Setelah pesta teh itu, aku pulang ke rumah dengan geram. aku benar benar tidak menyangka Denis orang mesum. bahkan sifat itu ada saat dia masih bocah. benar benar kacau!
novel tidak pernah menyebutkan ini. Denis digambarkan sebagai pangeran sempurna di dalam novel. bukan sebagai orang mesum. apa jangan jangan ini kisah ekstra? atau jangan jangan itu bukan Denis yang asli, jiwanya tertukar sama sepertiku?
hmm...sudahlah. kalau memikirkan itu terus aku benar benar akan merusak otakku.
aku benar benar butuh istirahat sekarang untuk menjernihkan pikiran. sekarang, ayah bodoh itu pasti akan menyuruhku berlatih. aku tidak mau oke. aku mau bersantaii...
biasanya di saat saat seperti ini, aku akan refreshing dengan berjalan jalan. mengelilingi desa atau hutan sekitar. tapi semenjak ayah bodoh itu melarangku keluar dan menekanku untuk di dalam rumah terus. aku benar benar gila tau!
aku ingin jalan jalan.
haa...aku ingin jalan jalan ke ibukota~
saat berkunjung ke sana, aku hanya melihat sedikit pemandangan dari kereta. aku benar benar ingin belanja dan berburu makanan disana. tapi pasti tidak boleh.
bagaimana ini?? aku terus menekan kepalaku frustasi.
CRINGG!!
tiba tiba secercah ide masuk ke dalam kepalaku.
kenapa aku begitu bodoh.
aku kan seorang penyihir hebat.
aku bisa menyelinap keluar dengan sihir!
hehehe
TOK TOK TOK
tiba tiba terdengar suara pintu diketuk.
"Eva, kau masih di dalam? menghindari berlatih lagi?" suara dingin duke Court bergema di depan kamarku.
aku enggan menjawab. bagaimana ini, aku tidak mau berlatih!
"percuma berlindung di belakang Diana. saat ini dia sedang ikut pesta ~" kata Duke Court. ada sedikit kebanggaan dalam kata katanya.
cih! dasar ayah bodoh, kenapa dia begitu bangga dengan hal itu?
oh? aku benar benar bodoh. kenapa tidak memikirkan rencana ini dari tadi? heheh
aku langsung membuka pintu kamar.
"pa, aku ingin latihan intensif kali ini." kataku bersemangat.
Duke Court sangat bingung dengan semangat putrinya. putrinya tidak pernah bersemangat untuk berlatih. ada apa dengannya sekarang? tapi karena dia bodoh, dia benar benar tidak memikirkan hal itu terlalu jauh. dia hanya berpikir putrinya sudah tersadar dengan benar.
ps: duke Court seorang otak otot, karena itulah dia sangat mudah ditipu saat di novel itu. dan berakhir tragis.
"berapa hari?" tanya Duke Court agak senang.
"seminggu pa. aku ingin ruangan tersendiri. masalah alat peraga (alat untuk dihancurkan) silahkan papa siapkan sendiri"
"baiklah" Duke Court mengusap usap kepala putrinya. "berlatih yang rajin. kau harus kuat, karna kau terlalu kecil dan lemah"
"iya pa"
***
pelatihanku pun dimulai.
begitu juga dengan pelarianku.
aku sudah mempersiapkan ini dengan matang. selama seminggu pelatihan, aku akan menyelinap keluar. ayahku tidak akan tau, karena ini pelatihan tertutup. dan saat aku berlatih, penjagaanku juga diperlonggar. bukankah ini kesempatan emas?
walaupun nanti ketahuan, tidak apa apa, yg penting aku sudah keluar dari mansion ini. dan pastinya ibu juga sudah pulang, jadi aku bisa berlindung dari kemarahan ayah bodoh itu hehehe
ruangan pelatihan sudah disiapkan duke Court. ruangan itu terletak di halaman belakang. dan beberapa properti, buku panduan sihir dan alat alat sihir sudah disiapkan di dalam ruangan. ayahku juga menempatkan penyimpanan dimensi di dalam ruangan itu. tempat penyimpanan dimensi itu digunakan untuk menyimpan makanan. karena aku akan berlatih tertutup dan tidak keluar dari ruangan, makanan untuk seminggu sudah disiapkan.
setelah ayah mengantarku dan mengucapkan selamat tinggal. aku masuk ke dalam ruangan dan mengambil salah satu buku sihir. bertindak sebagai anak baik yang akan berlatih.
setelah beberapa jam berlalu. aku memperhatikan suasana. nampaknya sudah sepi dan penjaga juga sudah beristirahat.
sip! aku cepat cepat mengeluarkan kostum yang akan kupakai dari dalam tas.
sebuah pakaian pelayan aye!
aku meminjam pakaian pelayan anak anak ini dari pelayanku, Wiya. untuk mendukung penyamaranku sebagai anak seorang pelayan.
setelah kostum sudah dipakai. aku membawa penyimpanan dimensi yang ada di kamar untuk berjaga jaga. takutnya aku akan berbelanja banyak barang. oh, jangan lupa, aku juga perlu sepatu bot tinggi. aku benar benar pendek sekarang. setidaknya dengan sepatu bot tinggi, aku akan terlihat seperti anak 9 tahun.
WUSHH!!
mantra sihir angin mengelilingi tubuhku. kali ini aku akan menggunakan mantra terbang. karena ini lebih efektif untuk melewati hutan. dan juga untuk mempersingkat waktu menjadi satu jam perjalanan saja.
aku membuka jendela. mengambil ransel kecilku. memakai mantel dan tudungnya. setidaknya aku harus menyembunyikan wajah untuk jaga jaga. kalau ada pengawal yang melihatku.
aku mengaktifkan sihirku dan WOOOSH, mulak terbang.
aku benar benar tidak sabar. benar benar tidak sabar menantikan perjalananku.
hm hm, aku benar benar harus meredakan stress. aku bersiap untuk berlibur ~
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 427 Episodes
Comments
Shinta Dewiana
wahhh...keren klu ada ruang dimensi juga...
2024-06-06
0
Iyet Rohayati
suka part ini menjelajah,ruang penyimpanan aku mau.....
2024-04-16
0
☠zephir atrophos☠
ya itu juga kemungkinan yg aku pikirkan
2022-12-03
0