Bab 11 Hampir Mati

Serigala itu melompat dan mengayunkan cakar besarnya pada Sirius, Namun Roy berhasil tepat waktu dengan mengaktifkan Mana Shield untuk menahan serangan serigala besar itu. Sirius segera berbalik arah dan lari sambil menggunakan sihir dash untuk mempercepat lajunya, Serigala yang melihat itu langsung menghadang jalan keluar.

“Gawat Serigala itu mungkin adalah pemimpin mereka, karena dia terlihat lebih kuat dari yang lainya.” Kata bayangan Roy.

“Yang lebih penting bagaimana cara melawan mereka semua ?, jika mereka menyerang bersamaan habislah kita.” Kata Sirius yang diam tak bisa kemana-mana karena di kepung dari segala arah.

“aku akan memberimu waktu untuk lari. NIGHTMARE….” Ucap Roy menggunakan kemampuan ilusinya.

Serigala besar itu berkedip dan melihat sekelompok manusia mirip dengan Sirius mengepungnya, serigala itu pun marah dan mencabik-cabik semua manusia yang ada di depannya tanpa meninggalkan satu pun yang hidup.

Di saat yang sama,”Sirius cepat ini kesempatan kita untuk lari darinya.” Kata bayangan Roy.

“Tidak, aku melihat ini adalah kesempatan kita untuk menyerang.” Kata Sirius yang ingin mengalahkan pemimpin serigala itu.

“Baiklah jika kau merasa begitu.” Kata bayangan Roy tersenyum lebar.

Ilusi milik Roy tidak bertahan lama dan lenyap membuat pemimpin serigala itu tersadar dan melihat koloninya ter bantai didepannya lalu mencium aroma darah milik teman-temanya ditubuhnya. Serigala itu terdiam sedih dan kesal saat melihat keadaan bulunya yang berlumuran darah teman-temannya, tiba-tiba dia mendengar suara “ LIGHTNING CHAIN” muncul rantai petir yang menahannya sekaligus menyengatnya.

Kemudian Sirius mendekat “DOUBLE EXPLOSION.” Ucap serentak Sirius dan Roy meledakan pemimpin serigala itu.

Pemimpin serigala terhempas jauh dan menabrak banyak pohon di depannya, Sirius masih mengejar dan menyerang lagi “DOUBLE LIGHTNING STRIKES” Ucap serentak Sirius dan Roy menyambarkan dua petir sekaligus ke arah pemimpin serigala, pemimpin serigala tersengat cukup parah namun dia berusaha bangun dan melolong “AAAUUUuuu……!!!!” membuat gelombang udara yang menghempaskan sekitarnya, Sirius yang berada di dekatnya terhempas ke udara. Pemimpin serigala yang melihat itu berusaha mengejar Sirius dan bersiap menangkap dengan taringnya.

“Gawat aku sudah hampir kehabisan mana.” Kata bayangan Roy pada Sirius.

“Aku akan berusaha menahannya sementara waktu. MANA SHIELD” Ucap Sirius mengaktifkan penghalang di sekitarnya.

Serigala itu menggapai dan menggigit perisai sihir dengan taringnya dan membuat retak sedikit demi sedikit perisai Sirius, Perisai sihir milik Sirius akhirnya hancur dan gigitan serigala itu menancap di pundak Sirius.

“Kerja bagus Sirius, MANA DRAIN.” Ucap Roy menggunakan kemampuannya pada pemimpin serigala untuk menyerap mana dari pemimpin serigala itu.

Pemimpin serigala yang baru sadar mana miliknya yang berkurang banyak segera melepas gigitannya pada pundak Sirius dan mundur menjauh.

“HAHAHA…, AKHIRNYA MANA KU PENUH LAGI. SEKARANG GILIRANKU.” Ucap Roy dengan tertawa lebar.

Muncul lima rantai besi dari tanah dan mengikat kaki dan leher Serigala itu dan muncul banyak pedang tajam di udara yang ujungnya menghadap kebawah mengarah ke serigala. Pedang itu jatuh satu persatu menancap ditubuhnya dari ujung ekor sampai moncong serigala itu “RRRrrr…” suara dari serigala itu yang menahan sakit, pedang yang sudah menancap kembali keatas dan luka dari pedang yang menancap hilang seperti tidak terjadi apa-apa. Namun tidak sampai disitu pedang kembali jatuh menancap ditubuhnya dan terus berulang siklus itu sampai puluhan kali.

Disaat yang sama “Sirius apa kau masih bisa bertahan ? cepat obati lukamu dengan perban ini.” Kata bayangan Roy sambil mengeluarkan obat-obatan dari bayangan.

“Terima kasih sudah menolongku tadi, seharusnya kita lari saja dari pada menghampiri kematian seperti tadi.” Kata Sirius merenung.

“Jangan khawatir, tadi kau sangat berani lo melawan monster sekuat itu. Coba lihat sisi positifnya kita menang dan membantai mereka semua.” Kata bayangan Roy menyemangati Sirius.

“Ya kita berhasil melawan mereka, tersisa pemimpin serigala itu dan aku harus membunuhnya sebelum dia sadar dari ilusimu.” Kata Sirius yang sudah memperban lukanya.

“Kurasa kau tidak perlu melakukanya.” Kata bayangan Roy dengan tersenyum.

“Apa ?” Ucap Sirius terheran.

Sirius melihat Pemimpin serigala itu tidak bergerak dan kaku dengan mata terbuka, Sirius mengecek dengan mendekati tubuh serigala itu dan tidak menemukan tanda dia masih hidup. Sirius melihat mata serigala itu dan bisa tahu dari mata itu dia mati tersiksa begitu lama oleh ilusi yang dibuat Roy.

“Sudahlah jangan was-was, serigala itu sudah mati dan tidak akan menyerang mu.” Kata bayangan Roy.

“Aku tahu, tapi melihat matanya yang terlihat sangat tersiksa. Ilusi apa yang kau buat sampai seperti ini ?” Tanya Sirius penasaran.

“aku membuat ilusi pedang yang menusuk dia berkali-kali sampai akhirnya dia mati di sana.” Kata bayangan Roy.

“Ternyata kau bisa membuat banyak ilusi mimpi untuk melawan beragam musuh ya. Itu sangat membantu.” Kata Sirius.

“Baiklah aku akan mengambil intinya dan menyimpan tubuh serigala ini, serigala yang lain tidak dalam kondisi bagus jadi kita ambil intinya saja.” Kata Sirius sambil memegang pisau ditangannya.

Setelah mengambil inti serigala-serigala itu Sirius melihat hari mulai gelap dan memutuskan untuk mendirikan tenda agar bisa beristirahat. “Fire” ucap Sirius menyalakan api ditumpukan kayu membuat api unggun untuk memasak daging serigala yang dia kumpulkan, setelah makan dia mengganti kain perban dengan yang baru untuk mencegah pembusukan pada perban yang lama.

Roy yang menjaga di pagi-pagi buta merasakan keberadaan seseorang. “Sirius cepat bangun aku merasakan ada orang yang mendekat.” Kata bayangan Roy yang membangunkan Sirius dari tidurnya.

“Apa ? kau merasakan seseorang mendekat, baiklah aku akan keluar dan mengeceknya.” Kata Sirius membuka tenda dan melangkah keluar.

Sirius melihat sekitar dan melihat ada seseorang dengan baju besi kekaisaran yang membawa dua pedang di punggungnya berjalan mendekat “Sirius apa kau kenal dia ?” tanya bayangan Roy pada Sirius.

“Bukan kenal tapi aku tahu dia adalah kesatria kekaisaran yang menjaga ibu kota di sana.” Kata Sirius menjelaskan.

Kesatria yang berjalan menuju kearah Sirius tiba-tiba menggenggam pedang dan melesat cepat ke belakang Sirius yang berdiri di samping tenda sambil meletakan pedangnya dileher Sirius. Sirius yang melihat itu tidak bisa berbuat apa-apa karena tidak bisa merespon kecepatan kesatria itu dan terpaksa menyerah mengangkat kedua tangannya.

“Siapa kau ? apa yang kau lakukan di dalam hutan ?” tanya kesatria itu berbisik padanya.

“Aku Sirius Waiden Sir siswa akademi Drawiz, aku sedang dalam misi berburu di sini.” Jawab Sirius.

“Siswa akademi ? aku tidak percaya.” Kata kesatria itu yang semakin mendekatkan pedangnya ke leher Sirius.

“Aku akan membuktikannya jika kau bisa membiarkanku mengambil barang-barang ku dari akademi di tenda itu.” Kata Sirius.

“Oh tidak, kali ini aku tidak akan tertipu lagi dengan trik murahan itu. Sekarang MATI LAH!!!.” Ucap kesatria itu.

Episodes
1 Bab 1 kemunculan bayangan
2 Bab 2 Ketidak berdayaan
3 Bab 3 kemajuan
4 Bab 4 Kartu As
5 Bab 5 menanti esok hari
6 Bab 6 Awal Kemenangan
7 Bab 7 Terdesak
8 Bab 8 Tenggelam
9 Bab Menuju Hutan
10 Bab 10 Berburu
11 Bab 11 Hampir Mati
12 Bab 12 Kembali
13 Bab 13 Tujuan Orang Misterius
14 Bab 14 KENANGAN INDAH 1
15 Bab 15 Berangkat
16 Bab 16 Serangan
17 Bab 17 Bintang Jatuh
18 Bab 18 Aman
19 Bab 19 Misi Jelajah
20 Bab 20 Cerita
21 Bab 21 Sky Dragon
22 Bab 22 Menuju Reruntuhan
23 Bab 23 Ujian Tuhan
24 Bab 24 Hukuman Untuk Iblis
25 Bab 25 Kemunculan Iblis
26 Bab 26 Serangan Gabungan
27 Bab 27 Tuhan Menjawab
28 Bab 28 Perjalanan Kembali Dari Misi
29 Bab 29 Artifak
30 Bab 30 Laporan
31 Bab 31 Menemukan Buku Sihir
32 Bab 32 Belajar Sihir Baru
33 Bab 33 Tantangan Duel
34 Bab 34 Bayangan Yang Usil
35 Bab 35 Ajakan Keluar
36 Bab 36 Awekening
37 Bab 37 Pergi Keluar Bersama
38 Bab 38 Adik
39 Bab 39 Kedatangan Fire Dragon
40 Bab 40 Kemunculan Bayangan 2
41 Bab 41 Pertarungan Manusia dan Naga api
42 Bab 42 Wujud Moster Unik
43 Bab 43 Cahaya Biru
44 Bab 44 Sejarah Perjanjian Naga
45 Bab 45 Mengakhiri Ujicoba
46 Bab 46 Badai Topan
47 Bab 47 Adik Kakak Yang Akur
48 Bab 48 Menjenguk
49 Bab 49 Bekal Makanan
50 Bab 50 Acara Pembukaan Desa Walu
51 Bab 51 Masalah yg akan datang
52 Bab 52 Identitas palsu
53 Bab 53 Melawan
54 Bab 54 Tekat Kuat Mengalahkan Kekuatan
55 Bab 55 Tombak Raja
56 Bab 56 Telur Yang Tidak Asing
57 Bab 57 Persiapan Menghadiri Acara
58 Bab 58 Bertemu Dengan Pahlawan Lain
59 Bab 59 KENANGAN INDAH 2
60 Bab 60 Penciptaan Dunia
61 Bab 61 Masuk Sarang Semut
62 Bab 62 Hancurnya Markas Musuh
63 Bab 63 Kekuatan Monster Buatan
64 Bab 64 Tahanan Lepas
65 Bab 65 Cahaya Lentera
66 Bab 66 Tahanan Monster Pohon
67 Bab 67 Masa Lalu Tree
68 Bab 68 Hujan
69 Bab 69 Tree Memegang Kapak
70 Bab 70 Dalam Lentera
71 Bab 71 Kembalinya Tree
72 Bab 72 Perjanjian Jiwa
73 Bab 73 Ujian Mage
74 Bab 74 Ujian Di Tengah Badai
75 Bab 75 Awal Ujian Yang Santai
76 Bab 76 Monster Salju
77 Bab 77 Berhasil Menguasai Gua Monster
78 Bab 78 Percayalah Pada Rekan
79 Bab 79 Latihan
80 Bab 80 Latihan Bersama
81 Bab 81 Berangkat
82 Bab 82 Spirit
83 Bab 83 Bintang Jatuh 2
84 Bab 84 Lakukan Atau Tidak Sama Sekali
85 Bab 85 Kemunculan Bayangan 3
86 Bab 86 Bayangan Dengan Ide Konyol
87 Bab 87 Menikmati Waktu Ini
88 Bab 88 Surat Misterius
89 Bab 89 Duel Dengan Putra Kaisar Sombong
90 Bab 90 Memberi Pelajaran
91 Bab 91 Makan Malam Keluarga
92 Bab 92 Perjalanan Jurang Misterius
93 Bab 93 Black Mage
94 Bab 94 Serbuan Pasukan Mayat
95 Bab 95 Kristal Misterius
96 Bab 96 Di Dalam
97 Bab 97 Giant Leaves
98 Bab 98 Melampaui Batas
99 Bab 99 Burung Yang Tidak Bisa Terbang
100 Bab 100 Menentukan Yang Terpilih
101 Bab 101 Sihir mengalahkan Pikiran
102 Bab 102 "Selesaikan Cepat!"
103 Bab 103 Rencana Kedua Pihak
104 Bab 104 Cerita Kakek Pendongeng
105 Bab 105 Masa Lalu Cerita
106 Bab 106 Membuat Rencana
107 Bab 107 Untuk Hidup Harus Ada Pihak Yang Di Matikan
108 Bab 108 Bayangan Menelan Semuanya
109 Bab 109 Telpon
110 Bab 110 Tanda Bahaya Monster
111 Bab 111 Pasukan Darat Melawan Pasukan Udara
112 Bab 112 Saat Semua Berkumpul (End Season 1)
Episodes

Updated 112 Episodes

1
Bab 1 kemunculan bayangan
2
Bab 2 Ketidak berdayaan
3
Bab 3 kemajuan
4
Bab 4 Kartu As
5
Bab 5 menanti esok hari
6
Bab 6 Awal Kemenangan
7
Bab 7 Terdesak
8
Bab 8 Tenggelam
9
Bab Menuju Hutan
10
Bab 10 Berburu
11
Bab 11 Hampir Mati
12
Bab 12 Kembali
13
Bab 13 Tujuan Orang Misterius
14
Bab 14 KENANGAN INDAH 1
15
Bab 15 Berangkat
16
Bab 16 Serangan
17
Bab 17 Bintang Jatuh
18
Bab 18 Aman
19
Bab 19 Misi Jelajah
20
Bab 20 Cerita
21
Bab 21 Sky Dragon
22
Bab 22 Menuju Reruntuhan
23
Bab 23 Ujian Tuhan
24
Bab 24 Hukuman Untuk Iblis
25
Bab 25 Kemunculan Iblis
26
Bab 26 Serangan Gabungan
27
Bab 27 Tuhan Menjawab
28
Bab 28 Perjalanan Kembali Dari Misi
29
Bab 29 Artifak
30
Bab 30 Laporan
31
Bab 31 Menemukan Buku Sihir
32
Bab 32 Belajar Sihir Baru
33
Bab 33 Tantangan Duel
34
Bab 34 Bayangan Yang Usil
35
Bab 35 Ajakan Keluar
36
Bab 36 Awekening
37
Bab 37 Pergi Keluar Bersama
38
Bab 38 Adik
39
Bab 39 Kedatangan Fire Dragon
40
Bab 40 Kemunculan Bayangan 2
41
Bab 41 Pertarungan Manusia dan Naga api
42
Bab 42 Wujud Moster Unik
43
Bab 43 Cahaya Biru
44
Bab 44 Sejarah Perjanjian Naga
45
Bab 45 Mengakhiri Ujicoba
46
Bab 46 Badai Topan
47
Bab 47 Adik Kakak Yang Akur
48
Bab 48 Menjenguk
49
Bab 49 Bekal Makanan
50
Bab 50 Acara Pembukaan Desa Walu
51
Bab 51 Masalah yg akan datang
52
Bab 52 Identitas palsu
53
Bab 53 Melawan
54
Bab 54 Tekat Kuat Mengalahkan Kekuatan
55
Bab 55 Tombak Raja
56
Bab 56 Telur Yang Tidak Asing
57
Bab 57 Persiapan Menghadiri Acara
58
Bab 58 Bertemu Dengan Pahlawan Lain
59
Bab 59 KENANGAN INDAH 2
60
Bab 60 Penciptaan Dunia
61
Bab 61 Masuk Sarang Semut
62
Bab 62 Hancurnya Markas Musuh
63
Bab 63 Kekuatan Monster Buatan
64
Bab 64 Tahanan Lepas
65
Bab 65 Cahaya Lentera
66
Bab 66 Tahanan Monster Pohon
67
Bab 67 Masa Lalu Tree
68
Bab 68 Hujan
69
Bab 69 Tree Memegang Kapak
70
Bab 70 Dalam Lentera
71
Bab 71 Kembalinya Tree
72
Bab 72 Perjanjian Jiwa
73
Bab 73 Ujian Mage
74
Bab 74 Ujian Di Tengah Badai
75
Bab 75 Awal Ujian Yang Santai
76
Bab 76 Monster Salju
77
Bab 77 Berhasil Menguasai Gua Monster
78
Bab 78 Percayalah Pada Rekan
79
Bab 79 Latihan
80
Bab 80 Latihan Bersama
81
Bab 81 Berangkat
82
Bab 82 Spirit
83
Bab 83 Bintang Jatuh 2
84
Bab 84 Lakukan Atau Tidak Sama Sekali
85
Bab 85 Kemunculan Bayangan 3
86
Bab 86 Bayangan Dengan Ide Konyol
87
Bab 87 Menikmati Waktu Ini
88
Bab 88 Surat Misterius
89
Bab 89 Duel Dengan Putra Kaisar Sombong
90
Bab 90 Memberi Pelajaran
91
Bab 91 Makan Malam Keluarga
92
Bab 92 Perjalanan Jurang Misterius
93
Bab 93 Black Mage
94
Bab 94 Serbuan Pasukan Mayat
95
Bab 95 Kristal Misterius
96
Bab 96 Di Dalam
97
Bab 97 Giant Leaves
98
Bab 98 Melampaui Batas
99
Bab 99 Burung Yang Tidak Bisa Terbang
100
Bab 100 Menentukan Yang Terpilih
101
Bab 101 Sihir mengalahkan Pikiran
102
Bab 102 "Selesaikan Cepat!"
103
Bab 103 Rencana Kedua Pihak
104
Bab 104 Cerita Kakek Pendongeng
105
Bab 105 Masa Lalu Cerita
106
Bab 106 Membuat Rencana
107
Bab 107 Untuk Hidup Harus Ada Pihak Yang Di Matikan
108
Bab 108 Bayangan Menelan Semuanya
109
Bab 109 Telpon
110
Bab 110 Tanda Bahaya Monster
111
Bab 111 Pasukan Darat Melawan Pasukan Udara
112
Bab 112 Saat Semua Berkumpul (End Season 1)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!