"Kenapa hal itu harus kau khawatirkan Lisa.Nanti si nyonya itu pasti akan kasih arahan dan tugas apa saja yang akan kau kerjakan.Yang terpenting niat mu ingin bekerja dengan serius padanya." ujar Sarah kembali menasehati Lisa.
Lisa pun seketika terdiam.
...****************...
Keesokan harinya..
"Bagaimana??Apakah kau sudah memutuskan nya??" tanya Belinda langsung to the point tanpa ber-basa basi.
"Sudah nyonya.Saya bersedia bekerja sebagai seorang pengasuh sekaligus ART di rumah nyonya." jawab Lisa yang akhirnya memutuskan untuk tetap menerima tawaran perkejaan dari Belinda.
"Bagus lah,kalau begitu kau ku terima untuk bekerja langsung di rumah ku.Dan kau juga akan tinggal disini selama bekerja padaku.Untuk masalah gaji,jangan khawatir kau boleh menyebutkan berapa nominal yang kau inginkan.Berapa pun itu tidak jadi masalah untukku,asal kau bekerja dengan serius dan jujur." ujar Belinda panjang lebar.
"Kalau untuk gaji,saya juga tidak ingin terlalu memikirkannya nyonya.Yang terpenting cukup untuk mengirimi ibu saya di kampung." jawab Lisa.
"Oh begitu..Jadi kau masih memiliki seorang ibu?" tanya Belinda.
"Masih nyonya..Beliau saat ini tinggal dikampung bersama adik saya." jelas Lisa memberitahu.
"Begitu.Ya sudah,aku akan menunjukkan kamar untuk mu.Mari." ujar Belinda seraya bangkit dari tempat duduknya dan mengajak Lisa untuk menunjukkan kamarnya.
Setelah menunjukkannya,Belinda pun mengajak Lisa mengelilingi seisi rumah,dengan memperlihatkannya pada Lisa.Sembari mengarahkan apa saja apa yang akan dikerjakan Lisa selama bekerja di rumahnya.
"Bagaimana??Apakah kau sudah mengerti apa yang ku arahkan semua untuk selama kau bekerja disini?" tanya Belinda memastikannya lagi setelah ia menjelaskan seluruh pekerjaan yang harus dilakukan Lisa.
"Sudah nyonya..Mudah-mudahan saya bisa melakukan semua pekerjaan di rumah ini dengan baik." jawab Lisa sambil mengangguk.
"Dirumah ini kau tidak akan banyak melakukan pekerjaan rumah tangga.Karena disini juga tidak ada anak kecil.Aku hanya ingin kau lebih fokus merawat dan mengurusi seluruh keperluan suami ku,termasuk untuk minum obat tidak boleh telat,jika aku sedang tidak ada di rumah." kata Belinda menjelaskan.
"Baik nyonya saya mengerti.Tapi,maaf nyonya jika saya boleh tahu,dimana tuan saat ini??Karena sepertinya saya belum melihat dari awal saya datang.Maaf saya lancang bertanya nyonya." tanya Lisa ingin tahu.
"Tidak apa-apa.Saat ini suami ku sedang istirahat di kamar.Nanti aku akan perkenalkan dia dengan mu." jawab Belinda.
"Oh iya nyonya." ujar Lisa mengerti.
Tak berapa lama terdengar suara ponsel Belinda yang berbunyi.
Belinda pun langsung menerima panggilan tersebut.
"Halo..Oh..Baik lah,aku akan segera menemui mu." ucap Belinda pada seseorang disana dan langsung menutup panggilannya.
"Aku harus pergi,mungkin aku akan pulang terlambat.Untuk hari ini kau boleh beristirahat.Dan ini ponsel yang harus kau gunakan jika aku tidak ada di rumah.Jika terjadi sesuatu kau boleh menghubungiku.Kontak ku sudah tersimpan di situ.Mengerti?" ujar Belinda sebelum akan pergi.
"Euh,tapi bagaimana dengan tuan nyonya?" tanya Lisa.
"Jangan pikirkan,biarkan dia beristirahat di kamarnya.Aku akan menghubungi mu jika dia sudah waktunya makan dan minum obat.Kau cuma perlu melakukan tugas mu jika sudah ku perintahkan." ujar Belinda langsung pergi.
"Ta...Tapi .-" sahut Lisa yang belum sempat mengatakannya,tapi Belinda sudah pergi.
Lisa pun hanya bisa menghela nafas.
"Dia menyuruhku untuk beristirahat,tapi dia pergi dan akan memberi perintah padaku kalau suaminya sudah waktunya makan dan minum obat.Tapi aku belum melihat seperti apa suaminya??Bahkan aku tidak tahu dimana kamarnya?Karena rumah ini terlalu luas dan sangat sepi." keluh Lisa sesaat.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 59 Episodes
Comments
Aidah Djafar
bingung Lisa 😗
2023-10-24
0
Paulina H. Alamsyah Asir
Keren 😍🙏💪
2023-09-25
4
Tara
semangat Lisa..💪
2023-09-13
1