Sudah beberapa bulan berlalu. Aku sudah setahun. Sekarang aku sudah bisa mengucapkan beberapa kata dan merangkak.
"Nona muda pintar sekali heheh, coba bilang jijiji ~~"
Aku melambaikan tanganku " Ji
..Jiii....Jiii"
"Wah, pintar. Lutcunyyyaaaa,~"
Cih, aku mau muntah. Lucu apanya. Aku sendiri jijik ngomong begitu. Waaaa aku frustasii
"Wiy, susu Eva sudah disiapkan?" ibuku tiba tiba muncul dari balik pintu
"Wahhh, maaf nyonya, saya lupa. Akan segera saya siapkan." Wiy bergegas ke dapur.
"Wah, putriku sayang." ibuku mengangkatku dan mencium pipiku
"Ma...ma...'
"iya, iya ini mama"
"mau ketemu papa nggak? Dia rindu kamu loh sayang"
aku cepat cepat menggelengkan kepalaku. "TIDAKKK!!!" kataku dalam hati
"Wah, antusias sekali sayang... pasti rindu papa ya ~~"
"bukan itu. tidak rindu sama sekali" aku mencoba berkomunikasi dengan gerakan.
"iya iya, kita sekarang ketemu papamu ya di gym" Ibuku dengan antusias berjalan menuju gym sambil mengendongku
Ibuku sendiri mengabaikanku hiks
Aku benar benar tidak ingin bertemu pria berwajah dingin itu. Dia pasti akan berkata kasar tentangku huh!
***
"Sayang ~~"
"Ada apa Diana?" Ayahku berkata sambil mengayunkan pedangnya
"Berhenti dulu sayang, Eva rindu kamu nih.."
"...."
"Kenapa bola daging itu menggeliat" Ayahku menatapku yg sedang memberontak di pelukan ibuku.
"Oh"
"Eva sayang, tidak sabar mau digendong papa ya.~"
"TIDAKK"
Aku pun diserahkan ibuku. Ayahku memegangku dengan ragu ragu.
"Bagaimana kalau dia hancur, dia terlalu rapuh."
"Nggak kok sayang, gendong aja seperti biasaa"
"Hmm" ayahku menatapku beberapa detik.
"Kenapa dari tadi tidak kepikiran ya?"
"?"
"kenapa sayang?"
"kita harus mulai melatihnya"
Ayahku menatapku dengan kecewa "terlalu lemah, terlalu jelek"
"Dia masih kecil sayang."
"Sebentar lagi juga setahun."
"Masih belum bisa sayang"
"Ya sudah" tiba tiba ayahku meletakkan buku tipis dan kecil ke tanganku. Aku mengengamnya dengan erat.
"Biarkan dia baca ini dulu"
"dia belum bisa baca sayang"
aku mengigit buku itu. Entah kenapa akhir akhir ini gigiku terasa gatal. Hmm jangan jangan ini yanh dinamakan fase tumbuh gigi
"Ah sudahlah" ibuku kembali menggendongku
"nggak apa apa, sepertinya Eva menyukai bukunya"
ibuku mendekat dan mencium pipi ayah "terima kasih sayang"
Entah kenapa saat itu aku melihat wajah dingin ayahku memerah. Hmm ternyata bisa juga dia membuat wajah seperti itu
***
"wah, kamu suka bukunya ya sayang ~"
ibuku menatapku yg sedang mengigit buku dengan antusias
"ah tapi itu tidak bisa dimakan sayang ~"
ibuku menarik bukunya dari mulutku, lalu mulai membuka lembaran lembaran buku. dan dia mulai membacanya.
oh. ternyata ini buku dasar dasar sihir.
menurut apa yang aku ketahui, seseorang belajar sihir saat mereka berumur 5 tahun. mereka akan belajar mengumpulkan mana terlebih dahulu, kemudian baru berlatih jenis jenis sihir sesuai dengan bakat mereka. ada beberapa jenis elemen sihir yaitu api, air, udara, tanah, cahaya dan gelap. tokoh utama dalam novel ini sangat jago dalam sihir cahaya sehingga dia bisa menyembuhkan luka dan menetralisir kutukan. hal itu yg membuatnya terkenal sehingga dikerumuni oleh protagonis protagonis tampan.
uhhh, benar benar buat iri
"ibu pergi dulu ya ." ibuku berkata sambil meletakkan bukunya disampingku
"muach" dia mencium pipiku dan kemudian pergi
aku melihat buku kecil disampingku. aku mulai meraba raba dan membuka halamannya. aku berusaha tengkurap sambil melihat seluruh halaman buku. wahh, aku bisa membaca tulisan di dunia ini. mungkin itu pengaturan yg dibuat oleh kucing bodoh itu untuku? hmm
halaman pertama buku menjelaskan bahwa mana ada disekitar kita dalam bentuk partikel partikel kecil. ahaa, ini lebih mirip atom kalau kita ada di bumi bukan
halaman kedua menjelaskan bagaimana manusia merasakan mana. mereka harua bisa berkonsentrasi dan merasakan mana disekitar. ohh, aku tahu!!! ini mirip meditasi bukan ya? hm
aku mencoba mengikuti petunjuknya, walaupun itu sia sia sih, setidaknya bisa membunuh waktu.
aku memejam kan mataku dan mulai berkonsentrasi. eh, aku merasakan partikel partikel kecil di seluruh kamar ini. ini yg namanya mana ya ?
halaman ketiga memberi petunjuk untuk mengumpulkan mana di sekitar kita. jadi mana itu sebenarnya bisa ditarik? menggunakan kehendak kita sendiri? hmmm
ini benar benar dunia fantasi haahaa
aku menutup mata lagi dab berkonsentrasi. aku merasakan partikel biru kecil disekelilingku. aku memperkuat kehendaku untuk membuat mana itu berkumpul disekelilingku. hahaha ini konyoll
eh???
berhasil...
mana itu berkumpul di sekelilingku
halaman keempat memberi petunjuk bagaimana menyerap mana. mana bisa diserap ke dalam tubuh manusia. manusia harus menarik mana dengan kehendak dan membuat mananya berbaur dengan tubuh mereka.
aku menutup mata lagi, berkonsentrasi mengumpulkan mana. lalu membiarkan mana masuk ke dalam tubuhku. saat partikel partikel itu memasuki tubuhku, aku merasa sedikit hangat.
tungggu?? siapa yg bilang bahwa menyerap mana harus berumur 5 tahunn? novel itu benar benar pembohong.
eh tidak mungkin authornya bodoh bukan?
aku yg masih dalam kondisi balita aja bisa kok menyerap mana?
hmm
tapi kenapa semakin banyak aku menyerapnya, aku jadi semakin mengantuk ya?
aku harus pergi tidur ~
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 427 Episodes
Comments
Livami
aku bayangannya gemes sendiri/Determined//Determined//Determined/
2024-07-18
0
Shinta Dewiana
bayi ya taunya bobo aja...he..he...he...padahal ini bayi kolot ha..ha..ha....
2024-06-06
0
Iyet Rohayati
namanya bayi kalau kenyang pasti tidur.hehe
2024-04-15
0