“Permisi master Wilo, apa aku boleh masuk ?” Kata Sirius.
“Ayo masuklah, pintunya tidak dikunci.” Kata pak tua Wilo
Sirius membuka pintu dan melihat pak tua Wilo mengambang di udara dengan sihir tingkat tinggi fly “pak tua Wilo aku ingin memberi tahu sesuatu.” Kata Sirius dengan semangat.
“Kau menemui ku untuk memberi tahu sesuatu ? baiklah jika itu sesuatu yang penting akan aku dengarkan.” Kata pak tua Wilo dengan percaya.
“Saat tes pemanggilan patner sihir bersamamu sebenarnya aku berhasil melakukanya.” Kata Sirius.
“Kau berhasil.” Kata pak tua Wilo terkejut.
“Di mana cepat panggil dia, aku ingin lihat sendiri.” Kata pak tua Wilo penasaran.
“Dia sudah disini, aku tidak perlu memanggilnya karena dia bisa bertahan dengan menyerap mana disekelilingnya.” Kata Sirius.
“Tapi aku tidak melihatnya.” Kata pak tua Wilo heran.
“Dia tidak memiliki bentuk fisik tapi dia ada di bawahku, dia menjadi bayangan dan selalu mengikuti ku.” Kata Sirius.
“Maaf Sirius tapi yang ku lihat itu bayangan tubuhmu.” Kata pak tua Wilo.
“Akan ku cek dengan sihir lanjutan deteksi ku mana jika aku tidak bisa melihatnya seharusnya aku bisa merasakannya karena dia masih menggunakan mana.” Kata pak tua Wilo sambil merapal sihir deteksi.
“hihihi…., sudah aku duga dia akan menggunakan sihir itu. Itu masih belum cukup pak tua.” Pikir Roy dalam benaknya.
Sihir deteksi telah di aktifkan “meski aku sudah melacaknya menggunakan sihir aku masih belum merasakannya, namun aku percaya pada mu bahwa dia ada. Meski begitu aku tidak dapat meloloskan mu karena benar apa yang dikatakan sir Falir padaku bahwa meski patnermu ada tapi jika itu tidak bisa melindungi mu itu akan percuma.” Kata pak tua Wilo menjelaskan.
Sirius tidak bisa membuat alasan lagi dan tidak ada bukti kalau Roy itu ada.
“Baiklah sekarang kembalilah, besok akan ada kompetisi kan ? dari yang ku lihat kau sudah mempersiapkannya. Aku bisa merasakan mana mu meningkat setelah pertemuan kita terakhir kali, aku senang kau sudah berkembang sampai sejauh ini.” Kata pak tua Wilo memberi pujian pada Sirius.
Sirius senang dengan ucapan pak tua Wilo yang percaya kepadanya.
“Sekarang aku harus mempersiapkan banyak hal utuk acara besok, sampai jumpa Sirius.” Kata pak tua Wilo dengan sihir teleportnya dia menghilang.
segera setelah itu Sirius meninggalkan ruangan dan menuju asramanya namun ditengah jalan.
“Jangan terlalu memikirkan itu dulu Sirius kita harus kembali untuk istirahat dan tidur agar besok kau bisa mengeluarkan kekuatan penuh mu.” Kata bayangan Roy.
“Aku tahu, tapi aku ingin membuatmu diketahui oleh orang lain.” Kata Sirius.
“Kurasa itu tidak mungkin karena aku tidak bisa dilihat dan dirasakan oleh orang lain, jadi itu akan percuma. Lagi pula aku tidak menginginkannya.” Kata bayangan Roy.
“Apa kau kau sengaja melakukan itu ?.” Kata Sirius curiga.
“Melakukan apa ?” kata bayangan Roy.
“sudahlah jika kau menginginkannya, aku tidak ingin memaksamu.” Kata Sirius.
“Lagi pula kau bisa lulus jika kau belajar lebih banyak, sekarang mana mu sudah bisa digunakan untuk sihir lanjutan.” Kata bayangan Roy.
“Ya sekarang aku memang sudah menguasai beberapa sihir tingkat lanjut berkat dirimu.” Kata Sirius.
“Baiklah sebelum kita kembali ayo meminjam buku lagi di perpustakaan agar semakin memahami sihir lanjutan.” Kata Sirius.
Sirius sampai di perpustakaan dan berkeliling untuk memilih buku, secara kebetulan pak tua Wilo juga ada di sana dan mereka bertemu.
“wah tidak ku sangka kita bertemu lagi tuan Sirius kau sangat rajin, padahal besok kau ada pertandingan tapi kau masih sempat berpikir untuk meminjam buku.” Kata pak tua Wilo.
“Senang bertemu denganmu lagi master Wilo, karena buku yang ku pinjam sebelumnya sudah selesai aku baca jadi aku ingin meminjam beberapa lagi untuk dipelajari.” Kata Sirius.
“Kebetulan kau disini, aku ingin merekomendasikan buku sihir lanjutan yaitu shock wave.” Kata pak tua Wilo.
Sihir shock wave memiliki kemampuan membuat gelombang yang dorongan udara disekitar pengguna menjauh dan dapat membuat objek disekitar terdorong mundur, sihir ini jarang digunakan karena terkadang saat mege membuat grup, maka grup itu akan kacau.
“Kurasa ini akan membantuku, akan ku terima rekomendasi dari mu master Wilo.” Kata Sirius.
“Bagus semoga berhasil tuan Sirius, aku akan melihatmu besok.” Kata pak tua Wilo tersenyum.
“Terimakasih master Wilo, sekarang aku sudah punya buku untuk dipelajari. Aku akan kembali ke asrama sampai jumpa besok master Wilo.” Kata Sirius.
“Iya sampai jumpa besok juga.” Kata pak tua Wilo.
Setelah sampai di asrama Sirius segera berbaring di kasur.
“Apa hubunganmu dengan pak tua itu sampai dia memperlakukanmu dengan baik.” Tanya bayangan Roy.
“Hmm…, bagaimana ya aku mengatakannya ya, dia dulu pernah di selamatkan oleh ayahku saat sedang melakukan misi pengintaian di wilayah hutan monster terdalam. Jadi dia ingin membalas budi dengan menawarkan nya untuk mengajarinya sihir, namun pada saat itu dia masih sibuk dengan tugasnya sebagai bangsawan desa dan profesinya sebagai dokter. Kemudian ayahku menunjukku untuk menjadi muridnya dan dia dengan senang hati menerimaku dan berjanji akan selalu mengawasiku.” Kata Sirius sambil merenung menatap langit-langit kamar.
“Jadi pak tua itu punya hutang budi pada ayahmu, kurasa ada cerita dibalik peristiwa penyelamatan itu sampai membuat pak tua itu memperlakukan orang lain seperti keluarganya sendiri.” Kata bayangan Roy.
“Aku tidak tahu cerita lengkapnya karena baik ayah atau pak tua Wilo tidak menceritakannya padaku, ya walau aku tidak pernah menanyakannya. Mungkin saat ada waktu aku akan menanyakannya.” Kata Sirius.
“Ngomong-ngomong aku ingin menanyakan sesuatu.” Kata bayangan Roy.
“Apa itu ?” kata Sirius.
“Monster macam apa yang ada di hutan monster ?” tanya bayangan Roy.
“Tunggu, jadi kau belum tahu ada makhluk apa saja di hutan monster ?, apa kau sungguh bukan berasal dari sini?” tanya Sirius kaget dengan pertanyaan Roy.
“Iya, bisa dibilang aku bukan berasal dari sini.” Jawab bayangan Roy.
“Baiklah jika kau benar-benar tidak tahu, di hutan monster terdapat bermacam monster buas yang mengancam manusia. Ya walau ada yang jinak karena tidak makan daging melainkan tumbuhan dan diternak untuk memperbanyak jumlahnya, kebanyakan monster yang buas menempati hutan monster di udara ada burung predator, di darat ada serigala dan di sungai ada reptil.” Kata Sirius menjelaskan.
“Apa hanya itu ?” kata bayangan Roy.
“Tidak hanya itu, ada kabar kalau jauh didalam ada reruntuhan dari kekaisaran kuno yang hancur tanpa tau penyebabnya. Yang tersisa hanya bangunan-bangunan yang terdapat tulisan tidak jelas dan gambar aneh karena itu banyak arkeolog yang sedang menafsirkan tulisan kuno itu, kebanyakan tidak dapat di telusuri karena ditempati sebagai sarang monster.” Kata Sirius yang sudah menguap.
“Ho jadi begitu, sekarang aku sudah tahu. Terima Kasih Sirius karena menjelaskan nya padaku.” Kata bayangan Roy.
“zzz…” suara Sirius yang sudah tertidur.
“Rupanya dia sudah tertidur, ya ini sudah gelap waktunya untuk dia tidur. Aku akan lanjut membaca.” Kata bayangan Roy sambil membuka lembaran buku dengan sihir telekenesis.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 112 Episodes
Comments
✨Wyn한✨
Cepatlah melengkapi imajinasi kami, author!
2023-07-27
1
o^┢┦apΡy
Sedih rasanya kalau cerita ini terhenti, jadi cepat update ya thor! 🥺
2023-07-27
1
Marely García Villanueva
Setiap kali membaca, aku selalu terbawa suasana. Teruslah menghasilkan karya yang menginspirasi, author.
2023-07-27
1