Bab 14 KENANGAN INDAH 1

Dua hari sebelum berangkat, di keesokan pagi Sirius berlatih sihir Fly di taman belakang asrama, di sana dia melatih mengontrol arah dan laju sihir Fly yang digunakan, dia kesulitan karena sebenarnya sihir Fly di kategorikan sihir tingkat tinggi sebab kontrol arah sihir gabungan sihir kegelapan gravitasi dan sihir angin yang merepotkan membuatnya harus benar-benar perhitungan, tapi juga bisa di pelajari apa bila mampu mengontrolnya dengan tepat.

“Walau kita bisa menggunakan sihir ini, ini masih tetap sulit hanya untuk mengambang di udara.” Kata Sirius sambil terbang naik turun di udara.

“Jangan mengeluh terus lakukan saja, jika kau terbiasa kau akan bisa melakunya hanya dengan instingmu saja.” Kata bayangan Roy yang berada didalam baju Sirius karena hanya disitulah bayangan didekat Sirius.

“Tapi beruntung aku bisa langsung menggunakannya karena kau bisa dengan cepat memahami apa yang ada dibuku dan mentransfernya padaku.” Kata Sirius memuji.

“Ya, aku memahaminya karena aku sudah terbiasa dengan cara kerja sihir di dunia ini.” Kata bayangan Roy.

“aku akan mencoba mendarat sekarang, karena aku sudah mulai pusing karena berputar-putar di udara terus-menerus.” Kata Sirius sambil menurunkan ketinggian.

Sirius yang mengira sudah dekat dengan tanah melepaskan sihir fly dan terjatuh “Buugh” “Aduuhh!” ucap Sirius kesakitan. Disaat yang sama Rissa lewat jalan didekat taman tempat Sirius berlatih “Suara apa itu ? aku akan memeriksanya.” Kata Rissa bergegas menuju sumber suara.

Setelah dia menelusuri arah sumber suara itu dia melihat Sirius yang duduk sehabis terjatuh “oh rupanya kau Rius, apa kau habis jatuh dari atas pohon sampai membuat suara sekeras itu ? Tanya Rissa.

“Tentu saja tidak, aku habis jatuh dari udara karena sedang berlatih sihir Fly tadi.” Kata Sirius.

“Apa ? Sihir Fly ? itu kan sihir yang susah sekali untuk di pahami tapi kau sudah dapat menggunakannya.” Kata Rissa terkejut.

“Hm..Hm.., itu berkat patnerku yang dapat memahaminya dengan cepat dan mentransfernya ke diriku agar aku bisa menggunakannya.” Kata Sirius dengan percaya diri.

“Patnermu sepintar itu ? andai aku bisa bicara padanya, supaya aku tidak selalu berbicara padamu.” Kata Rissa.

“Sebenarnya aku sudah bisa berbicara denganmu Rissa.” Kata bayangan Roy dengan tersenyum lebar.

“T..t..tunggu!!, siapa yang berbicara.” Kata Rissa terkejut.

“Tenang lah, ini aku Roy patner Sirius.” kata bayangan Roy.

“Tunggu sejak kapan kau bisa berbicara dengan yang lain ?” Tanya Sirius.

“Aku sudah memahami sihir angin sekarang dan menggunakannya untuk membuat suara, sehingga aku bisa berbicara selain pada dirimu.” Kata bayangan Roy menjelaskan.

“Ternyata dia benar-benar bisa bicara, bahkan dia membuat sihir baru hanya dengan memikirkannya.” Kata Rissa kagum.

“Jadi Rissa apa yang ingin kau bicarakan kepadaku ?” kata bayangan Roy bertanya.

“Jika kau bisa membantu Rius yang payah itu dengan cepat memahami sihir Fly maukah kau membantuku juga ? aku ingin sekali bisa menggunakan sihir Fly.” Kata Rissa meminta bantuan pada Roy.

“Tergantung jawaban dari Sirius jika Sirius memperbolehkan.” Kata bayangan Roy.

“Boleh ya Rius ?” kata Rissa sambil menatap Sirius dengan melas.

“Tentu saja, apa ruginya kita kan teman.” Kata Sirius.

“Wow, Terima kasih Rius.” Kata Rissa.

“Iya, senang bisa membantu.” Kata Sirius sambil Salting memalingkan wajahnya.

“Hm…, dasar bocah.” Kata bayangan Roy melihat tingkah Sirius.

“Baiklah sekarang kau harus fokus dan bersiap untuk terkejut karena ini akan pertama kalinya bagimu merasakannya.” Kata bayangan Roy sambil menghubungkan bayangan Sirius dengan bayangan Rissa.

Rissa memejamkan mata dan merasakan ada ingatan masuk ke kepalanya, Rissa yang diam tiba-tiba terkejut dan jatuh ke belakang. Sirius yang melihat itu reflek menangkapnya ”Wa.., hati-hati!” ucap sirius memegangi tubuh Rissa.

Rissa yang baru sadar melihat Sirius menangkapnya “KYAAaa…!!!, jangan tiba-tiba menyentuhku. RIUS BODOH!!!.” Teriak Rissa kaget sambil meninju perut Sirius dengan kuat “KHAAaa..!!!” teriak Sirius tertinju perutnya.

“Aku hanya membantumu saat kau hampir jatuh tahu.” Kata Sirius memberikan alasan.

“Alasan saja, kau pasti mengambil kesempatan saat aku lengah kan.” Kata Rissa marah.

“Sudah-sudah kalian berdua, tidak usah bertengkar.” Kata bayangan Roy kepada mereka berdua.

“Tapi Rius bodoh itu…”

“Sirius sudah tepat dengan menangkap mu, kau sempat terkejut dan hampir jatuh tadi.” Saut Roy.

“Baiklah jika Roy bilang begitu, tapi aku tidak akan berterima kasih pada Rius tapi hanya kepada Roy.” Kata Rissa cemberut.

“Iya iya, terserah kau saja.” Kata Sirius.

“Haa…, Dasar setiap kalian berdua bertemu.” Kata Roy menghela nafas

“Baiklah sekarang kalian coba menggunakan sihir Fly secara bersama.” Kata Roy menyuruh keduanya.

Sirius dan Rissa menggunakan sihir Fly dan melayang, Rissa yang pertama kali mencoba “wah lihat ini berhasil, aku menggunakan Fly untuk terbang.” Kata Rissa yang tersenyum. Sirius yang juga terbang “Hai Rissa bagaimana kalau kita naik terus sampai ke awan itu ? aku ingin melihat seberapa tinggi sihir ini bisa menerbangkan kita.” Kata Sirius mengajak.

“Wah itu ide yang bagus. Ayo kita lihat.” Kata Rissa menerima ajakan itu.

“Hmm…,” Roy (-_-) bergumam

“Ada apa Roy ? kenapa kau malah bergumam ?” Tanya Sirius.

“Kau jadi semakin jago ya.” Kata Roy (-_-)

“Tentu saja, aku kan sudah menguasai sihir Fly ini.” Kata Sirius dengan percaya diri.

“Padahal bukan itu yang ku maksud.” Kata Roy kecewa.

“Lalu apa ?” tanya Sirius.

“Tidak lupakan saja.” Kata Roy mengalihkan topik.

Sirius terbang tinggi melihat Rissa yang masih kesulitan mengarahkan sihirnya naik karena belum terbiasa, “Hmm wajar sih ini pertama kalinya dia memakai Fly, aku akan turun dan membantunya.” Kata Sirius. Sirius pun turun dan menyodorkan tangannya “Rissa pegang tangan ku, kau belum terbiasa kan. Aku akan membantumu.” Kata Sirius “Baiklah, terima kasih.” Kata Rissa terpaksa.

“Kok dia semakin jago saja, membuatku kesal saja.” Ucap Roy dalam benaknya.

Sirius terbang naik menuju awan sambil menggandeng tangan Rissa dan menabrak menembus awan “Aku tidak melihat apa-apa karena kabut tebal ini.” Kata Rissa sambil menutup mata, “Bersabarlah kita akan sampai.” Kata Roy. Sirius yang berada dalam kabut melihat cahaya tepat diatasnya “aku sudah melihat cahaya matahari, kita akan sampai.” Kata Sirius sambil menutup mata karena silau.

Kemudian Sihir Fly sudah mencapai batas tepat saat Sirius dan Rissa melewati awan, perlahan mereka membuka mata dan melihat “Wah lihat ini seperti berada di dataran kapas yang lembut dan matahari yang bersinar terang.” Kata Sirius kagum dengan sekelilingnya.

“iya kau benar, aku merasa melihat surga yang indah.” Kata Rissa memuji pemandangan itu.

“Hai Roy kau pintar kan coba tebak apa yang ada diujung sana.” Kata Sirius.

“Tidak usah ditebak karena aku sudah tahu apa yang diujung sana.” Kata Roy tersenyum lebar.

“Ha kau tahu Roy ? cepat beri tahu ada apa di ujung sana.” Tanya Rissa yang penasaran.

“Tentu saja di ujung sana hanya ada kalian berdua.” Kata Roy tersenyum lebar.

Sirius dan Rissa terkejut dengan jawaban Roy dan menatap satu sama lain, mereka berdua baru sadar jika tangan mereka masih bergandengan.

Mereka sadar dan segera lepas tangan namun Rissa yang masih belum bisa mengendalikan sihir Fly tidak bisa mempertahankan posisi dan terjun kebawah, Sirius yang melihat itu segera menangkapnya dengan pose gendongan putri. Rissa yang yang saat itu takut menjadi lega "bagaimana kalau sekarang kita turun saja ? aku akan mendaratkan mu dengan selamat" kata Sirius.

"Tunggu." Ucap Rissa.

"Ada apa ?" tanya Sirius.

"aku masih ingin melihat pemandangan ini sebentar" kata Rissa tersenyum.

Sirius yang melihat wajah tersenyum nya Rissa "baiklah aku juga masih ingin melihat ini sebentar." kata Sirius memalingkan wajah.

akhirnya mereka berdua melihat pemandangan itu bersama tanpa ada percakapan lagi.

Terpopuler

Comments

Vemas Ardian

Vemas Ardian

yahhh kok gini padahal kekuatan dan partner adalah sesuatu hal yang mandiri kok malah dibantu jdi g asik

2023-09-26

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 kemunculan bayangan
2 Bab 2 Ketidak berdayaan
3 Bab 3 kemajuan
4 Bab 4 Kartu As
5 Bab 5 menanti esok hari
6 Bab 6 Awal Kemenangan
7 Bab 7 Terdesak
8 Bab 8 Tenggelam
9 Bab Menuju Hutan
10 Bab 10 Berburu
11 Bab 11 Hampir Mati
12 Bab 12 Kembali
13 Bab 13 Tujuan Orang Misterius
14 Bab 14 KENANGAN INDAH 1
15 Bab 15 Berangkat
16 Bab 16 Serangan
17 Bab 17 Bintang Jatuh
18 Bab 18 Aman
19 Bab 19 Misi Jelajah
20 Bab 20 Cerita
21 Bab 21 Sky Dragon
22 Bab 22 Menuju Reruntuhan
23 Bab 23 Ujian Tuhan
24 Bab 24 Hukuman Untuk Iblis
25 Bab 25 Kemunculan Iblis
26 Bab 26 Serangan Gabungan
27 Bab 27 Tuhan Menjawab
28 Bab 28 Perjalanan Kembali Dari Misi
29 Bab 29 Artifak
30 Bab 30 Laporan
31 Bab 31 Menemukan Buku Sihir
32 Bab 32 Belajar Sihir Baru
33 Bab 33 Tantangan Duel
34 Bab 34 Bayangan Yang Usil
35 Bab 35 Ajakan Keluar
36 Bab 36 Awekening
37 Bab 37 Pergi Keluar Bersama
38 Bab 38 Adik
39 Bab 39 Kedatangan Fire Dragon
40 Bab 40 Kemunculan Bayangan 2
41 Bab 41 Pertarungan Manusia dan Naga api
42 Bab 42 Wujud Moster Unik
43 Bab 43 Cahaya Biru
44 Bab 44 Sejarah Perjanjian Naga
45 Bab 45 Mengakhiri Ujicoba
46 Bab 46 Badai Topan
47 Bab 47 Adik Kakak Yang Akur
48 Bab 48 Menjenguk
49 Bab 49 Bekal Makanan
50 Bab 50 Acara Pembukaan Desa Walu
51 Bab 51 Masalah yg akan datang
52 Bab 52 Identitas palsu
53 Bab 53 Melawan
54 Bab 54 Tekat Kuat Mengalahkan Kekuatan
55 Bab 55 Tombak Raja
56 Bab 56 Telur Yang Tidak Asing
57 Bab 57 Persiapan Menghadiri Acara
58 Bab 58 Bertemu Dengan Pahlawan Lain
59 Bab 59 KENANGAN INDAH 2
60 Bab 60 Penciptaan Dunia
61 Bab 61 Masuk Sarang Semut
62 Bab 62 Hancurnya Markas Musuh
63 Bab 63 Kekuatan Monster Buatan
64 Bab 64 Tahanan Lepas
65 Bab 65 Cahaya Lentera
66 Bab 66 Tahanan Monster Pohon
67 Bab 67 Masa Lalu Tree
68 Bab 68 Hujan
69 Bab 69 Tree Memegang Kapak
70 Bab 70 Dalam Lentera
71 Bab 71 Kembalinya Tree
72 Bab 72 Perjanjian Jiwa
73 Bab 73 Ujian Mage
74 Bab 74 Ujian Di Tengah Badai
75 Bab 75 Awal Ujian Yang Santai
76 Bab 76 Monster Salju
77 Bab 77 Berhasil Menguasai Gua Monster
78 Bab 78 Percayalah Pada Rekan
79 Bab 79 Latihan
80 Bab 80 Latihan Bersama
81 Bab 81 Berangkat
82 Bab 82 Spirit
83 Bab 83 Bintang Jatuh 2
84 Bab 84 Lakukan Atau Tidak Sama Sekali
85 Bab 85 Kemunculan Bayangan 3
86 Bab 86 Bayangan Dengan Ide Konyol
87 Bab 87 Menikmati Waktu Ini
88 Bab 88 Surat Misterius
89 Bab 89 Duel Dengan Putra Kaisar Sombong
90 Bab 90 Memberi Pelajaran
91 Bab 91 Makan Malam Keluarga
92 Bab 92 Perjalanan Jurang Misterius
93 Bab 93 Black Mage
94 Bab 94 Serbuan Pasukan Mayat
95 Bab 95 Kristal Misterius
96 Bab 96 Di Dalam
97 Bab 97 Giant Leaves
98 Bab 98 Melampaui Batas
99 Bab 99 Burung Yang Tidak Bisa Terbang
100 Bab 100 Menentukan Yang Terpilih
101 Bab 101 Sihir mengalahkan Pikiran
102 Bab 102 "Selesaikan Cepat!"
103 Bab 103 Rencana Kedua Pihak
104 Bab 104 Cerita Kakek Pendongeng
105 Bab 105 Masa Lalu Cerita
106 Bab 106 Membuat Rencana
107 Bab 107 Untuk Hidup Harus Ada Pihak Yang Di Matikan
108 Bab 108 Bayangan Menelan Semuanya
109 Bab 109 Telpon
110 Bab 110 Tanda Bahaya Monster
111 Bab 111 Pasukan Darat Melawan Pasukan Udara
112 Bab 112 Saat Semua Berkumpul (End Season 1)
Episodes

Updated 112 Episodes

1
Bab 1 kemunculan bayangan
2
Bab 2 Ketidak berdayaan
3
Bab 3 kemajuan
4
Bab 4 Kartu As
5
Bab 5 menanti esok hari
6
Bab 6 Awal Kemenangan
7
Bab 7 Terdesak
8
Bab 8 Tenggelam
9
Bab Menuju Hutan
10
Bab 10 Berburu
11
Bab 11 Hampir Mati
12
Bab 12 Kembali
13
Bab 13 Tujuan Orang Misterius
14
Bab 14 KENANGAN INDAH 1
15
Bab 15 Berangkat
16
Bab 16 Serangan
17
Bab 17 Bintang Jatuh
18
Bab 18 Aman
19
Bab 19 Misi Jelajah
20
Bab 20 Cerita
21
Bab 21 Sky Dragon
22
Bab 22 Menuju Reruntuhan
23
Bab 23 Ujian Tuhan
24
Bab 24 Hukuman Untuk Iblis
25
Bab 25 Kemunculan Iblis
26
Bab 26 Serangan Gabungan
27
Bab 27 Tuhan Menjawab
28
Bab 28 Perjalanan Kembali Dari Misi
29
Bab 29 Artifak
30
Bab 30 Laporan
31
Bab 31 Menemukan Buku Sihir
32
Bab 32 Belajar Sihir Baru
33
Bab 33 Tantangan Duel
34
Bab 34 Bayangan Yang Usil
35
Bab 35 Ajakan Keluar
36
Bab 36 Awekening
37
Bab 37 Pergi Keluar Bersama
38
Bab 38 Adik
39
Bab 39 Kedatangan Fire Dragon
40
Bab 40 Kemunculan Bayangan 2
41
Bab 41 Pertarungan Manusia dan Naga api
42
Bab 42 Wujud Moster Unik
43
Bab 43 Cahaya Biru
44
Bab 44 Sejarah Perjanjian Naga
45
Bab 45 Mengakhiri Ujicoba
46
Bab 46 Badai Topan
47
Bab 47 Adik Kakak Yang Akur
48
Bab 48 Menjenguk
49
Bab 49 Bekal Makanan
50
Bab 50 Acara Pembukaan Desa Walu
51
Bab 51 Masalah yg akan datang
52
Bab 52 Identitas palsu
53
Bab 53 Melawan
54
Bab 54 Tekat Kuat Mengalahkan Kekuatan
55
Bab 55 Tombak Raja
56
Bab 56 Telur Yang Tidak Asing
57
Bab 57 Persiapan Menghadiri Acara
58
Bab 58 Bertemu Dengan Pahlawan Lain
59
Bab 59 KENANGAN INDAH 2
60
Bab 60 Penciptaan Dunia
61
Bab 61 Masuk Sarang Semut
62
Bab 62 Hancurnya Markas Musuh
63
Bab 63 Kekuatan Monster Buatan
64
Bab 64 Tahanan Lepas
65
Bab 65 Cahaya Lentera
66
Bab 66 Tahanan Monster Pohon
67
Bab 67 Masa Lalu Tree
68
Bab 68 Hujan
69
Bab 69 Tree Memegang Kapak
70
Bab 70 Dalam Lentera
71
Bab 71 Kembalinya Tree
72
Bab 72 Perjanjian Jiwa
73
Bab 73 Ujian Mage
74
Bab 74 Ujian Di Tengah Badai
75
Bab 75 Awal Ujian Yang Santai
76
Bab 76 Monster Salju
77
Bab 77 Berhasil Menguasai Gua Monster
78
Bab 78 Percayalah Pada Rekan
79
Bab 79 Latihan
80
Bab 80 Latihan Bersama
81
Bab 81 Berangkat
82
Bab 82 Spirit
83
Bab 83 Bintang Jatuh 2
84
Bab 84 Lakukan Atau Tidak Sama Sekali
85
Bab 85 Kemunculan Bayangan 3
86
Bab 86 Bayangan Dengan Ide Konyol
87
Bab 87 Menikmati Waktu Ini
88
Bab 88 Surat Misterius
89
Bab 89 Duel Dengan Putra Kaisar Sombong
90
Bab 90 Memberi Pelajaran
91
Bab 91 Makan Malam Keluarga
92
Bab 92 Perjalanan Jurang Misterius
93
Bab 93 Black Mage
94
Bab 94 Serbuan Pasukan Mayat
95
Bab 95 Kristal Misterius
96
Bab 96 Di Dalam
97
Bab 97 Giant Leaves
98
Bab 98 Melampaui Batas
99
Bab 99 Burung Yang Tidak Bisa Terbang
100
Bab 100 Menentukan Yang Terpilih
101
Bab 101 Sihir mengalahkan Pikiran
102
Bab 102 "Selesaikan Cepat!"
103
Bab 103 Rencana Kedua Pihak
104
Bab 104 Cerita Kakek Pendongeng
105
Bab 105 Masa Lalu Cerita
106
Bab 106 Membuat Rencana
107
Bab 107 Untuk Hidup Harus Ada Pihak Yang Di Matikan
108
Bab 108 Bayangan Menelan Semuanya
109
Bab 109 Telpon
110
Bab 110 Tanda Bahaya Monster
111
Bab 111 Pasukan Darat Melawan Pasukan Udara
112
Bab 112 Saat Semua Berkumpul (End Season 1)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!