. Akan sulit bagi mereka untuk menemukan kami hehehe
Kami mempercepat pelarian kami menyusuri semak semak.
"Lihat ada cahaya disana" Reina tiba-tiba berseru.
Ya, memang ada seberkas cahaya. Hanya ada dua kemungkinan, itu adalah pemukiman penduduk desa atau itu merupakan pos penjagaan. aku berharap itu merupakan pos jaga, sehingga kami bisa selamat. Kalau itu merupakan pemukiman penduduk, kami harus memutar, tidak boleh membawa para penjahat itu kesana. karena nyawa para penduduk itu bisa dalam bahaya.
"Kita mencoba lebih dekat untuk melihat apa itu. Kalau itu pos penjaga kita harus bergegas"
Aku mempercepat pelarianku tiga kali lipat, dibantu dengan sihir angin. Kami perlahan mendekat menuju sumber cahaya. Secara perlahan sumber cahaya melebar dan membentuk beberapa tenda kecil.
Sial! ini bukan pos penjaga atau pun pemukiman. Tenda apa ini? Siapa yang sedang berkemah di tengah tengah hutan?
Aku dan Reina menundukkan kepalaku. Kami tidak bisa gegabah untuk menampakan diri. Tenda tenda itu sangat sunyi, tidak ada tanda keberadaan orang. Aku takut itu merupakan perkemahan dari kerajaan musuh, dimana saat ini sedang gencar-gencarnya perang tetangga.
"Apa itu kak?" tanya Reina gugup.
"Kau tunggu disini" kataku mencoba menyuruh Reina tetap diam di tempat. Reina tidak memiliki sihir untuk menyerang jadi itu sulit untuk mempertahankan diri. "Aku akan mencoba memeriksa situasi dulu oke"
Reina mengangguk patuh.
Aku menggunakan 'Stealth', salah satu mantra sihir gelap yang kupelajari. fungsinya mirip dengan Shadow, hanya saja sihir ini benar-benar bisa membuat tubuhmu menghilang. Shadow merupakan sihir air yang memanfaatkan refleksi cahaya sehingga bisa mengelabui musuh. Stealth merupakan mantra kegelapan yang bisa membuat tubuh kita menjadi tembus pandang dalam kegelapan malam.
Aku diam-diam maju menuju perkemahan asing.
KRAK! aku menginjak batang kayu karena tidak hati-hati
Sialan!
"Siapa itu?!" tiba-tiba terdengar suara yang dingin.
aku merasa sesorang menuju ke arahku dengan cepat. Aku tidak bisa meghindarinya, itu benar-benar cepat. Dan aku melihat mata pedang berkilau semakin dekat dengan wajahku.
SYUUU! Aku merasa sihir yang kugunakan mulai hilang dan sosokku mulai terlihat oleh musuh.
Ini penangkal sihir! Kenapa aku merasa familiar ya?
Bilah pedang semakin dekat.
'Apa aku akan mati? Secepat ini?'
Aku langsung menutup mataku, bersiap menerima luka. setidaknya saat ditusuk, aku harus langsung lari dan meminta Reina menyembuhkanku. itu satu-satunya cara bertahan hidup.
Tapi luka yang kutunggu tidak datang.
"Eva?" tetapi sebuah suara dingin terdengar di telinganya. lalu aku merasakan hembusan napas seseorang ditelingaku. "Sedang apa kau disini?"
Aku membuka mata. Dan melihat Denis di depan mataku. Wajahnya benar-benar dekat, sontak wajahku langsung memerah. aku langsung mendorong Denis untuk menjauh.
"Sedang apa kau disini yang mulia?!"
Denis menaruh pedangnya di pinggangnya. "Seharusnya aku yang bertanya. kau sedang apa disini? ayahmu tidak mungkin membiarkanmu berkeliaran. kau tidak membuat masalah kan?"
Denis berasumsi seperti ini, karena dia benar-benar tahu kepribadian Eva yang memberontak.
"Ehh?! Itu...Itu..." aku berusaha menjelaskan. "Aku menolong seseorang dan aku terlibat masalah karena itu" kataku langsung dengan heroik.
"Ho?" Denis mengangkat alisnya. "Masalah apa lagi yang kau sebabkan?" tanya Denis dingin.
Uh...kepercayaan diriku benar-benar hilang. aku menurunkan bahuku dengan lemas. apakah ini takdir? atau ini kutukan? Kenapa dari semua orang aku harus bertemu dengannya?
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 427 Episodes
Comments
Shinta Dewiana
kan jadinya denis lebih cepat bertemu dg reina.
2024-06-06
0
Iyet Rohayati
masalah
2024-04-16
0
Kristi Yani
malah bagus ketemu Dennis lah dari pada ketemu penjual bocah lagi
2023-01-19
0