Part 10

Rendy masih mengemudi di sekarang, tiba-tiba dia terpikir untuk pergi ke rumah Luna. di belokkan nya setir kemudi menuju rumah Luna.

Dan diri nya sekarang sudah ada berada di ambang pintu rumah Luna, padahal entah yang punya rumah mau membukakan pintu atau tidak juga tidak ada yang tau.

Tentu saja kalau orang waras tidak akan ada yang akan membukakan pintu sekarang, waktu sudah menunjukkan pukul 12.25 di jam tangan nya. Tapi bukan Rendy nama nya kalau tidak mencoba sebelum menyerah.

*Tok..Tok..  Suara pintu kayu Luna terdengar seperti kayu yang telah rapuh, takut salah mengetuk malah patah.

"Ya??.. Siapa ya?" Suara Luna terdengar dari balik pintu.

"Gue.. buka dong.. dingin nih.." Rendy langsung tersenyum cerah mendengar suara Luna saja.

Pintu pun terbuka sedikit, dengan cewek culun mengintip sedkit. seperti nya Luna berhati-hati juga dengan diri nya.

"Gue masuk ya, boleh gak??" Rendy berkata dengan kepala di majukan sedikit.

"Mau apa dulu coba, bilang dulu apa kepentingan loe malam-malam gini datang ke rumah seorang cewek yang tinggal sendirian."

.

.

.

Luna Pov

Luna sekarang sedang meminum darah yang baru di beli nya tadi pagi tadi, mencecap setiap rasa nya, seperti sedang menyesap anggur mahal.

Tok-Tok.. terdengar suara pintu rumah nya di ketuk, kira-kira siapa yang bertamu semalam ini. Luna selama ini tidak pernah mendengar suara pintu nya di ketuk. karena anti sosial nya itu tidak ada tetangga yang akrab dengan diri nya.

Diri nya mengelap asal mulut nya agar tidak ada bekas darah menempel di bibir nya, dan sekarang sudah berdiri di ambang pintu menanyakan siapa orang yang mengetuk pintu nya memastikan. takut kalau yang mengetuk itu adalah seorang cowok hidung belang predator cewek yang tinggal sendirian seperti diri nya.

Dan benar saja yang mengetuk sekarang adalah cowok hidung belang juga, tapi dia kenal sayang nya.

"Mau apa dulu minta masuk ke dalam rumah ku?" gue gak asal buka pintu untuk cowok macam loe ya"

"Ohh ayolah.. gue cuma mau tau kabar loe doang, karena hari ini loe gak masuk kerja. kirain sakit atau butuh cowok temeni loe gitu" Rendy menggoda.

"Seperti yang loe lihat, gue baik-baik aja, gak lagi sakit. udah ya.. gue tutup pintu nya.. soal nya loe kayak nya gak terlalu penting amat kemari, bahkan itu mulut loe bau alkohol." Luna berucap dan langsung menutup pintu nya lagi.

Untung saja diri nya lebih cepat menutup pintu karena, takut itu cowok entah mau apa kemari. Luna melanjutkan cita rasa darah nya kembali dan bergegas tidur.

"Gimana rasa nya satu malam sama wakil CEO baru kita, cewek culun?" capek pasti loe ya.. ampe ijin segala sehari." Suara siapa lagi yang nyaring seperti nenek sihir Agnes tentu nya.

Luna tidak menanggapi, berusaha pura-pura omongan tersebut bukan tertuju kepada diri nya. karena suasana lift sekarang juga ramai, jadi diri nya pura-pura bodoh saja.

"Pasti nya capek lah, mungkin itu pertama kali nya bagi dia.. hahahaha" Ada suara cewek lain yang menimpali lagi.

Sekarang Luna mengeluarkan Airpods nya, mendengarkan lagu saja. daripada mendengar suara bising para lalat. tapi tentu masih bisa mendengar apa yang di bicarakan orang lain di sana.

"Hahaha.. malu kayak nya ampe kuping nya di sumbat segala, 1 kantor udah tau juga kali, mungkin aja besok ada cowok lain yang mau daftar tuh." Agnes lagi berucap memprovokasi.

"Siapa kira culun-culun yang di gaet nya yang tajir-tajir rupa nya.. culun cuma topeng aja." suara lain juga ikut kembali memanas-manasi.

Akhir nya lift sudah terbuka, Luna hanya melangkah keluar dengan sikap seperti tidak ada apa-apa. ada tatapan menusuk dari dalam lift seperti nya, tapi tidak di lihat nya tatapan-tatapan itu.

.

.

.

Bersambung....

Berikan penilaian, like dan komen kalian ya..

Agar Author lebih semangat...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!