Setelah menghabiskan waktu bersama Eva,Damar pun langsung pulang ke rumah.Baru tiba didepan pintu,ia langsung disambut oleh sang ibu Rida.
"Dari mana saja kau Damar?Kenapa 2 hari tidak pulang?" tanya Rida pada Damar sang anak.
"Di rumah teman Bu." jawab Damar.
"Di rumah teman?Lalu bagaimana dengan pekerjaan mu?Apa kau sudah dapat pekerjaan?" tanya Rida ingin tahu.
"Belum Bu."
"Lalu?Mau sampai kapan kau menganggur terus?Ibu pikir setelah bercerai dengan Lisa kau bisa berubah.Tapi kenyataannya apa?Kau justru semakin malas cari kerja.!" protes Rida pada Damar.
"Bu,kenapa sih selalu protes hanya karena aku belum dapat kerja?Memangnya ibu pikir cari kerja itu gampang?"
"Bagaimana ibu tidak protes jika kerja mu di rumah hanya malas-malasan,keluyuran tidak jelas,dan menghabiskan uang ibu??"
"Apa kau tidak tahu kalau hari ini ibu baru saja pergi ke rumah mantan istri mu itu."
"Hah?Untuk apa ibu kesana lagi??' tanya Damar yang heran.
"Tentu saja minta dikembalikan mahar yang sudah kita berikan pada mereka." jawab Rida dengan nada lantang.
"Apa??Untuk apa ibu minta dikembalikan lagi??Apa ibu tidak malu?" tanya Damar yang kaget dengan pernyataan sang ibu.
"Untuk apa ibu malu.Kita berhak minta kembali mahar itu.Kalian sudah bercerai,sudah seharusnya ibu minta dikembalikan hak ibu." ujar Rida dengan percaya dirinya.
Damar yang mendengar langsung mengusap wajahnya dengan kasar.
"Tapi itu tidak harus ibu lakukan karena itu bukan hak kita.Mahar itu ku berikan memang hak Lisa.Seharusnya ibu malu jika minta dikembalikan,apa lagi kami sudah bercerai." jelas Damar yang justru tak menyetujui cara Rida sang ibu.
Rida pun hanya mendengus dengan tanggapan Damar.
"Sudah lah,jangan pernah bertemu dengan mereka lagi apa lagi mencari masalah dengan mereka.Semua orang tahu kami bercerai karena ulah ku.Jadi lebih baik urus saja diri ibu daripada mengurusi hal yang tidak penting." kata Damar mengingatkan sang ibu.
"Tidak,ibu akan tetap menuntut hak ibu.Enak saja mereka menikmati mahar yang jumlahnya tidak main-main.Jika ditanya dalam hati ibu,ibu sebenarnya menyesal memberikan mahar itu pada anaknya yang tidak tahu diri." cetus Rida yang tetap pada pendiriannya.
Melihat sikap sang ibu,Damar pun hanya bisa menggelengkan kepalanya.
"Tapi aku sudah punya calon istri Bu." ungkap Damar.
Seketika membuat Rida kaget dan tercengang.
...****************...
Menjelang tengah malam..
Lisa begitu risau dan cemas menunggu Henry sang majikan yang masih belum pulang.Mara yang begitu berat karena rasa kantuk yang tertahankan.Membuat Lisa berusaha untuk menahannya agar tidak tidur,sampai Henry sang majikan pulang ke rumah.
"Kenapa tuan itu masih belum juga pulang?Padahal ini sudah hampir tengah malam." ujar Lisa yang risau sambil berjalan mondar mandir.
Dan tak berapa lama sebuah mobil putih pun terhenti tepat di depan pintu pagar rumah.Lisa yang mengetahui bergegas keluar dan berjalan menghampiri mobil tersebut.Sebab Lisa dapat melihat jika orang yang berada di mobil tersebut adalah Henry dan mengingat mobil yang sempat menjemput Henry.
Darius yang baru saja keluar dari mobil,sesaat kaget melihat sosok Lisa asing baginya.
Oh God ..Siapa gadis manis ini??Batin Darius yang seketika tercengang.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 59 Episodes
Comments
Yunerty Blessa
𝗮𝗽𝗮𝗸𝗮𝗵 𝗗𝗮𝗿𝗶𝘂𝘀 𝗽𝗲𝗻𝗮𝘀𝗮𝗿𝗮𝗻 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝘀𝗶 𝗴𝗮𝗱𝗶𝘀 𝗺𝗮𝗻𝗶𝘀
2023-11-12
0
Yunerty Blessa
𝗮𝗱𝗮 𝗽𝗲𝗿𝗮𝘀𝗮𝗮𝗻 𝗸𝗮𝗵 𝗗𝗮𝗿𝗶𝘂𝘀 𝘀𝗮𝗺𝗮 𝘀𝗶 𝗴𝗮𝗱𝗶𝘀 𝗺𝗮𝗻𝗶𝘀
2023-11-12
0
Aidah Djafar
gadis manus Lisa 🤗 naksir nih Darius 🤔🤗
2023-10-25
0