Bab 6 Awal Kemenangan

Keesokan paginya acara yang dinanti telah dimulai, para peserta berbaris di lapangan untuk melakukan upacara pembukaan yang dipimpin oleh kepala akademi yaitu Halim Dormen yang merupakan high wizard yang menguasai banyak sihir tingkat tinggi dan beberapa sihir kuno, juga memiliki pengaruh paling besar setelah kaisar. Setelah pidatonya yang panjang kemudian dilanjut penjelasan peraturan duel.

“Saya selaku wakil kepala sekolah akan menyampaikan peraturan duel, pertama kalian diperbolehkan menggunakan segala jenis atribut sihir yang terdiri dari api, air, tanah, angin, petir, cahaya, kegelapan, dan non-atribut, kedua kalian tidak diperbolehkan membawa item sihir dalam duel, ketiga kalian tidak boleh melakukan kecurangan dalam bentuk apapun, keempat sebelum kalian masuk arena kalian diperbolehkan memanggil patner kalian untuk membantu.” Kata pak tua Wilo dengan lantang di podium.

“Untuk syarat kemenangan yaitu pertama kalian harus membuat lawan kalian keluar dari arena, kedua kalian akan diberi sihir pelindung yang memiliki batas kerusakan yang memungkinkan kalian berpindah tempat untuk keamanan namun dinyatakan kalah, ketiga jika lawan kalian menyerah atau tidak bisa bergerak akan dinilai menang, dan keempat jika kalian ketahuan curang kalian akan dinyatakan kalah.” Kata sir Falir yang membantu menjelaskan disamping pak tua Wilo.

Setelah upacara pembukaan selesai para Siswa menuju arena pertandingan untuk melihat dan bersiap.

“hai Sirius kapan pertandingan mu dimulai ? aku tidak sabar untuk segera beraksi.” Kata bayangan Roy bertanya.

“Sabar, pertandinganku akan di mulai sebentar lagi. Selagi menunggu mari lihat pertandingan yang lainya, aku ingin melihat pertandingan duel siswa lain.” Kata Sirius yang duduk di tempat penonton.

“Baiklah kalau begitu”. Kata bayangan Roy.

“Hai lihat!, itu bukannya Rissa yang sedang bertanding ?” kata bayangan Roy.

“Iya kau benar, mari kita lihat.” Kata Sirius.

Sementara itu Rissa dengan kadal dan seorang anak laki-laki dengan kura-kura sudah berada di atas arena, dengan monitor sihir pertandingan dapat dilihat oleh banyak orang.

“Mari mulai duel antara Rissa Foniks dengan salamander dan Makfi Solon dengan kura-kura sihir.” Kata nona komentator arena dengan menggunakan alat pengeras suara.

“Dalam 3…, 2…, 1… dan MULAI.” Kata nona komentator dengan nada tinggi.

Rissa mulai maju dan patner kadal Salamander nya melemparkan tiga sihir fire ball ke arah Makfi untuk menggangu spell sihirnya, Makfi terpaksa harus bergerak untuk menghindar.

“Fire ball.” Ucap Rissa.

Serangan fire ball dari salamander berhasil dihindari namun karena itu spell milik makfi terjeda.

“Sial dia menggunakan sihir salamander yang memiliki kecepatan spell lebih cepat untuk menggangu spell ku.” Pikir Makfi dalam hati.

“Rissa menyerang duluan dengan cepat dan berlari mendekati Makfi, apa yang dia rencanakan ?” sorak komentator.

“aku tidak tahu apa yang dia rencanakan tapi.” Pikir Makfi.

“MANA SHILD.” Ucap Makfi dengan patner kura-kura mengaktifkan spell mana shild untuk berlindung.

“Itu tidak akan cukup!, INFERNO.” Kata Rissa sambil mengarahkan lingkaran sihir Inferno ke arah Makfi.

“Apa ?, secepat itu dia merapal spell lanjut.” Kata Makfi yang sudah tidak dapat menghindar.

“Serangan selanjutnya adalah api Inferno, apakah Makfi akan bisa bertahan ?” kata komentator.

Makfi yang mengunakan mana Shield pun terdorong oleh dorongan sihir api Infeno Rissa dan jatuh sampai keluar arena.

“Makfi OUT, dia keluar arena karena terdorong semburan spell api Inferno dari Rissa.” Kata komentator.

“pertarungan yang sangat agresif dan cepat,dengan ini pemenang duel adalah RISSA FONIKS.” Kata komentator dengan semangat sambil diiringi sorakan penonton lain.

“Hm.., lawan yang mudah.” Kata Rissa menyombongkan diri.

“Sial padahal aku sudah bertahan sebaik mungkin.” Kata Makfi kecewa.

“Ya mau bagaimana lagi, Rissa Foniks adalah salah satu 10 top rank akademi dan dia ada di urutan ke-6. Lawan yang cukup sulit dihadapi di pertandingan awal, dan untuk Makfi yang sudah berusaha bertahan kerja bagus semoga bisa lebih beruntung lagi tahun depan.” Kata komentator.

Setelah pertandingan Rissa berjalan menuju bangku penonton dan melihat Sirius di sana, dia pun menghampirinya.

“Jadi kau juga ikut pertandingan ini Rius ?” tanya Rissa dengan remeh.

“Tentu aku ikut, karena itulah aku latihan.” Kata Sirius dengan percaya diri.

“Meskipun kau latihan aku ragu kau bisa menggunakan sihir lanjutan dengan baik untuk lolos di pertandingan awal.” Kata Rissa yang sedang duduk disampaikan Sirius.

“Kau lihat saja nanti, aku akan mengalahkan semuanya karena aku punya patner yang dapat diandalkan.” Kata Sirius dengan tersenyum.

“Mari kita lihat saja nanti.” Kata Rissa.

Monitor arena menunjukan nama Sirius dan lawannya.

“Sepertinya ini sudah waktunya aku tampil, do’a kan aku ya.” Kata Sirius yang berjalan menuju arena.

“Kenapa juga aku mendoakan mu, tapi semoga kau kalah.” Kata Rissa mengejek.

“Pertandingan selanjutnya akan di MULAI, duel antara Sirius Waiden VS Goro Wys.” Kata komentator mengumumkan.

Sirius bersama bayangan Roy yang tidak bisa dilihat orang lain dan Goro dengan spirit angin sudah berada di atas arena.

“Baiklah pertandingan antara Goro dengan spirit anginnya dan Sirius dengan bayangan…, eh apa benar yang ditulis disini ? yang ku lihat hanya bayangan Sirius di arena.” Kata komentator yang ragu.

Penonton kebingungan mencari patner Sirius yang ditulis di laporan pendaftaran.

“Tapi terserah, pertandingan akan dimulai dalam 3…, 2…, 1… , MULAI.” Kata komentator.

“Mana shild, mana barrier, mana bers.” Bayangan Roy langsung memberi sihir pendukung untuk Sirius.

“Sepertinya kau takut untuk menyerang ya, sampai bertahan dulu dari pada menyerang. Kalau begitu aku akan menyerang duluan WIND SLASH.” Ucap Goro dengan menyerang menggunakan sihir tebasan angin.

“Sirius langsung menggunakan sihir bertahan dan Goro menyerang dengan sihir jarak jauh Wind Slash, apakah Sirius mampu menahannya ?” kata komentator.

Serangan wind slash langsung mengenai barrier Sirius dan menggores lapisan barrier.

“Apa sihirku tidak bisa menembus pertahanannya.” Kata Goro terkejut.

“Sirius apa kau sudah mengaktifkan spell seranganmu ?” tanya bayangan Roy.

“Iya, bisa kau mendekatkan aku padanya agar dia tidak mampu menahannya.“ kata Sirius bertanya balik.

“Tentu patner, DASH.” Ucap bayangan Roy memberikan sihir pendukung mendorong laju Sirius.

“Sial dia mendekat, WIND ARROW.” Ucap Goro sambil menembak sihir panah angin untuk menyerang lagi.

“Wow pertahanan Sirius sangat kuat bahkan serangan dari Goro tidak dapat menembusnya, dan sekarang Sirius mendekat dengan Sihir Dash dan menyiapkan spell serangan tapi Goro belum mau lari dan masih menyerang lagi. Serangan mana yang akan sampai duluan ?” Kata komentator.

Sihir Wind Arrow milik goro mengenai barrier Sirius tapi belum juga hancur, sedangkan Sirius sudah di depannya.

“EXPLOSION.” Ucap spell Sirius.

Sihir ledakan api Explosion milik Sirius membuat sihir barrier di Goro yang dipasang oleh pengawas hancur dan langsung menteleport Goro ke luar arena.

Terpopuler

Comments

Girl lạnh lùng

Girl lạnh lùng

Bikin merinding! 😱

2023-07-28

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 kemunculan bayangan
2 Bab 2 Ketidak berdayaan
3 Bab 3 kemajuan
4 Bab 4 Kartu As
5 Bab 5 menanti esok hari
6 Bab 6 Awal Kemenangan
7 Bab 7 Terdesak
8 Bab 8 Tenggelam
9 Bab Menuju Hutan
10 Bab 10 Berburu
11 Bab 11 Hampir Mati
12 Bab 12 Kembali
13 Bab 13 Tujuan Orang Misterius
14 Bab 14 KENANGAN INDAH 1
15 Bab 15 Berangkat
16 Bab 16 Serangan
17 Bab 17 Bintang Jatuh
18 Bab 18 Aman
19 Bab 19 Misi Jelajah
20 Bab 20 Cerita
21 Bab 21 Sky Dragon
22 Bab 22 Menuju Reruntuhan
23 Bab 23 Ujian Tuhan
24 Bab 24 Hukuman Untuk Iblis
25 Bab 25 Kemunculan Iblis
26 Bab 26 Serangan Gabungan
27 Bab 27 Tuhan Menjawab
28 Bab 28 Perjalanan Kembali Dari Misi
29 Bab 29 Artifak
30 Bab 30 Laporan
31 Bab 31 Menemukan Buku Sihir
32 Bab 32 Belajar Sihir Baru
33 Bab 33 Tantangan Duel
34 Bab 34 Bayangan Yang Usil
35 Bab 35 Ajakan Keluar
36 Bab 36 Awekening
37 Bab 37 Pergi Keluar Bersama
38 Bab 38 Adik
39 Bab 39 Kedatangan Fire Dragon
40 Bab 40 Kemunculan Bayangan 2
41 Bab 41 Pertarungan Manusia dan Naga api
42 Bab 42 Wujud Moster Unik
43 Bab 43 Cahaya Biru
44 Bab 44 Sejarah Perjanjian Naga
45 Bab 45 Mengakhiri Ujicoba
46 Bab 46 Badai Topan
47 Bab 47 Adik Kakak Yang Akur
48 Bab 48 Menjenguk
49 Bab 49 Bekal Makanan
50 Bab 50 Acara Pembukaan Desa Walu
51 Bab 51 Masalah yg akan datang
52 Bab 52 Identitas palsu
53 Bab 53 Melawan
54 Bab 54 Tekat Kuat Mengalahkan Kekuatan
55 Bab 55 Tombak Raja
56 Bab 56 Telur Yang Tidak Asing
57 Bab 57 Persiapan Menghadiri Acara
58 Bab 58 Bertemu Dengan Pahlawan Lain
59 Bab 59 KENANGAN INDAH 2
60 Bab 60 Penciptaan Dunia
61 Bab 61 Masuk Sarang Semut
62 Bab 62 Hancurnya Markas Musuh
63 Bab 63 Kekuatan Monster Buatan
64 Bab 64 Tahanan Lepas
65 Bab 65 Cahaya Lentera
66 Bab 66 Tahanan Monster Pohon
67 Bab 67 Masa Lalu Tree
68 Bab 68 Hujan
69 Bab 69 Tree Memegang Kapak
70 Bab 70 Dalam Lentera
71 Bab 71 Kembalinya Tree
72 Bab 72 Perjanjian Jiwa
73 Bab 73 Ujian Mage
74 Bab 74 Ujian Di Tengah Badai
75 Bab 75 Awal Ujian Yang Santai
76 Bab 76 Monster Salju
77 Bab 77 Berhasil Menguasai Gua Monster
78 Bab 78 Percayalah Pada Rekan
79 Bab 79 Latihan
80 Bab 80 Latihan Bersama
81 Bab 81 Berangkat
82 Bab 82 Spirit
83 Bab 83 Bintang Jatuh 2
84 Bab 84 Lakukan Atau Tidak Sama Sekali
85 Bab 85 Kemunculan Bayangan 3
86 Bab 86 Bayangan Dengan Ide Konyol
87 Bab 87 Menikmati Waktu Ini
88 Bab 88 Surat Misterius
89 Bab 89 Duel Dengan Putra Kaisar Sombong
90 Bab 90 Memberi Pelajaran
91 Bab 91 Makan Malam Keluarga
92 Bab 92 Perjalanan Jurang Misterius
93 Bab 93 Black Mage
94 Bab 94 Serbuan Pasukan Mayat
95 Bab 95 Kristal Misterius
96 Bab 96 Di Dalam
97 Bab 97 Giant Leaves
98 Bab 98 Melampaui Batas
99 Bab 99 Burung Yang Tidak Bisa Terbang
100 Bab 100 Menentukan Yang Terpilih
101 Bab 101 Sihir mengalahkan Pikiran
102 Bab 102 "Selesaikan Cepat!"
103 Bab 103 Rencana Kedua Pihak
104 Bab 104 Cerita Kakek Pendongeng
105 Bab 105 Masa Lalu Cerita
106 Bab 106 Membuat Rencana
107 Bab 107 Untuk Hidup Harus Ada Pihak Yang Di Matikan
108 Bab 108 Bayangan Menelan Semuanya
109 Bab 109 Telpon
110 Bab 110 Tanda Bahaya Monster
111 Bab 111 Pasukan Darat Melawan Pasukan Udara
112 Bab 112 Saat Semua Berkumpul (End Season 1)
Episodes

Updated 112 Episodes

1
Bab 1 kemunculan bayangan
2
Bab 2 Ketidak berdayaan
3
Bab 3 kemajuan
4
Bab 4 Kartu As
5
Bab 5 menanti esok hari
6
Bab 6 Awal Kemenangan
7
Bab 7 Terdesak
8
Bab 8 Tenggelam
9
Bab Menuju Hutan
10
Bab 10 Berburu
11
Bab 11 Hampir Mati
12
Bab 12 Kembali
13
Bab 13 Tujuan Orang Misterius
14
Bab 14 KENANGAN INDAH 1
15
Bab 15 Berangkat
16
Bab 16 Serangan
17
Bab 17 Bintang Jatuh
18
Bab 18 Aman
19
Bab 19 Misi Jelajah
20
Bab 20 Cerita
21
Bab 21 Sky Dragon
22
Bab 22 Menuju Reruntuhan
23
Bab 23 Ujian Tuhan
24
Bab 24 Hukuman Untuk Iblis
25
Bab 25 Kemunculan Iblis
26
Bab 26 Serangan Gabungan
27
Bab 27 Tuhan Menjawab
28
Bab 28 Perjalanan Kembali Dari Misi
29
Bab 29 Artifak
30
Bab 30 Laporan
31
Bab 31 Menemukan Buku Sihir
32
Bab 32 Belajar Sihir Baru
33
Bab 33 Tantangan Duel
34
Bab 34 Bayangan Yang Usil
35
Bab 35 Ajakan Keluar
36
Bab 36 Awekening
37
Bab 37 Pergi Keluar Bersama
38
Bab 38 Adik
39
Bab 39 Kedatangan Fire Dragon
40
Bab 40 Kemunculan Bayangan 2
41
Bab 41 Pertarungan Manusia dan Naga api
42
Bab 42 Wujud Moster Unik
43
Bab 43 Cahaya Biru
44
Bab 44 Sejarah Perjanjian Naga
45
Bab 45 Mengakhiri Ujicoba
46
Bab 46 Badai Topan
47
Bab 47 Adik Kakak Yang Akur
48
Bab 48 Menjenguk
49
Bab 49 Bekal Makanan
50
Bab 50 Acara Pembukaan Desa Walu
51
Bab 51 Masalah yg akan datang
52
Bab 52 Identitas palsu
53
Bab 53 Melawan
54
Bab 54 Tekat Kuat Mengalahkan Kekuatan
55
Bab 55 Tombak Raja
56
Bab 56 Telur Yang Tidak Asing
57
Bab 57 Persiapan Menghadiri Acara
58
Bab 58 Bertemu Dengan Pahlawan Lain
59
Bab 59 KENANGAN INDAH 2
60
Bab 60 Penciptaan Dunia
61
Bab 61 Masuk Sarang Semut
62
Bab 62 Hancurnya Markas Musuh
63
Bab 63 Kekuatan Monster Buatan
64
Bab 64 Tahanan Lepas
65
Bab 65 Cahaya Lentera
66
Bab 66 Tahanan Monster Pohon
67
Bab 67 Masa Lalu Tree
68
Bab 68 Hujan
69
Bab 69 Tree Memegang Kapak
70
Bab 70 Dalam Lentera
71
Bab 71 Kembalinya Tree
72
Bab 72 Perjanjian Jiwa
73
Bab 73 Ujian Mage
74
Bab 74 Ujian Di Tengah Badai
75
Bab 75 Awal Ujian Yang Santai
76
Bab 76 Monster Salju
77
Bab 77 Berhasil Menguasai Gua Monster
78
Bab 78 Percayalah Pada Rekan
79
Bab 79 Latihan
80
Bab 80 Latihan Bersama
81
Bab 81 Berangkat
82
Bab 82 Spirit
83
Bab 83 Bintang Jatuh 2
84
Bab 84 Lakukan Atau Tidak Sama Sekali
85
Bab 85 Kemunculan Bayangan 3
86
Bab 86 Bayangan Dengan Ide Konyol
87
Bab 87 Menikmati Waktu Ini
88
Bab 88 Surat Misterius
89
Bab 89 Duel Dengan Putra Kaisar Sombong
90
Bab 90 Memberi Pelajaran
91
Bab 91 Makan Malam Keluarga
92
Bab 92 Perjalanan Jurang Misterius
93
Bab 93 Black Mage
94
Bab 94 Serbuan Pasukan Mayat
95
Bab 95 Kristal Misterius
96
Bab 96 Di Dalam
97
Bab 97 Giant Leaves
98
Bab 98 Melampaui Batas
99
Bab 99 Burung Yang Tidak Bisa Terbang
100
Bab 100 Menentukan Yang Terpilih
101
Bab 101 Sihir mengalahkan Pikiran
102
Bab 102 "Selesaikan Cepat!"
103
Bab 103 Rencana Kedua Pihak
104
Bab 104 Cerita Kakek Pendongeng
105
Bab 105 Masa Lalu Cerita
106
Bab 106 Membuat Rencana
107
Bab 107 Untuk Hidup Harus Ada Pihak Yang Di Matikan
108
Bab 108 Bayangan Menelan Semuanya
109
Bab 109 Telpon
110
Bab 110 Tanda Bahaya Monster
111
Bab 111 Pasukan Darat Melawan Pasukan Udara
112
Bab 112 Saat Semua Berkumpul (End Season 1)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!