"Heuh..Kenapa dia selalu menyiksa dirinya sendiri." gerutu Belinda masih dalam keadaan mabuk.
Lisa pun hanya diam dan mendengar gerutuan Belinda.
Belinda langsung bangkit dan berjalan ke arah kamar dengan keadaan yang sempoyongan.Lisa yang mencoba membantu Belinda untuk ke kamar,justru ditolak Belinda.Karena ia ingin berjalan sendiri ke kamar.
Lisa yang memandangi keadaan sang majikan hanya menghela nafas.
"Aku tidak mengerti dengan mereka.Kenapa hubungan mereka seperti tidak baik-baik saja.Bahkan mereka juga tidak tidur sekamar." ujar Lisa dengan perasaan bingung dan kembali ke kamar.
*
*
Keesokan harinya..
Belinda yang sudah terlihat bersiap-siap dengan rapi,memasuki kamar Henry Kim sang suami.
"Selamat pagi sayang." sapa Belinda yang berjalan menghampiri Henry sembari mengecup pipinya.
Henry yang masih berada diatas ranjang dan keadaan bangun tidur,hanya melirik dingin ke arah Belinda.
"Kau pergi kemana semalam?" tanya Henry langsung membahasnya.
"Oh,itu.. Maaf,aku ada acara dengan teman-teman ku.Jadi aku terpaksa pergi tanpa berpamitan dengan mu." jawab Belinda langsung menjelaskannya.
"Kau lebih memilih pergi ke acara teman-teman mu,dibandingkan menemani ku suami mu sendiri?" protes Henry.
"Sudah lah sayang,jangan bersikap seperti anak kecil.Aku tidak bisa terus-terusan menemani mu sepasang hari.Aku juga punya kesibukan sendiri,dan waktu ku bukan hanya untuk mengurusi mu." jawab Belinda lagi menepis protesnya Henry.
"Kalau bukan kau,siapa lagi yang akan mengurusi ku??Apa kau sengaja memakai pembantu untu mengurusi ku??" tanya Henry langsung menyinggung sosok Lisa yang masih asing baginya.
"Tepat sekali,dengan adanya pembantu dia bisa menggantikan ku untuk mengurusi mu.Dia bukan hanya bekerja mengurusi rumah tangga tapi juga sebagai seorang pengasuh.Jadi sebaiknya bersikap baik lah padanya agar dia bisa betah bekerja disini.Karena mencari seorang pengasuh sekaligus art itu tidak mudah." ujar Belinda panjang lebar.
"Lalu bagaimana dengan mu??Kau sengaja ingin mengabaikan tugas mu sebagai seorang istri.?"
"Jangan bicara seperti itu sayang,kau lupa jika kita masih memiliki tanggung jawab untuk puluhan pegawai yang harus kita bayar ke mereka??Artinya agar usaha kita tetap berjalan,aku juga harus turun tangan sendiri mengawasi mereka.Jadi kau harus mengerti bagaimana tanggunganku yang harus ku jalani sekarang tanpa mu saat ini." jelas Belinda panjang lebar agar Henry mengerti dengan maksud ucapannya.
Sesaat Henry pun terdiam.
"Jadi ku minta tolong bersikap lah sewajarnya dengan kondisi mu saat ini.Jangan bersikap terlalu manja,karena aku sudah tidak punya banyak waktu jika harus menghabiskan waktuku untuk mengurusi mu seharian." kata Belinda mengingatkan Henry.
"Lalu kau mau pergi kemana?Kenapa membawa tas besar?" tanya Henry yang sesaat melirik ke arah tas besar yang tak biasa Belinda pakai jika hanya berpergian dengan jarak dekat.
"Oh,aku harus keluar kota.Mendadak sepupu ku akan menikah.Mungkin aku akan menginap selama seminggu disana." ujar Belinda memberitahu.
"Dan aku bagaimana??Apa kau akan meninggalkan ku sendirian disini?"
"Sayang,sudah ku bilang jangan bersikap terlalu manja.Kau bukan anak kecil lagi dan lagi pula ada pengasuh baru yang akan menemani mu.Mengerti.?Sampai ketemu minggu depan sayang.Muach." ujar Belinda langsung mengecup pipi Henry seraya akan pergi.
Namun sebelum ia akan pergi,sesaat Belinda menoleh ke arah Henry.
"Ah,iya aku lupa memberitahu mu.Nama pengasuh kita adalah Lisa.Dia perempuan yang santun,tolong bekerja sama lah dengannya.Bye." ujar Belinda kembali memberitahu Henry dan langsung meninggalkannya.
Henry pun hanya bisa mendengus kesal.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 59 Episodes
Comments
Aidah Djafar
pembisnis, peselingkuh,pemabuk.jg belinda🤭
2023-10-24
0
Warijah Warijah
Susah ya klo suami istri terjun ke bisnis... kenapa Henry ga berobat agar bisa jalan kembali ..
2023-09-05
4