Semenjak kembali dari istana aku cemberut terus. Wajah ibu dan ayahku tampak tidak enak dan gelisah ketika mereka memperhatikan ekspresiku.
“Eva sayang~~ kamu tidak apa-apa kan?” Ibuku bertanya dengan lembut.
Aku menggeleng “tidak apa-apa, ma” kataku lirih.
“apa ada yang menganggumu? Siapa dia? Dimana?” tanya Duke Court bertubi-tubi.
“ummm...kalau aku memberitahukan padamu pa, apa yang akan papa lakukan?”
“membuatnya jadi bubur” jawab Duke Court dingin.
Area disekeliling kereta menjadi menyeramkan. Bulu kudukku merinding. Aku benar-benar membayangkan ayahku melakukan kudeta hanya karena pertengkaran anak-anak. Aku tidak pernah meragukan perkataan ayahku.
Di dalam novel itu, Duke Court memang sangat menyanyangi Eva. Dan apa pun yang Eva minta, apa pun itu, akan selalu dipenuhi olehnya, baik itu buruk atau jahat. Kasih sayang berlebih inilah yang membuat Eva tersesat, kemudian menuju akhir yang tragis.
“tidak ada apa-apa pa. Aku hanya sedih kenapa harus bertunangan. Aku masih mau tinggal dengan kalian, tidak mau tinggal dengan orang lain~~” aku berkata manja. Ada sedikit isak tangis dalam nadanku. Karena ini merupakan fakta aku tidak mau meninggalkan orang tuanya saat ini.
“oh Eva sayang~~, jangan khawatir, itu masih lama. Eva akan selalu tinggal dengan kami, sampai nanti cukup dewasa untuk menikah” ibuku berkata dengan lembut. Dia mengangkat tubuh mungilku dan membawaku ke pangkuannya.
“ini gara-gara kamu Diana. Kenapa setuju dengan pertunangan ini? Eva tidak mau. Kita harus membatalkannya segera”
“sayangku ~~, dengarkan aku, oke. Itu perintah yang mulia raja. Kamu nggak boleh bersikap seperti ini terus. Perseteruan keluarga Court dengan keluarga Well masih membekas. Aku harap kau ingat itu, sayang~”
“cih” Duke Court memalingkan wajahnya acuh tak acuh.
“aku tidak apa-apa pa, ma” kataku lirih. Seketika aku teringat kisah di dalam novel, bagaimana ayah dan ibunya meninggal tragis. Dia benar-benar sedih. Lalu dia juga membawa sedikit perasaan menyakitkan dari Eva yang asli, dimana dia dibunuh oleh orang yang dicintainnya sendiri. Tanpa sadar air mata mulai mengalir di matanya. Dan tangisannya semakin deras.
***
Usia lima tahun adalah usia dasar untuk belajar sihir. Eva harus menghadiri pelatihan sihir pertamanya. Ayahnya mengundang penyihir terbaik dari menara suci sebagai tutor. Berharap Eva mendapatkan yang terbaik.
Jadi saat ini aku, sebagai Eva kecil, menunggu seorang tutor di taman belakang.
Karena aku menangis terlalu banyak kemarin, ayahku memperketat pelatihan, dengan alasan menguatkan mental. Cih, ayah bodoh. Benar-benar tidak punya otak, bukannya menghibur, malah menyuruhku berlatih seperti ini?
Kesan pertamaku tentang Duke Court yang elegan, dingin dan arogan, benar-benar hancur saat aku melihatnya bertingkah bodoh. Terutama, saat dia berusaha mencari perhatian ibuku. Dia benar-benar menjadi orang idiot total.
Ps: ini yang dinamakan cinta itu buta
Tapi setidaknya aku sedikit bersemangat hari ini. Aku benar-benar menantikan untuk belajar sihir. Aku hanya terus menyerap mana selama beberapa tahun ini, jadi aku bosan. Tidak ada seorang pun di rumah yg mau mengajarkanku sihir. Akhirnya hari-hari yang kutunggu sudah datang heheh~
“permisi putri” ada suara dari arah belakang. Aku menoleh dan melihat sesosok remaja berjubah putih.
Woahh! Sangat tampan hehehe
Aku benar-benar mencuci mata semenjak datang ke sini. Ada banyak sekali pria tampan.
Robert Gowl, adalah nama remaja tampan ini. Seorang penyihir jenius dari menara suci. Serta merupakan salah satu protagonis pria. Hanya saja dia kalah saing dengan Denis, dan mundur dengan damai. Kisahnya berakhir dengan membantu Reina dan Denis untuk berperang melawan kerajaan musuh. Kemudian dia mundur dengan damai, berpetualang menjelajah dunia. Benar-benar karakter yang bebas. Dia bahkan tidak sedih walaupun tidak mendapatkan cintanya.
Dalam novel itu, hubungan Eva dan Robert sebenarnya cukup baik, tapi tidak terlalu dekat. Eva belajar sihir dari robert selama 7 tahun sampai akhirnya dia bersekolah. Bisa dibilang merupakan karakter guru yang baik dan dihormati.
Hanya saja guru ini benar-benar mulai tidak menyukai Eva semenjak tiba di akademi. Eva menjadi murid dan Robert menjadi guru. Robert menyukai Reina karena bakat sihirnya yang menganggumkan. Lama lama menjadi cinta. Jadi, setelah terdengar berita bahwa Eva bersalah menyakiti Reina, Robert juga sangat marah.
Kalau tidak salah pernah ada sepenggal cerita Eva meminta bantuan pada Robert agar membantu ayahnya. Tetapi Robert tidak mau membantu dan mengusir Eva dari kediamannya. Benar-benar nasib yang tragis. Apakah juga akan terjadi padaku nanti? Aku benar-benar tidak mau memikirkannya. Haa...
“halo, anda tutor saya?” aku pura pura bertanya dengan nada kekanak-kanakan.
“iya putri, nama saya Robert Gowl, perwakilan dari menara suci” Robert membungkuk hormat. Hm, Robert saat ini masih 15 tahun ya. Dia masih belum tahu kalau dia merupakan anak haram tetua menara suci. Sebenarnya, beberapa tahun juga akan ketahuan. Tapi aku benar-benar tidak menyukai konfliknya.Robert cukup menyedihkan, dia akan diusir dari menara suci karena perang perebutan tahta. Tentu saja Robert tidak tertarik dan memilih untu mundur, lalu menjadi guru di akademi. Kalau dipikir pikir dia karakter yang banyak mundurnya ya~
“baiklah ayo kita mulai pelatihannya” aku melompat dari kursiku. Kakiku yang mungil menapaki halaman rumput dengan langkah yang ceria. Aku cukup bersemangat hari ini~
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 427 Episodes
Comments
princesskay
nih bocah durhakim bener dah ngatain bapake bodoh.. suka bener emang 🤣🤣
2023-04-18
1
Kristi Yani
Robert? boleh juga 😋
2023-01-19
0
𝓝𝔂
sadboy☹︎
2022-03-02
0