Part 4

"Kalau begitu saya mengajukan pengunduran diri saja pak, karena itu sudah tidak masuk akal lagi dengan Hak saya sebagai karyawan di sini" Luna sudah tidak perduli lagi besok akan menganggur.

"Kenapa langsung menyerah? jangan munafik deh, tipe-tipe cewek kayak kamu gini sudah sering aku jumpai di kehidupan sehari-hari ku. Rendy juga sudah berucap tidak perlu sopan dalam berucap lagi dengan cewek culun ini karena salah satu nya memang niat nya mendepak Luna.

"Sorry tidak semua cewek itu sama ya pak, mungkin bagi bapak saya seperti cewek murahan yang pura-pura jadi cewek polos." Luna sudah berdiri sekarang sudah siap pergi untuk keluar dan menulis surat pengunduran diri nya.

Baru saja diri nya berdiri tiba-tiba tanpa aba-aba cowok bajingan ini langsung mencium bibir nya. reflek terdengar suara Plakkk.. 

"Jangan kurang ajar pak, bapak bisa saya tuntut sekarang juga atas tuduhan pelecehan." Luna mengelap bekas ciuman itu dengan penuh jijik dan langsung pergi dari ruangan Rendy.

.

.

.

Rendy Pov

"Ini otak kok bisa terlintas mau nyium itu cewek culun coba, idih entar setan apa yang masuk otak gue ini"

Rendy tersenyum dan sesekali mengelus pipi nya yang habis di tampar dengan suara renyah seperti kerupuk.

"Untung gigi gue gak copot, gila tampolan nya pedes juga men hahahaha..." Rendy tertawa sendiri.

Telepon nya berdering dengan tampilan dari tertera dari "Boss", langsung di sambar nya karena biasa Ayah nya kalau telepon itu pasti penting.

"Yes Dad, ada apa?"

"Kamu tidak berulah lagi bukan di sana? seperti nya besok kamu harus segera cari pasangan untuk di perkenalkan ke kakek mu ini." Suara di seberang sana terdengar tenang menjelaskan.

"Seperti nya baru saja aku berulah Dad, pasangan untuk apa lagi sekarang ini? Kakek ada saja aturan aneh-aneh nya ahhh"

"Ulah apa lagi sekarang ini, kamu jangan menyusahkan lagi, umur mu itu bukan umur anak 17 tahun lagi Ren." Ayah nya sedikit menghela napas capek dengan kelakuan anak semata wayang nya ini sekarang.

"Gak ada, masalah kecil aja kok. ada cewek resign gara-gara Rendy Goda saja."

"Hei siapa cewek itu, jangan kamu bilang itu salah satu kandidat karyawan teladan yang kakek mu sukai ya"

"Nama nya Lunaria bagian HRD Personalia aja kok, gak mungkin lah kakek yang langsung interview punya dulu kan." Rendy jadi terigat ada cerita dari kakek nya dulu kalau di perusahaan nya ada beberapa orang yang langsung di interview oleh diri nya sendiri karena ada cemisty tersendiri yang tidak bisa di ucapkan dengan kata-kata.

"Berhati-hati saja kamu di sana, ohh iya back to topic. kakek mu menyuruh pulang besok ke Indonesia untuk memperkenalkan pasangan yang akan jadi calon istri mu nanti nya. itu kalau kamu belum ada pasangan dari sana.

"Kalau sudah ada bawa cewek itu perkenalkan sama kakek, baru keputusan akhir nya nanti kakek yang beritahukan apakah kamu dapat warisan nya atau tidak sama sekali."

"haduhh baru juga dua hari di sini loh, cari kemana cewek yang bisa masuk kriteria dia mau punya. yang baik penampilan sama sikap nya baik, sopan, polos hampir mendekati orang udik jaman dulu" Rendy mengoceh sendiri di telepon.

Tiba-tiba mulut nya terhenti, otak nya berputar kalau ada satu cewek yang masuk kriteria kakek nya ini.

"Daddy, seperti nya Rendy ada kandidat yang sesuai kriteria kakek. tapi bilangkan kan sama kakek beri Randy waktu 1 bulan untuk pendekatan + ajak dia ke Indonesia dulu okey"

"Baiklah kalau begitu 1 bulan nanti coba ku beritahukan ke kakekmu itu. Byee, kerja yang benar di sana jangan berulah terus."

Pembicaraan dengan ayah nya sudah selesai langsung pintu ruangan nya terdengan suara ketukan pintu lagi, diri nya mempersilahkan masuk. dan yang masuk adalah Luna dengan sepucuk surat sudah ada di tangan nya.

"Ini Pak tolong di setujui surat pengunduran diri saya, saya sudah ajukan resign" Luna menyodorkan diri nya surat itu di meja nya sekarang.

"Ehemm begini Luna untuk yang tadi aku juga tidak tau setan apa yang masuk ke otak ku ini, untuk itu I say sorry." Rendy merapatkan tangan nya tanda meminta maaf.

"Tolong di tanda tangani saja pak surat pengunduran diri saya ini" Luna kembali dengan keinginan nya sendiri lagi.

Terpopuler

Comments

Amalia Mirfada

Amalia Mirfada

Hiks, udah abis. Pengen lagi baca semua karya author luar biasa ini!

2023-08-10

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!