Bab 19 Misi Jelajah

Kaisar memerintahkan para pengawas untuk membatalkan acara untuk tahun ini karena masalah yang baru saja terjadi, dia memerintahkan beberapa penyidik untuk menelusuri tempat kejadian sebagai pencarian petunjuk untuk mencari organisasi dewa sesat. Para murid yang menjadi peserta acara di pulangkan kembali ke akademinya masing-masing, bersama para pengawas yang terluka pada saat bertugas.

Berita penyerangan organisasi dewa sesat pada Kaisar tersebar luas di seluruh kekaisaran dan empat kerajaan menyebabkan perasaan ketidak amanan di masyarakat, akan tetapi kaisar mengumumkan bahwa pada kejadian itu tidak ada korban yang mati. Mendengar apa yang dikatakan Kaisar kekhawatiran di masyarakat mereda.

Di akademi para murid kembali melakukan pembelajaran seperti biasanya, Sirius bertujuan belajar di perpustakaan untuk mempelajari sihir lain pada waktu itu, namun Sir Falir datang yang ada di keperpustakaan sudah menunggu Sirius.

Sir Falir menghampiri Sirius “Sirius apa kau ada waktu luang hari ini ?”

“Iya aku tadinya ingin belajar, tapi jika ada sesuatu yang penting aku masih bisa menundanya.”

“Bagus karena ini adalah sesuatu yang penting, ikut aku ke kantor untuk lebih lanjut.”

“Baik.”

Sir Falir membuka Sihir Gate menuju kantor dan melewati gate bersama Sirius mengikutinya dari belakang, saat sampai disana Sirius melihat Sir Zaggan dan 2 wanita mage bersama 1 pria kesatria sedang berdiri di dalam ruangan Sir Falir.

“Oh anak muda waktu itu.” Zaggan menyapa dengan senang.

“Anda kesatria waktu itu juga, maaf sebelumnya aku tidak memperkenalkan diri dengan baik. Saya Sirius Waiden.”

“Hahaha…., tidak apa aku senang bisa melawanmu walau aku saja yang terlalu sombong dan meremehkanmu nak Rius, tapi setelah melihat sihir ilusi itu aku jadi tercerahkan aku seperti mengalaminya secara langsung.”

“Ho Jadi Sir Zaggan sudah pernah bertemu dengan Sirius bahkan sampai melawanya, ini jadi akan lebih cepat untuk menjelaskan.”

“Sebenarnya untuk apa anda membawa saya kesini Sir Falir ?”

“Aku ingin kau ikut dalam misi menjelajah reruntuhan yang baru-baru ini ditemukan di hutan monster, dan sihir Original milik mu sangat cocok untuk mensupport tim Sir Zaggan dalam melawan monster didalam reruntuhan.”

“Itu benar, Aku mengakui kehebatan sihir ilusimu yang membuatku sampai tidak berkutik saat terkena itu.”

“Selain itu jika kau ikut, akan ada bayaran yang besar dari Kaisar. Bagaimana apa kau mau ?”

“Baiklah aku mau, aku akan membantu sebisa mungkin, tolong bimbingannya.”

Setelah selesai Sirius berbelanja untuk kebutuhan dalam penjelajahan, Sirius membeli banyak makanan yang dibungkus dan dia tidak khawatir jika akan busuk dalam sehari karena di penyimpanan bayangan tidak ada konsep waktu sehingga membuat makanan tidak membusuk.

Zaggan menggunakan kuda untuk perjalanan menuju reruntuhan dan Sirius ikut di belakangnya, perjalanan mereka cukup jauh karena reruntuhan yang di tuju berada sangat dalam di hutan monster. Tidak heran jika mereka tiba-tiba diserang monster di sana.

Sudah 2 jam perjalanan di hutan mereka berhadapan dengan sekelopok babi hutan liar besar yang akan menyerang mereka, “Wah, lihat makanan kita sudah sampai padahal aku belum lapar. Siapa yang mau mengambil bagian duluan ?” kata Zaggan yang baginya mudah untuk mengalahkan mereka sekaligus.

Seorang wanita mage turun dari kuda “Biar aku yang tangani ini, supaya nanti kalian tidak memintaku lagi. Rock Mountain.” Ucap Nona Sisi memunculkan batu tajam dari bawah babi dan menusuk perut mereka hingga mati.

“Baiklah kita akan membawa satu saja dan sisanya ambil intinya saja, karena jika membawa banyak angkutan akan menghambat perjalanan kita.” Kata Zaggan.

“Tunggu, aku bisa membawa mereka semua.” Kata Sirius mengajukan diri.

“Ha? Bagaimana cara membawa muatan sebanyak itu dalam tasmu yang kecil itu.”

“Aku bisa menaruhnya dalam bayangan.” Sirius menghampiri satu persatu mayat babi hutan dan menelan mereka dalam bayangan.

“Sungguh mengejutkan dia bisa menyimpan itu dalam bayangannya, apa ini sihir Original lainya ?” tanya nona Sisi.

“Yah begitulah, sebenarnya semua sihir yang hebat ini berasal dari kemampuan patnerku.”

“Patner ? tapi dimana dia ? aku tidak melihatnya.”

“Itu karena patnerku adalah bayangan dan tidak memiliki wujud jadi dia tidak bisa dilihat. Tapi dia bisa bersuara jika dia mau.”

“Baru kali ini aku tahu ada patner yang wujudnya bayangan tapi memiliki banyak kemampuan.”

“Aku jadi penasaran, tapi kita lanjutkan sambil berjalan. Ayo!” kata Zaggan.

Sirius duduk kembali di kuda “Hai Roy bisa kau mengobrol bersama mereka ?, mereka ingin mendengarmu.”

“Tidak, aku malas berbicara dengan mereka. Aku akan membaca buku saja di dalam.”

“Kau bisa membaca buku yang ku simpan di sana ?”

“Tentu aku bisa, aku bisa berasakan semua tulisan yang terbentuk tanpa harus melihat. Dan merasakan semua isi di dalam buku tapi aku butuh waktu untuk benar-benar memahami isinya.”

“Begitu ya.”

Nona Sisi yang memperhatikan Sirius berbisik “Ada apa Sirius ?”

“Oh itu anu…, sepertinya Patnerku tidak ingin bicara saat ini.”

“Ya tak pa-pa, lagipula aku tidak akan memaksa.” Kata nona Sisi melanjutkan perjalanan.

Setelah melakukan perjalanan selama seharian dan menghadapi bermacam-macam monster yang muncul di hutan dan hari mulai gelap, mereka menyiapkan tenda untuk istirahat kesatria yang satunya bernama Juro membantu Zaggan mendirikan tenda untuk pria dan Sirius membantu menyiapkan tenda untuk Nona Sisi dan Nona Xia. Sedangkan para Nona menyiapkan makanan dari daging yang didapat setelah melawan monster di hutan, Setelah selesai menyapkan tenda dan makanan mereka beristirahat sambil mengobrol bersama.

“apa kalian tahu reruntuhan di hutan monster ini?. Aku dari kecil penasaran tentang asalnya” tanya Zaggan.

“Hm…, menurut penelitian yang dilakukan mage, reruntuhan adalah bangunan kuno yang berasal dari peradapan di masa lalu, ada berbagai bahasa asing yang terukir di setiap dinding dan presasti yang sampai sekarang masih belum bisa diterjemahkan.” Kata Nona Xia

“Juga Moster yang menempati reruntuhan masih menjadi misteri dari mana mereka muncul, monster yang menempati reruntuhan tidak seperti monster yang dihutan. Mereka tidak butuh makan dan minum untuk hidup, seperti ada yang sengaja membuat mereka menjadi penjaga disana untuk melindungi Sesuatu.” Kata nona Sisi

“Aku setuju dengan pendapat itu, karena setiap kali masuk ke lantai yang lebih dalam monster yang dihadapi semakin kuat. Walau sudah di lantai terakhir reruntuhan tidak ada apapun yang berharga untuk diambil. Tapi para mage yang masih penasaran selalu ingin mencari kebenaran reruntuhan yang tersebar di hutan dan melawan monster yang ada didalamnya tanpa lelah. Apa ada yang kau tahu Sirius tentang reruntuhan ?”

“Di desaku ada cerita terkait reruntuhan yang ada di hutan, karena aku sering diceritakan oleh kakek pedagang yang selalu menjual buku sambil membacakanya.” Kata Sirius.

“Wow aku tidak pernah dengar ada cerita tentang reruntuhan selama ini, mungkin kau masih punya bukunya ?” tanya nona Sisi.

“Tidak, aku tidak membeli bukunya karena uangku tidak cukup dan dia dengan senang hati menceritakanya jadi aku lebih baik mendengarkan saja. Tapi aku masih ingat sampai sekarang cerita kakek itu, mau aku ceritakan ?”

“Tentu, baru kali ini aku tahu cerita dari reruntuha walau aku yakin itu pasti karangan orang tua untuk menipu anak-anak hehehe…”.

Episodes
1 Bab 1 kemunculan bayangan
2 Bab 2 Ketidak berdayaan
3 Bab 3 kemajuan
4 Bab 4 Kartu As
5 Bab 5 menanti esok hari
6 Bab 6 Awal Kemenangan
7 Bab 7 Terdesak
8 Bab 8 Tenggelam
9 Bab Menuju Hutan
10 Bab 10 Berburu
11 Bab 11 Hampir Mati
12 Bab 12 Kembali
13 Bab 13 Tujuan Orang Misterius
14 Bab 14 KENANGAN INDAH 1
15 Bab 15 Berangkat
16 Bab 16 Serangan
17 Bab 17 Bintang Jatuh
18 Bab 18 Aman
19 Bab 19 Misi Jelajah
20 Bab 20 Cerita
21 Bab 21 Sky Dragon
22 Bab 22 Menuju Reruntuhan
23 Bab 23 Ujian Tuhan
24 Bab 24 Hukuman Untuk Iblis
25 Bab 25 Kemunculan Iblis
26 Bab 26 Serangan Gabungan
27 Bab 27 Tuhan Menjawab
28 Bab 28 Perjalanan Kembali Dari Misi
29 Bab 29 Artifak
30 Bab 30 Laporan
31 Bab 31 Menemukan Buku Sihir
32 Bab 32 Belajar Sihir Baru
33 Bab 33 Tantangan Duel
34 Bab 34 Bayangan Yang Usil
35 Bab 35 Ajakan Keluar
36 Bab 36 Awekening
37 Bab 37 Pergi Keluar Bersama
38 Bab 38 Adik
39 Bab 39 Kedatangan Fire Dragon
40 Bab 40 Kemunculan Bayangan 2
41 Bab 41 Pertarungan Manusia dan Naga api
42 Bab 42 Wujud Moster Unik
43 Bab 43 Cahaya Biru
44 Bab 44 Sejarah Perjanjian Naga
45 Bab 45 Mengakhiri Ujicoba
46 Bab 46 Badai Topan
47 Bab 47 Adik Kakak Yang Akur
48 Bab 48 Menjenguk
49 Bab 49 Bekal Makanan
50 Bab 50 Acara Pembukaan Desa Walu
51 Bab 51 Masalah yg akan datang
52 Bab 52 Identitas palsu
53 Bab 53 Melawan
54 Bab 54 Tekat Kuat Mengalahkan Kekuatan
55 Bab 55 Tombak Raja
56 Bab 56 Telur Yang Tidak Asing
57 Bab 57 Persiapan Menghadiri Acara
58 Bab 58 Bertemu Dengan Pahlawan Lain
59 Bab 59 KENANGAN INDAH 2
60 Bab 60 Penciptaan Dunia
61 Bab 61 Masuk Sarang Semut
62 Bab 62 Hancurnya Markas Musuh
63 Bab 63 Kekuatan Monster Buatan
64 Bab 64 Tahanan Lepas
65 Bab 65 Cahaya Lentera
66 Bab 66 Tahanan Monster Pohon
67 Bab 67 Masa Lalu Tree
68 Bab 68 Hujan
69 Bab 69 Tree Memegang Kapak
70 Bab 70 Dalam Lentera
71 Bab 71 Kembalinya Tree
72 Bab 72 Perjanjian Jiwa
73 Bab 73 Ujian Mage
74 Bab 74 Ujian Di Tengah Badai
75 Bab 75 Awal Ujian Yang Santai
76 Bab 76 Monster Salju
77 Bab 77 Berhasil Menguasai Gua Monster
78 Bab 78 Percayalah Pada Rekan
79 Bab 79 Latihan
80 Bab 80 Latihan Bersama
81 Bab 81 Berangkat
82 Bab 82 Spirit
83 Bab 83 Bintang Jatuh 2
84 Bab 84 Lakukan Atau Tidak Sama Sekali
85 Bab 85 Kemunculan Bayangan 3
86 Bab 86 Bayangan Dengan Ide Konyol
87 Bab 87 Menikmati Waktu Ini
88 Bab 88 Surat Misterius
89 Bab 89 Duel Dengan Putra Kaisar Sombong
90 Bab 90 Memberi Pelajaran
91 Bab 91 Makan Malam Keluarga
92 Bab 92 Perjalanan Jurang Misterius
93 Bab 93 Black Mage
94 Bab 94 Serbuan Pasukan Mayat
95 Bab 95 Kristal Misterius
96 Bab 96 Di Dalam
97 Bab 97 Giant Leaves
98 Bab 98 Melampaui Batas
99 Bab 99 Burung Yang Tidak Bisa Terbang
100 Bab 100 Menentukan Yang Terpilih
101 Bab 101 Sihir mengalahkan Pikiran
102 Bab 102 "Selesaikan Cepat!"
103 Bab 103 Rencana Kedua Pihak
104 Bab 104 Cerita Kakek Pendongeng
105 Bab 105 Masa Lalu Cerita
106 Bab 106 Membuat Rencana
107 Bab 107 Untuk Hidup Harus Ada Pihak Yang Di Matikan
108 Bab 108 Bayangan Menelan Semuanya
109 Bab 109 Telpon
110 Bab 110 Tanda Bahaya Monster
111 Bab 111 Pasukan Darat Melawan Pasukan Udara
112 Bab 112 Saat Semua Berkumpul (End Season 1)
Episodes

Updated 112 Episodes

1
Bab 1 kemunculan bayangan
2
Bab 2 Ketidak berdayaan
3
Bab 3 kemajuan
4
Bab 4 Kartu As
5
Bab 5 menanti esok hari
6
Bab 6 Awal Kemenangan
7
Bab 7 Terdesak
8
Bab 8 Tenggelam
9
Bab Menuju Hutan
10
Bab 10 Berburu
11
Bab 11 Hampir Mati
12
Bab 12 Kembali
13
Bab 13 Tujuan Orang Misterius
14
Bab 14 KENANGAN INDAH 1
15
Bab 15 Berangkat
16
Bab 16 Serangan
17
Bab 17 Bintang Jatuh
18
Bab 18 Aman
19
Bab 19 Misi Jelajah
20
Bab 20 Cerita
21
Bab 21 Sky Dragon
22
Bab 22 Menuju Reruntuhan
23
Bab 23 Ujian Tuhan
24
Bab 24 Hukuman Untuk Iblis
25
Bab 25 Kemunculan Iblis
26
Bab 26 Serangan Gabungan
27
Bab 27 Tuhan Menjawab
28
Bab 28 Perjalanan Kembali Dari Misi
29
Bab 29 Artifak
30
Bab 30 Laporan
31
Bab 31 Menemukan Buku Sihir
32
Bab 32 Belajar Sihir Baru
33
Bab 33 Tantangan Duel
34
Bab 34 Bayangan Yang Usil
35
Bab 35 Ajakan Keluar
36
Bab 36 Awekening
37
Bab 37 Pergi Keluar Bersama
38
Bab 38 Adik
39
Bab 39 Kedatangan Fire Dragon
40
Bab 40 Kemunculan Bayangan 2
41
Bab 41 Pertarungan Manusia dan Naga api
42
Bab 42 Wujud Moster Unik
43
Bab 43 Cahaya Biru
44
Bab 44 Sejarah Perjanjian Naga
45
Bab 45 Mengakhiri Ujicoba
46
Bab 46 Badai Topan
47
Bab 47 Adik Kakak Yang Akur
48
Bab 48 Menjenguk
49
Bab 49 Bekal Makanan
50
Bab 50 Acara Pembukaan Desa Walu
51
Bab 51 Masalah yg akan datang
52
Bab 52 Identitas palsu
53
Bab 53 Melawan
54
Bab 54 Tekat Kuat Mengalahkan Kekuatan
55
Bab 55 Tombak Raja
56
Bab 56 Telur Yang Tidak Asing
57
Bab 57 Persiapan Menghadiri Acara
58
Bab 58 Bertemu Dengan Pahlawan Lain
59
Bab 59 KENANGAN INDAH 2
60
Bab 60 Penciptaan Dunia
61
Bab 61 Masuk Sarang Semut
62
Bab 62 Hancurnya Markas Musuh
63
Bab 63 Kekuatan Monster Buatan
64
Bab 64 Tahanan Lepas
65
Bab 65 Cahaya Lentera
66
Bab 66 Tahanan Monster Pohon
67
Bab 67 Masa Lalu Tree
68
Bab 68 Hujan
69
Bab 69 Tree Memegang Kapak
70
Bab 70 Dalam Lentera
71
Bab 71 Kembalinya Tree
72
Bab 72 Perjanjian Jiwa
73
Bab 73 Ujian Mage
74
Bab 74 Ujian Di Tengah Badai
75
Bab 75 Awal Ujian Yang Santai
76
Bab 76 Monster Salju
77
Bab 77 Berhasil Menguasai Gua Monster
78
Bab 78 Percayalah Pada Rekan
79
Bab 79 Latihan
80
Bab 80 Latihan Bersama
81
Bab 81 Berangkat
82
Bab 82 Spirit
83
Bab 83 Bintang Jatuh 2
84
Bab 84 Lakukan Atau Tidak Sama Sekali
85
Bab 85 Kemunculan Bayangan 3
86
Bab 86 Bayangan Dengan Ide Konyol
87
Bab 87 Menikmati Waktu Ini
88
Bab 88 Surat Misterius
89
Bab 89 Duel Dengan Putra Kaisar Sombong
90
Bab 90 Memberi Pelajaran
91
Bab 91 Makan Malam Keluarga
92
Bab 92 Perjalanan Jurang Misterius
93
Bab 93 Black Mage
94
Bab 94 Serbuan Pasukan Mayat
95
Bab 95 Kristal Misterius
96
Bab 96 Di Dalam
97
Bab 97 Giant Leaves
98
Bab 98 Melampaui Batas
99
Bab 99 Burung Yang Tidak Bisa Terbang
100
Bab 100 Menentukan Yang Terpilih
101
Bab 101 Sihir mengalahkan Pikiran
102
Bab 102 "Selesaikan Cepat!"
103
Bab 103 Rencana Kedua Pihak
104
Bab 104 Cerita Kakek Pendongeng
105
Bab 105 Masa Lalu Cerita
106
Bab 106 Membuat Rencana
107
Bab 107 Untuk Hidup Harus Ada Pihak Yang Di Matikan
108
Bab 108 Bayangan Menelan Semuanya
109
Bab 109 Telpon
110
Bab 110 Tanda Bahaya Monster
111
Bab 111 Pasukan Darat Melawan Pasukan Udara
112
Bab 112 Saat Semua Berkumpul (End Season 1)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!